The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Berputar Di Dalam Bakul Herbal


__ADS_3

***


"AAA... tapi aku masih harus melewati 1 bukit lagi... hu.. hu.. hu.. kakiku yang malang" ,,, keluhan hui-lan, lalu dia merebahkan tubuh nya di atas rerumputan dengan pandangan memandang langit.


Saat memandang ke langit, hui-lan jadi ter'ingat kembali kejadian tragis yang menimpa Yu mu-yan dan alice sebelum akhirnya mereka terpisah. tapi cepat2 hui-lan menepis ingatan buruk itu, kemudian dia bangkit.


"Huh... tidak peduli sekarang aku ada di mana, demi kalian aku akan tetap menjalani hidupku sebaik mungkin. Yosshh.. let's go hui-lan semangat!!" ,,,


Hui-lan kembali mendapatkan semangat 45 nya, lalu dia mengeluarkan sepedah gunung.


"Hehe,,, saat nya mengusir kesedihan... Wiiiihhh...!" ,,,


Hui-lan pun langsung meluncur menuruni bukit dengan mengendarai sepeda gunung, sedangkan ke 2 ekor ikan'nya dia bungkus menggunakan dedaunan dan menyimpan'nya di dalam dimensi.


Hui-lan terus meluncur dengan berbelok-belok untuk menghindari pohon2 yang menghalangi jalan'nya dengan lancar, karna saat di dunia modern dia sudah terbiasa mengendarai mobil sport di jalan raya.


*o0o*


Di tempat lain...


Seorang pemuda memakai pakaian serba putih dan menggendong sebuah bakul herbal di punggung nya. kira2 usia pemuda itu 1 tahun lebih muda dari hui-lan, dia sedang asyik memetik tumbuhan2 herbal di hutan berbukit itu. dia memang sempat mendengar samar2 suara seorang wanita dari atas bukit, tapi dia tidak mempedulikan nya dia tetap asyik melakukan aktivitas nya.


Pemuda itu terus berjalan menaiki bukit, selang beberapa menit dia tertawa kegirangan karna telah menemukan sesuatu yang berharga.


"Waahh.. itukan.. hahaha... ini memang hari keberuntungan ku!" ,,, kata pemuda itu kemudian dia berlarian kecil.


"Yeyy!!.. ini adalah bunga naga merah yang sangat langka, syukurlah guru pasti akan memberi hadiah lebih untuku" ,,, kata si pemuda itu sambil menggali tanah di sekitar bunga, dia bermaksud akan membawa bunga tersebut besarta akar2'nya.


Selang beberapa menit pemuda itu hampir selesai menggali, tapi tiba2 dia mendengar suara peringatan dari seseorang dan suara bel mendekat ke arah'nya.


'-'


"Kring... kring... kring... wooiii... AWAS!! rem blong... rem blong... AAA.. !!!" ,,, teriakan seorang gadis membari peringatan.


Dari kejauhan hui-lan sudah bisa melihat ada orang yang entah sedang berbuat apa menghalangi jalur jalan sepedah nya, pemuda itu bukan nya menyingkir tapi malah mondar-mandir kebingungan.

__ADS_1


Di satu sisi pemuda itu panik karna melihat kendara'an yang di tunggangi oleh gadis itu seperti kehilangan kendali,


dan dia menghawatirkan bunga naga merah nya yang langka itu. tapi di sisi lain dia bingung harus berbuat apa, dan akhir'nya pemuda itupun mengambil keputusan yang exstrim. oh.. tidak bukan mungkin itu bukan keputusan extrime tapi mungkin keputusan yang bodoh.


Pemuda itu pun melepaskan bakul yang yang sudah hampir penuh oleh tanaman2 herbal, lalu membuang hernal2 yang hampir memenuhi bakul'nya.


Kemudian dia masuk ke dalam bakul pemuda itu bermaksud ingin melindungi bunga naga merah itu menggunakan bakul sebagai perisai nya, hui-lan langsung membulatkan bola mata'nya dan berteriak.


"W-woi... apa kamu gila?!!... menyingkiiiirrr.. AAA... " ,,,


Hui-lan berteriak sambil mencoba membelokan sepeda'nya, tapi sayang pergerakan nya kali ini terbatas karna ada begitu banyak pohon2 yang harus dia hindari.


Saat jarak sepedah hui-lan dan bakul berisi pemuda itu hanya tinggal beberapa meter, dan karna hui-lan juga tidak bisa membelokan lagi sepedah nya, terpaksa hui-lan melompat ke samping hingga tubuh hui-lan berguling-guling dan menabrak pohon. beruntung kepalanya tidak sampai terbentur, sedangkan sepedah nya tetap meluncur sendiri. dan berhenti setelah menabrak bakul yang berisi pemuda tadi.


"Buggh!!!


"Aduuhhh....


Keluhan hui-lan karna bagian perut'nya menabrak pohon, kudian hui-lan pun bangkit dudu sambil meringis kesakitan di bagian perut'nya.


Tapi ternyata bakul itu sudah menghilang dan hanya ada sepadah nya saja yang sudah tergeletak di tanah.


"Eh!!.. kemana dia pergi???" ,,, kata hui-lan dengan nada yang polos dan kebingungan, dia celingak-celinguk kesana kemari mencari sosok pemuda tadi. tapi bukan sosok yang dia temukan melainkan suara seorang pemuda yang berteriak meminta tolong.


"AAAA... TOLOOONG!!" ,,, teriak pemuda itu.


Hui-lan pun langsung menoleh ke arah suara itu berasa dan langsung membulatkan bola mata'nya sambil memegang kepala dengan ke 2 tangan'nya.


"ASTOOGEEE !!!" ,,, teriak'nya dengan nada yang sangat terkejut, melihat bakul yang berisi pemuda itu menggelinding menuruni bukit dengan kecepatan penuh.


Setelah hui-lan terkejut sampai menganga, seketika exspresi hui-lan berubah' jadi bengong.


"Kenapa aku jadi ingat adegan film horor 3 pocong idiot yah! gara2 pocong nya kebelet mau pipis dan ngga bisa buka celana nya sendiri karna tangan'nya di ikat, akhir nya pocong pipin itu malah masuk ke gentong dan menggelinding menuruni bukit.." ,,, batin hui-lan.


Dia lupa bahwa pemuda itu sedang dalam bahaya, kemudian hui-lan kembali tersadar oleh teriakan2 pemuda yang masih berputar di dalam bakul herbal itu yang mengatakan bahwa di ujung bukit ada jurang.

__ADS_1


Cepat2 hui-lan bangkit berdiri dan langsung berlari, walaupun dia masih merasakan sakit di bagian perutnya. dia terus melesat menuruni bukit mengejar bakul yang masih rolling turun bukit.


Tapi hui-lan tidak bisa mengejar'nya dan pada akhirnya bakul berisi pemuda tadi itupun jatuh ke jurang, dan beruntung nya ada pohon yang menyondong di bibir jurang. pemuda itu pun berhasil meraih batang pohoh tersebut, dan menggantung di sana walaupun kepalanya masih terasa pusing akibat berputar-putar di dalam bakul. tapi dia masih bisa berusaha berpegangan pada batang pohon, kemudian dia mencoba untuk naik.. tapi sayang nya tenaga yang dia punya sudah tidak cukup lagi untuk membawanya naik.


Sedangkan hui-lan baru saja sampai di bibir jurang dan langsung mengulurkan tangan untuk membantu pemuda yang sedang menangis itu naik, hui-lan bukan'nya langsung menolong pemuda yang menggantung dan tutup mata itu, tapi dia malah bengong dengan mulut yang ternganga melihat kondisi pemuda itu untuk beberapa saat, kemudian dia kembali tersadar setelah mendapat bentakan dari pemuda itu.


"Hei! apa kamu tidak ingin menolong ku?!!" ,,, bentak pemuda itu yang terdengar seperti merengek, karna tangan pemuda itu sudah mulai tidak kuat lagi untuk menahan berat tubuh'nya yang menggantung. tapi hui-lan malah langsung terduduk lemas sambil menungkup mulut nya menahan tawa


"Pppptt...


"Hiks.. hiks... nona kamu kejam sekali hiks.. hiks.. cepat tolong aku😭😭" ,,, pemuada itu memelas agar hui-lan cepat menolong'nya.


Sambil menahan tawa hui-lan pun meraih tangan pemuda itu, tapi bukan nya langsung di tarik ke atas hui-lan malah langsung melepaskan tangan pemuda itu dan membiarkan nya jatuh ke bawah.


Tentu saja pemuda itu terkejut setengah mati.


"Aaa... nona kamu kejaaam!!" ,,,


Gedebug...


"Huhuhu... aku tidak ingin mati sekarang" ,,, pemuda itu menangis tanpa dia sadari bahwa dia sudah mendarat di tanah.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


__ADS_2