The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Dunia Modern Part 13 Lin Che Yang Malang


__ADS_3

***


Snow sudah tida bisa bergerak lagi Wajah merekapun semakin merapat di saat bibir Muyan hampir Menyentuh bibir Snow tiba2 mereka di kejutkan oleh suara panggilan dari ponsel😨.


Dengan cepat mereka membenarkan posisi masing2, snow langsung mengangkat telpon tanpa melihat siapa nama yang tertulis di layar dengan tangan yang gemetar.


"Hallo.... hallo...." jawaban snow yang setengah ling-lung, dia masih mendengar suara ponsel berdering, dengan bodoh nya snow kembali menggeser layar ponsel tanpa melihat layarnya, dan kembali menempelkan nya ke daun telinga.


"Hallooo,," kali ini dengan nada sedikit tinggi. Muyan yang melihat snow seperti itu dia sedikit tersenyum geli, tapi itu membuat dia semakin menyukai nya. Kemudian dia meraih tangan snow sambil menunjukan ponselnya.


"Snow itu suara panggilan dari ponselku" kata muyan sambil memperlihatkan layar handphon nya, "Snow aku jawab panggilan dulu ya" Sambung nya dan langsung pergi sedikit menjauh.


Snow yang baru saja sadar dari ling-lung dia langsung menjatuhkan handphon nya dan menutupi wajah oleh ke 2 tangan nya.


"Ya ampun!!! ada apa dengan ku?" ,,, ucap snow yang langsung menyenderkan punggungnya ke kursi untuk beberapa menit, kemudian dia bangkit dan berjalan mengendap-ngendap menghampiri muyan, diam2 dia mendengarkan percakapan muyan dengan seseorang.


Setelah selesai snow langsung lari ke kursi dan bersikap seperti biasa.


Muyan pun kembali dengan wajah sedikit tida senang lalu dia menoleh pada snow.


"Snow ini sudah larut kamu kembali dan istirahatlah, kaka masih ada sedikit urusan dengan papa mu" ,,, kata muyan dan langsung bergegas pergi.


"TUNGGU!!" ,,, Snow menghentikan langkah muyan, diapun menghentikan langkahnya dan menoleh pada snow.


"Ada apa?" ,,, tanya'nya "Emm,,, aku hanya ingin memberitau nama asliku, Nama ku 'Xu Hui Lan' kaka yu harus mengingatnya ya" ,,, Ucapan snow membuat muyan menjadi heran karna ini terlalu tiba2 Seolah-olah dia akan pergi ke tempat yang sangat jauh.


"Xu Hui Lan?! Baik aku akan mengingat nama itu" ,,, kata muyan dan langsung pergi meninggalkan snow.


Snow pun menarik nafas panjang melihat kepergian nya.


"Kaka yu aku tida tau kenapa, tapi aku sangat berharap kalau kita masih punya banyak waktu untuk bisa bercanda tawa bersama lagi, Terima kasih ka untuk semuanya!" ,,, Batin Snow kemudian dia pergi menuju kamarnya.


Setelah kepergian mereka, seorang wanita berpenampilan seperti pelayan yang memiliki luka sayatan di pipikirinya tiba keluar dari tempat yang gelap dan langsung menyunggingkan seringai iblis.


***


Di tempat lain....

__ADS_1


Yu Muyan dan Gu Moran sedang berbincang-bincang di ruang kerja Moran.


"Jadi bagaimana, ada perkembangan dari kasus ini?" ,,, tanya moran.


"Menurut informasi yang aku dapat memang benar snow pernah mendatangi beberapa markas musuh termasuk Geng lim yo, tetapi snow hanya melenyapkan beberapa orang penting saja tida sampai membantai habis semua, bukankah ini aneh, atau memang lim yo yang melebih-lebihkan,


Dan aku mendapatkan informasi ini dari beberapa bawahan putrimu" ,,, jawab Muyan. "Hmm,,, apa kamu sudah memeriksa vidio CCTV?" ,,, tanya Moran.


"Mm,, aku belum menyelidiki sampai ke sana... beri aku waktu sampai lusa" ,,, Kata Muyan. " Tida perlu bukankah besok ada meeting penting, serahkan saja ke beberapa orang kepercayaan kita untuk melakukan nya, aku menginginkan nya besok" ,,, kata Moran. "Maaf merepotkan mu" ,,, sambungnya.


"Tida apa2 lagi pula kitakan satu tim, Baiklah ini sudah larut aku harus segera kembali. 0'y satu lagi, bolehkah aku bertemu snow sebentar ? ada sesuatu yang belum aku berikan padanya" ,,, kata Muyan. Moran menyunggingkan bibir nya lalu menghampiri Muyan dan langsung mencengkram kerah kemeja Muyan.


"Hum!!! ,, jangan berani macam2 dengan putriku dia itu masih kecil" ,,, Canda'an Moran seperti terlihat mengancam.


"Adudududuh.... jangan salah faham kaka Gu, aku hanya ingin memberikan hadiah padanya. bukankah besok adalah hari ulang tahun tepat yang ke 15, dan kaka gu tenang saja aku juga faham ko aku akan menunggunya sampai dia dewasa" ,,, kata Muyan sambil menunjukan kotak hadiahnya.


Moran melirik kotak hadiah itu dan langsung melepaskan cengkraman nya.


"Hmm ,,, walaupun sudah dewasa aku tida akan menyerahkan nya begitu saja padamu" ,,, kata moran sambil memonyongkan bibir nya. Muyan membetulkan kerah baju nya dan langsung lari sambil melontarkan kata2 canda'an.


"Kaka Gu, jika kamu mempersulitku aku akan membawa'nya lari daaaaahhh!!" ,,, kata muyan kemudian dia lari ke luar.


Muyan yang lari hampir saja menabrak lin che, tiba2 sebuah ide pun langsung terlintas di kepalanya "Kaka lin cepat tolongin kaka gu tadi luka nya kembali terbuka" ,,, ucapan muyan dengan nada yang hawatir.


"Apa?! dimana dia sekarang, aku akan segera kesana" setelah berkata demikian tanpa ba-bi-bu lin che langsung pergi dengan tergesa-gesa ke arah yang di tunjukan oleh muyan dengan exspresi nya yang panik. Muyan tersenyum puas melihat kepergian lin che. Kemudian dia pergi ke kamar snow.


***


Di tempat Moran, dia baru saja sampai di depan pintu lalu tiba2 lin che masuk dan langsung memapah moran kembali ke sofa.


"Lin'er apa yang kamu lakukan? jangan menghalangi ku, aku harus mengejar si Muyan bastard itu" ,,, protes moran


"Eh!! mengejar nya ? tapi tadi dia bilang kamu kembali terluka, karna itulah aku ke sini untuk menolong mu" ,,, kata lin che dia sedikit kebingungan. Melihat exspresi lin che seperti itu Moran langsung menyeringai,


"Owhh,, jadi kamu ada di pihak Muyan rupanya, Bagus... bagus...👏👏👏 Sepertinya aku juga harus menghukum'mu" ,,, ucapan moran yang langsung menarik dan merebahkan lin che di sofa.


"Eeh tunggu!! apa maksudmu?" ,,, kata lin che dia semakin tida mengerti tapi bukan jawaban yang dia dapat melainkan bibir Moran yang mulai memainkan bibirnya, lalu giginya pun mulai di hitung yang akhirnya lidah moran semakin masuk kedalam dan bermain di sana.

__ADS_1


Mmm......


Lin che hanya bisa pasrah karna jika dia melawan, itu hanya akan membuat luka moran benar2 kembali terbuka.


***


Di tempat snow, dia sedang sibuk berbincang dengan seseorang di telpon nya.


"Alice bagaimana persiapan nya ? apa besok kita bisa berangkat" ,,, tanya snow


"Tentu saja bisa, aku dan jason akan menunggu nona di tempat yang sudah di janjikan, hanya tinggal membuat rencana untuk nona lepas dari pengawasan" ,,, kata alice.


"Ok kalian tenang saja aku sudah punya rencana sendiri, kalian fokus saja sama persiapan nya, ya sudah ini sudah larut aku harus segera tidur" ,,, Snow pun langsung mematikan ponsel nya kemudian dia lari cepat2 masuk ke tempat tidur, dia mendengar ada seseorang yang membuka kunci kamarnya dari luar.


Siapa lagi dia adalah Yu Muyan.


Muyan langsung masuk dan menghampiri snow yang sudah terbaring di tempat tidur, kemudian dia meletakan kotak hadiah di meja samping tempat tidur, lalu membenarkan selimut snow dan mendarat kan ciuman di kening snow.


"Selamat tidur gadis manisku, sambut hari esok dengan penuh kejutan yang akan membuatmu selalu tersenyum😊" ucapan Muyan sambil mengelus pipi snow dengan punggung jari2 nya untuk beberapa saat.


Akhir nya muyan pun pergi dan kembali ke kediaman nya.


Setelah muyan pergi snow kembali membuka mata dan langsung menyentuh pipinya sambil tersenyum😊


"Kamu menginginkan aku selalu tersenyum😊 Hum!! kering dong gigi gue😒😒😒


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2