
***
"Apa?! Dia bisa melayang di ketinggian tanpa di bantu artrfak terbang!! Seingat ku hanya kultivator yang menguasai elemen angin saja yang mampu melakukan hal seperti itu! Kenapa... Kenapa bisa begini? Apakah ini hanya kebetulan?!" batin raja bei zhie.
--------------------
Kemudian dia menatap lekat pada huilan lalu bicara.
"Gadis lan, aku benar-benar sangat tertarik dengan bakatmu yang luar biasa itu, jadi aku akan memberimu sekali lagi kesempatan untuk mengabdi dan tunduk padaku, jika kau bersedia aku akan memberimu kekuasa'an yang cukup tinggi! Bagaimana? Apa kau tertarik?" tanya raja bei zhie.
Huilan pun menampilkan senyuman manis di bibir'nya lalu dia bicara dengan nada yang santai.
"Terima kasih atastawaran'nya, tapi maaf! Aku tidak tertarik bekerja sama dengan keturunan iblis sepertimu!"
Raja bei zhie terlihat cukup terkejut setelah mendengar jawaban huilan.
"Hah! Bagaimana dia bisa mengenali ras ku?" batin raja bei zhie.
Kemudian dia membalas jawaban huilan.
"Hooo... Sayang sekali, sepertinya kau lebih suka jadi boneka puppet ku! Padahal jika kau bersedia, kau akan aku beri kebebasan seperti yosiko dan yang lain'nya!" kata raja bei zhie.
Tapi huilan tidak mempedulikan perkata'an nya karna dia sedang berkomunikasi dengan hakubi lewat telepati.
"Hakubi, kekuatan mu sudah mencapai tingkat 17 bukan?" tanya huilan.
"Ya master, tapi baru berada di tahap awal!" jawab hakubi.
"Lalu apakah kau sudah mendapatkan wujud manusia tanpa aura spirit beast?" tanya huilan.
"Seperti'nya sudah, tapi aku belum mencoba'nya!" jawab hakubi.
"Kalau gitu keluarlah dan bantu longxu!" pinta huilan.
"Tapi bagaimana dengan master??" tanya hakubi.
"Kau tidak perlu menghawatirkan ku! Aku masih mampu mengulur waktu, dan jika sudah tidak sanggup lagi, aku akan masuk ke dalam dimensi!" kata huilan yang langsung memperkuat pelindung'nya karna raja bei zhie sudah kembali mengayunkan pedang'nya.
Dan mulai menebas penghalang huilan secara brutal, dan dari setiap tebasan demi tebasan, raja bei zhie terus menerus meningkatkan energi penghancur yang di salurkan ke senjata'nya.
15 Menit kemudian...
Raja bei zhie pun berhenti menebas setelah melakukan puluhan kali tebasan, namun hanya terdapat sedikit retakkan saja di penghalang yang huilan pasang.
"Cih! Benar-benar merepotkan!" gerutu raja bei zhie.
Kemudian dia menghunuskan pedang'nya ke arah langit, selang beberapa detik tiba-tiba awan kelabu berkumpul dan menyelimuti kerajaan lembah sunyi. kilatan-kilatan petir pun mulai bermunculan lalu perlahan kilatan-kilatan petir yang seperti membelah langit itu seolah-olah sedang ditarik oleh ujung pedang raja bei zhie yang sedang menghunus ke langit, Dan di saat yang bersamaan sebuah cahaya putih muncul dari udara kosong tepat di samping huilan.
Raja bei zhie pun semakin berwaspada karna dia bisa merasakan ada aura kekuatan yang lumayan cukup besar dari cahaya tersebut, kemudian raja bei zhie segera mengarah kan ujung pedangnya ke arah huilan. dan
Ctarrr! Ctarrr!! Ctarrr!!!
Duar! Duar!! Duar!!!
Sambaran-sambaran petir terus membidik posisi huilan, tapi huilan terus bergerak cepat menghindari setiap sambaran. Sedangkan cahaya putih yang berada di samping huilan itu ikut bergerak mengikuti huilan, dan tepat setelah huilan menghindari sambaran petir yang ke 3, cahaya putih yang selalu berada di samping huilan itu, kini cahaya tersebut melesat ke arah raja bei zhie.
Dengan gerakan cepat raja bei zhie pun menghindar dan berhasil mengambil alih perhatian'nya, namun ternyata cahaya tersebut hanya melewati'nya saja dan cahaya itu terus melesat ke arah pertarungan ular putih dan ular hitam bertanduk 1.
Di saat pandangan raja bei zhie masih fokus pada objek cahaya putih, huilan pun mengambil kesempatan itu untuk menyerang.
Dia bergerak cepat melesat ke arah raja bei zhie dengan sebilah pedang ice siap di tebaskan pada raja bei zhie.
Syyuuutt...
Tranggg!!
PRANGG...
Hal yang tak di sangka ternyata raja bei zhie tidak pernah lengah sama sekali, dia berhasil menangkis tebasan pedang ice milik huilan. Dan di karnakan pedang raja bei zhie itu adalah pedang roh yang sudah di lengkapi oleh 2 kristal roh... Yang 1 berwarna ungu melambangkan elemen petir, dan yang satu'nya lagi berwarna merah melambangkan energi api! Jadi saat pedang mereka ber'adu, pedang ice milik huilan itu hancur sampai berkeping-keping.
Tapi huilan sudah memprediksi bahwa hal seperti itu akan terjadi, jadi dengan cepat huilan mengendalikan kepingan ice dari pedang ice'nya yang hancur itu. Kepingan ice itu pun melesat dan masuk ke dalam tubuh raja bei zhie.
Crep! Crep! Crep!
__ADS_1
Aaarrrhhh...
Raja bei zhie berteriak kesakitan, sedangkan huilan dia langsung mundur beberapa meter sambil mengarahkan telapak tangan kanan'nya ke arah raja bei zhie. Namun hal selanjut'nya yang terjadi itu cukup membuat huilan terkejut, karna selang beberapa detik setelah serpihan ice itu masuk ke dalam tubuh raja bei zhie, luka-luka sobek yang di akibatkan oleh masuk'nya serpihan ice itu langsung tertutup rapat dengan cepat dan membuat ice-ice yang masuk terjebak di dalam tubuh raja bei zhie.
"Emm, ternyata dia juga keturunan iblis murni!" fikir huilan.
Kemudian telapak tangan'nya yang sedang di arahkan ke depan itu langsung meremas udara kosong dengan kuat, dan di saat yang bersama'an kepingan-kepingan ice yang terjebak di dalam tubuh raja bei zhie, kini mulai mencoba membekukan darah raja bei zhie untuk belasan detik pertama.
Raja bei zhie mengeratkan gigi'nya untuk menahan rasa sakit sementara, tak lama raja bei zhie berteriak sambil melepaskan aura yang cukup mengerikan.
Aaarrrkkhh...
DUAARR!!
Kepingan-kepingan ice yang terjebak di dalam tubuh'nya itu langsung musnah, setelah itu dia bergerak cepat melesat maju lalu terus menerus menebas penghalang yang huilan pasang.
Retakan di penghalang pun semakin bertambah dan dari setiap 1 kali raja bei zhie menebas pelindung huilan, dia terus terdorong mundur.
Setelah timbul banyak retakan di pelindung huilan, raja bei zhie pun menghentikan penyerangan untuk sejenak, lalu mulai menyalurkan energi penghancur bersekala besar ke pedang'nya, dan sebelum dia menyerang huilan, dia tertawa.
"Hahaha... Gadis kecil, bersiaplah untuk mati dan setelah kau mati, aku akan buat tubuhmu menjadi boneka pupet terbaik ku! Hahaha..."
Setelah bicara seperti itu diapun melesat maju dan...
Wosshhh...
TRANGGG...
PRAANGGG!!
BBOOMMM!!!
Terjadi ledakan besar yang menimbulkan gelombang kejut yang sangat dasyat dan membuat puluhan bangunan yang ada di sekitar hancur, korban pun banyak yang berjatuhan karna tertimpa puing-puing bangunan.
Sedangkan huilan, dia terpental jauh dengan luka yang cukup parah. Melihat huilan masih hidup setelah terkena serangan besar'nya, raja bei zhie memang cukup terkejut tapi itu tidak berlangsung lama.
Raja bei zhie pun bergegas mengejar huilan sambil meluncurkan serangan bersekala besar sekali lagi.
Traaaannngggg...
Woosshhh
Hal yang tak di sangka kali ini raja bei zhie sendiri yang terpental jauh, karna tepat 5 meter sebelum tebasan'nya sampai ke huilan. Tiba-tiba seorang wanita cantik berpakaian serba pink dan memakai topeng phoenix setengah wajah berwarna perak, dia tiba-tiba muncul dari udara kosong dan langsung menangkap tubuh huilan sambil menangkis serangan dari raja bei zhie, setelah itu dia bicara dengan suara yang lembut.
"Gadis kecil, kau benar-benar gadis yang pemberani karna berani melawan orang yang kekuatan'nya berkali-kali lipat jauh lebih kuat dari kekuatan mu!" ucap'nya.
Perlahan huilan pun membuka ke 2 kelopak mata'nya karna tadi dia sempat pasrah dengan apa yang akan terjadi pada diri'nya, dan saat ke 2 mata'nya terbuka huilan langsung tertegun melihat wanita cantik memakai topeng setengah wajah itu sedang tersenyum manis pada'nya, Tapi tak lama...
"Uhuk!! Uhuk!!
Huilan memuntahkan seteguk darah segar dan menodai kerah hanfu'nya yang berwarna putih, lalu dia bertanya dengan nafas yang tidak ber'aturan.
"K-kau si-siapahh... ?"
Wanita cantik itu tersenyum lalu menjawab.
"Siapa aku itu tidak penting, tapi yang jelas'nya aku berada di pihak mu!" kata si wanita bertopeng itu.
Kemudian dia menyuapkan sebutir pil berwarna emas ke bibir huilan, lalu dia kembali bicara sambil mendudukan huilan di segumpal awan yang entah darimana datang'nya, karna saat huilan menyadari'nya segumpal awan itu sudah ada di sana.
"Baiklah sekarang serahkan saja pria itu padaku, dan kau pergilah ke tempat teman-teman mu, di sana sudah ada banyak bawahan ku yang akan membawa semua tawanan dan juga teman-teman mu keluar dari lembah sunyi!" kata si wanita.
Kemudian dia memberikan sebuah botol pecelain kecil berwarna hijau muda lalu memberitau'nya.
"Di dalam botol porcelain ini terdapat cairan obat yang sangat ajaib, setelah kau meminum'nya kau akan pulih dengan cepat!"
Setelah bicara seperti itu, si wanita itu pun berbalik berniat akan pergi melawan raja bei zhie. Tapi huilan segera meraih pergelangan tangan kanan untuk menghentikan'nya.
"Tunggu nona! Ada sesuatu yang harus kau ketahui!" kata huilan.
Si wanita itu pun berbalik dan bertanya.
"Katakan lah!" ucap si wanita singkat.
__ADS_1
Huilan pun langsung mengangkat telapak tangan kanan'nya setinggi dada, lalu selang beberapa detik terlihat pancaran cahaya berwarna emas yang membawa serpihan ice tiba-tiba muncul dan bergulung di atas telapak tangan'nya. Kemudian cahaya emas itu menyatukan serpihan-serpihan ice yang di bawa sampai terbentuklah sebuah belati ice.
Setelah belati ice terbentuk sempurna, cahaya emas pun menghilang dan belati ice itu jatuh ke telapak tangan huilan.
Si wanita bertopeng itu tertegun menyaksikan terbentuk'nya belati ice namun yang membuat'nya tertegun itu bukan dari pengendalian elemen ice nya, tapi aura dari cahaya emas itu yang membuat'nya terkejut, tapi dia kembali sadar setelah mendengar suara huilan.
"Nona, tidak peduli seberapa kuat dirimu! Kau tetap tidak bisa membunuh pria yang bernama chu bei zhie itu! Karna di dalam diri'nya mengalir darah iblis murni!"
"Iblis murni??" tanya si wanita yang terlihat cukup terkejut.
"Benar! Jadi ambil'lah belati ice ini, aku membuat'nya dari air suci! Meskipun senjata kecil ini tidak bisa membunuh'nya tapi ini cukup untuk melukai'nya!" kata huilan sambil menyerahkan belati ice'nya.
Si wanita bertopeng itu pun menerima belati tersebut sambil bicara.
"Terima kasih untuk informasi'nya, kalau boleh tau siapa nama mu dan dari mana asalmu?" tanya si wanita.
"Emm... Bagaimana kalau kita bertukar nama? Kau beritau nama dan asalmu, setelah itu aku akan beri tau nama dan asalku! Bagaimana?" tanya huilan sambil tersenyum.
Si wanita pun ikut tersenyum lalu menjawab.
"Mm, seperti'nya kau tidak ingin di rugikan!"
"Aku tidak bermaksud seperti itu! Aku hanya ingin membalas budi atas pertolongan mu hari ini!" kata huilan membela diri.
Si wanita kembali tersenyum lalu menjawab.
"Baiklah, namaku Wu Xia'er dan aku adalah putri angkat perdana mentri wu dari keraja'an jiankang... Sekarang giliran mu!" kata si wanita bertopeng yang ternyata dia adalah xia'er atai Ruo Anxia.
"Owh nona xia'er ya... Kalau gitu kau bisa memangil ku Lan'er, dan aku hanya seorang putri pengusaha dari tempat yang sangat jauh!" kata huilan.
Wu xia'er terlihat ingin kembali bertanya tapi niat'nya harus di urungkan karna perhatian huilan telah ter'alihkan oleh ular putih raksasa yang terlempar jauh akibat hantaman kekuatan dari ular hitam bertanduk.
"Tsk! Sebenar'nya seberapa kuat ular hitam itu? Bahkan ke 2 spirit beast ku tidak bisa mengimbangi'nya!" gumam huilan.
"Tentu mereka ber 2 masih bukan tandingan'nya!" suara seorang pria yang hanya terdengar di fikiran huilan.
"Apakah dia itu beast tingkat monster dewa?" tanya huilan lewat telepati.
"Aku tidak tau pasti, tapi yang jelas apa yang kau lihat itu bukan keberada'an nya yang asli!"
"Jadi maksudmu dia hanyalah bayangan?" tanya huilan.
"Yah, lebih tepat'nya itu hanyalah kloning dengan hanya 30% kekuatan dari tubuh'nya yang asli!" jawab jiuxu.
Kemudian huilan pun kembali bicara pada xia'er.
"Nona xia'er, sepertinya aku harus segera pergi untuk membantu!" kata huilan.
"Mm, hati-hati! Aku juga harus segera pergi untuk ber'urusan dengan pria yang bernama chu bei zhie, dan aku akan pergi duluan!" kata xia'er.
Setelah huilan mengangguk xia'er pun melesat pergi menggunakan segumpal awan yang lain'nya tapi dalam keada'an fikiran di penuhi tanda tanya.
"Siapa sebenarnya gadis yang bernama lan'er itu? Aku yakin dia pasti menyembunyikan identitas asli'nya!" batin'nya sambil memperhatikan belati ice pemberian huilan.
"Cahaya emas yang dia tunjukan itu adalah kekuatan murni dari inti alam tingkat menengah, tapi dia masih sangat muda! Aku saja yang sudah hidup selama ratusan tahun masih tetap di tahap perak dan itu adalah tingkat dasar... Selain itu sangat jarang sekali mahluk yang ber'asal dari dunia fana bisa mengenali ras iblis murni dengan mudah!" fikir xia'er.
Tak lama terdengarlah suara yang ber'asal dari alam bawah sadar'nya.
"Anxia... Anxia... Apa kau bisa mendengarku?" tanya'nya.
"...Yah, Aku mendengarmu! Senlong, akhirnya kau bicara juga setelah 15 tahun lama'nya kau tidak merespon panggilan dari ku!" jawab xia'er lewat telepati.
"Aku tau, aku minta maaf karna tidak memberi tau mu sejak awal! Kalau sebenar'nya kesadaran spiritual ku telah terluka akibat serangan ter'akhir saat kita mencoba melarikan diri, dan aku tidak bisa memulihkan diri dengan cepat karna 80% kesadaran spiritual ku telah aku pecah menjadi 2 untuk melindungi ke 2 tuan putri! Dan sekarang aku terbangun karna samar-samar aku bisa merasakan sebagian kesadaran spiritual ku yang tepecah berada di sekitar sini!"
Seketika xia'er berhenti dengan raut wajah yang berseri karna telah menemukan sedikit petunjuk tentang keberada'an salah satu putri kembar yang di titipkan oleh ratu nua.
.
.
.
***Tbc
__ADS_1