The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 092* Tatapan Yang Di Penuhi Kesedihan


__ADS_3

***


"Emm tentang itu... sebenar'nya aku sudah tau dimana dia sekarang!" ,,, kata pangeran chu.


"Itu bagus, lalu apa kau sudah melenyapkan'nya?" ,,, tanya raja bei zhie.


"Emm ini sedikit sulit! karna putri fei-yun di selamatkan oleh murid² dari akademi surgawi, dan sekarang dia tinggal di akademi surgawi! jadi aku mendapat kesulitan untuk mendekati'nya, tapi kalian tenang saja aku sudah mengutus beberapa kultivator tingkat tinggi untuk mengawasi akademi surgawi dari luar, jadi jika putri fei-yun keluar dari akademi maka orang² ku akan langsung bertindak!" ,,, kata pangeran chu.


(Bagi yang lupa ama putri fei-yun bisa di baca lagi di episode 29 dia yang di panggil nona yun-yun)


"Itu ber'arti kita belum bisa duduk santai!" ,,, kata raja bei-zhie.


"Kalau gitu kita percepat saja rencana kita, kita harus buat perang besar ini datang lebih awal! bei-fu, mungkin ini sudah saat'nya kita menggunakan putri an-xue untuk menjadi anak catur kita" ,,, kata pangeran kim.


"Maksud kaka ke 2 bagaimana?" ,,, tanya pangeran chu yang langsung menoleh pada pangeran kim begitu pun dengan raja bei'zhie.


"Aku dengar pangeran jing an-yu kaka ke 7 an-xue, dia sempat berdebat dengan pangeran pertama lang chen-jhi dari keraja'an liang-hwang gara² ada pemberontak dari keraja'an liang-hwang yang bergabung dengan pangeran jing an-yu, lalu tak lama setelah perdebatan terjadi pangeran an-yu mendapat serangan dan terluka parah sampai koma selama 1 minggu, dan setelah kejadian itu kita berhasil menculik putri jing an-xue! jadi kita bisa mengambil kesempatan ini untuk mengadu dombakan keraja'an jian-kang dan kerajaan liang-hwang, aku yakin jika putri an-xue yang mengatakan kalau di balik penculikan'nya ada kaitan'nya dengan pangeran chen-jhi dari kerajaan liang, sudah di pastikan kaisar jing-an pasti akan marah besar, karna kebetulan kaisar jing-an juga sangat mengetahui sikap pangeran chen-jhi itu seperti apa, dia sangat suka pada gadis muda, di tambah waktu acara perburuan antar kerajaan 3 tahun yang lalu pangeran chen-jhi sempat menggoda putri petama jing xiao-yin dan putri ke 8 jiang-sese!" ,,, penjelasan pangeran kim yang di ahiri senyuman evil.


"Aah benar juga! kalau begitu aku akan segera mengirim an-xue kembali ke jian-kang, lagi pula biji iblis yang ada di dalam tubuh'nya sudah tertanam dengan sempurna!" ,,, kata pangeran chu.


"Itu bagus sekali, dengan begitu kita bisa mengendalikan an-xue dengan mudah dan... " kata² raja bei-zhie terhenti karna tiba² mereka mendengar suara ranting patah.


"SIAPA DI SANA?!" ,,, bentak raja bei zhie yang langsung menatap tajam pada 1 rungkun tanaman bunga.


Sedangkan pangeran kim dia langsung bergegas menghampiri rungkun tanaman tersebut lalu menyingkapkan dedaunan di sana, tapi tidak ada siapa pun di sana, dia hanya melihat rumput yang baru saja ter'injak oleh kaki manusia dan ranting kering yang sudah patah, cepat² dia menoleh ke belakang dan membuat perintah.


"PENGAWAL!! cepat periksa seluruh taman ini dan seret siapa saja orang yang kalian temui!" ,,, perintah'nya.


"Baik pangeran!" ,,, jawab para pengawal serempak, setelah itu mereka pun berpencar.


"Adik ke 2 apa kau menemukan sesuatu?" ,,, tanya raja bei-zhie.


"Yah, ada seseorang yang mendengar pembicara'an kita!" ,,, jawaban pangeran kim.


Kemudian pangeran chu pun menghampiri tanaman rimbun yang menjadi tempat persembunyian seseorang, tak lama dia menemukan tusuk rambut dengan hiasan beberapa kuntum bunga sakura putih, samar² dia mengenali tusuk rambut tersebut. pangeran chu langsung meraih tusuk rambut tersebut lalu menyimpan'nya di balik lengan pakaian'nya sambil melamun.


'Ini... ini tidak mungkin milik si srigala kecilku kan?!' ... batin pangeran chu.


"Adik ke 3 apa kamu menemukan sesuatu?" ,,, tanya raja bei-zhie.


Pangeran chu pun langsung menoleh pada ke 2 kaka'nya yang sedang memandang ke arah'nya.


"Em... t-tidak ada kak! aku hanya melihat ranting kayu yang sudah patah!" ,,, jawaban pangeran chu lalu dia kembali melangkah menghampiri ke 2 kaka'ya.


"Sial! kira² siapa dia? berani'nya dia menguping pembicara'an kita!" ,,, kata pangeran kim.


"Adik ke 2, kau tidak perlu hawatir! ini adalah wilayah kita, sekalipun dia adalah penyusup yang berhasil menyelinap masuk masuk, dia tidak akan mudah untuk bisa keluar dari sini, karna 90% penduduk yang tinggal di lembah sunyi ada dalam kendali kita!" ,,, kata raja bei-zhie.


"Apa yang kaka besar katakan benar! sekarang yang kita perlukan adalah memperketat keamanan" ,,, kata pangeran chu.


Kemudian dia meminta salah satu bawahan'nya untuk menjebloskan orang² yang di curigai ke dalam penjara bawah tanah.


o0o


Di tempat lain, seorang gadis cantik berpakaian seraba putih dan bercadar putih sedikit transparan, dia sedang berjalan tergesa-gesa dengan pandangan beberapa kali menoleh ke belakang.


'Sial, bisa²nya aku ketauan!' ... batin si gadis yang tidak lain dia adalah huilan.


Tak lama dia melihat beberapa orang pengawal sedang menangkap para pelayan yang berlalu lalang di sekitar taman.


"Gawat, mereka sudah bergerak!" ,,, gumam huilan yang langsung mempercepat langkah'nya.


Huilan terus berjalan cepat sampai² dia tidak memperhatikan ke arah mana dia melangkah, di karnakan dia tidak terlalu fokus ke depan akhir'nya dia malah menabrak seseorang.


BUG!

__ADS_1


"Aaahhh...


Huilan hampir terjatuh ke arah belakang, tapi tidak jadi karna orang yang tak sengaja dia tabrak langsung meraih tangan huilan sehingga jatuh pun bisa terhindar, huilan pun memandang pada orang yang sedang menolong'nya dan membuat'nya tertegun.


Seorang pemuda berjubah hitam dan sangat tampan, saking tampan'nya sampai² huilan menelan salifah'nya sendiri.


Glup!


'T-tampan sekali' ... batin huian.


Untuk beberapa saat huilan terus memandang tanpa berkedip dengan posisi tubuh masih condong ke belakang, dan tangan masih di pegang oleh pemuda berjubah, tapi exspresi si pemuda berjubah itu menunjukan sikap yang dingin dan menatap tajam pada huilan.


Tak lama huilan pun di kejutkan oleh suara teriakan beberapa orang pelayan karna mereka di tangkap secara mendadak oleh para pengawal, huilan pun langsung berdiri dengan benar lalu dia menoleh ke belakang untuk beberapa saat, setelah itu dia kembali menoleh pada pemuda berjubah dan langsung menunduk sambil minta maaf.


"Tuan maafkan saya, saya benar² tidak sengaja, saya harap tuan tidak marah dan tidak menyimpan dendam kedepan'nya!" ,,, kata huilan dengan sopan.


"Sekali lagi saya minta maaf! sekarang saya harus segera pergi!" ,,, kata huilan yang langsung melangkah ke samping berniat untuk segera pergi, tapi baru saja huilan melangkah tiba² pemuda berjubah itu kembali meraih tangan huilan dan langsung menarik huilan ke dalam pelukan'nya.


Setelah itu 1 tangan si pemuda memeluk kepala huilan sehingga seluruh tubuh huilan tertutup oleh jubah hitam si pemuda.


"Hei! apa yang kamu lakukan Mmm... " tanpa di sadari cadar'nya sudah berhasil di lepas oleh si pemuda.


Huilan terus berontak mencoba melepaskan diri dari dekapan si pria.


"Mmm..." ,,,


Pak... pak... pak...


Ke 2 tangan huilan terus menepak-nepak dada si pemuda dan terus mencoba untuk menciptakan jarak, tapi tidak peduli seberapa kuat dia mencoba mendorong, si pemuda tetap tidak melepaskan pelukan'nya.


"Mmm..."


"Hei apa yang kalian lakukan?!" ,,, tegor seorang pengawal yang sudah ada di dekat mereka ber2, huilan pun langsung diam mematung sedangkan si pemuda yang memeluk huilan dia langsung menoleh pada rombongan pengawal sambil menyebarkan aura membunuh yang cukup kuat, para pengawal pun langsung gemetar ketakutan sambil minta maaf.


"PERGI!!" ,,, kata pangeran yuan.


"B-baik yang mulia!" ,,, setelah berkata demikian para pengawal pun bergegas pergi meninggalkan mereka ber2 sambil berbisik-bisik.


"Ck sial sekali kita bertemu pangeran yuan! beruntung dia tidak langsung membunuh kita!" ,,,


"Benar, tapi aku tidak pernah menyangka dia sedang berciuman dengan seorang wanita di tempat terbuka, aku ingat pangeran yuan tidak pernah tertarik pada wanita² cantik manapun yang ada di lembah sunyi, bahkan di kerajaan'nya pun dia slalu mengabaikan para gadis bangsawan yang sudah di pilih menjadi selir'nya" ,,,


Itulah omongan² yang sempat di dengarboleh huilan dan membuat'nya semakin merasa kesal.


'Sial! siapa yang sedang berciuman!! dia hanya membungkam ku dengan telapak tangan'nya!' ... batin huilan mulai mengoceh.


Para pengawal pun suah hilang dari pandangan, tapi pangeran yuan masih belum juga melepaskan huilan dari pelukan'nya dan masih membungkam bibir huilan, huilan yang sudah merasa kesal sejak tadi akhirnya dia nekad menggigit telapak tangan pangeran yuan.


"Mmm... eekkhh...


Mendapat gigitan dari huilan pangeran yuan langsung mendorong huilan sampai tercipta jarak, tapi dia hanya melepaskan huilan dari peluakan'nya saja, setelah itu mencekik leher huilan. tentu untuk beberapa saat huilan benar² tidak bisa bernafas karna tercekik.


Pangeran yuan terus menatap tajam pada wajah huilan, untuk beberapa saat dia terlihat cukup terkejut setelah melihat keseluruhan wajah huilan, tapi tak lama pandangan yang tadi'nya seperti ingin memakan orang kini berubah menjadi sayu, dan tergambar kesedihan yang mendalam di dalam tatapan'nay.


Perlahan pengeran yuan pun melepaskan cangkraman tangan'nya dari leher huilan, dan meninggalkan bekas merah. huilan pun berniat untuk mundur tapi lagi² pangeran yuan menahan'nya.


"Apa lagi yang kau inginkan?!" ,,, huilan membantak.


Tapi pangeran yuan terlihat tidak peduli bentakan dari'nya dan exspresi'nya masih terlihat sedih, lalu dia mengeluarkan sehelai syal putih kemudian dia memasangkan syal tersebut ke leher huilan untuk menutupi bekas cengkraman tangan'nya yang terlihat kontras karna kulit yang putih lau,


"Maaf!" ,,, 1 kata yang ter'ucap dari pangeran yuan.


"Hah?!" ,,, huilan kebingungan dan kembali mematung.


Dia benar² tidak mengerti dengan sikap pangeran yuan yang sebentar panas dan sebentar lagi dingin, pangeran yuan tau apa yang sedang di fikirkan huilan, tapi dia tidak mau menjelaskan apa2.

__ADS_1


Setelah kata maaf ter'ucap pangeran yuan mengangkat tangan huilan lalu dia meletakan sebuah belati berwarna hitam legam dan 2 botol porcelain putih kecil ke telapak tangan huilan.


"Belati hitam ini sangat tajam dan beracun, sekali goresan kecil jika dalam 3 hari tidak mendapat obat penawar'nya maka dia akan mati, dan di dunia ini hanya ada 3 butir penawar, aku berikan 2 butir padamu sedangkan yang satunya aku simpan sendiri!" ,,, kata pangeran yuan setelah itu dia pergi meninggalkan huilan yang masih mematung.


'Paras gadis ini memiliki banyak kemiripan dengan'nya! Di nuwa... aku benar² sangat merindukan mu' ... batin pangeran yuan sambil melangkah pergi dan tanpa bisa di hentikan air mata pun langsung meluncur dari sudut mata'nya.


Sedangkan huilan dia terus menatap punggung pangeran yuan sampai hilang dari pandangan.


"Kenapa dia membantu ku? dan apa maksud dari tatapan'nya itu..." gumam huilan sambil memandang belati hitam yang ada di tangan'nya.


"Tatapan'nya di penuhi oleh kesesediahan!" ,,, kata huilan dia benar² tidak mengerti dengan sikap pangeran yuan pada'nya karna ini adalah pertama kalinya mereka bertemu.


"Haishhh.. sudahlah! anggap saja hari ini aku sedang beruntung" ,,, gumam huilan.


Kenudian huilan pun meninggalkan taman lalu pergi ke tempat yui-lin, setelah bertemu yui, yui langsung menarik tangan huilan dengan tergesa-gesa menuju pintu depan istana.


"Hei yui, jalan'nya santai sedikit! kenapa harus terburu-buru?" ,,, huilan mengeluh.


"Aiya... lan'er, kita harus segera masuk ke istana, raja bei-zhie dan ke 2 pangeran sudah masuk lewat pintu samping istana, jadi kalau kita terlambat nanti bisa² mereka mencurigai kita!" ,,, kata yui dengan nada yang rusuh.


Huilan pun langsung diam dan kembali fokus pada langkah kaki'nya, setelah sampai di depan istana yui pun melepaskan tangan huilan lalu dia kembali bersikap normal dan berjalan di belakang huilan layak'nya seoran pelayan dan tuan.


Sebelum huilan sampai di pintu istana, dia kembali melihat pangeran yuan sedang berjalan menaiki beberapa anak tangga yang menuju pintu masuk istana, dia di ikuti oleh 2 orang pengawal pribadi, kali ini pangeran yuan sudah tidak memakai jubah lagi dan penampilan'nya jauh lebih tampan di banding saat tadi bertemu di taman.



Penampilan Pangeran Yuan👆


Huilan memandang pangeran yuan dan pengeran yuan sendiri membalas tatapan dari huilan tanpa menghentikan langkah'nya, yui yang merasa heran karna tiba2 huilan berhenti mendadak, dia pun menoleh mengikuti kemana arah huilan memandang.


"Lan'er ada apa?" ,,, tanya yui.


"Siapa dia?" ,,, tanya huilan tanpa menoleh ke arah yui karna pandangan'nya tertuju pada pangeran yuan.


"Oh dia, dia adalah putra mahkota dari kerajaan YAN nama'nya Liu Zheng-Yuan!" ,,, jawaban yui yang ikut memandang ke arah pangeran yuan.


"Apa dia termasuk orang² dari lembah sunyi?" ,,, tanya huilan.


"Aku tidak terlalu pasti, tapi jika tebakan aku tidak salah sepertinya hubungan pangeran yuan dan istana lembah sunyi hanya sebatas bisnis! karna setiap dia berkunjung dia slalu membawa banyak barang, dan saat dia pergi meninggalkan tempat ini dia akan membawa banyak senjata!" ,,, kata yui.


"Senjata?" ,,, tanya huilan.


"Iya senjata, aku pernah memberitau mu kan, salah satu propesi orang² lembah sunyi adalah membuat senjata berkualitas tinggi!" ,,, kata yui.


"Owh... aku mengerti!" ,,,


Setelah berkata demikian huilan pun kembali melangkah masuk karna pangeran yuan sudah masuk terlebih dulu.


.


.


.


.


.


.


.


***Tbc


Episode selanjut'nya up besok senin.

__ADS_1


__ADS_2