The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 096* Tiga Bayangan Hitam Tak Di Undang


__ADS_3

***


"Lan'er apa kau baik² saja?" ,,, tanya yui yang hawatir, tapi huilan hanya menganggukan kepalanya lalu memberi'nya isyarat pada yui untuk membantu'nya berjalan ke tempat duduk.


Dengan sigap yui pun membantunya berdiri lalu memapah'nya menuju ke tempat duduk, sedangkan pangeran chu dia berjalan di belakang huilan karna kebetulan tempat duduk'nya hampir se'arah dengan tempat duduk huilan, tapi raut wajah'nya terlihat sedang tidak senang.


Setelah sampai huilan pun duduk tepat di samping an-xue, tapi an-xue dia malah bersikap dingin pada huilan padahal sebelum'nya sikap dia baik² saja.


Sikap an-xue seperti itu membuat huilan merasa tidak nyaman, akhir'nya huilan pun bertanya.


"Xue, kau kenapa? apa aku telah melakukan kesalahan padamu?" ,,, tanya huilan. an-xue pun menjawab tanpa menoleh padanya,


"Nona lan, sebaik'nya kau urus saja urusanmu sendiri! kau tidak perlu ikut campur dengan urusanku, tentang aku ingin tinggal di sini atau tidak, kau tidak perlu ikut menentukan!" ,,, kata an-xue dengan nada yang dingin dan menunjukan rasa ketidak suka'an nya pada huilan.


Mendengar pernyata'an an-xue seperti itu, huilan merasa kecewa dan membuat'nya tidak mau bertanya apa² lagi, kemudian huilan pun menuangkan arak ke mangkuk kecil dan meminum'nya dalam sekali tegukan.


Sedangkan an-xue dia bangkit berdiri lalu melangkah pergi menghampiri pangeran chu, setelah itu dia membisikan sesuatu ke samping daun telinga pangeran chu. tak lama pangeran chu pun tersenyum senang sambil menatap ke arah huilan dan huilan sendiri sedang menatap dingin pada'nya, tanpa mengalihkan pandangan'nya dari huilan pangeran chu menarik tangan an-xue sampai an-xue duduk di pangkuan'nya, lalu dengan senang hati an-xue menyuapkan buah anggur ke bibir pangeran chu.


Melihat pemandangan seperti itu huilan langsung menggeretak gigi'nya, lalu meluruskan pandangan'nya ke depan dan melihat pangeran yuan sedang menatap dingin padanya, tapi saat ini huilan sedang tidak mau peduli pada apapun jadi dia malah melanjutkan meminum arak beberapa cawan lagi. tak lama,


DEG!!


Jantung'nya tiba² tersentak lalu dia memegangi lehernya karna dia merasakan pil hitam yang bersarang di tenggorokan'nya mulai terasa panas, tubuh'nya pun kembali gemetar dan nafas'nya mulai tidak ber'aturan.


Pangeran kim dan pangeran chu menyadari apa yang sedang terjadi pada huilan dan membuat mereka merasa heran.


"Kaka ke 2, apa yang kau berikan padanya?" ,,, tanya pangeran chu lewat telepati.


"Aku memberinya biji iblis!" ,,, jawaban pangeran kim singkat dan lewat telepati.


"Fungsi dari biji iblis kan hanya untuk memupuk rasa kebencian dan hasrat kekuasa'an di hati seseorang, tapi kenapa dia malah terlihat sangat menderita?" ,,, kata pangeran chu masih lewat telepati.


"Aku juga tidak mengerti!" ,,, jawab kaka ke 2 nya masih lewat telepati. tak lama setelah itu dia di kejutkan oleh sesuatu yang membuat pangeran chu ikut terkejut dan langsung bertanya,


"Hah!" kejut'nya.


"Ada apa ka?" ,,, tanya pangeran chu.


"Oh, ti-tidak ada apa²!" ,,, jawab pangeran kim berbohong. dalam hati,


'Aneh, apa yang terjadi? biji iblis yang aku berikan padanya tiba² lenyap!' ... batin pangeran kim sambil memperhatikan huilan yang mulai membaik.


Sedangkan huilan sendiri, tubuh'nya memang sudah berhenti gemetar, tapi rasa sakit di sekujur tubuh'nya masih dia rasakan.


'Sebenar'nya apa yang terjadi? kenapa tadi itu seluruh tubuhku terasa sedang di bakar!' ... batin huilan sambil menundukan kepala dan menutup ke 2 mata'nya, dia mencoba menenangkan diri agar rasa sakit yang sedang menggerogoti'nya tidak terlalu membuat'nya begitu menderita.


Huilan terlalu fokus pada rasa sakit'nya sampai² dia tidak menyadari kedatangan orang penting yang menjadi pemeran utama di acara malam itu, semua orang langsung berdiri kecuali pangeran yuan dan huilan, mereka bergegas berdiri setelah salah satu penjaga pintu memberitaukan kalau ratu mereka sudah datang.


"Yang mulia ratu emerlen telah tiba!!" teriak'nya.

__ADS_1


Kemudian pintu depan istana pun terbuka lebar lalu masuklah seorang wanita cantik berpakaian serba ungu bercorak bunga², dan mahkota yang sangat indah menghiasi kepala'nya.



Ilistrasi Ratu Emerlen👆


Ratu emerlen melangkah masuk yang di ikuti oleh 2 orang wanita cantik bawahan'nya, mereka ber3 terus berjalan melewati barisan para tamu yang sedang menunduk hormat pada'nya, dan saat ratu emerlen akan menginjakan kaki'nya ke anak tangga tiba² dia menghentikan langkah'nya lalu menoleh ke samping dan melihat seorang gadis berpakaian serba putih masih duduk dan tidak memberi hormat pada'nya, belum sempat sang ratu buka suara, tiba² salah satu dari 2 wanita cantik yang mengikuti'nya dia langsung melayangkan cambuk ke arah huilan.


C'TAR!


DUARRR...


Meja yang ada di depan huilan langsung terbelah menjadi 2, sedangkan huilan sendiri dia berhasil menghindar dengan melompat beberapa kali ke arah belakang, lalu mendarat dengan posisi 1 lutut menekuk sampai menyentuh lantai dan di imbangi dengan 1 telapak tangan menapak di lantai, sedangkan 1 tangan'nya lagi menekan dada'nya karna terasa sesak, tapi setelah itu dia terbatuk-batuk sampai memuntahkan seteguk darah segar.


Uhuk... uhuk...


"Lan'er!" ,,, panggil yui dan ruge serempak dan langsung bergegas menghampiri huilan untuk membantu'nya berdiri.


Yui meminta ruge untuk menjaga huilan lalu yui pun melangkah menghampiri ratu emerlen dan berlutut di depan'nya untuk meminta pengampunan.


"Ampun beribu-ribu ampun yang mulia ratu, hamba tidak bermaksud untuk bersikap lancang, tapi kondisi nona lan sedang tidak baik, jadi hamba mohon tolong jangan menghukum'nya!" ,,, kata yui sedikit gemetar. kemudian yang menjawab adalah wanita yang tadi melayangkan cambuk,


"Berani'nya pelayan rendahan sepertimu berbicara sebelum di minta!" ,,, kata bawahan ratu dengan nada yang meninggi kemudian dia kembali melayangkan cambuk'nya ke arah yui.


Whukk!!


Cambuk'nya tidak berhasil mengenai yui karna huilan bergegas menangkap cambuk tersebut lalu menarik'nya sampai pemilik cambuk itu ikut tertarik, setelah jarak'nya cukup dekat huilan langsung menendang perut si penyerang sampai terdorong mundur beberapa langkah lalu terjatuh ke tangga.


Huilan terlihat sedang kesusahan untuk bernafas, tapi dia masih sempat mengkritik sikap bawahan ratu emerlen.


"Apa kau tidak bisa untuk tidak melakukan kekerasan! pelayan ku sudah bicara secara baik², jadi tidak seharus'nya kau bersikap kejam!" ,,, huilan menegor dengan nada yang meninggi. yui pun langsung meraih tangan huilan dan menggenggam'nya begitu erat sambil berbisik,


"Lan'er, tolong jangan semakin memperburuk keada'an!" ,,, bisik yui. tapi huilan terlihat tidak mempedulikan'nya,


Sedangkan ratu emerlen dia terlihat sangat terkejut setelah melihat huilan, tapi tidak terlalu lama menunjukan rasa keterkejutan'nya, kemudian wanita yang di jatuhkan oleh huilan, dia kembali bangkit lalu membentak dengan ke 2 bola mata yang membulat.


"KAU!!...


"Siu-bi CUKUP!!" ,,, bentak ratu emerlen memotong ucapan bawahan'nya yang bernama siu-bi.


"Tapi ratu..." kata²nya kembali terhenti karna mendapat tatapan tajam dari ratunya, akhir'nya siu-bi pun diam dengan hati yang masih terasa panas.


Sedangkan ratu emerlen dia kembali menatap huilan dengan tatapan yang dingin.


"Nona lan kalau kau merasa sedang tidak baik, seharus'nya kau tidak perlu datang ke tempat ini!" ,,, kata ratu emerlan. tapi yang menjawab malah yui,


"Yang mulia ratu, sebenar'nya nona lan masih baik² saja saat baru datang ke sini, tapi setelah pangeran kim memaksa'nya untuk menelan sebutir pil hitam, kondisi nona lan jadi memburuk!" ,,, kata yui dengan nada yang tenang. lalu,


BRAKK!!

__ADS_1


Pangeran kim langsung menggebrak meja dan membentak.


"LANCANG! Dasar kau pelayan rendahan!" ,,, pangeran kim pun langsung bangkit dan melangkah menuju ke tangga turun. tapi tiba²,


"DIAM!!" ,,, bentak ratu emerlen yang membuat langkah pangeran kim terhenti.


"Adik ke 2! kalau kau ingin bersenang-senang dengan cara menyiksa orang lain, lakukan saja semau mu! aku tidak akan ikut campur, tapi jangan melakukan'nya di hariku yang penting ini!" ,,, kata ratu emerlen dengan nada yang kesal.


"T-tapi ka, a-aku benar..."


"CUKUP! Aku tidak mau mendengar penjelasan apa²!" ,,, kata ratu emerlen memotong ucapan pangeran kim. lalu dia meunjuk ke arah huilan,


"Dan kau! pergi dari hadapan ku sekarang juga!" ,,, kata ratu emerlen dengan nada yang terdengar masih kesal.


"Terima kasih yang mulia ratu atas kemurahan hati'nya, semoga panjang umur!" ,,, setelah berkata demikian yui dan ruge pun bergegas keluar dari istana sambil memapah huilan.


Setelah kepergian huilan dan 2 pelayan'nya, ratu emerlen pun kembali melangkah menghampiri raja bei-zhie lalu duduk di samping'nya dengan raut wajah yang masih kesal, raja bei-zhie pun melingkarkan ke 2 tangan'nya ke pinggang ratu emerlen sambil bicara.


"Sayang! jangan marah lagi, tentang gadis lan tadi dia memang sudah membuat masalah, jadi adik ke 2 memberi'nya sedikit pelajaran dan tidak bermaksud untuk mengacaukan hari penting mu!" ,,, kata raja bei-zhie dengan nada yang lembut, sedangkan pangeran kim dia langsung mengangguk-anggukan kepala'nya beberapa kali, ratu emerlen pun menghela nafas lalu menjawab.


"Baiklah aku mengerti! tapi lain kali jangan membawa orang seperti dia ke acara sepenting ini!" ,,, kata ratu emerlen datar.


"Iya, iya tidak akan terjadi lagi!" Cup ,,, kata raja bei-zhie yang langsung mencium kening ratu emerlen.


Sedangkan siu-bi yang berdiri tidak jauh di belakang ratu emerlen, dia memandang punggung ratu'nya dengan ke 2 alis yang mengkerut. dalam hati,


'Awal'nya aku mengira kalau ini hanya perasa'an ku saja, tapi setelah kejadian tadi, aku mulai yakin kalau ratu emerlen benar² telah berubah semenjak dia terbangun dari koma! aku ingat sebelum dia mengalami koma, dia adalah ratu yang paling kejam! dan di istana ini selain ibu suri dan raja bei-zhie, tidak ada seorangpun yang berani menyinggung'nya, dan jika ada yang membuat'nya tidak senang, dia tidak akan melepaskan'nya begitu saja! tapi hari ini dia melepaskan orang yang tidak hormat padanya begitu saja, emerlen... apa kau benar² masih ratu kami yang asli?' ... batin siu-bi.


Kemudian acara pembuka'an pun sudah di mulai dengan persembahan tarian dari wanita² cantik, permainan musik, dan persembahan² menarik lain'nya.


o0o


Di luar istana huilan yang sedang berjalan menuju kereta kuda di bantu oleh yui dan ruge, tiba mereka di hampiri oleh 3 bayangan hitam yang langsung memukul pundak yui dan ruge sampai pingsan. Sedangkan huilan dia langsung terhuyung ke belakang dan terjatuh ke tangan kekar milik seorang pria misterius, setelah itu huilan pun kehilangan kesadaran'nya, lalu tubuh'nya di angkat oleh si pria dan di bawa pergi. begitu pun yui dan ruge mereka juga di bawa oleh 2 bayangan yang lain masuk ke dalam gelap'nya malam.


.


.


.


.


.


.


.


***Tbc

__ADS_1


__ADS_2