
***
Karna nyonya guan dan fei-ling merasa kelelahan setelah menempuh perjalanan yang jauh, selesai membersihkan diri merakapun pergi meng'istirahatkan tubuh'nya.
*o0o*
Ke'esokan pagi'nya fei-ling bangun lebih awal dari ibu'nya, dia langsung membersihkan diri, setelah selesai dia keluar untuk memesan sarapan pagi, walaupun sejak kecil fei-ling tumbuh di desa, tapi ini bukan pertama kali dia menginjakan kaki di ibukota besar bailan, jadi dia tidak merasa canggung atau takut lagi untuk bepergian keluar tanpa di dampingi orang lain.
Setelah selesai fei-ling kembali kekamar dengan beberapa orang pelayan yang membawakan sarapan pagi dan langsung meletakan'nya di meja makan, kemudian merekapun kembali keluar.
10 Menit fei-ling menunggu akhir'nya nyonya guan pun selesai membersihkan diri, kemudian dia menghampiri fei-ling untuk menikmati sarapan pagi'nya.
Saat sedang makan fei-ling memberanikan diri untuk bertanya.
"Ibu, setelah ini kita akan pergi kemana ?" ,,, tanya fei-ling dengan hati2.
Tapi ibu'nya tidak menjawab, dia terus menikmati makanan nya sampai habis, fei-ling sendiri tidak melanjutkan pertanya'an nya lagi, dia sudah menebak bahwa ibu'nya tidak ingin bicara saat sedang makan, Setelah selesai fei-ling kembali memanggil para pelayan untuk membersihkan bekas makan mereka sampai selesai.
Setelah semua'nya pergi dan hanya menyisakan ibu dan anak saja di ruangan itu, nyonya guan fei menarik nafas panjang kemudian menatap fei-ling yang sedari tadi menunggu jawaban dari'nya.
"Ling'er, setelah ini mungkin kamu akan berpetualang tanpa ibu, aku harus pergi ke suatu tempat untuk mengurus masalah ku yang sempat tertunda 15 tahun yang lalu, jadi kamu harus bisa menjaga dirimu sendiri dan ingat kata2 ibu jangan mudah percaya pada orang yang baru saja kamu temui" ,,,
Ucapan ibu'nya seperti ini membuat fei-ling terkejut bukan main, karna dia tidak pernah terfikir sama sekali untuk berpisah dari ibu'nya.
"Ta... tapi bu... apa salah fei-ling? kenapa ibu tiba2 bicara seperti ini, aku akan ikut bersama ibu kemanapun ibu pergi, lagi pula hanya ibu satu2nya yang aku punya" ,,, kata fei-ling nada'nya mulai sendu.
Nyonya guan sebenar'nya tidak tega untuk meninggalkan fei-ling, tapi ini adalah perminta'an dari ibu kandung fei-ling sendiri, bahwa dia harus merawat'nya sampai 15 tahun saja, setelah itu dia harus mengenal dunia luar sendiri.
"Ling'er, maafkan ibu tapi ini adalah perminta'an langsung dari ibumu" ,,,
Deg...
Fei-ling langsung tertegun, fikiran'nya pun mulai berdebat.
"Tidak mungkin... ini tidak benar... aku pasti salah dengar" ,,, batin fei-ling.
Air mata'nya mulai mengalir membasahi pipi'nya.
"I... ibu... apa... yang ibu katakan ? a... apa... aku..." ,,, ucapan fei-ling terbata-bata.
Ibu fei-ling pun meraih tangan fei-ling sambil menggeleng-gelengkan kepala'nya.
"Maaf ling'er, tapi kamu memang bukan putri kandungku, keluargamu seperti'nya sedang dalam masalah besar karna itulah ibu kandungmu menitipkan mu padaku, mungkin ibumu menyimpan harapan besar padamu untuk terus hidup, tapi untuk sementara ini kamu harus tetap menyembunyikan identitas aslimu dulu, untuk berjaga-jaga" ,,,
Ucapan nyonya guan ini membuat fei-ling semakin menangis tersedu-sedu.
__ADS_1
"Tapi bu, kemana aku harus pergi?" ,,, Tanya fei-ling sambil menerima sebuah kantung uang berwarna putih yang memiliki nama nua.
"Fei-ling kamu adalah gadis yang memiliki bakat yang besar, sejak usiamu 4 tahun kamu sudah bisa membangkitkan kekuatan roh, dan alasan kenapa kamu baru mencapai puncak fighter, itu karna ibu memperlambat peningkatan tingkat kultivasimu dengan obat yang ibu buat, ibu melakukan ini agar keberada'an kita tidak terlalu mencolok, karna itu hanya akan mengundang musuh2 kita yang sebenar'nya mengetahui keberada'an kita, jadi untuk sekarang kamu tidak perlu bingung pergilah ke akademi kwang-hua, dan berusahalah untuk bisa menjadi murid dalam agar kamu punya kesempatan untuk masuk ke salah satu akademi terbesar di benua teratai ini, kalau tidak salah sekitar 3 bulan lagi akan di adakan pengambilan murid baru dari setiap keraja'an" ,,, kata ibu fei-ling yang panjang kali lebar tanpa jeda.
Fei-ling yang sudah berhenti menangis itu kini hanya mendengarkan nasehat dari ibu'nya, sambil mengamati isi dari kantung putih nua.
"Baiklah ling'er mengerti, lalu apa orang2 yang kemarin sore menyerang itu adalah salah satu musuh ibu?" ,,, tanya fei-ling.
"Benar... sepertinya musuh ibu terus mencari keberada'an ku sampai sekarang... tapi sayang'nya mereka tidak bisa mengenali wajah ibu" ,,, jawab nyonya guan.
"Eh!! kenapa begitu bu?" ,,, tanya fei-ling.
Nyonya guan pun menarik kursi lalu duduk berhadapan dengan fei-ling.
"Coba kamu perhatikan wajah ibu!" ,,, pinta'nya.
Fei-ling pun memperhatikan wajah ibu'nya.
"Hm... ibu... cantik dan muda" ,,, kata fei-ling.
"Lalu apa kamu bisa menebak berapa umur ibu ?" ,,, tanya nyonya guan.
Fei-ling pun mencoba menebak sesuai fisik yang terlihat.
"Em... mungkin sekitar 20 atau 22" ,,, kata fei-ling, nyonya guan pun langsung tersenyum.
"Phu... uhuk...uhuh... APA!!! 47 ??!" ,,, fei-ling langsung terkejut sampai tersedak salipah nya sendiri.
"Percaya tidak percaya tapi itulah kenyata'an nya" ,,, kata ibu'nya.
Untuk beberapa saat fei-ling terlihat berfikir keras, kemudian dia kembali tersadar oleh suara ibu'nya.
"Ling'er ambil cin-cin ini, ini adalah cin-cin dimensi tingkat rendah di dalam'nya ada beberapa set pakaian, uang, obat2tan, dan beberapa per'alatan medis. ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan mu selama beberapa bulan ke depan, dan jika kamu kehabisan koin emas, kamu tukarkan saja beberapa butir emas yang ada di dalam kantung putih nua itu, tapi untuk ke 4 buah kristal'nya kamu tidak boleh menjual'nya karna itu bukan kristal biasa, faham?" ,,, kata ibu'nya.
"Em... iya bu, jadi marga ku adalah Xu?" ,,,
"Benar... Xu Hui-Ling itu nama asli, dan kamu harus menjaga baik2 kalung yin itu, jangan sampai jatuh ketangan orang lain apapun yang terjadi, dan jika kamu penasaran apa yang ada di balik kalung itu, kamu hanya perlu meneteskan darah mu ke liontin yin itu, setelah itu kamu bisa tau sendiri" ,,, kata ibu'nya.
"Aku mengerti bu, tapi kenapa cin-cin dimensi ini ibu berikan padaku? walau pun ini tingkat rendah tapi ini cukup mahal, kenapa ibu tidak menyimpan'nya untuk ibu!" ,,, kata fei-ling.
"Ibu sudah punya 1 dan ini adalah warisan dari keluarga ibu, lagi pula yang itu ibu beli dari hasil penukaran butiran emas milikmu, jadi kamu tidak perlu merasa tidak enak hati" ,,, jawab ibu'nya.
"Dan satu lagi kamu harus selalu menutupi wajah mu, pakai topeng atau cadar karna walaupun kamu tumbuh di desa, tapi kecantikan yang kamu miliki tidak bisa di tutupi oleh pakaian lusuh saja, dan jika ada yang bertanya tentang hari kelahiran dan umur mu kamu tidak boleh memberi taukan yang sebenar'nya" ,,, sambung ibu'nya.
"Kenapa aku juga harus menutupi usia ku juga?" ,,, tanya fei-ling.
__ADS_1
"Ibu hawatir kalau kamulah tang mereka cari" ,,, kata ibu'nya.
"Mereka ? mereka siapa bu?" ,,, tanya fei-ling dia semakin heran.
"Ibu tidak tau, tapi akhir2 ini banyak sekali penculikan gadis2 muda yang memiliki kelahiran yang sama, karna itulah kamu tidak boleh membeberkan identitas mu sembaranagan" ,,, jawab ibunya.
"Baikan ling'er mengerti, lalu kapan ibu berencana akan pergi?" ,,, tanya fei-ling.
"Sebenar'nya ibu ingin bersama mu lebih lama lagi, tapi ibu takut mereka akan cepat menemukan ibu, jadi ibu harus bergerak lebih awal, dan hari ini ibu akan pergi!" ,,, kata ibu'nya.
Fei-ling pun menarik nafas panjang dia merasa keberatan, tapi sepertinya perpisahan tidak bisa di hindari lagi.
"Begitu ya... lalu bagaimana aku bisa menghubungi ibu?" ,,, tanya fei-ling.
Nyonya guan pun bangkit dari duduk'nya lalu berjalan menghampiri jendela dan membuka'nya setelah itu dia bersiul.
Beberapa menit kemudian munculah 2 mahluk putih terbang dan masuk ke kamar mereka, fei-ling sedikit terkejut ternyata itu adalah 2 elang putih.
"Ling'er, mereka adalah 2 ekor elang roh, walaupun mereka tidak terlalu bisa bertarung, tapi mereka bisa membantu mu mencari berbagai informasi dan juga bisa mengirim pesan jika kamu merindukan ibu" ,,, kata ibu'nya.
"Woaahh... cantik sekali, apa elang roh ini bisa meningkatkan kekuatan'nya?" ,,, tanya fei-ling.
"Tentu saja bisa, mereka tidak bisa bertarung itu karna mereka masih terlalu muda, jika kamu mau kamu bisa melakukan kontrak darah dengan salah satu dari mereka, maka kekuatan'nya akan meningkat se'iring kultivasimu yang meningkat" ,,, kata ibu'nya.
"Benarkah? kalau gitu aku akan melakukan kontrak darah, terima kasih bu" ,,, kata fei-ling.
Kemudian dia pun melakukan kontrak darah dengan 1 elang putih, sedangkan yang satu nya akan mengikuti nyonya guan.
"Baiklah ibu tidak akan membuang waktu lagi, Ling'er jaga dirimu!" ,,, Nyonya guan meng'akhiri pembicara'an itu.
Dengan berat hati fei-ling pun pergi mengantarkan kepergian ibu'nya, akhir'nya fei-ling pun sendiri dia masih bingung apa yang harus dia lakukan selama 3 bulan ini, fei-lin pun memutuskan untuk menginap 1 hari lagi sambil memikirkan apa yang harus dia lakukan selanjut'nya.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Tbc