The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 067* Pertarungan Yu-zhi & Huilan 18+


__ADS_3

***


"Oo.. sepertinya kali ini kamu yang berinisiatif, kucing kecil kita bertemu lagi😏" ,,, kata pemuda berambut putih yang tidak lain dia adalah luo yu-zhi.


Mendengar ucapan yu-zhi seperti itu, tentu huilan langsung memalingkan wajah'nya ke samping. kemudian huilan mencoba untuk bangkit dan turun dari atas tubuh yu-zhi, tapi niat'nya terhenti karna tiba2 tangan yu-zhi menahan pinggang dan punggung huilan sehingga huilan kembali terjatuh ke atas tubuh tu-zhi.


Aaaahh...


Teriak huilan, sedangkan yu-zhi dia langsung tertegun karna dia merasakan sesuatu yang kenyal menabrak dada'nya, seketika yu-zhi merasakan sensasi yang aneh menurut'nya, sensasi yang belum pernah dia rasakan sebelum2'nya.


"A-apa ini?.. ini.. sangat nyaman!" ,,, batin yu-zhi.


"Tsk... sial, aku kira tidak akan bertemu lagi dengan'nya" ,,, batin huilan menggerutu.


"Senior! kenapa kamu sangat tidak tau malu!!😠 kita tidak pernah bertemu sebelum'nya.. kau sudah salah orang! tapi kamu sudah berani memperlakukan ku seperti ini!!" ,,, huilan memprotes tindakan yu-zhi sambil tetap berusaha melepaskan diri dari dekapan yu-zhi.


Seketika yu-zhi tersadar dan kembali menyunggingkan sudut bibir'nya.


"Oo.. padahal baru 2 minggu tidak bertemu, tapi kamu sudah melupakan aku.. sepertinya aku harus membuatmu mengingat kembali kejadian 2 minggu lalu" ,,, kata yu-zhi yang di akhiri dengan seringai devil.


"Hah! a-apa maksudmu?!!" ,,, huilan mulai panik.


Melihat exspresi huilan seperti itu, malah membuat yu-zhi semakin tidak ingin melepaskan'nya. kemudian yu-zhi bergerak cepat untuk menukar posisi mereka, lalu dia mengikat ke 2 tangan huilan menggunakan tanaman rambat dan menekan'nya di atas kepala huilan. saking cepat'nya huilan bahkan tidak punya kesempatan untuk melawan, dan kini posisi huilan berada di bawah tubuh yu-zhi.


"HEI apa yang kamu lakukan?!!!" ,,, bentak huilan.


Tapi yu-zhi tidak mempedulikan bentakan'nya dia malah membuka topeng huilan dan melemparkan'nya ke sembarang tempat, yu-zhi pun kembali mengukir senyuman manis di bibir'nya.


"Aku tau itu kau!" ,,, kata yu-zhi sambil tersenyum penuh kemenangan, kemudian punggung jari2'nya mulai menyentuh pipi huilan.


"Damn it! SINGKIRKAN TANGAN MU DARI WAJAHKU !" ,,, sekali lagi huilan membentak dan memberontak.


Namun apa daya, walaupun huilan memiliki kekuatan inti roh alam tetap saja dia baru mengenal dunia kultivator, sedangkan yu-zhi sedari kecil sudah menjadi kultivator. jadi huilan belum bisa menandingi'nya.


Penolakan huilan tidak membuat yu-zhi gerah, karna ini pertama kali'nya bagi yu-zhi merasa ketertarikan pada seorang gadis yang dia sendiri belum tau siapa dan darimana asal-usul'nya.


Lama kelama'an yu-zhi semakin gemas karna huilan terus menolak setiap sentuhan yang dia berikan, huilan terus bergerak kesana kemari seperti cacing kepanasan, tapi pada akhirnya dia tetap tidak bisa menghindar.


Yu-zhi langsung mengecup bibir'nya, tentu huilan langsung membulatkan ke 2 bola mata'nya.


"Gila! ini benar2 gila... aku sudah menduga'nya dia pasti akan melakukan'nya lagi!!" ,,, batin huilan mulai berdebat.


Huilan pun merapatkan gigi'nya dia tidak akan mengizinkan yu-zhi semakin memperdalam aksi'nya, namun usaha'nya tetap sia2 karna tiba2 yu-zhi menggigit bibir bawah'nya jadi pada akhir'nya yu-zhi tetap bisa memperdalam hasrat'nya.


Mmmmm...


Dia terus memainkan πŸ‘„&πŸ‘… milik huilan menggunakan πŸ‘… nya, huilan tidak menyerah untuk berontak tapi yu-zhi masih tidak mau melepaskan πŸ‘„ huilan. sampai2 huilan merasakan πŸ‘„ nya telah mati rasa.


"Sial... apa yang harus aku lakukan!" ,,, batin huilan.


Tak lama kemudian dia mulai kekurangan udara, sampai pada akhir'nya mereka menghirup udara yang sama.


"Damn it!.. Sepertinya tidak ada cara lain!" ,,, fikir huilan. lalu


Krek !..

__ADS_1


Aaw...


Huilan menggigit bibir bawah yu-zhi sampai berdarah dan meninggalkan memar, yu-zhi pun akhir'nya melepaskan huilan.


"Kucing kecil! kau sungguh nakal" ,,, kata yu-zhi sambil menghapus darah'nya dari luka di bibir, kemudian dia kembali mendekatkan wajah'nya ke wajah huilan.


"Aku masih belum puas untuk menghukum mu!" ,,, kata yu'zhi yang kembali menampilkan smirik.


Mendengar ucapan yu-zhi seperti itu huilan langsung menutup ke 2 mata'nya yang berhasil membuat yu-zhi berfikir kalau huilan menyerah... tapi sebenar'nya huilan sudah bisa menghubungi yumi dan hakubi lewat telepati, sedangkan yu-zhi semakin mendekatkan wajah'nya dan bersiap kembali mel*mat πŸ‘„ huilan.


Tapi saat jarak'nya hanya tinggal beberapa senti, seketika huilan langsung membuka mata dan membuat yu-zhi tertegun karna dia menyaksikan perubahan warna ke 2 bola mata huilan, yang tadi'nya coklat ke'emasan kini menjadi biru topaz, kejutan'nya tidak sampai di situ. tanaman rambat yang mengikat ke tangan huilan kini telah terbakar api berwarna biru, setelah tangan huilan terlepas huilan langsung bergerak cepat, menghentakan ke 2 tangan'nya ke pundak yu-zhi.


Buk...


Woshhhh..


BRAK !!!..


Yu-zhi langsung terlempar jauh sampai menabrak pohon tapi tidak sampai jatuh, beruntung'nya yu-zhi adalah kultivator tingkat tinggi. jadi tidak sampai cedera parah, cepat2 yu-zhi menyeimbangkan posisi berdiri'nya kemudian dia memandang huilan yang sudah berdiri, yu-zhi menatap tajam pada huilan. kali ini dia bisa merasakan energi roh yang cukup besar keluar dari tubuh huilan, dan yang membuat'nya semakin terbelalak adalah, dia melihat kobaran 9 bola api biru melayang tepat di belakang huilan yang membentuk lingkaran, sedangkan huilan dia menatap dingin pada yu-zhi.


"Siapa kamu !!!" ,,, tanya yu-zhi dia sudah bisa menebak kalau gadis yang ada di depan'nya itu bukan huilan, melainkan mahluk kuat lain masuk kedalam tubuh huilan.


Huilan tidak menjawab pertanya'an yu-zhi, dia malah langsung merentangkan tangan'nya ke samping, lalu munculan kobaran api biru menyelimuti telapak tangan'nya dan bersiap melemparkan serangan.


"I-ini tidak mungkin! siapa sebenar'nya gadis ini? bagaimana gadis kecil ini bisa mengendalikan roh api tetkuat nomor 2" ,,, batin yu-zhi.


Dia benar2 mendapat kejutan besar dari huilan, yu-zhi pun mulai bergerak kesana-kemari karna huilan mulai meluncurkan serangan roh api biru secara bertubi-tubi.


Woosshh.... woosshhh.....


BBZZZZTTTT....


Yu-zhi kembali di buat terkejut karna api biru yang berkobar di pepohonan itu, tidak membakar pohon'nya sedikit pun.


"Sial... bahkan roh api biru ini sudah hampir mencapai roh api langit" ,,, gerutu yu-zhi.


Yu-zhi menggerutu karna sekarang dia tau si pengendali roh api biru ternyata sudah bisa mengatur suhu panas'nya api biru, Cahaya matahari yang mulai meremang menandakan hari akan berganti malam, kini kembali terang karna cahaya dari kobaran api biru yang berkobar-kobar di beberapa pohon.


Huilan masih terus meluncurkan serangan dan yu-zhi juga masih bisa menghindari serangan2 dari huilan, tak lama kemudian huilan menoleh ke arah langit, dia bisa merasakan ada seseorang sedang mendekati posiai'nya. tanpa di sadari yu-zhi mengambil kesempatan itu untuk melumpuhlan huilan, tapi 3 detik sebelum yu-zhi berhasil mendaratkan serangan'nya tiba2 huilan menghilang di udara kosong tanpa meninggalkan jejak. sedangkan serangan yu-zhi yang lolos itu akhir'nya hanya mengenai pohon.


Brruugghhh....


Pohon yang terkena serangan yu-zhi daun2'nya langsung berjatuhan, tak lama kemudian....


Wwoossshhh...


BBYYYUUURR ....


🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊🌊


Tiba2 air yang banyak'nya sebanding dengan air 1 danau jatuh dari langit tepat dimana posisi yu-zhi berada, yu-zhi yang mendapat serangan seperti itu langsung membatu☻ dengan kondisi'nya yang sudah basah kuyup.


"TU... BA... JUUUUNNN!😑" ,,, teriak yu-zhi.


"HA-HADIIIRRR!πŸ˜“" ,,, jawab seseorang yang tiba2 melesat turun dari langit dan mendarat di depan yu-zhi.

__ADS_1


"APA KAMU YANG MELAKUKAN'NYA!" ,,, tanya yu-zhi dengan nada yang di tekan.


Pemuda yang baru saja turun dari langit itu ternyata adalah tu-bajun.


Mendengar pertanyaan yu-zhi dengan nada'nya yang seperti sedang kesal itu, tu-bajun langsung merapatkan ke 2 telapak tangan tepat di depan wajah'nya.


"Yu-zhi mohon maafkan aku! tadi aku melihat ada kobaran api yang cukup besar dari kejauhan, aku fikir sedang ada kebakaran hutan jadi aku merasa panik, makanya aku membawa air sebanyak mungkin untuk memadamkan api... yu-zhi apa kamu baik2 saja?!!" ,,, kata tu-bajun dengan rusuh tanpa jeda.


Kemudian dia menarik pakaian rekan'nya itu yang sudah basak kuyup lalu dia mengecek keada'an yu-zhi, dengan cara membolak-balik tubuh yu-zhi tanpa mempedulikan exspresi apa yang sudah terpasang di wajah yu-zhi.


"Fiuhh... syukurlah tidak ada yang lecet sedikitpun" ,,, kata tu-bajun lalu mengusap kening'nya dengan punggung tangan, setelah itu dia memperhatikan wajah yu-zhi yang sedang menatap dingin pada'nya.


"AAA... yu-zhi!! apa yang terjadi pada bibir mu?!! kenapa ada luka di bibir bawah mu?!!" ,,, teriak tu-bajun kemudian dia menoleh ke kiri dan ke kanan seperti sedang mencari seseorang.


"Sial... dimana... dimana orang yang sudah melukaimu?!" ,,, ocehan tu-bajun tanpa henti yang membuat yu-zhi tepok jidat, dia merasa malas untuk meladeni kerusuhan sahabat'nya itu.


Kemudia yu-zhi menutup mata, dia mencoba mencari keberada'an huilan tapi hasil'nya sama seperti sebelum'nya saat berada di hutan ayakashi, gadis ini menghilang lagi tanpa meninggalkan aura, akhir'nya yu-zhi pun memutuskan untuk pergi tanpa menghiraukan sahabat'nya yang masih mengoceh, yu-zhi langsung naik ke langit menaiki pedang terbang'nya.


"Tidak peduli berapa kali kau akan melarikan diri dan bersembunyi serapat mungkin... tapi pada akhir'nya kita akan tetap bertemu lagi, kucing kecil sampai ketemu lagi di akademi" ,,, kata yu-zhi yang di akhiri senyuman setelah itu dia melesat pergi.


Yah ... yu-zhi sudah melihat tanda teratai awan putih di pergelangan tangan huilan, dan ternyata tanda yang huilan dapat dari yuwen-yong itu menandakan kalau huilan sudah di terima menjadi murid dalam di akademi surgawi, salah satu akademi terbesar yang ada di benua teratai.


''-''


Sedangkan tu ba-jun dia masih celingak-celinguk kebingungan sendiri dan masih tetap menggerutu tidak jelas, tanpa di sadari kalau dia sudah di tinggalkan rekan'nya.


"Hmm... ini aneh! jelas2 tadi aku melihat kobaran api yang besar, tapi ko tidak ada satupun pohon yang terbakar, apa tadi itu hanya ilusi saja ya?! ooohhh benar juga tadi kalau tidak salah warna api'nya berwarna biru" ,,, gerutu'nya tanpa sadar.


"EH.. tunggu! APA!! api biru?" ,,, teriak tu ba-jun yang langsung menoleh pada yu-zhi, tapi orang yang di cari sudah tidak ada.


"AAA... YU-ZHIII! Dasar kau teman laknat!😑 Kau slalu saja menghilang seperti hantu!!" ,,, tu ba-jun berteriak kesal.


Akhirnya tu ba-jun pun menaiki pedang terbang'nya lalu melesat pergi menyusul yu-zhi.


Setelah kepergian 2 pemuda itu hilang dari pandangan mata, huilan pun kembali mencul dari udara kosong, tapi kali ini dia di temani oleh wanita cantik yang tidak lain dia adalah yumi sang ratu rubah yang menjadi spirit beast kontrak'nya.


Yumi sudah bisa berubah wujud menjadi manusia dengan sempurna, karna tingkat kekuatan'nya sudah melewati tingkat 15.


Huilan langsung melangkah menghampiri topeng'nya yang sempat di lempar, dan memakai'nya kembali sedangkan yumi dia ikut menghampiri huilan.


"Nona aku masih menghawatirkan mu, jadi aku akan menemanimu sampai ke desa. setelah aku memastikan nona selamat, aku janji aku akan mencari tau kenapa tadi dimensimu sempat terkunci di saat genting!" ,,, kata yumi.


Huilan hanya mengangguk setuju, walau pun dia masih syok dengan apa yang baru saja terjadi, beruntung yumi adalah wanita yang sudah berpengalaman jadi yumi tidak terlalu mengungkit apa yang baru saja di alami huilan, akhirnya mereka ber 2 pun melesat pergi menuju desa.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


***Tbc


__ADS_2