The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 013* Dunia Modern Part 7


__ADS_3

***


Kemudian tiba2 gadis kecil itu menjatuhkan dirinya dan berlutut di depan presdir gu dengan mata yang sudah membendung air mata, karna ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan sebuah tamparan.


Dan itu membuat semua orang di situ semakin mematung, kemudian snow pun mulai angkat bicara.


"Papa, aku hanya..." ucapan snow terpotong oleh bentakan presdir gu,


"SNOW!!! apa kamu tau dimana letak kesalahan mu? apa kamu tau kenapa papa melarang mu untuk datang ke acara ini? dan kenapa akhir2 ini kamu tidak mau mendengarkan apa yang papa minta? Kenapa ??" presdir gu memberikan banyak pertanyaan pada snow yang membuat nya terdiam dan mematung.


Kini semua orang di situ benar2 membuka mulut mereka masing-masing saking terkejut.


Dan satu tebakan yang ada di fikiran mereka tentang gadis yang masih berlutut itu dia adalah.


"Nona Muda little snow"


Presdir gu pun menarik nafas panjang lalu kembali bicara.


"Snow kau tau, papa melarang mu datang itu karna nene dan kake hari ini mereka sengaja datang hanya untuk mu, dan mereka meminta papa agar tidak membawa mu pergi kemana-mana, kau pasti ingat bukan 3 hari lagi adalah hari ulang tahun mu tepat yang ke 15 thn, dan kake, nene datang untuk merayakan nya lebih awal bersama mu, pulanglah mereka pasti sudah menunggu, papa masih harus membersihkan kekacauan di tempat ini" kata presdir gu dengan nada yang masih sedikit kesal.


Presdir gu yang masih merasa pusing akibat kehilangan banyak darah, dia hampir saja jatuh dan lin che yang menyadari kondisi gu moran itu dia pun berniat untuk menahan tubuh presdir gu agar tidak jatuh.


Tapi snow yang melihat linche bersikap seperti itu, dia justru malah emosi, dia pun langsung berdiri lalu mendorong tubuh lin che sampai lin-che terdorong mundur beberapa langkah kemudian snow membentak'nya.


"Jangan sentuh papa, jika bukan karna kamu papaku tida akan mengalami luka separah ini" bentak snow dengan nada yang meninggi.


Mendengar perkata'an seperti itu lin che langsung menundukan kepalanya karna merasa bersalah, sebab memang itulah yang terjadi.


Tapi ucapan seperti itu membuat presdir gu kembali marah, karna walau bagai manapun lin che adalah calon mama nya.


"Lancang!! minta maaf padanya!!" bentak moran sambil menunjuk pada lin che.


"Tapi pah..." ucapan snow kembali terpotong.


"Tida ada tapi, Cepat Minta MAAF!!",,, bentak nya.


"....."


Merasa tidak ada respon dari snow moran kembali marah.


"Huh!! sepertinya papa terlalu memanjakan mu selama ini, Sekarang kamu selalu membangkang apa kata papah, Sepertinya papa memang harus menghukum mu!" ucap moran. mendengar perkata'an seperti itu, lin che segera angkat bicara.


"Sudah jangan marah lagi sayang, snow melakukan itu karna dia menyayangimu" Ucap lin che yang mencoba menenangkan Presdir gu, belum sempat mo ran menjawab tiba2 snow mendekat pada lin che lalu membungkuk,


"Nyonya lin Maaf kan aku " ucap snow yang langsung berlari keluar meninggal kan orang2 yang masih tertegun oleh sikap snow yang setiap saat nya berubah-ubah.


Presdir gu kembali berdecak setelah kepergian snow,


"Ck! anak ini sekarang sulit sekali untuk di atur..."


"Pengawal ikuti nona muda pastikan dia pulang ke villa" perintah moran yang di angguki oleh 2 bodyguard, Tapi tiba2 di tahan oleh Muyan,


"Tunggu presdir gu, Biar aku saja yang mengikuti litlle snow mu" tawaran Muyan, Presdir gu dan lin che pun saling memandang, ta lama kemudian mereka pun mengangguk,


"Baikkah, tapi satu hal yang harus kamu tau dia sekarang bukan lagi gadis kecil yang penurut" kata mo ran.

__ADS_1


"Em... aku mengerti !" setelah itu Muyan pun pergi untuk menyusul snow.


Di tempat snow


Snow yang berlari dengan pandangan yang sudah membendung air mata, Secara tidak sengaja dia menabrak seorang wanita bercadar putih hingga cadar itu terlepas dari wajahnya, dan snow melihat ada tanda bekas luka sayatan di pipi kiri wanita itu yang membentuk hurup X,


Cepat2 snow mengambil cadar yang jatuh dan membantu wanita itu berdiri.


Kemudian snow menyerahkan cadar itu sambil membungkuk,


"Nyonya Maafkan aku, aku benar2 tida sengaja" ucap snow sambil menunduk untuk menyembunyikan wajah nya yang sembab akibat menangis, Wanita itu tersenyum kenudian menyentuh bahu snow,


"Gadis kecil, tida apa2 ko lain kali kamu harus hati2 yah!" Ucap wanita itu sambil meyentuh dagu snow dan mengangkat nya, Untuk beberapa saat mereka saling memandang, kemudian snow memundurkan tubuh nya dan sekali lagi dia membungkuk lalu pergi.


Wanita itu hanya tersenyum menatap kepergian snow yang perlahan-lahan senyuman itu berubah jadi senyuman iblis, Kemudian dia mendengar suara langkah kaki yang sedikit berlarian ke arah nya dengan cepat dia pun melangkah pergi.


Muyan yang menyusul snow kini sudah sampai di tempat parkir, Karna sudah larut jadi tida terlalu banyak mobil yang parkir di sana dan dengan mudahnya Muyan mengenali mobil Sport milik snow.


Mobil sport milik snow sudah berjalan meninggalkan tempat itu, Dengan cepat Muyan pun menghampiri mobil mercedes bens GLC 200 putih miliknya dan pergi menyusul snow, setelah ke 2 mobil itu pergi tiba2 wanita bercadar tadi keluar dari tempat persembunyian nya dan langsung membuat panggilan dari telpon genggam milik nya,


"Hallo... lakukan rencana ke2 dan habisi siapa saja yang kalian temui" kemudian dia pun menutup panggilan nya lalu dia menyeringai setelah itu dia pun pergi dari situ.


***


Di jalan raya Snow mengemudikan mobil sport nya dengan kecepatan tinggi, walau pun itu adalah jalan raya bukan hal sulit baginya di tambah lagi hari yang sudah larut jadi tidak terlalu banyak kendaraan.


Muyan berhasil mengejar snow dan sekarang dia terus mengikutinya di belakang dengan fikiran yang terus tertuju pada snow,


"Ck,ck,ck apa dia benar2 gadis yang baru berusia 15 thn ? di jalan raya seperti ini dia berani sekali mengemudi mobil sport dengan kecepatan tinggi" gumam'nya.


Ta lama kemudian mobil snow pun berhenti di jembatan layang, yang di bawah nya adalah danau besar dan luas, Snow pun keluar dari mobil tanpa menutup pintu mobilnya, kemudian dia berjalan mendekati pagar besi yang ada di sisi jembatan itu.


"Eh,eh,eh, jangan bilang dia mau melompat" batin muyan dengan sedikit bercanda, kemudian muyan pun ikut menghentikan mobilnya dan turun menghampiri snow.


Snow yang sedang berdiri sambil memegang pagar itu tiba2 dia berteriak,


"AAAAAA,,,, dasar papa tida kpuya perasaan!! Snow benci papa, snow benci papaaaaa," Teriak snow yang mengutuk papa nya sambil mengacak-ngacak kepalanya sendiri sampai penampilan rambutnya kacau balau, karna snow masih merasa geram diapun membuka kedua sepatu high hill nya, yang baru dia beli tadi sore dengan harga ratusan dollar itu di lemparkan ke danau begitu saja,


"Hiyaaaaaa....


Byuurrrrr...


Byuuuurrr....


"Huh rasakan itu!!" dengan puas snow mengejek high hill nya yang sudah berenang di danau,


Muyan yang tadinya tertegun dengan sikap ke kanak2kan snow kini dia ketawa terbahak-bahak,


"Ppptttt... bhahahahahahah... aku tidaj menyangka gadis yang memiliki julukan Dewi kematian punya sikap seperti ini" kata Muyan dan kembali tertawa.


Snow menoleh pada muyan dan berdecak,


"Ck! Huuuwwwuuhh... kamu lagi,kamu lagi... kenapa kamu masih mengikutiku!!" protes snow tapi muyan tidak mempedulikan protesan nya dia malah terus tertawa


"Hahahaha....

__ADS_1


"Iiiiiiiiihhh... Berhenti tertawa!!! tawa mu itu membuat rasa geram ku kembali lagi tauuuuu!!!!" snow kembali protes, karna muyan masih tetap ketawa, Akhirnya snow mendekat dan kali ini snow mengacak-ngacak rambut Muyan.


"Hahahaha... rasakan ini" snow ikut tertawa sambil berjinjit karna Muyan lebih tinggi darinya.


Muyan sedikit terkejut karna snow berani mengacak-ngacak rambutnya, Secara tidak ada yang berani menyentuh kepalanya tanpa seizin darinya, bahkan nyamuk pun tidak berani singgah di kepala nya kalau pun ada Muyan akan langsung membantai sekeluarga si nyamuk itu๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…


Tapi kali ini muyan tidak marah, justru dia malah tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari snow, lalu tanpa sadar dia melingkarkan ke 2 tangan nya di pinggang snow, kemudian Muyan mulai berjalan mundur.


Karna posisi snow sedang berjinjit untuk mengimbangi tinggi muyan, itupun tidak sampai๐Ÿ˜… Snow pun terbawa oleh tarikan muyan sampai punggung muyan terhenti oleh mobil milik snow dan menyandar di sana, semenjak snow di tarik dia sudah menghentikan aksi mengacak-ngacaknya Snow mulai manatap muyan dengan tatapan rumit, dalam pelukan muyan


Tatapan mereka pun saling bertemu untuk beberapa saat lalu tiba2 snow memalingkan wajahnya ke arah lain,


Ada perasaan aneh yang snow rasakan dan entah kenapa dia tidak bisa menatap mata muyan secara langsung lagi,


Walau pun itu malam hari tapi masih terang oleh cahaya lampu yang ada di sana.


Ta lama kemudian mereka di kejutkan oleh suara panggilan telpon milik smow, Sontak snow pun melepaskan dirinya dari pelukan muyan. lalu dengan konyol nya snow bejalan mendekati pagar dan menoleh ke arah bawah danau seperti sedang mencari sesuatu,


Muyan sedikit heran dengan sikap snow, kemudian dia pun mendekat dan bertanya.


"Snow, apa yang kamu cari ???"


"Emm... apa aku sudah melemparkan ponsel ku ke danau ya ??!" kata snow, Muyan pun tersenyum sambi menepok jidatnya kemudian menarik snow ke arah mobil milik snow,


Snow hanya mengikuti muyan kemudian Muyan menghadapnya lalu dia menjentikan jarinya ke kening snow sambil bicara.


"Ctak!


"Aduh!"


"Dasar bodoh !! jika ponsel mu sudah di lempar ke danau, kamu tida akan lagi mendengar suara panggilan nya" ucap Muyan yang sedikit menahan tawanya,


"O'iya yah... uuhh, ada apa dengan ku?" kata snow yang di akhiri menepok kening nya sendiri. snow pun membuka pintu penumpang mobil dan mengambil ponselnya, kemudian snow pun melihat nama yang muncul di layar ponselnya lalu dia mengangkat panggilan itu.


"Hallo bibi... ada apa ??" tanya snow


Tapi snow hanya mendengar suara berisik dari ujung telpon.


"Ha-halo! no-nonaaa.. toloooong!!"


.


.


.


.


.


.


.


Hallo guys,,, maaf kan author ya karna author tida bisa up setiap hari,,, dikarnakan authornya punya pekerjaan yang ng bisa online tiap hari,,, terima kasih banyak yang udah mau baca cerita author sampai sekarang ini,,,,

__ADS_1


Cerita ini mungkin akan ngabisin sampai ratusan episode ,,,, dan autor harap kalian terhibur dengan cerita author ini,


Dan jangan lupa like dan comenya ya kalo udah mampir๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2