The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Dunia Modern Part 14 Pergi Ke Macau


__ADS_3

***


Ke'esokan paginya, Sesuai dengan rencana Snow bangun lebih awal dari biasanya, Saat ini dia sedang di sibukan Mengaumpulkan benda2 yang akan dia perlukan nanti, dan memasukan nya ke ruang dimensi, tida lupa kotak hadiah dari Muyan di bawa juga oleh nya.


Setelah selesai dengan persiapan nya Snow pun keluar dengan memakai seragam sekolah, dia turun dan langsung pergi ke dapur, lalu mengambil 2 keping roti dan memakan nya sambil jalan.


Tida lupa snow memberikan berbagai alasan pada para pelayan yang dia temui, bahwa dia akan pergi ke sekolah lebih awal dari biasanya, para pelayan hanya bisa meng'iyakan dan membiarkan nona muda'nya pergi begitu saja, tapi walaupun begitu bodyguard yang sudah di tugaskan untuk mengawasi snow tetap terus mengawasinya.


Snowpun pergi mengendarai mobilnya sendiri, dan sampai di sekolah tepat saat pintu gerbang baru saja di buka.


Para security yang mengenali mobil snow sedikit heran, karna biasanya mobil snow slalu datang 30 detik sebelum gerbang di tutup, tapi kali ini justru lebih awal dari yang lain'nya.


Snow langsung memarkir'kan mobil'nya di tempat biasa, lalu cepat2 keluar dan melangkah menuju kelas, setelah sampai dia hanya meletakan tas saja di kursinya, kemudian dia kembali keluar dan langsung menuju ke halaman belakang.


***


Sedangkan di luar sekolah para bodyguard nya masih stand by di pinggir jalan raya untuk memperhatikan gerak-gerik snow.


***


Snow menunggu seseorang di halaman belakang sekolah selama 15 minit, dan akhir'nya orang yang di tunggu pun datang juga, dia adalah yuki teman sekelas'nya.


"Pagi snow..." sapa yuki.


Snow tersenyum melihat kedatangan'nya.


"Hai yuki... akhirnya kamu datang juga" kata snow.


"Maaf'kan aku sedikit terlambat" ucap yuki.


"Ng'papa, Ya sudah karna kamu sudah datang, aku akan langsung pergi sekarang, karna sudah tida ada banyak waktu lagi, Mohon bantuan'nya yuki jalankan sesuai rencana" kata snow.


"O'ya snow, kenapa rencana kali ini sangat berbeda dari sebelum2nya?" yuki kembali bertanya.


Snow menarik nafas panjang,


"Hufftt.... itu karna keada'an nya sangat berbeda sekarang" ,,, jawab snow singkat, Yuki langsung memeluk snow, entah apa yang sedang dia rasakan sekarang, seolah-olah ini adalah pertemuan'nya yang ter'akhir.


"Baiklah, tapi kamu harus janji ya, kalau kamu akan kembali dengan selamat" ucapan yuki nada'nya sedikit tida rela kemudian dia melepaskan pelukan'nya.


"Eem... iya, yuki do'a kan aku !" ucapan ter'akhir snow, kemudian dia langsung memanjat pagar tembok belakang sekolah.


Yuki tida terkejut dengan apa yang di lakukan snow, karna dia sudah terbiasa melihat'nya.


***


Snow yang sudah melompat dari atas pagar, sekarang dia ada di sebuah gang kecil, kemudian dia berjalan menuju ujung gang. Di ujung gang 1 Mobil valfire hitam sudah menunggu kedatangan'nya.


Sang supir yang melihat kedatangan snow langsung menekan tombol pintu otomatis, Snowpun berlari kecil lalu masuk ke mobil dan cepat menutup pintunya, kemudian mobilpun melaju dengan cepat, agar tida ketauan oleh pengawas'nya.


Saat di jalan snow langsung membuka seragam nya, yang ternyata dia sudah memakai jumpsuit pendek tak berlengan berwana putih, kemudian dia mengikat rambutnya seperti ekor kuda.


45 menit kemudian....


Snow sampai di lapangan terbang, diapun turun dan berjalan menghampiri pesawat pribadi yang sedang menunggunya.

__ADS_1


Kemudian 2 teman snow yaiti Jason dan Alice berlarian menghampiri snow,


"Nona... ayo, semuanya sudah siap tinggal berangkat" ,,, kata mereka dengan serempak.


Snow tersenyum pada mereka.


"Kalian masuk saja dulu ke pesawat, aku masih menunggu sese'orang" ,,, kata snow. kemudian dia melihat orang yang di tunggu melambai-lambai'kan tanga'nya dari ujung lapang.


Jason dan Alice pun menurut dan langsung menaiki pesawat, sedangkan snow berjalan menghampiri se'orang pria di ujung lapang.


Setelah sampai laki2 itu menyerahkan sekotak besar bom granat, Snow menerima'nya dan mengucapkan terima kasih sambil memberikan amplop coklat yang isinya uang sebagai tanda terima kasih, lalu menyuruh'nya pergi.


Setelah di pastikan tida ada orang yang melihat, snow langsung memasukan bom itu ke ruang dimensi, lalu snow kembali ke pesawat, sebelum kakinya menginjak tangga pesawat, dia merasa ada seseorang yang sedang mengawasi'nya, tapi karna dia terburu-buru jadi snow mengabaikan'nya lalu bergegas naik ke pesawat.


Lalu pesawat'pun terbang menuju ke macau, Saat di udara snow membuka kotak hadiah dari Muyan, isi dari hadiah'nya adalah sepasang anting yang cantik.👇👇



Dan kartu ucapan selamat ulang tahun.


Snow tersenyum manis sambil memandangi hadiah itu, kemudian dia memakai'nya langsung saat itu juga.


***


Beralih ke Villa Moran, hari telah menunjukan waktu'nya makan siang.


Moran yang sedang di ruangan kerjan'nya, dia masih di sibukan oleh vidio CCTV saat Snow melakukan peyerangan di beberapa markas musuh.


Dari vidio2 itu moran melihat snow habis2san membantai musuh2nya, tapi dari setiap vidio dia melihat ada sedikit kejanggalan.


Dan hal seperti itu hampir di setiap vidio cctv dari setiap markas musuh yang berbeda, karna merada ada yang aneh moran pun mengambil gambar wajah snow, dari awal vidio dan dari akhir vidio.


Dari situlah moran mulai curiga, Moran terus memperhatikan ke2 wajah snow itu, sesekali dia zoom agar terlihat jelas.


Benar saja walaupun mereka memakai pakaian yang sama, tapi ternyata mereka adalah orang yang berbeda. kemudian moran menemukan sesuatu di satu gambar wajah yang di ambil dari bagian akhir vidio, wanita itu memiliki bekas luka sayatan di pipi kiri'nya, tapi tidak terlalu terlihat jelas karna terhalang oleh topeng.


"Tsk.... ternyata memang benar, ada yang mengadu dombakan aku, Tapi siapa wanita itu?? Seprtinya aku pernah melihat'nya, tapi di mana ??" ,,, Batin moran.


Selang beberapa menit, dia menerima e'mail dari seseorang yang tidak di kenal, Moranpun langsung membuka'ny ternyata isi'nya adalah Vidio seorang wanita yang memakai cadar putih transparan, kemudia dia memutar vidio itu.


"Hallo... presdir Gu, apa kabar? ,,,, Apa kamu masih mengingat'ku? ..... Kejam sekali bukan jika tidak mengingat'ku, Setelah apa yang kamu lakukan padaku 15 tahun yang lalu. Tunggu setelah aku kembali daru Macau, Bersiap-siap'lah karna aku sudah menyiap'kan kejutan besar untuk'mu" ,,, isi dari vidio wanitaitu.


kemudian Moran membulatkan bola matanya, dia mengenali 2 sosok dari wanita itu.


-Pertama_ Wanita itu memakai cadar putih transparan sehingga moran bisa melihat bekas luka sayatan di pipi kiri'nya.


-Kedua_ Ternyata dia adalah monik, Wanita yang sempat dia introgasi 15 tahun yang lalu, Tapi sayang'nya Sebelum dia mendapat'kan informasi yang akurat, Monik Berhasil melarikan diri setelah mengalami penyiksa'an selama 1 Minggu, Dan bekas luka sayatan di pipi'nya itu Moran sendirilah yang membuat'nya.


Setelah mengetahui dalang'nya tiba2 seseorang mengetuk pintu ruangan'nya, Moran pun mempersilah'kan dia untuk masuk dan menghampiri'nya.


"Tuan Gu, tadi ada supir teman'nya nona muda, dia datang untuk mengantarkan Mobil milik nona muda" ,,, Kata si pelayan.


Moran'pun sedikit terkejut,


"Hah!... kenapa orang lain yang mengantarkan'nya? Lalu dimana nona muda sekarang?!" ,,, tanya moran.

__ADS_1


"Saya sudah menanyakan'nya tuan, tapi dia tidak tau, dia hanya mengikuti perintah nona'nya, setelah itu dia kembali pulang" ,,, jawab si pelayan.


Moran menutup mata sambil memijat kening'nya yang sedikit pusing.


"Baiklah, kamu boleh kembali" ,,, kata moran, kemudian si pelayan itu mengangguk lalu pergi.


Setelah pelayan itu pergi Moran langsung menghubungi ponsel milik snow,


Untuk panggilan pertama tida ada jawaban, Moran berdecak lalu kembali melakukan panggilan ulang.


Kali ini panggilan'nya di angkat tapi suasana'nya sangat berisik dan lagi bukan snow yang mengankat panggilan'nya.


"Hallo... hallo... snow kamu dimana??" tanya Moran.


"Hallo" ...tut... tut... tut... Panggilan terputus tiba2.


Moran kembali berdecak, lalu mencoba menghubungi'nya lagi, tapi sebelum dia memanggil moran sudah menerima pesan dari nomor putri'nya.


"Maaf om, phoncell snow lowbat. om tidak perlu khawatir kami sedang pergi ke museum untuk membuat tugas dari sekolah, dan mungkin snow akan kembali besok sore" ,,,, pesan singkat'nya.


Kemudian moran'pun langsung mengecek GPS milik snow, dan ternyata mereka tida bohong, Moran'pun sedikit lega setelah mengetahui keberada'an putri'nya.


***


1 jam kemudian....


Moran mendapat panggilan dari Muyan dengan cepat dia mengangkat panggilan'nya.


"Hallo... kaka Gu ini gawat!!" ,, ucap muyan yang sedikit panik.


"Ada apa? sepertinya penting sekali" ,,, Tanya moran yang keheranan.


"Kaka Gu, Snow terbang ke macau tadi pagi, dia menggunakan pesawat pribadi.


Aku mendapat kan informasi dari pihak bandara, karna kebetulan salah satu bawahan ku melihat putrimu naik ke pesawat" ,,, kata Muyan dan langsung menjelaskan rincian kenapa snow bisa lolos dari pengawasan'nya.


"APA!!... oh tidak ini gawat!" ,,, Kata Moran dengan nada yang panik, dia langsung ingat pada monik bahwa dia akan memberikan kejutan besar setelah kembali dari Macau.


"Jangan-jangan.... dia berniat mencelakai snow" ,,, Batin moran dan membuat'nya semakin panik.


"Muyan kamu bersiap-siaplah pergi ke bandara, aku akan mempersiapkan beberapa helikopter dan tim militer untuk mengantar'mu ke macau, Tolong bawa putriku kembali dengan selamat, Aku akan mencoba melacak keberada'an snow, dan satu lagi hindari seorang wanita yang memiliki bekas luka sayatan di pipi kiri'nya" ,, kata moran yang langsung menutup komunikasi'nya.


Akhir'nya Yu Muyan pun ikut terbang ke Macau untuk menyusul snow.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2