
***
Seketika raut wajah huilan jadi pucat setelah mendengar nama Zufan dan Mingye, karna mereka adalah 2 pemuda yang sedang huilan cari! Tapi hal yang paling menyerang perasa'an huilan adalah gadis pembelot yang pangeran chu maksud... Setelah mendengar itu hanya ada 1 kata yang terlintas di fikiran huilan, yaitu keselamatan yui.
'-'
Dan benar saja, saat fikiran huilan sedang kacau tiba-tiba pangeran kim bertepuk tangan 2 kali. 👏👏
Prok! Prok!
Tak lama setelah itu naiklah 2 orang pelayan mengawal seorang wanita cantik yang memakai hanfu berwarna biru langit, tapi kondisi kerah hanfu bagian depan sedikit terbuka sampai setengah 2 gunung kembar'nya terlihat.
Lalu ke 2 tangan'nya di ikat di depan dan mulut'nya juga di ikat oleh kain, rambut'nya yang ter'urai dan berantakan, mata merah dan sembab karna terlalu banyak menangis dan di pipinya juga masih basah oleh air mata.
Lalu hal yang paling membuat huilan terasa ikut tersayat oleh benda tajam adalah melihat bagian leher sampai ke dada wanita itu di penuhi oleh bercak-bercak merah, kuning dan biru.
Dan wanita itu tidak lain dia adalah yui, setelah posisi yui berada di samping pangeran kim. Pangeran kim langsung memeluk yui dari arah belakang lalu melepaskan ikatan kain dari mulut yui, lalu dengan tidak tau malu pangeran kim mulai ******* daun telinga yui yang membuat yui terkejut dan kembali mengalirkan air mata dengan pandangan menatap huilan meminta pertolongan.
Tubuh huilan mulai gemetar akibat mencoba menahan amarah, dan tak lama pangeran kim menghentikan aksi'nya lalu bicara sambil meraih dagu yui kemudian menolehkan'nya ke samping.
"Sayang kenapa kau menangis? Apa kau tidak puas dengan pelayanan ku selama seminggu ke belakang ini!" kata pangeran kim yang di akhiri seringai.
Lalu dia mengecup bibir yui dan *******'nya di hadapan semua orang, yui tidak bisa melawan ataupun menggigit lidah pangeran kim untuk menghentikan'nya, karna selain kekuatan'nya di kunci, diri'nya juga telah di tekan oleh aura pangeran kim yang membuat'nya tidak bisa bergerak.
Sedangkan huilan mata'nya mulai memerah, wajah'nya terasa panas, kemarahan dalam hatinya terus bergejolak dan pandangan'nya sudah menunjukan isi hatinya yang sedang marah.
Ke 2 tangan'nya pun sudah mengepal begitu erat, dan saking erat'nya sampai kuku-kuku'nya menusuk kulit telapak tangan dan mengeluarkan darah.
Dan di saat yang bersama'an pangeran chu melontarkan kata-kata yang membuat kemarahan huilan tidak bisa di bendung lagi.
"Nona lan, patuhlah padaku dan jadilah penghangat tempat tidurku! jika kau bersedia dengan suka rela, maka kaka ke 2 ku akan melepaskan nyawa pelayan mu yang bernama yui dan hanya akan membuat nya tidak punya kaki dan tangan! Bagaimana??"
__ADS_1
Tepat setelah pangeran chu berkata seperti itu tiba-tiba...
Woosshhh... Suasana di tempat itu menjadi dingin dan mencekam seperti musim salju, padahal cuaca siang itu sangat cerah dan panas oleh sinar matahari. Dan tentunya semua orang yang ada di sana menjadi heran terheran-heran termasuk pangeran kim, dia langsung menghentikan aksi senonoh'nya pada yui dan sedikit menjauh dari'nya sambil bertanya.
"Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba..."
Belum sempat pangeran kim menyelesaikan kata-kata'nya, huilan sudah melesat cepat ke arah pangeran kim dengan pedang siap menebas, tapi saat tebasan huilan sedikit lagi sampai penyentuh pangeran kim.
Tiba-tiba bawahan pangeran kim yang bernama gaolim menghadang tebasan dari huilan menggunakan pedang'nya.
TRANGGG!!!
Suara pedang mereka yang ber'adu, dan saat gaolim menahan pedang huilan, dia dan pangeran kim bisa merasakan aura membunuh yang kuat terpancar dari huilan. Dan entah apa yang terjadi melihat tatapan huilan yang tajam bagaikan elang yang siap menerkam mangsa'nya itu, membuat pangeran kim dan gaolim sedikit bergidik.
Dan tak lama kemudian, gaolim yang masih menahan pedang huilan itu tiba-tiba ke 2 tangan'nya yang sedang memegang pegangan pedang itu terasa dingin dan menyakitkan, seolah-olah dia sedang menyentuh kekuatan ice api. Dan belum sempat gaolin berinisiatif untuk melepaskan pedang'nya, tiba-tiba
KRAKK!!
Pedang yang di gunakan untuk menahan pedang huilan itu telah pecah seperti pecahan kaca, pada akhir'nya pedang huilan pun lolos dan berhasil membuat 1 garis sayatan pedang yang cukup dalam dari bahu kiri sampai ke perut kanan.
Sreett!!
Cssss....
"Aaaarrkkhh......
Gaolim pun tumbang dengan tubuh yang berlumuran darah, sedangkan pangeran kim dia bergegas melompat mundur beberapa langkah. Melihat gaolim terkapar sekarat di lantai, belasan kultivator yang tadi berbaris di kiri-kana 3 kursi mewah, mereka langsung bergerak mengepung huilan.
Entah apa yang terjadi, raut wajah huilan yang dingin kini semakin dingin lalu dia menjatuhkan pedang'nya. Setelah itu dia mengibaskan ke 2 tangan'nya ke arah samping dan,
WOSSHHH...
__ADS_1
Aura dingin kembali berhembus bersama'an dengan angin yang berhembus kencang dan dalam hitungan detik, bangunan 2 lantai itu mulai di selimuti oleh serpihan ice lalu memadat dan terbentuk dinding kristal ice yang cukup tebal mengurung bangunan 2 lantai itu.
Pangeran chu dan pangeran kim serta semua bawahan'nya di buat shok bukan main dengan apa yang baru saja terjadi, sedangkan di luar bangunan, para pengawal yang ikut terkejut mereka bergegas maju mencoba menghancurkan dinding kristal ice itu, tapi tidak peduli seberapa kuat mereka mencoba tetap tidak bisa. Karna selain dinding kristal ice yang tebal, huilan juga telah memasang penghalang yang berwarna merah transparan dan penghalang ini adalah penghalang yang huilan dapatkan, saat setelah dia membunuh beast ular merah 3 kepala tingkat monster dewa level 3.
Lalu pangeran chu yang berada di dalam, dia juga mulai memusatkan energi penghancur ke telapak tangan kanan'nya yang dimana energi tersebut berwarna merah kehitaman, Kemudian melemparkan'nya ke arah dinding ice.
Wosshhh...
BOMM!!
Ledakan besar terjadi yang menimbulkan gelombang kejut cukup kuat sampai semua orang yang ada di sana terdorong mundur beberapa langlah termasuk yui, tapi tidak dengan huilan karna sekarang ruangan itu berada di bawah kendalinya. Jadi gelombang kejut tadi itu hanya membuat pakaian dan rambut'nya melambai-lambai tertiup angin.
Dan tak lama setelah itu pangeran chu kembali terkejut, karna serangan'nya tidak ber'efek sama sekali... Belum habis rasa keterkejutan'nya menghilang dia kembali di kejutkan oleh teriakan-teriakan yang du susul oleh suara pecahan-pecahan ice saling bersautan.
"Aaarrrkkhhh......
Kress!! Kress!! Kress!!
Prangg! Prangg! Prangg!
Sontak pangeran chu menoleh ke belakang, dan alangkah terkejut'nya dia melihat para bawahan'nya yang mencoba mendekati huilan, satu per satu telah membeku lalu hancur seperti pecahan kaca.
Melihat kekuatan huilan yang sangat mengerikan itu benar-benar tidak pernah terfikir oleh pangeran chu, karna selama ini dia hanya mengira kalau huilan adalah gadis berbakat yang menguasai kekuatan fisik dengan sempurna, tapi kenyata'an nya sekarang justru malah seperti membangkitkan kemarahan raja iblis.
.
.
.
***Tbc
__ADS_1