The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 104* Bukankah Kau Adalah Ratu Racun?!


__ADS_3

***


"Em... t-tapi kepala pelayan su-yu seorang kultivator tingkat tinggi! b-bagaimana kalau dia bisa merasakan kehadiran pangeran chu?" ,,, kata ruge gugup.


"Kau tidak perlu hawatir, dia tidak akan merasakan kehadiran pangeran chu di sini! percayalah padaku" ,,, kata huilan mencoba meyakinkan.


"Em... b-baik! t-tapi bagaimana dengan yui? sepertinya dia terluka parah!" ,,, kata ruge yang masih menghawatirkan sahabat'nya.


"Serahkan saja padaku, jadi cepatlah keluar! su-yu sudah berada di dekat pagar!" ,,, kata huilan sambil menarik tangan ruge agar dia segera keluar untuk mencegah su-yu.


Ruge pun akhirnya keluar, sedangkan huilan dia melangkah menghampiri pangeran chu yang sedang duduk di kursi, setelah huilan berdiri tidak jauh di depan pangeran chu, huilan mendapat tatapan dingin dari'nya tapi dia tidak bisa berbuat apa² karna serbuk putih yang huilan berikan itu telah membuat'nya tidak bisa bergerak dan hanya bisa mengutuk dalam hati.


"Hm! aku ingin lihat apa yang akan dia lakukan di rumahku!" ,,, batin pangeran chu.


Tak lama seorang gadis cantik yang memiliki paras kecantikan sebanding dengan huilan, tiba² muncul dari udara kosong tepat di samping huilan. tapi gadis cantik ini menutup setengah wajah'nya menggunakan cadar berwarna biru gelap senada dengan hanfu yang dia kenakan, tentu pangeran chu kembali terkejut karna dia tidak bisa merasakan kedatangan'nya, bahkan kultivasi'nya juga tidak bisa di lihat. jadi pangeran chu pun mengira kalau gadis yang baru muncul itulah yang selalu melindungi huilan dari bayangan, tak lama huilan pun buka suara.


"Huang, lakukan seperti apa yang tadi aku minta!" ,,, kata huilan.


Gadis yang di panggil huang itu pun langsung tersenyum di balik cadar'nya lalu menjawab dengan santai.


"Kau tenang saja, masalah racun itu adalah keahlian ku!" ,,, kata huang.


"Em... aku mengandalkan mu! ingat jangan tinggalkan jejak sedikit pun!" ,,, kata huilan.


"Aku mengerti!" ,,, balas'nya. Huilan pun tersenyum puas berbeda dengan pangeran chu, dia kembali tercengang.


"Hah! a-apa yang akan kalian lakukan?!" ,,, pangeran chu hanya bisa berteriak dalam hati'nya. lalu huang pun mulai membuka pakaian pangeran chu bagian atas kemudian dia menanamkan beberapa jarum perak yang panjang².


Pangeran chu hanya bisa membulatkan ke 2 bola mata'nya tanpa bisa melakukan perlawanan, sedangkan huilan dia menghampiri yui yang masih berbaring di atas kursi panjang dan masih belum sadar. lalu huilan pun memberi'nya roh air kehidupan pada yui, selang beberapa menit huang bicara sesuatu yang membuat huilan terkejut.


"Nona, sepertinya racun ku tidak akan terlalu berpengaruh pada pria ini!" ,,,


"Hah! kenapa bisa begitu? bukankah kau adalah ratu racun?!" ,,,, tanya huilan dengan nada yang terkejut.


"Aku tau! tapi di sini yang jadi masalah'nya pria ini menyembunyikan jantung'nya di tempat lain! jadi walau pun aku menanamkan racun ke seluruh tubu'nya, itu hanya akan membuat'nya koma, itupun sementara!" ,,, Kata² huang ini membuat kehawatiran huilan semakin bertambah, Sedangkan pangeran chu, dia langsung menyeringai tapi di sisi lain dia cukup terkejut karna rahasia'nya bisa terbongkar begitu saja oleh gadis bercadar itu. dan rahasia'nya ini hanya bisa di deteksi oleh ibu suri dan kaka pertama'nya saja...


Mengetahui hal seperti itu ke 2 tangan huilan mulai meremas pakaian'nya sambil berfikir keras.


"Gawat! apa yang harus aku lakukan sekarang? aku terlanjur menunjukan kemampuan ku... jika dia tidak di bereskan sekarang kedepan'nya sudah pasti aku tidak bisa bergerak dengan leluasa" ,,, batin huilan. kemudian dia bangkit menghampiri huang yang masih berdiri di depan pangeran chu.


Huilan pun menatap dingin pada'nya yang sedang tersenyum, tak lama huilan pun bicara yang berhasil membuat ke 2 bola mata pangeran chu kembali membulat.

__ADS_1


"Kalau gitu kau harus... menghapus semua ingatan yang terjadi di hari ini!" ,,, kata huilan dengan nada yang dingin. Huang pun tersenyum lalu menjawab dengan santai,


"Itu hal yang mudah! tapi kau harus membungkam orang² yang dia temui hari ini, karna jika masih ada orang yang terus mengingatkan apa yang terjadi hari ini, maka itu akan memicu ingatan'nya kembali pulih! " ,,, kata huang.


"Baiklah itu bukan masalah! aku akan menghabisi mereka malam ini juga!",,, kata huilan dengan santai. Dan lagi² keputusan huilan ini membuat pangeran chu terkejut bukan main, dia tidak pernah menyangka gadis muda yang terlihat masih kecil dan polos itu ternyata dengan mudah'nya mengatakan akan menghabisi nyawa beberapa orang, se'olah-olah dia sudah terbiasa melakukan hal kotot seperti itu.


Tak lama setelah huilan berkata demikian tiba² seseorang menerobos masuk dan langsung berlari ke arah pangeran chu.


BRAK!!


Pintu paviliun terbuka kuat sampai menabrak dinding.


"PANGERAN!!" ,,, teriak si penerobos lalu dia mendorong huang ke arah samping sampai huang hampir terjatuh.


Kemudian dia berlutut di depan pangeran chu dan meraih ke 2 tangan'nya dengan exspresi panik lalu bertanya.


"Apa yang terjadi? kenapa bisa seperti ini?!" ,,, tanya si penerobos. dan si penerobos ini dia tidak lain adalah kepala pelayan su-yu, dikarnakan ruge terlihat gugup saat memberitau tentang keberada'an pangeran chu, jadi su-yu pun curiga dan nekad menerobos masuk ke paviliun.


Tak lama ruge pun menyusul dan langsung meminta maaf pada huilan.


"Lan'er, maaf! aku tidak bisa mencegah'nya!" ,,,


Mendengar perminta'an maaf ruge, su-yu langsung menoleh pada huilan dengan kemarahan yang sudah meluap


CLEB!! Eekkhhh...


Uhuk Uhuk...


Perkata'an su-yu terpotong karna tiba² huilan melesat dan langsung menikam dada kirinya menggunakan belati emas beracun milik huang-xu, sontak semua mata yang ada di ruangan itu termasuk huang, mereka benar² tercengang melihat tindakan huilan yang tiba² dan tanpa basa-basi.


"K-k-kau... " ucap su-yu sambil menatap tajam pada huilan dengan tubuh yang mulai gemetar.


Kemudian dia memuntahkan banyak darah hitam, setelah itu dia ambruk ke lantai tepat di depan pangeran chu. Perlahan huilan pun menekuk 1 lutut'nya sampai menyentuh lantai tepat di samping su-yu yang sedang sekarat, lalu...


CREK!!


Huilan mencabut belatinya sekaligus dengan kasar yang membuat su-yu menarik nafas dalam² seketika karna terasa sangat sakit, su-yu hanya bisa membulatkan ke 2 mata'nya menatap huilan penuh dengan kebencian.


Tak lama, jantung yang berdetak, tubuh yang gemetar dan nafas yang berhembus kini semua'nya sudah berhenti, tapi ke 2 mata'nya masih terbuka lebar. huilan pun menghela nafas lalu menutup ke 2 mata su-yu sambil bicara,


"Huffhh... su-yu jika kau tidak menerobos masuk, mungkin kau tidak akan kehilangan nyawa secepat ini!" ,,, kata huilan tanpa merasa bersalah. kemudian dia bangkit dan menoleh pada ruge yang terlihat masih syok.

__ADS_1


"La-lan'er k-kau membunuh su-yu!!" ,,, kata ruge gelagapan sambil mundur beberapa langkah.


"Tentu saja itu harus, karna jika di biarkan dia akan menjadi masalah buat kita!" ,,, kata huilan santai. lalu dia melemparkan belati emas'nya ke arah ruge, ruge pun menangkap belati itu dengan hati² karna dia tau belati emas itu sangat beracun, dengan exspresi bingung ruge kembali menatap huilan sambil bertanya.


"Lan'er, a-apa maksud'nya ini?!" ,,,


"Tentu saja kau harus membereskan 2 pelayan yang mengikuti su-yu jika kau tidak ingin ketauan!" ,,, kata huilan yang langsung duduk di meja samping pangeran chu sambil melipatkan ke 2 tangan'nya di depan dada.


"T-tapi...


"Berikan belatinya padaku! biar aku saja yang melakukan'nya!" ,,, tiba² yui memotong ucapan ruge. lalu dia bangkit berdiri dan melangkah menghampiri ruge sambil bicara,


"Ruge, dari dulu slalu jadi pengecut, kapan kau akan berubah? jika kau masih terus seperti ini... bukankah sia² pengorbanan nyawa yang sudah ibumu lakukan!",,, kata yui yang langsung merebut belati emas dari tangan ruge, kemudian dia menoleh ke arah huilan sambil tersenyum lalu bicara.


"Lan'er, lakukan saja apa yang ingin kau lakukan, sisa'nya serahkan saja padaku! dan terima kasih untuk obat yang kau berikan tadi, obat mu benar² ajaib karna bisa menyembuhkan ku hanya dalam waktu yang sangat singkat!" ,,, kata yui.


Huilan pun ikut tersenyum lalu membalas ucapan yui.


"Em, kalau gitu hati²!" ,,, kata huilan.


Yui pun mengangguk lalu melangkah pergi ke luar, ruge yang sempat mematung karna kesembuhan yui yang begitu cepat kini dia tersadar dan langsung menyusul yui sambil bicara.


"Tunggu yui! aku ikut!" ,,, kata ruge. sedangkan pangeran chu, dia hanya bisa memandang kepergian yui dan ruge.


Kemudian perlahan-lahan kesadaran'nya mulai menghilang karna efek racun yang huang berikan sudah bereaksi, dalam hati


"Huh! tidak di sangka, sekarang aku malah di rampok oleh tawanan ku sendiri! hahahah... tapi tak apa, aku tidak akan menyesal, hanya untuk hari ini saja aku menerima kekalahan dari mu srigala kecil, di hari selanjut'nya aku tidak akan memberikanmu kesempatan untuk menang lagi!" ,,, batin pangeran chu dan akhirnya diapun tak sadarkan diri sepenuh'nya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


__ADS_2