
***
Seketika xia'er berhenti dengan raut wajah yang berseri karna telah menemukan sedikit petunjuk tentang keberada'an salah satu putri kembar yang telah di titipkan oleh ratu nua.
 - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Xia'er pun berbalik berniat untuk menghubungi bawahan'nya dan meminta mereka untuk memeriksa seluruh orang yang ada di lembah sunyi, namun niat'nya harus di tunda karna raja bei zhie sudah melesat menghampiri'nya, akhir'nya pertarungan antara Wu xia'er dan Chu bei zhie pun terjadi dengan sengit.
Sedangkan di tempat huilan, dia masih memandang kepergian wu xia'er. Tapi tak lama dia pun tersadar oleh suara raungan longxu yang kesakitan.
"0h tidak!! Longxu!!" kejut huilan yang langsung berdiri dan mengambil ancang-ancang untuk bergegas mengendalikan segumpal awan agar segera terbang ke arah pertarungan, tapi...
Krik... Krik... Krik... 🦗🦗🦗
Segumpal awan yang dia naiki tidak bergerak sama sekali
"Eeehh... Kenapa awanya tidak mau jalan?" kata huilan.
"AWAAANN JALAAANN!!!" Teriak huilan.
Tapi segumpal awan itu masih tidak merespon, huilan pun mulai kesal lalu dia kembali berteriak sambil melompat-lompat.
"AWAANNN!! AYOOO JALAAANNN!! Haruskah aku baca mantra pake bahasa barat??"
..."Cloud Move!!"
Ucap huilan sambil menutup mata, namun tetap tidak ada respon. Akhirnya huilan kembali berteriak kesal dan kali ini sambil mengacak-acak rambut'nya.
"Aaaaarrhhhh... So Disgusting!!!" teriak'nya.
Kemudian suara gelak tawa terdengar dari dalam fikiran'nya.
"Hahahaha... Dasar gadis bodoh!! Awan yang kau pijak ini termasuk artefak terbang yang tercipta secara alami!" ejek jiuxu yang hanya terdengar di telinga'nya saja.
"Aduuhh... Aku tidak butuh info yang berbelit-belit! Jadi langsung saja katakan bagaimana cara mengendalikan'nya!" kata huilan.
"Haisshh... Bukankah kau gadis yang cukup pintar! ...Maksud ku segumpal awan ini dengan artefak terbang bulu phoenix mu itu satu jenis!" kata jiu.
"Owh.. Bilang dong dari tadi!" kata huilan dengan nada yang sedikit sewot.
"Ya ampun..." jiuxu mengeluh.
Kemudian huilan pun bergegas meminum 1 botol porcelain air kehidupan, sedangkan cairan obat di dalam botol porcelain pemberian wu xia'er, dia lebih memilih menyimpan'nya untuk nanti. Setelah itu dia pun menyalurkan kekuatan'nya ke segumpal awan itu, dan setelah selesai dia bergegas pergi ke tempat 2 spirit beast'nya bertarung.
Â
Setelah sampai, huilan tidak langsung membantu longxu dan hakubi yang sedang dalam wujud anak laki-laki ber'usia 12 tahun dan berpakaian serba putih serta jubah putih berbulu ekor tupai di bagian sekeliling kerah jubah'nya. Sedangkan gaya rambut'nya pendek sama seperti gaya anak laki-laki dari dunia modern.
Dari ketinggian, tepat'nya berada di atas puing-puing bangunan 2 tingkat. Dari sana huilan bisa melihat kalau di ujung lapang terdapat 2 lubang cahaya berwarna ungu terang, lubang yang terlihat sama seperti lubang hitam luar angkasa ( Black Hole)... dan di samping salah satu lubang tersebut. Terlihat yui sedang duduk di punggung macan putih lalu di samping'nya ada huangxu, ruge, zufan dan mingye.
Mereka terlihat sedang menungu kedatangan'nya, sedangkan di tengah-tengah lapang terlihat sangat kacau karna ada banyak kultivator yang berseragam dan memakai topeng setengah wajah berwarna putih dengan bentuk sepasang sayap merpati.
Kultivator laki-laki, mereka memakai seragam berwarna ungu terang. Sedangkan yang perempuan, mereka memakai hanfu seragam berwarna biru muda.
Bagi para kultivator laki-laki, kebanyakan dari mereka bertarung melawan pasukan musuh. Sedangkan yang perempuan, mereka bertugas menjaga para tawanan dan menuntun mereka masuk ke dalam lubang cahaya yang berwarna ungu terang yang ternyata ke 2 lubang cahaya itu adalah pintu teleportasi yang akan membawa semua orang keluar dari lembah sunyi.
Tak lama huilan melihat huangxu sedang melambai-lambaikan tangan ke arah'nya, dan tanpa mebuang waktu lagi huilan bergegas turun menghampiri mereka.
__ADS_1
Setelah berada di depan teman-teman'nya, mereka pun tersenyum lega mengetahui kalau huilan baik-baik saja walau di pakaian huilan ada cukup banyak bercak darah terutama di bagian kerah hanfu'nya, tak lama setelah itu huilan pun buka suara duluan tanpa turun dari segumpal awan yang baru saja menjadi artefak terbang terbaru'nya.
"Huang, kau dan yang lain'nya pergilah duluan dan tidak perlu menungguku, karna aku masih harus membereskan ular hitam itu!" kata huilan sambil menoleh ke arah ular hitam raksasa yang sedang bertarung.
Kemudian dia mengeluarkan banyak botol porcelain kecil berwarna putih dan memberikan'nya pada huang, Huang pun menerima'nya sambil bicara.
"Tapi nona, kondisimu masih setengah pulih! Jadi bagaimana kau akan menghadapi'nya? Kau bisa lihat sendirikan kalau ular hitam itu sangat kuat, saking kuat'nya bahkan hakubi dan longxu masih kewalahan untuk mengimbangi'nya!" kata huang yang tampak hawatir.
"Aku tau, tapi aku tidak bisa membiarkan'nya begitu saha! Jadi aku akan mengerahkan seluruh kekuatan yang aku kuasai sekarang dan jika di perlukan Aku akan mencoba melewati batas kemampuanku!" kata huilan yang sudah bertekad.
"Tapi..."
"Aaahhh lihaatt! Ular putih itu sepertinya akan di telan hidup-hidup oleh ular hitam!" kejut salah satu tawanan yang memotong ucapan huang.
Seketika huilan dan yang lain'nya langsung menoleh ke arah pertempuran ke 2 ular raksasa.
"BRENGSEKK!! Menjauh DARI'NYA!!" Teriak huilan yang langsung mengibaskan tangan kanan'nya ke arah ular hitam yang sedang melilit ular putih dan bersiap untuk menelan'nya.
SWOOOSSHHH...
Seketika hembusan angin dingin bertiup kencang lalu terciptalah 2 batang ice sebesar tubuh orang dewasa yang langsung melesat membidik ke arah kepala ular hitam.
Syyuutt.. Syyuutt..
Prangg!! Prangg!!
Bidikan'nya tepat sasaran namun ular hitam itu hanya terkejut dan tidak terluka sedikit pun.
"Tsk!"
Huilan berdecak lalu menggerakan segumpal awan'nya bersiap untuk menghampiri, tapi tiba-tiba huang menghentikan'nya dengan meraih salah satu tangan'nya.
Huilan pun menoleh dan mencoba meyakinkan'nya.
"Huang, Percayalah padaku. Aku pasti akan baik-baik saja! Jadi pergilah dan tolong obati yui serta yang lain'nya" kata huilan.
Dengan berat hati akhir'nya huang pun melelaskan tangan huilan, dan huilan sendiri langsung pergi menghampiri ke 2 ular raksasa.
Setelah posisi huilan berada di dekat ke 2 ular yang saling melilit, dan hakubi yang sedang dalam wujud anak manusia itu, dia pun menghampiri dan berdiri mengambang tidak jauh di samping kanan huilan.
"Master maaf, meskipun aku keluar untuk membantu tapi sepertinya aku tidak bisa mengurangi cedera pada longxu! Aku fikir setelah aku menginjak tingkat 17 aku bisa mengalahkan setiap musuh yang master temui" kata hakubi dengan nada yang menyesal.
"Jangan sedih, aku bisa mengerti ko! Kekuatan ular hitam bertanduk satu itu memang berada jauh di atas kalian! Jadi untuk melawan'nya sekarang kita harus menggabungkan kekuatan kita ber 3!" kata huilan.
"Apa master sudah punya rencana?" tanya hakubi.
Tapi huilan tidak langsung menjawab pertanya'an hakubi dan malah membuka koneksi telepati pada hakubi dan longxu yang masih mempertahankan diri dari cengkraman ular hitam.
"*Longxu, Hakubi, dengarkan aku... Aku akan mencoba menahan pergerakan ular hitam itu, dan sementara itu kalian berdua seraplah esens kekuatan dari 2 tangkai roh bunga kristal! Lakukan dengan instan lalu pusatkan ke 1 energi penghancur terkuat kalian, setelah itu serang musuh kita secara bersama'an! Apa kalian mengerti?" tanya huilan lewat telepati.
"Baik, akan kami usahakan!" jawab mereka ber 2 dengan serempak*.
Setelah itu longxu yang masih di lilit ular hitam bertanduk itu tiba-tiba dia menghilang lalu kembali muncul tidak jauh di samping kiri huilan dan masih dalam wujud ular putih raksasa'nya, tapi tubuh'nya sudah di penuhi luka. Sedangkan hakubi dia masih melayang di ketinggian tepat tidak jauh di samping kanan huilan.
Ular hitam yang melihat longxu kembali muncul di samping kiri huilan, dia pun bergegas menghampiri untuk menangkap'nya lagi, namun baru saja dia maju tiba-tiba sebuah pola arrai yang berbentuk rumit dan dari setiap garis pola arrai itu memancarkan cahaya emas. Pola tersebut tiba-tiba muncul di bawah tubuh panjang'nya, selang beberapa detik munculah 17 rantai ber'ukuran jumbo dari sekeliling pola arrai dan dari setiap rantai itu memancarkan cahaya berwarna emas.
Ke 17 rantai itu langsung melilit tubuh ular hitam dari segala arah... Raung kesakitan dari mulut ular hitam itu langsung menggema sampai beberapa KM, tentu semua orang langsung terkejut, tapi orang yang paling terkejut ialah Wu xia'er. Dari kejauhan, dia dan raja bei zhie bisa melihat'nya dengan jelas.
__ADS_1
"Astoge!! Bukankah itu adalah tehnik dewa yang biasa di pakai oleh dewa cahaya??" batin wu xua'er.
Sedangkan di tempat huang, dia, ruge, zufan dan mingye serta seluruh bawahan wu xia'er, mereka menyaksikan dengan raut wajah yang terkagum-kagum terhadap sosok huilan.
"Astoge! Sebenar'nya seberapa besar kekuatan nona lan? Ular putih yang sudah berada di tingkat 15 saja tidak mampu menghentikan pergerakan ular hitam itu!" kata ruge.
Sedangkan yang lain'nya hanya fokus pada huilan, kemudian mereka kembali di kejutkan oleh kemunculan 2 tangkai roh bunga kristal yang melegenda.
2 Tangkai roh bunga kristal itu tiba-tiba muncul tepat tidak jauh di atas kepala ular putih dan atas kepala anak laki-laki yang tidak lain dia adalah hakubi (Sang rubah salju ber'ekor 9).
"Apa! apa aku tidak salah lihat? Itu adalah roh bunga kristal yang legendaris itu..."
"Aku ingat bunga kristal itu hanya akan mekar setiap 150 tahun sekali! Itupun hanya 1 kuntum di setiap tempat yang memiliki energi spiritual yang pekat"
"Tidak mungkin, itu pasti palsu!..."
"Dasar bodoh!! Apa kau tidak merasakan aura'nya yang begitu pekat dan murni!"
"Jadi maksudmu itu benar-benar asli?!"
Itulah komentar dari orang-orang yang menyaksikan, sedangakan longxu dan hakubi. Mereka sedang berusaha keras untuk menyerap kekuatan yang terkandung di setangkai bunga kristal dengan cara instan.
Hakubi dan longxu mulai terlihat sedang menahan kesakitan yang luar biasa akibat sedang memperbesar ruang spiritual secara besar-besaran dalam waktu singkat.
"Ya AMPUUUN!! Apa ular putih dan anak laki-laki itu sudah gila?? Menyerap kekuatan dari roh bunga kristal sekaligus seperti itu akan membuat tubuh mereka meledak karna terlalu memaksakan diri menyerap energi murni sebesar itu!" kata zufan.
Tapi tak lama setelah dia bicara tiba-tiba di depan ke 2 telapak tangan hakubi yang sedang mengarah ke depan itu muncul bola api berwarna biru, mulai dari sekecil bola ping-pong lalu membesar sampai ke bentuk bola api raksasa.
Sedangkan di depan ular putih raksasa muncul bola ice yang memancarkan aura dingin mencekam dan hal itu bisa di rasakan oleh semua orang yang ada di sekitar... Ukuran bola ice itu juga sama seperti bola api biru, ber'awal dari sekecil bola ping-pong sampai ke ukuran bola ice raksasa, tapi beda'nya bola ice itu membesar secara perlahan.
Huang yang pertama kali menyadari betapa berbahaya'nya aura dari bola ice longxu, dia pun menjadi panik lalu berteriak memberi peringatan.
"BAHAYA!!! Semuanya cepat berkumpul dan bersatu untuk membuat pelindung! Cepat! CEPAAATTT!!" Teriak huang.
Seketika semua bawahan wu xia'er langsung merespon karna mereka juga merasakan tekanan yang sangat luar biasa mengerikan, jadi saat mendengar peringatan dari huang merekapun bergegas berkumpul di dekat 2 lubang teleportasi berada, dan langsung menggabungkan kekuatan untuk membuat formasi pelindung berlapis-lapis yang berwujud seperti permuka'an balon dari sabun😅.
Sedangkan dari pihak musuh, mereka langsung membuat pelindung'nya masing-masing karna rekan-rekan mereka sudah ada banyak yang tumbang di tambah kekompakan mereka sudah terpecah belah.
Kemudian setelah bola ice dan bola api biru memiliki ukuran raksasa yang sama, ke 2 tangkai bunga kristal pun hancur menjadi debu dan lenyap di udara kosong. Dan di saat yang bersama'an, huilan yang sedang berdiri tegak di atas segumpal awan dengan posisi ke 2 tangan merapatkan jari-jari'nya membentuk segitiga di depan dada, dan seluruh tubuh'nya mulai gemetar serta darah yang masih hangat mulai mengalir dari salah satu sudut bibir.
Huilan pun memaksakan untuk memberi arahan meskipun dada'nya mulai tersasa sesak dan nafas mulai tidak ber'aturan.
"Hufh.. Hufh.. Ha-kubih.. Hufh.. Longxuhh.. La-kukaannnh yangh ter-ba..ik!"
Setelah mendapat arahan seperti itu, bola api biru dan bola ice yang berwarna putih kebiru muda'an itu langsung melesat dengan cepat, secepat kecepatan suara dan membidik ular hitam bertanduk yang masih meraung kesakitan karna mencoba keras untuk melepaskan diri.
Swoosshh... Swoosshh...
BBOOOMMMM 🌋☄
Seketika semua pandangan menjadi putih akibat ledakan yang sangat dasyat sampai gelombang kejut'nya saja mampu menghancurkan dan memporak porandakan apa saja yang ada di seluruh keraja'an lembah sunyi termasuk orang-orang yang tidak tau apa yang sedang terjadi.
Nasib ular hitam itu sudah pasti hancur menjadi debu, sedangkan untuk huang, bawahan wu xia'er serta para tawanan yang lain. Mereka berhasil masuk ke pintu teleportasi dan menutup'nya tepat waktu, meskipun sebagian bawahan wu xia'er ada yang terluka parah akibat terkena dampak gelombang kejut karna melindungi orang-orang.
.
.
__ADS_1
.
***Tbc