The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Gadis Penolong Part 2 Memberi Harapan


__ADS_3

***


Gadis itu langsung mendongakan kepala nya memandang langit..


"Sumber dari penderita'an ku adalah karna aku tidak bisa membangunkan kekuatan roh, ayah saudara2 ku dan keluarga yang lain'nya, terus menghina aku dan ibuku, sebenarnya aku tidak terlalu mempersalahkan jika hanya aku saja yang mendapat tekanan atas ketidak adilan ini. tapi yang jadi masalah adalah ibuku ikut terbawa menderita karna aku, kau tau! aku ingin sekali melihat ibuku tersenyum bahagia karna aku.. tapi... malah.." ,,, ucapan gadis itu menggantung, perasa'an nya kini kembali di selimuti kesedihan.


Fei-ling yang sedang memperhatikan raut wajah gadis itu, tiba2 dia langsung meraih pergelangan tangan si gadis dan langsung menyentuh denyut nadi'nya, tentu perlakuan fei-ling membuat gadis itu terkejut dan langsung bertanya.


"Eh... apa yang sedang kamu lakukan ?" ,,,


Ssssttttt....


Fei-ling memintanya untuk diam.. tak lama kemudian fei-ling kembali menatap wajah si gadis.


"Nona, siapa nama mu?" ,,, tanya fei-ling.


"Em.. aku.. Li Chang-rhu" ,,, jawab nya.


"Baik nona chang-rhu sejak kapan kamu tidak bisa berkultivasi?" ,,, tanya fei-ling.


"Aku fikir semenjak 7 tahun" ,,, jawab nya.


"Apa sebelum kamu berusia 7 tahun kamu bisa menggunakan kekuatan roh?" ,,, tanya fei-ling.


"Em... sepertinya bisa.. tapi sangat lemah" ,,, jawab chang-rhu sedikit tidak yakin.


"Oke, aku mengerti sekarang!" ,,, kata fei-ling.


"Eh... apa nya yang mengerti?" ,,, tanya charu-rhu keheranan.


Fei-ling pun menarik nafas panjang lalu memegang ke 2 pundak chang-rhu dan mengambil posisi duduk berhadapan dengan nya.


"Aku tanya sekali lagi, apa kamu benar akan bahagia jika kamu berhasil membangun kekuatan roh mu ?" ,,, tanya fei-ling tegas.


"Ten.. tentu saja walau pun itu sangat lemah, setidak nya aku bisa membuktikan pada ayah dan ibuku kalah aku bukan sampah" ,,, jawaban chang-rhu.


"Apa hanya itu?" ,,, tanya fei-ling.


"Tentu saja tidak, kalau aku kuat aku ingin melindungi orang2 yang aku sayangi" ,,, jawaban nya kali ini dengan tegas.


Fei-ling langsung tersenyum mendengar jawaban yang terakhir dari chang-rhu.


'-'


"Nona chang-rhu, sebenarnya kamu bukan tidak bisa membangun kekuatan roh, tapi ada racun tinggal di meridian mu, dan racun itu sudah menyebar ke 17 titik dantian mu. jadi untuk menghancurkan racun itu kamu membutuh kan pil pelebur tulang yang sempurna, dan saat kamu menggunakan pil tersebut. kamu harus berada di tempat yang mengandung energi roh yang padat" ,,, kata fei-ling.


"Karna racun ini bersifat setia, setelah racun ini di hancurkan jika tidak langsung mengisi penuh meridian mu, maka racun'nya akan kembali menempati meridian" ,,, sambung feu-ling.


Chang-rhu menjadi tidak semangat, walaupun dia mendengar bahwa dia memiliki kesempatan untuk membangkitkan kekuatan roh nya.

__ADS_1


"Kenapa kamu malah tidak semangat?" ,,, tanya fei-ling.


Chang-rhu pun menatap fei-ling lalu menghela nafas.


"Hhh.. kamu tidak tau? untuk mendapatkan pil pelebur tulang tingkat rendah saja rasa nya tidak mungkin, karna pil itu sangat langka. kalau pun ada pasti harga nya sangat mahal, aku memang seorang putri perdana mentri di kerajaan bailan. tapi aku yakin ayah ku tidak akan membuang-buang uang yang banyak untuk seorang sampah sepertiku, di tambah lagi tempat yang memiliki kekuatan roh yang padat, itu mungkin hanya ada di akademi2 saja. dan untuk masuk kesana pasti akan di persulit" ,,, keluhan chang-rhu.


Fei-ling kembali mengangkat wajah chang-rhu.


"Nona, asal kamu punya tekad yang kuat pasti akan slalu ada jalan untuk di lewati" ,,, kata fei-ling.


"Lalu apa aku punya kesepatan?" ,,, tanya chang-rhu.


"Tentu saja... kalau kamu mau aku akan membuatkan pil pelebur tulang yang sempurna untuk mu, dan aku juga berencana akan menbawamu ke hutan ayakashi. aku dengar di sana ada banyak tempat yang memiliki kekuatan roh yang kental. seperti danau air hitam, kolam mata air roh, lembah pohon kehidupan, goa api suci, lembah api abadi dan masih ada banyak lagi 1001 rahasia yang belum terungkap" ,,, kata fei-ling.


"APA!!.. jadi kamu juga seorang ahli kimia? dan kau akan menolong ku?" ,,, kata chang-rhu dia seperti mendapatkan kembali oksigen untuk bernafas, tapi kemudian dia kembali cemas.


"Tapi... aku dengar hutan ayakashi itu sangat berbahaya" ,,, sambung chang-rhu.


"Aku tau, tapi hanya itu satu2nya kesempatan mu, aku tidak akan memaksamu, tapi jika kamu ingin keluar dari ke tidak adilan ini, aku akan membantu semampuku" ,,, kata fei-ling.


Mata chang-rhu pun berbinar lalu dia meraih ke 2 tangan fei-ling.


"Terimakasih banyak nona, o'ya ngomong2 aku belum tau siapa nama mu?!" ,,, tanya chang-rhu.


"Ooh.. benar kamu bisa memanggil ku fei-ling" ,,, jawaban nya.


"Senang bisa berkenalan dengan mu, o'ya bagaimana kalau aku panggil kamu ling'er ngga apa2 kan?" ,,, tanya chang-rhu.


"Em... itu... jadi kapan kamu bisa membuatkan pil pelebur tulang untukku" ,,, tanya chang-rhu dengan hati2 dia tidak ingin menyinggung perasa'an teman baru'nya.


"Em... sebenarnya aku punya bahan2 untuk membuat pil pelebur tulang, tapi jika ini untuk menghancurkan racun yang tinggal di meridian mu, aku butuh beberapa bahan lagi. jadi karna itulah aku berencana mengajak mu pergi ke hutan ayakashi sekalian mencari bahan2 yang kurang" ,,, kata fei-ling.


Chang-rhu terlihat sangat senang lalu dia kembali memberi usulan.


"Ling'er, jika kamu punya waktu luang bagaimana kita melakukan perjalanan ke hutan ayakasyi malam ini, soal nya aku ingat kaka laki2 pertamaku besok akan pergi ikut mengontrol di perbatasan kota, jadi kalau kita pergi besok aku takut kita tidak bisa keluar" ,,, kata chang-rhu.


"Tapi kenapa kakamu ikut mengotrol?" ,,, tanya fei-ling.


"Hm... tentang itu, aku dengar akhir2 ini ada banyak sekali kasus penculikan gadis muda. jadi pihak keraja'an memperketat keamanan, dan besok adalah giliran kaka laki2 ku" ,,, jawaban chang-rhu.


"Owh... itu tidak masalah, tapi kamu harus menemui ibumu dulu sebelum pergi. karna kita tidak tau berapa lama kita akan menghabiskan waktu" ,,, kata fei-ling.


"Tentu, aku akan menemui ibuku dulu. 0'ya apa yang akan kamu lakukan pada 4 pria jahat itu?!" ,,, tanya chang-rhu.


"Tentang itu terserah kamu, karna kamulah yang hampir di celakai oleh mereka" ,,, jawaban fei-ling.


"Owh... aku mengerti!!" ,,, kata chang-rhu.


Kemudian mereka ber 2 bangkit.

__ADS_1


"Baiklah nona chang-rhu, aku akan menunggumu di tepi sungai, dan aku akan menyiapkan 1 set pakaian ganti untukmu" ,,, kata fei-ling.


"Iya, terima kasih ling'er aku akan segera menyusul" ,,, kata chang-rhu.


Setelah itu mereka ber 2 beranjak pergi, fei-ling kembali ke tempat zhelly, sedangkan chang-rhu menghampiri ke 4 pria yang hampir saja mencelakai'nya.


"Hm... saat ini aku memang masih sampah, tapi sebentar lagi aku akan memutar balikan keada'an... kaka tunggu aku, aku akan membalas setiap perlakuan2 yang tidak adil, seperti biasa yang slalu kalian berikan padaku" ,,, gumam chang-rhu.


Kemudian dia mengambil golok milik salah satu dari ke 4 pria jahat itu.. tanpa ada kata ampun lagi chang-rhu langsung menebas leher mereka hingga terpisah dari tempat'nya masing2.


Sedangkan di tempat fei-ling, dia menarik nafas panjang. karna dia sudah tau apa yang akan di lakukan oleh chang-rhu.


"Huftt... apakah ini akan baik2 saja?! walaupun ke 4 pria itu berniat mencelakai nya, tapi dia tidak perlu melakukan sesuatu yang kejam seperti ini" ,,, gumam fei-ling. sebenarnya dia sedikit menyesali perbuatan chang-rhu.


***


Setelah chang-rhu selesai dengan urusan'nya dia datang menghampiri fei-ling dan langsung membersihkan diri, lalu mengganti pakaian dengan pakaian yang sudah di siapkan oleh fei-ling.


Kemudian tanpa banyak bicara lagi mereka ber 2 pergi kembali ke kota besar menaiki kuda hitam milik fei-ling.


*ooo*


Setelah kepergian 2 gadis cantik itu, tiba2 2 bayangan hitam keluar dari tempat persembunyian nya, dan tidak lain mereka adalah pengawal bayangan dari divisi elang putih yang di tugaskan oleh tuan muda peei untuk mengawasi fei-ling.


"Haishh... tidak di sangka ternyata putri ke 3 dari perdana mentri li, selain di tindas karna tidak bisa berkultivasi dia juga mendapatkan perlakuan tidak adil dari keluarga nya" ,,, kata si elang 1.


"Iya benar, tapi yang membuat aku tertarik adalah gadis yang bernama fei-ling, jika aku tidak salah tebak sepertinya usia dia hanya sekitar 15 atau 16 tahun saja. tapi dia sudah tau tentang ahli kimia" ,,, kata si elang 2.


"Tapi apa aku tidak salah dengar, aku ingat cara membuat pil pelebur tulang harus menggunakan roh api. apa menurutmu aku bisa melakukan'nya?" ,,, kata si elang 1.


"Em... entah lah.. sekarang kita harus membagi tugas, elang 1 kamu pergilah ke tempat tuan muda peei untuk memberi taukan apa saja yang baru kita dengar tadi, dan tanyakan padanya apakah kita harus mengikutu mereka sampai ke hutan ayakashi" ,,, kata si elah 2.


"Iah, aku mengerti" ,,, jawab su elah 1.


Setelah itu mereka pun pergi menjalankan tugas'nya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


__ADS_2