
***
Harus di akui huilan merasa was-was setelah mendapat ancaman seperti itu, tapi sebisa mungkin dia berusaha untuk tetap tenang lalu menjawab santai.
"Mm.. boleh, tapi aku juga punya syarat!" ,,, kata huilan.
"Huh! kau hanya seorang tawanan di sini, jadi kau tidak punya hak untuk tawar menawar!" ,,, kata si pria yang masih menghunuskan pedang'nya dengan nada yang sinis.
"Ooh sayang sekali, sepertinya kita harus mati bersama! kau menebas kepala ku maka tuanmu juga akan mati!" ,,, kata huilan dengan nada yang dingin dan menekan.
"KAU!! benar² ingin mati!" ,,, kata si pria yang langsung membulatkan ke 2 mata'nya, lalu diapun membuat jarak antara pedang dan leher huilan bersiap untuk menebas.
"Gao-kun CUKUP!!" ,,, bentak pangeran kim karna dia merasa dada'nya semakin terasa sakit.
Seketika pria yang bersiap menebas itu mengurungkan niat'nya.
"Sekarang katakan apa mau mu?!" ,,, tanya pangeran kim dengan nada yang dingin dan masih berlutut di lantai membelakangi huilan, karna efek racun dari belati hitam benar² membuat'nya tidak berdaya.
Huilan pun langsung tersenyum lega lalu menyampaikan ke'inginan nya.
"Bingo, kau memang pintar! tapi jika aku meminta kalian untuk membebaskan ku dan membiarkan aku pergi membawa an-xue apa.... "
"TIDAK BISA! aku tidak akan setuju dengan perminta'an mu itu!" ,,, pangeran chu langsung memotong ucapan huilan.
"Adik ke 3 tenang dulu!" ,,, raja bei-zhie mencoba menenangkan adik ke 3'nya.
"Tapi ka, an-xue adalah salah satu pion penting kita! poko'nya kaka tenag saja, aku sudah punya rencana sendiri!" ,,, kata pangeran chu setengah berbisik.
An-xue yang duduk di dekat beberapa anak tangga dan 1 baris berhadapan dengan pangeran yuan, dia bisa mendengar apa yang baru saja di katakan oleh pangeran chu, an-xue pun langsung meremas pakaian'nya untuk menahan emosi. Sedangkan huilan dia langsung menghela nafas karna dia melihat pangeran chu memegang tusuk rambut yang di hiasi oleh beberapa kuntum bunga sakura putih, dan dia ingat kalau tusuk rambut tersebut adalah tusuk rambut yang sempat dia pakai tadi sebelum dia pergi ke acara, jadi huilan sudah bisa menebak kalau pangeran chu sudah tau bahwa huilan lah yang menguping pembicara'an mereka saat di taman.
"Tsk! ternyata aku sudah ketauan yah, tapi seperti'nya dia masih merahasiakan dari ke 2 kaka'nya, jika sekarang dia memberitau semua orang kalau aku berencana akan membocorkan rencana mereka, aku yakin mereka pasti akan semakin mengawasiku dan membuatku tidak bisa bergerak dengan bebas" ,,, batin huilan. akhir'nya huilan pun menyerah,
"Baiklah... baiklah... aku tau kau tidak akan setuju! kalau begitu tolong hancurkan saja kekuatan yang menyegel kekuatan ku!" ,,, kata huilan masih dengan nada yang tenang.
"Hem! sayang'nya aku juga tidak akan memenuhi perminta'an mu yang satu itu!" ,,, kata pangeran chu santai sambil melangkah menuruni tangga.
"Apa maksud mu? apa kau benar² menginginkan kaka ke 2 mu mati sekarang?" ,,, tanya huilan dia mulai merasa hawatir.
"Bukan begitu maksudku, tapi aku punya sesuatu yang lebih menarik untuk di tukarkan dengan penawar'nya!" ,,, kata pangeran chu yang langsung memunculkan sebuah jepit rambut dari udara kosong dan melayang tepat di atas telapak tangan'nya.
Huilan pun langsung membulatkan ke 2 bola mata'nya karna itu adalah hiasan rambut yang dia cari².
__ADS_1
"Bagaimana srigala kecil? aku ingat kau sangat menyayangi hiasan bunya sakura putih ini, tapi aku tidak mengerti apa'nya yang bagus dari hiasan rambut yang sudah cacat ini! lihat kelopak nya saja sudah tidak lengkap hanya tinggal 2 kelopak!" ,,, kata pangeran chu santai.
Dalam hati, "Aku tidak tau kekuatan apa yang tersimpan di balik 2 kelopak bunga sakura putih ini, yang jelas aku sudah mencoba berbagai macam cara untuk membongkar'nya, tapi tetap tidak bisa!" ,,, batin pangeran chu, sedangkan huilan dia mulai kebingungan.
"Bagaimana ini? bunga sakura itu, yumi membuat'nya secara husus untuk ku dan bunga sakura itu bisa membuka pintu teleportasi jarak jauh, bahkan bisa melewati 1 kerajaan hanya dalam hitungan detik" ,,, fikir huilan ke 2 tangan'nya pun mulai menggenggam erat.
Pangeran chu langsung tersenyum sinis melihat huilan yang kebingungan.
"Bagaimana srigala kecil? aku sudah cukup berbaik hati padamu, tapi kalau kau masih tetap tidak mau maka aku akan menghancurkan hiasan rambut ini sekarang juga, kemudian aku akan merebut penawar racun'nya darimu secara paksa!" ,,, kata pangeran chu dengan nada yang tegas.
"Cih, kau memang paling licik! bukankah ini sama saja dia tidak memberi kesempatan apapun" ,,, batin huilan yang mulai kesal.
"Baik, baik, aku akan memberikan penawar'nya, tapi kau harus memberikan benda itu dulu padaku!" ,,, kata huilan tegas.
"Ooh apa kau mencoba menipuku?" ,,, tanya pangeran chu.
"Tsk! tentu saja tidak, kekuatan ku masih di kunci jadi jika aku menipumu kau bisa langsung menyerangku!" ,,, kata huilan tegas.
"Owh... lumayan, kau cukup berterus-terang! hehe.. aku sangat menyukai gadis sepertimu!" kata pangeran chu yang langsung melemparkan benda milik huilan.
Dengan sigap huilan pun menangkap benda milik'nya, setelah itu dia juga melemparkan botol porcelain putih kecil yang berisi penawar racun. kemudian dia melangkah menuju ke tempat an-xue duduk, tapi baru beberapa langkah dia melewati pangeran chu dan pangeran kim, tiba² dia kembali tidak bisa bergerak oleh tekanan aura.
Kemudian dia menghampiri huilan lalu berdiri di depan'nya lalu dia merebut belati hitam dari tangan huilan, huilan hanya bisa membulatkan ke 2 bola mata'nya karna dia tidak bisa bergerak untuk merebut kembali belati'nya.
Kemudian pangeran kim mulai mengendus-endus belati hitam, tak lama dia mengkerutkan ke 2 alis'nya. dalam hati,
"Aneh, kenapa bisa begini? aku adalah master racun tapi aku belum pernah menemukan jenis racun yang ada di belati hitam ini!" ,,, batin pangeran kim. kemudian dia menoleh pada pangeran chu lalu bertanya.
"Adik ke 3, kalau aku tidak salah tebak gadis ini adalah orang yang kamu bawa sendiri 1 minggu yang lalu dan selama 1 minggu itu dia telah mengalami koma! bukankah sebelum dia sadar kau sudah mengunci kekuatan'nya dan semua benda yang dia punya, kau sudah ambil semua?!" ,,, tanya pangeran kim.
"Itu benar!" ,,, jawaban pangeran chu singkat.
"Kalau begitu darimana dia mendapatkan belati hitam yang sangat beracun ini? aku bahkan tidak mengenali apa jenis racun yang ada di belati ini!" ,,, kata pangeran kim.
Sebagian orang yang mendengar pernyata'an dari pangeran kim ini, mereka langsung terkejut termasuk pangeran chu dan raja bei-zhie, karna mereka tau kalau pangeran ke 2 adalah seorang master racun. orang² yang ada di sana langsung menoleh pada huilan dan menatap'nya penuh selidik.
Kemudian pangeran kim pun mengurangi tekanan aura'nya sehingga huilan bisa bicara.
"Hei gadis kecil, katakan darimana kau mendapatkan belati ini?!" ,,, tanya pangeran kim dengan nada yang tajam.
"Hem! aku tidak punya alasan untuk memberitaumu!" ,,, kata huilan tegas sambil mengalihkan pendangan'nya ke arah lain. lalu dia diam² melirik ke arah pangeran yuan, tapi dia masih tetap terlihat seolah-olah dia tidak takut ketauan bahwa dialah yang memberikan belati hitam itu, sedangkan pangeran chu dia semakin merasa heran pada huilan.
__ADS_1
"Ada yang tidak beres! dia adalah orang baru di sini dan kemarin dia baru saja sadar dari koma, tapi darimana dia punya senjata mematikan seperti itu?" ,,, batin pangeran chu.
Kemudian pangeran kim menyimpan belati tersebut di balik lengan baju'nya.
"Hei! apa kau suka merebut benda milik orang lain! kembalikan itu adalah miliku!" ,,, bentak huilan.
"Hem! gadis kecil sepertimu tidak pantas memegang barang sebagus ini!" ,,, setelah berkata demikian pangeran kim langsung menyuapkan sebutir pil hitam pada huilan dan memaksa'nya untuk menelan pil tersebut. Setelah pil yang di berikan oleh pangeran kim berada di tenggorokan, huilan langsung bisa bergerak lagi.
"Ooeekkkhh... uhuk... uhuk...
huilan mencoba memuntahkan pil tersebut.
"Aaakkhh... apa yang kau berikan padaku?!" ,,, bentak huilan sambil memegangi leher'nya sendiri.
"Hahaha... itu adalah sesuatu yang menarik! sesuatu yang bisa merubah sikapmu! hahaha..." kata pangeran kim yang langsung melangkah pergi menuju ke tempat duduk'nya yang ada di samping kiri raja bei-zhie.
Sedangkan huilan dia langsung terduduk lemas di lantai dengan fikiran yang mulai kacau.
"Jangan-jangan... ini adalah bentuk dari benih iblis?!" ,,, batin huilan.
Kemudian tubuh'nya mulai gemetar ketakutan, melihat kondisi huilan seperti itu yui langsung berlari menghampiri'nya dan langsung membantunya berdiri sambil bertanya.
"Lan'er, apa kau baik² saja?" ,,, tanya yui.
.
.
.
.
.
.
.
***Tbc
Episode selanjut nya up di hari rabu besok.
__ADS_1