
***
Gadis bertopeng yang baru turun dari artefak terbang'nya itu langsung melangkah di atas tumpukan salju menghampiri yen-niu dengan senyuman manis ter'ukir di bibir'nya, tapi baru beberapa langkah dia berjalan tiba2 dia menghentikan langkah'nya.
"Tunggu!! jangan mendekat!" ,,, kata yen-niu dengan nada yang membentak tapi terdengar seperti sedang kesulitan bernafas.
Tentu gadis bertopeng itu langsung berhenti dengan ke 2 alis yang mengkerut.
"Yumi ada apa? apa kamu baik2 saja?" ,,, pertanya'an gadis bertopeng yang tidak lain dia adalah huilan.
"La-lan'er.. ken-kendalikan aura mu! a-aura mu sangat mengerikan!!" ,,, kata yen-niu (Yumi) dengan susah payah.
Sedangkan raja dong-hua dia sudah ambruk di tanah dengan tubuh yang gemetar karna tertekan aura membunuh yang terpancar dari tubuh huilan dengan kuat, huilan pun langsung mundur beberapa langkah sambil bicara.
"Jiu-xu! apa yang terjadi?" ,,, tanya huilan dengan nada yang panik.
"Haishh... kau baru saja melakukan kontrak darah dengan devil sword, jadi aura devil sword dan aura mu belum menyatu dengan sempurna! kita perlu tempat yang tenang dan tertutup untuk menyatukan aura kita!" ,,, kata jiu-xu.
"Hei! apa kau tidak bisa menekan'nya untuk sementara?" ,,, tanya huilan.
"Bisa, tapi hanya 30 menit saja! itupun hanya 80% saja... aku tidak bisa menekan keseluruhan'nya!" ,,, kata jiu-xu.
"Kalau gitu lakukan sekarang!" ,,, pinta huilan dengan rusuh karna melihat 2 jelma'an roh rubah yang tidak jauh dari'nya sedang menderita.
Tanpa bicara apa² lagi jiu-xu pun langsung melakukan perminta'an huilan, sedangkan yumi dan raja dong-hua merasa heran melihat huilan berbicara pada udara kosong, dan ternyata kehadiran jiu-xu tidak bisa di lihat oleh mahluk lain selain tuan dari devil sword dan tuan dari roh pedang kehidupan.
Tak lama kemudian tekanan aura membunuh'nya sudah berkurang, kini yumi dan dong-hua tidak terlalu tertekan lagi.
"Lan'er apa yang kamu lakukan di sini? dan apa yang terjadi dengan kekuatan mu?!" ,,, tanya ratu rubah sambil melangkah menghampiri huilan walaupun dada'nya masih terasa sesak.
"Cerita'nya panjang! yumi sekarang aku membutuhkan tempat yang tenang dan tertutup, apa ada?" ,,, tanya huilan.
"Em.. aku fikir ada, baiklah aku akan mengantarmu kesana sekarang!" ,,, kata yumi yang langsung berubah wujud menjadi rubah ekor 9 raksasa, kemudian dia meraih tubuh huilan lalu mendudukan'nya di tangan kiri ratu rubah.
Sebelum pergi yumi kembali menoleh pada raja dong-hua.
"Dong-hua, aku tidak mau ada roh rubah lain tau tentang kedatangan gadis ini, jadi kau harus tutup mulut! INGAT! nyawamu sekarang ada di tangan ku!" ,,, peringatan yumi.
Raja dong-hua pun mengangguk sambil bicara.
"B-baik yen-niu, aku tidak akan memberitau siapa pun!" ,,, jawaban'nya.
Setelah itu yumi pun pergi membawa huilan, setelah bayangan ratu rubah hilang dari pandangan. raja dong-hua langsung meninju batu yang tadi jadi tempat yumi duduk.
Buk!
BOOMM...
Batu besar yang di pukuk itu langsung hancur.
"Sial!! apa aku benar2 tidak punya celah untuk bisa lepas dari genggaman yen-niu?! kekuatan dia sekarang sudah hampir mencapai tingkat monster dewa, dan sekarang dia memiliki teman manusia yang sangat kuat! hanya dengan aura'nya saja, bahkan yen-niu yang sudah hampir mencapai monster dewa pun, dia tidak bisa menahan aura gadis kecil itu!" ,,, gerutu raja dong-hua lalu dia berlalu pergi meninggalkan tempat itu.
Di tempat huilan yang sekarang berada di sebuah goa ice, dia baru saja selesai menceritakan pengalaman tentang diri'nya yang sempat bertarung dengan roh rubah api gara² rebutan buah persik, lalu tenggelam di danau air hitam sampai bertemu fei-ling dan menjadi tuan dari senjata mengerikan, yang di kenal sebagai Devil sword (Pedang Iblis).
Mendengar cerita huilan membuat yumi cukup terkejut sekaligus senang, tapi di sisi lain dia juga merasa hawatir karna sekarang dia akan menjadi incaran mahluk2 kuat.
"Haishh.. aku benar2 tidak pernah menyangka ternyata devil sword bersembunyi di hutan ayakashi selama ribuan tahun! nona kedepan'nya kau harus lebih hati2 lagi, dan kalau bisa gadis yang bernama fei-ling harus slalu berada di pihakmu, karna dia adalah tuan dari roh pedang putih. dan itu artinya dia adalah penjaga sekaligus satu²nya kelemahan terbesar devil sword" ,,, kata yumi.
"Em ia aku mengerti! sekarang aku akan fokus dulu pada penyatuan aura ini, setelah selesai aku akan pergi mencari fei-ling!" kata huilan.
"Untuk sekarang nona hanya perlu fokus pada penyatuan aura, tentang gadis yang bernama fei-ling serahkan saja padaku, nona hanya perlu memberitau ciri²nya, aku akan mengutus bawahan ku untuk mengawasinya!" ,,, kata yumi.
"Oh benar! terima kasih yumi!" ,,, kata huilan kemudian dia memberitau ciri2 fei-ling.
Setelah mendapat ciri2 gadis yang di maksud yumi terlihat merenung sejenak.
"Aneh! kenapa ciri2 yang huilan berikan seperti sedang memberitau ciri2 diri'nya😅" ,,, batin yumi sambil menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal, tapi dia tidak ingin ambil pusing, yumi pun bergegas meninggalkan huilan sendiri di dalam goa ice, dimana tempat ini adalah tempat rahasia yumi.
Setelah yumi hilang dari pandangan jiu-xu pun angkat bicara.
"Hei gadis kecil! kau cukup hebat juga bisa memiliki ikatan darah dengan spirit beast yang tingkat kekuatan'nya hampir mencapai tingkat monster dewa!" ,,, kata jiu-xu yang langsung duduk teratai di depan huilan.
__ADS_1
"Aku hanya sedang beruntung saja bisa memiliki ikatan dengan'nya!" ,,, kata huilan.
"Ow.. memang'nya ada keberuntungan seperti itu? setau ku dari dulu roh rubah punya gengsi yang cukup tinggi! mereka tidak akan mudah takluk pada manusia!" ,,, kata jiu-xu.
"Waktu itu aku bertemu dengan'nya di saat dia sedang terluka parah, dan kebetulan aku panya sesuatu yang bisa menyelamatkan hidup'nya! jadi dia menganggap ini sebagai balas budi! sudahlah jangan banyak tanya lagi, ayo kita mulai! lebih cepat lebih baik" ,,, huilan mengakhiri pembicara'an mereka.
Jiu-xu pun mengangguk lalu mereka mulai meditasi bersama. 🧘♂️🧘♀️
*
*
*
2 Minggu telah berlalu... Akhir'nya huilan pun selesai menyatukan aura'nya dengan devil sword dan tingkat kultivasi'nya pun naik 2 level menjadi level 2 alam bumi, selama 2 minggu huilan tidak makan dan minum. karna kebetulan di dalam goa ice itu memiliki energi roh, jadi dia tidak merasa kelaparan sama sekali. huilan pun bangkit berdiri untuk meluruskan otot2'nya, karna selama meditasi dia tidak bergerak sama sekali seperti patung.
"Wuuhhh... akhirnya selesai juga, badan ku lumayan pegel2 nih! jiu-xu berapa lama kita menutup diri?!" ,,, tanya huilan sambil menggeral-gerakan tubuh'nya untuk mengusir rasa pegal.
"Lumayan kau cukup cepat juga, hanya dalam 2 minggu kau sudah berhasil" ,,, kata jiu-xu santai
"HAH!! 2 minggu? kenapa kamu bilang cepat, menurutku itu terlalu lama!" ,,, kata huilan dengan nada yang terkejut.
"Tidak, kau salah! tuan devil sword yang sebelum'nya membutuhkan 40 hari, tapi kau hanya 2 minggu. jadi itu termasuk cepat" ,,, kata jiu-xu.
"Eh.. te-ternyata begitu! hehe😅 maaf!" ,,, kata huilan sambil cengengesan.
"Hhah😒 sudahlah aku akan kembali ke dalam pedang" ,,, kata jiu-xu yang langsung berubah menjadi segumpal cahaya ungu terang lalu masuk ke tangan kanan huilan.
"Eeeh.. kau pergi kemana ? dan bagaimana kalau aku membutuhkan mu?" ,,, tanya huilan sambil memperhatikan pergelangan tangan'nya sendiri.
"Aiyaa.. kita sudah punya ikatan darah, jadi kamu hanya perlu menggunakan fikiran untuk berkomunikasi dengan ku!" ,,, kata jiu-xu lewat telepati.
"Owh... tadi'nya aku ingin mencoba menggunakan devil sword!" ,,, kata huilan.
"Hei aku peringatkan yah! untuk saat ini jangan coba2 menggunakan devil sword, kau masih terlalu lemah untuk menggunakan devil sword! jadi jika bukan dalam keada'an terdesak, jangan pernah menarik pedang ini dari sarung'nya, walaupun itu hanya 1 cm!" ,,, kata jiu-xu.
"Eh!! lalu aku harus sekuat apa agar bisa mengendalikan devil sword?" ,,, tanya huilan.
"Setidak'nya harus sudah mencapai tingkat roh perah tahap fana!" ,,, kata jiu-xu.
"Hehe.. apa kamu ingin cepat mencapai tingkat roh perak?" ,,, tanya jiu-xu.
"Tentu saja! apa kamu punya cara?!" ,,, tanya huilan.
"Ada!" ,,, kata jiu-xu singkat.
"Hah, bagaimana beritau aku.. beritau aku!" ,,, kata huilan dengan antusias.
"Tentu saja harus rajin dan berusaha keras!!" ,,, kata jiu-xu santai.
Huilan pun langsung memonyongkan bibir'nya.
"HUH! 😓 lebih baik tidak usah memberi saran!!" ,,, kata huilan dengan nada yang kesal sambil melangkah menuju pintu goa, sedangkan jiu-xu dia malah tertawa tanpa sepengetahuan huilan.
Setelah sampai di luar huilan langsung mengeluarkan artefak terbang'nya yang berbentuk bulu phoenix putih, kemudian dia naik dan melesat pergi mencari keberada'an yumi.
*-*
Di tempat yumi...
Dia, raja dong-hua dan beberapa roh rubah lain sedang berkumpul. mereka sedang berdiskusi untuk membuat istana rubah salju yang baru, karna istana yang sebelum'nya hanya sebuah goa ice polos yang besar dan luas. tidak ada benda2 antik atau ukiran2 menarik di dinding goa, dan hanya ada 2 singgah sana untuk raja dan ratu rubah. tapi kali ini yumi ingin membuat istana yang megah dan cantik, dia telah mendapat inspirasi dari kristal castle milik huilan yang ada di dalam dimensi'nya, saat sedang asyik2'nya mereka berdiskusi. tiba2 beberapa roh rubah yang ada di sana langsung berwaspada
"Hei! apa aku tidak salah menebak? ada aura manusia sedang menuju kemari!" ,,, kata salah satu rubah.
"Kau tidak salah, aku juga bisa merasakan'nya!" ,,, kata yang satu'nya lagi.
"Lihat ada yang datang!" ,,,
Woshh...
Sssssss...
__ADS_1
BOOMMM...
Salah satu roh rubah langsung meluncurkan serangan dengan pasir salju, yang langsung membidik bayangan putih yang baru saja mendarat tidak jauh dari posisi mereka berkumpul, selain ratu rubah merekan cukup terkejut karna serangan'nya tertangkis oleh dinding kristal ice. tak lama dinding kristal ice itu melebur, lalu terlihatlan sosok gadis berpakaian serba putih dengan topeng setengah wajah yang berbentuk sayap kupu2 putih.
Untuk beberapa saat gadis bertopeng yang tidak lain dia adalah huilan, dia saling memandang dengan ratu rubah, itulah yang mereka lihat. tapi sebenar'nya dia sedang berkomunikasi lewat telepati.
"Yumi, aku akan segera pergi! bagaimana dengan mu?",,, tanya huilan lewat telepati.
"Nona mohon maafkan aku, karna aku masih punya banyak urusan! jadi saat ini aku tidak bisa ikut dengan mu, tapi nona tidak perlu hawatir jika aku punya waktu senggang, aku akan berkunjung menemui nona! oh 1 lagi, aku titip hakubi padamu!" ,,, kata yumi lewat telepati.
"Oh baik, aku mengerti!" ,,, kata huilan.
Kemudian dia bergerak cepat untuk menghindari serangan2 pasir salju, yang di luncurkan oleh beberapa roh rubah. mereka terlihat cukup kesal karna huilan tadi tidak menjawab pertanya'an2 dari bawahan ratu rubah, jadi mereka berfikir kalau huilan tidak menganggap kehadiran mereka.
Woshhh...
Woshhh...
Woshhh....
Huilan bergerak cepat mendekati kumpulan roh rubah sambil menghindari beberapa serangan, Setelah posisi'nya cukup dekat huilan langsung menyentuh tumpukan salju dengan ke 2 telapak tangan'nya. kemudian kristal ice pun mulai menjalar dan membekukan setengah tubuh beberapa roh rubah.
"Aaakkhh... bedebah!!" ,,,
"Gadis kecil! berani'nya kamu datang dan menyerang! apa kamu tidak tau tempat ini adalah wilayah kekuasa'an roh rubah salju! apa kamu tidak takut di kroyok?!" ,,, bentak salah satu rubah yang setengah tubuh'nya sudah di selimuti oleh kristal ice sehingga dia tidak bisa bergerak, huilan pun menyunggingkan sudut bibir'nya.
"Ow.. benarkah? bukankah kalian sekarang sedang mengeroyoku? tapi... kalian masih tidak mampu menyentuh ku!" ,,, kata huilan dengan nada yang dingin.
"KAMU!!...
"Sudah hentikan, gadis ini adalah temanku! jadi kalian tidak perlu hawatir, dia bukan orang jahat!" ,,, kata yumi memotong amarah salah satu bawahan'nya.
Sontak para bawahan'nya pun langsung diam kecuali raja dong-hua, dia sedari tadi sudah diam karna dia pernah bertemu dengan huilan 2 minggu lalu, dan diam2 dong-hua mengagumi aksi huilan.
Huilan pun langsung tersenyum lalu mengibaskan tangan'nya, seketika kristal ice yang sempat membekukan beberapa roh rubah itu langsung hancur dan mereka terbebas.
Setelah itu huilan pun menunduk hormat pada yumi, karna huilan tau kalau yumi tidak ingin roh rubah lain tau kalau dirinya dan ratu rubah punya ikatan darah.
"Lan'er, aku sudah mengutus salah satu rubah kepercaya'an ku untuk mengawasi gadis yang bernama fei-ling, dia dan 1 teman'nya sudah pergi meninggalkan hutan ayakashi, dan kalau tebakan aku tidak salah gadis itu pergi menuju keraja'an bailan" ,,, kata yumi.
Kemudian dia memberikan se'ekor burung merpati putih, huilan pun menerima merpati putih itu.
"Terima kasih ratu!"
"Tidak usah berterima kasih, lagi pula aku masih punya hutang nyawa padamu! dan merpati itu akan membawa mu ke tempat roh rubah utusan ku!" ,,, kata yumi.
"Em... aku mengerti, baiklah aku akan pergi sekarang, terima ini!" ,,, kata huilan yang langsung mengeluarkan 2 tangkai roh bunga kristal dari udara kosong lalu memberikan'nya pada ratu rubah.
"Aku harap di pertemuan kita selanjut'nya kau sudah menjadi spirit beast tingkat monster dewa!" ,,, kata huilan.
Yumi pun tersenyum lalu menerima harta pemberian dari huilan tanpa merasa terkejut, berbeda dengan roh rubah lain'nya mereka benar2 terkejut bukan main, saat melihat 2 tangkai roh bunga kristal dalam bentuk yang sempurna.
"Hah! apa aku tidak salah lihat? i-itu.. benar2 roh bunga kristal??" ,,, kata raja dong-hua dengan nada yang terkejut.
Sedangkan yang lain'nya hanya bisa mematung melihat treasure yang melegenda itu, tapi yumi tidak langsung menjawab rasa penasaran para roh rubah, karna huilan sedang berpamitan pada'nya.
"Baiklah ratu! aku harus segera pergi, sampai jumpa!" ,,, kata huilan sambil melambaikan tangan'nya lalu dia naik ke atas bulu phoenix putih raksasa.
Setelah yumi ikut melambaian tangan'nya, huilan pun melesat pergi ke langit menerobos gumpalan2 awan, dan tujuan'nya kembali ke lembah pohon kehidupan untuk menjemput Xing-je dan Xing-qi.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
***Tbc