The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 113* "Apakah Dia Sudah Mati?"


__ADS_3

***


Huilan yang mencoba mengambil kesempatan untuk melarikan diri saat baru saja berhasil membalikan serangan dari pangeran kim itu, kini dengan terpaksa dia harus mengurungkan niat'nya karna ternyata dia sudah di kepung oleh belasan kultivator tingkat tinggi.


Dari depan ada pangeran ke 3 alias pangeran chu dengan tingkat kultivasi berada di tingkat 3 alam duniawi, lalu di atap samping ada pangeran ke 2 alias pangeran kim dengan tingkat kultivasi berada di level 1 alam duniawi.


Kemudian dari samping kiri dan belakang ada belasan kultivator tingkat 1, 2 dan 3 alam langit, tapi meskipun begitu huilan masih tetap menampilkan sikap yang tenang padahal dalam hati'nya dia mulai bimbang, karna jika dia melawan dengan tingkat kekuatan'nya sekarang... Itu sudah jelas dia tidak punya kesempatan untuk lolos, jika hanya menangani para bawahan'nya yang level kultivasi'nya berada 3 level di atas'nya, huilan masih bisa menangani'nya. namun sekarang masalah'nya di sana ada pangeran chu dan pangeran kim. Jadi dia tidak yakin bisa lolos... tapi lain lagi cerita'nya jika dia menggunakan senjata legenda yang di kenal sebagai devil sword.


Namun dia ragu untuk menggunakan devil sword karna ter'ahir kali dia memakai'nya, dia sangat menderita yang di sebabkan tubuh'nya belum bisa menerima kekuatan yang begitu besar. Apalagi belum lama ini pedang devil sword'nya telah berubah wujud dan memancarkan kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelum'nya.


Jadi dia takut jika menggunakan'nya kali ini, itu mungkin akan membuat'nya hancur sampai berkeping-keping.


Saat huilan masih berfikir mencari cara untuk meloloskan diri dari kepungan, terdengarlah suara pangeran chu menurunkan perintah.


"Semua'nya! Tangkap dia hidup atau mati!" setelah pangeran chu memberi perintah, belasan kultivator kecuali pangeran kim. Mereka langsung menerjang maju menyerang huilan secara bersusulan.


Serangan pertama, 4 orang kultivator level 1 alam langit menghunuskan pedang masing-masing dari segala arah.


Dengan cepat huilan melompat tinggi sehingga ke 4 pedang itu saling bertabrakan satu sama lain, dan sebelum meraka menarik kembali pedang'nya masing-masing. Huilan sudah menghujankan beberapa jarum perak beracun.


Wooshh...


Clap... Clap...


Clap... Clap...


AAAHHHH!!!....


Ke 4 penyerang itu langsung jatuh dan mengelinding menuruni atap... Selanjut'nya 6 kultivator level 2 alam langit, mereka yang sedang berdiri di atas pedang terbang'nya masing-masing itu pun mulai menyerang huilan dari udara.


Hujan energi penghancur yang berwujud bola cahaya berwarna ungu gelap itu pun melesat ke arah huilan yang masih melayang di udara, dan saat bola-bola ungu gelap itu sudah dekat. Huilan langsung merentangkan ke 2 tangan nya ke samping lalu berputar dengan kecepatan tinggi sampai terciptalah pusaran angin menyelimuti seluruh tubuh huilan.


Dan hal selanjutnya yang terjadi... Bola-bola cahaya ungu itu terpental balik melesat ke arah 6 kultivator yang menyerang dengan kecepatan suara dan pasti'nya tak terduga sehingga mereka tidak bisa menghindar.


Woshh... Wosh... Woshhh...


"AAARRRKKKHHH...


BOMM!! BOOMMM!! BOOMMM!!!


Ke 6 kultivator itu meledak di ketinggian dan tubuh'nya hancur terkena serangan'nya sendiri. Sedangkan huilan, dia kembali mendarat di atap bangunan... Tapi belum sempat huilan menghirup udara baru, 8 kultivator level 3 alam langit sudah menyerang dari atas dengan tangan masing-masing di selimuti energi penguat dan energi penghancur yang berbentuk gumpalan cahaya berwarna merah sedikit transparan.


Ke 8 kultivator itu tetjun mengepung huilan dengan telapak tangan masing-masing di arahkan ke huilan, dan serangan kali ini membuat huilan tidak punya celah untuk menghindar.


Tapi 30 cm sebelum ke 8 tangan yang di selimuti energi penghancur itu mengenai huilan, tiba-tiba huilan menghilang. Alhasil ke 8 energi penghancur itu bertabrakan dan...


BBOOMMM!!!🌋


Terjadi ledakan besar yang menimbulkan gelombang kejut yang sangat dasyat sampai-sampai beberapa bangunan yang ada di sekitar hancur dan tersapu oleh gelombang ledakan energi penghancur, begitu pun dengan ke 8 kultivator, tubuh mereka ikut hancur sampai berkeping-keping...


Sedangkan pangeran kim dan pangeran chu, mereka ber 2 sudah menghindar dari awal. Saat ini posisi mereka berada di ketinggian dan berdiri di atas pedang terbang'nya masing-masing.

__ADS_1


Pandangan mereka terus menatap tajam pada bangunan yang sudah hancur dan masih di selimuti kepulan asap tebal sisa sisa dari ledakan, tak lama pangeran kim pun buka suara.


"Adik ke 3, menurut mu apakah dia sudah mati??" tanya pangeran kim.


Kemudian yang di tanya pun menjawab tanpa mengalihkan pandangan'nya dari kepulan asap.


"Hmm... Hanya ada 2 kemungkinan, kalau tidak mati maka akan terluka parah!" jawan'nya dengan percaya diri.


Pangeran kim pun mengangguk lalu bicara sependapat dengan adik'nya.


"Kau benar, gabungan energi penghancur dari serangan 8 kultivator tadi itu mampu membunuh seorang kultivator tingkat duniawi awal, dan sekalipun kultivasi orang itu berada di pertrengahan alam duniawi, dia pasti akan terluka parah!" kata pangeran kim.


Tapi tak lama setelah pangeran kim berkata seperti itu, tiba-tiba 1 bayangan hitam melesat keluar dari kepulan asap dan mulai menjauh.


Tentu pangeran kim dan pangeran chu langsung terkejut bukan main, tapi meskipun tetkejut mereka langsung bergegas mengejar bayangan hitam yang sedang mencoba melarikan diri.


Dan tak perlu waktu lama, bayangan hitam yang tidak lain dia adalah huilan itu sudah berhasil terkejar. Dan tanpa banyak bicara lagi, pangeran kim langsung menerjang maju dan meluncurkan pukulan.


Huilan pun bergerak cepat untuk menghindar dan berhasil menghindari beberapa serangan, tapi kali ini tidak seberuntung tadi karna pangeran chu juga ikut menyerang'nya.


Alhasil huilan menerima beberapa pukulan energi penghancur dari mereka ber 2, plus mereka terus menyerang tanpa memberi huilan kesempatan untuk melawan.


Beberapa menit kemudian sudah pasti huilan semakin kewalahan dan pergerakan'nya juga semakin melambat karna walau bagaimana pun kekuatan 2 pria yang jadi lawan huilan itu berada jauh di atas tingkat kultivasi huilan yang hanya berada di level 9 alam bumi, dan dari sana sudah terlihat jelas perbeda'an kekuatan mereka itu terselang 1 alam dan bukan 1 level. Jadi huilan bisa bertahan sampai sejauh ini adalah suatu ke'ajaiban, karna kultivator jenius pada umum'nya saja tidak akan mampu menerima 1 pukulan dari kultivator yang kekuatan'nya terselang 1 alam di atas'nya.


Melihat pergerakan huilan semakin lambat, tiba-tiba pangeran kim menyunggingkan sudut bibir'nya lalu dia melesat cepat mendekati huilan dan...


Sreettt...


Woshhh...


Aaaaaahhhhh...


Ukhuk! Ukhuk!


Tubuh huilan terpental jauh lalu menabrak salah satu dinding bangunan sampai dinding yang di tabrak'nya hancur, beruntung dinding yang dia tabrak terbuat dari papan kayu, jadi dia hanya mengalami sedikit luka dalam.


Tapi tak lama setelah itu tiba-tiba dada'nya mulai terasa sesak dan susah untuk bernafas plus terasa sakit, kemudian juga mulai merasakan sakit dan panas yang luar biasa dari dekat urat nadi tangan kiri'nya.


Huilan pun segera memeriksa ke sumber rasa sakit'nya, dan ternyata terdapat 1 sayatan benda tejam sepanjang 5 cm plus darah yang sudah bercucuran membasahi pakaian lengan'nya.


Tubuh huilan pun mulai gemetar karna terkena racun mematikan dari senjata tajam yang di gunakan oleh pangeran kim.


Tak lama pangeran kim dan pangeran chu mendarat ke tanah tidak jauh di depan huilan, kemudian mereka di kejutkan oleh tingkat kultivasi huilan.


Karna sekarang huilan terluka dan kondisi'nya melemah, jadi tingkat kultivasi'nya tidak bisa di tekan lagi dan hal itu membuat ke 2 pria lawan'nya mengetahui tingkat kultivasi huilan.


"Apa?!... Yang benar saja!! Dia hanya seorang gadis kecil dengan tingkat kultivasi hanya puncak alam bumi!!" kata pangeran kim dengan nada yang terkejut.


"Memang sulit untuk di percaya... Seorang kultivator muda level 9 alam bumi bisa membunuh belasan kultivator tahap alam langit!!" sambung pangeran chu.


"Sungguh bakat yang mengerikan, untuk menghentikan'nya saja aku bahkan sampai harus menggunakan belati hitam!" kata pangeran kim.

__ADS_1


Mendengar ucapan pangeran kim, seketika huilan langsung membulatkan ke 2 bola mata'nya, dan tanpa berfikir panjang lagi dia bergegas mengambil sebutir pil berwarna ungu kehitaman dari dalam botol porcelain putih ukuran sedang Lalu menelan'nya.


Setelah itu dia meminum air dari botol porcelain yang lain... Pangeran kim dan pangeran chu pun saling memandang satu sama lain lalu menatap huilan dengan curiga.


Dan tak lama, huilan pun memuntahkan banyak darah hitam tanpa melepaskan cadar'nya.


Pangeran kim sangat terkejut dengan apa yang sedang dia lihat, lalu dia pun bergegas lari menghampiri huilan berniat akan melepaskan cadar huilan.


Tapi beberapa langkah sebelum dia sampai, tiba-tiba 1 sosok lain yang memakai hanfu serba hijau gelap itu tiba-tiba muncul di depan huilan dan langsung mengibaskan tangan kanan'nya ke arah ke 2 pengeran.


Wosshhh... BUK!!


AARRKKKHHH....


Pangeran kim langsung terpental lalu menabrak pangeran chu sampai dia ikut terdorong jauh dan jatuh bersama'an, sedangkan sosok yang baru saja menyerang pangeran kim, dia langsung bergerak cepat meraih pinggang huilan lalu melesat pergi membawanya menghilang dalam kegelapan.


"SIAL!! Ternyata dia tidak sendirian!!" teriak pangeran kim yang langsung bangkit lalu bersiap akan mengejar'nya, tapi pangeran chu bergegas meraih pergelangan tangan kanan'nya sambil bicara melarang.


"Tunggu kak!! Tidak perlu di kejar!" kata pangeran chu.


Tapi pangeran kim malah marah lalu menghentakkan tangan'nya sampai pengangan pangeran chu terlepas, setelah itu dia membentak.


"KENAPA TIDAK BOLEH DI KEJAR?? Sudah banyak orang-orang kita yang mati sia-sia!!" bentak'nya.


"Tenang ka' jangan marah dulu... Aku melarang kaka untuk mengejar karna aku punya cara lain untuk membuat'nya menyerahkan diri'nya sendiri!" kata pangeran chu.


"Owh... Kau punya rencana apa??" tanya pangeran kim dengan rasa penasaran.


Pangeran chu tidak menjawab tapi malah menyunggingkan sudut bibir'nya sambil memasang tatapan evil ke arah tadi huilan dan sosok mistrrius itu menghilang.


*-*


Di tempat huilan...


Dia yang terus di bawa menjauh oleh orang misterius itu akhir'nya dia di turunkan di salah satu atap bangunan yang letak'nya tidak jauh lagi dari paviliun tempat huilan tinggal.


Setelah orang misterius itu menurunkan huilan dia langsung menegor huilan dan berhasil membuat huilan terkejut bukan main.


"NONA XU!! Tak bisa kah kau tidak melakukan sesuatu yang bisa membuat mu masuk ke dalam bahaya!!" tegor'nya.


Seketika huilan mematung tak percaya dengan identitas orang misterius yang sudah menyelamatkan'nya.


"Ba... Ba-gaimana mungkin itu kau?!!!" kata huilan dengan nada yang terkejut.


.


.


.


***Tbc

__ADS_1


__ADS_2