The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 012* Dunia Modern Part 6


__ADS_3

***


Snow terus melakukan gerakan2 lincahnya sampai berhasil menumbangkan beberapa musuhnya,


Melihat aksi snow seperti itu membuat musuhnya semakin geram, tapi jumlah musuh yang masih berdiri hanya tinggal beberapa orang lagi.


Mereka pun kembali menyerang snow dengan membabi buta, Mereka melemparkan segala benda yang ada di atas meja makan, Snow sedikit terkekeh melihat aksi musuhnya yang sudah kehilangan akal sehatnya itu, Snow pun bergerak cepat menghindari benda2 yang melayang ke arahnya, sesekali snow berjungkir balik saat snow hampir terjatuh karna menghindari lemparan2 itu.


Snow terus berjungkir balik hingga tersudut ke sebuah meja yang berisi makanan lain nya, snow pun melompat dan mendarat di atas meja, kemudian mulai menedang apa saja yang ada di atas meja, dan akhirnya merekapun saling melempar cake, cookis, dan makanan2 lainya.


Para tamu yang menyaksikan perang makanan itu malah kebingungan haruskah mereka tertawa atau menangis, saling melempar-lempar makanan pun terus berlangsung, dan itu membuat lim yo semakin marah, kemudian dia menembakan pistolnya ke arah langit2 gedung sebanyak 2 kali.


Dorrr,,,


Dorrrr,,,,


Suara tembakan yang bersama'an dengan teriakan lim yo.


"BERHENTIIIII !!! Kalian semua B***h!" Teriak lim yo,


Sontak para bawahan lim yo pun menghentikan aksinya, tapi snow sedikit terlambat menghentikan aksinya, Sepiring mi goreng pun tetap melayang ke arah para bawahan lim yo, Melihat sepiring mi goreng melayang ke arahnya sontak para bawahan lim yo berteriak memberi peringatan.


"AWASSS !!!" ,,, dan secara bersamaan para bandit itu langsung bertiarap untuk menghindar, dan pada akhirnya sepiring mi goreng itu mendarat di kepala lim yo😱,,,, yang membuat penampilan lim yo seperti sedang bermain kosplay pelawak yang memakai rambut palsu dari mi goreng.


Dengan kompak para bawahan lim yo dan Snow Mengeluh kata yang sama,


"Oopppssss,,,,," πŸ™ŠπŸ™ŠπŸ™Š


Kemudian salah satu bawahan lim yo Menanyakan kabar bos nya,


"B,,,bos,,, apa kamu baik2 saja ??" ,,,, Tanya nya Sambil menungkup mulut untuk menahan tawa yang hampir meledak karna melihat penampilan bosnya yang sudah tidak jelas, dan itu benar2 Membuat lim yo semakin marah seperti gunung berapi yang siap meledukk.


"AAAAAAA,,,,,, kalian semua tidak bergunaaaaa,,,," Teriakan Lim yo dengan emosi yang berkobar-kobar seperti api, dan nafas yang turun naik seperti sedang Memompa sebuah balon karet yang tida akan pernah membuat perut lim yo menjadi buncit karna udara yang terus keluar masuk.


"AAA,,,,,,Authoorr kepanjangan!!!!!"🀨🀨


"Oh,,, maaf ok lanjut"πŸ˜…πŸ˜…


Lim yo yang sedang emosi kemudian dia memutarkan pandangan nya mencari sesuatu untuk melepaskan rasa geramnya, Lalu dia melihat sepiring udang lobster Dengan cepat dia mengambil sepiring udang besar itu lalu mengangkat nya tinggi2, Kemudian dia kembali berteriak.

__ADS_1


"BIAR AKU TUNJUKAN PADA KALIAN BAGAIMANA CARA MELEMPAR DENGAN BENAR!!!!" bentak lim yo yang langsung mengambil ancang2 dan mulai melemparkan lobster itu ke arah snow, Para bawahan lim yo yang masih tiarap di lantai mereka langsung duduk dan dengan kompak mereka melihat ke atas dan mengikuti kemana arah udang lobster itu melayang, Dengan konyol nya Secara bersamaan mereka meng absen Satu per satu makanan2 yang melayang di atas mereka.


"Wuaaahhh... pasukan udang lobster Terbang..." Ucapan Mereka sambil memiringkan kepalanya Mengikuti arah lobster itu mengarah.


Snow melihat lobster melayang ke arahnya yang masih berdiri di atas meja, dengan cepat snow menangkis lobster2 itu menggunakan tongkat besi'nya dan berhasil membuat lobster-lobstet itu terlempar ke segala arah, dan pasti'nya Snow juga tida mau kalah. dia pun mulai melempar apapun yang ada di atas meja.


"Wuaaaahhhh kepiting balas Menyerang..." para bawahan lim yo mulai kembali meng absenπŸ˜…πŸ˜…


"Wuaaahhhh,,,, kerang menghadang ,,,,, Wuaaahhhh,,, jendral pari berenang,,,, wuaaaaahhh,,,, Dewi kematian datang ,,, EH!!! ,,,, apa tadi kau bilang 😨😨??? " Mereka saling menatap satu sama lain, Sebelum meraka sadar, Secepat kilat snow yang sudah melompat ke atas Melewati para bawahan lim yo dengan posisi jungkir balik di udara, di saat yang bersamaan Snow kembali meluncurkan jarum2 beracun nya, dan tepat mengenai sasaran,


Kemudian snow mendarat dengan satu lutut menekuk, dan satunya lagi menyentuh lantai lalu di imbangi oleh ke dua telapak tangan nya yang menyentuh lantai.


Para tamu yang ada di sana kembali tercengang dengan gerakan snow yang secepat kilat, Awalnya mereka sedang menikmati pertunjukan perang makanan, Tapi sekarang suasananya kembali tegang.


Snow pun berdiri sambil menatap tajam pada lim yo, sedangkan kondisi para bawahan lim yo sudah sekarat dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya,


Kini tinggal lim yo sendiri yang masih bertahan, dia pun menjadi cemas.


Perlahan-lahan snow pun mulai maju dengan exspresi nya yang dingin, Lim yo semakin panik hingga mundur beberapa langkah dengan tubuh yang mulai gemetar, lim yo pun memberanikan diri untuk mengancam snow dengan menodongkan pistol nya,


"Ja,,,jangan ,,, jangan Mendekat atau,,,πŸ˜–" Ucapan lim yo terpotong karna snow sudah maju dan mengayunkan tongkat besinya,


Snow berhasil meluncurkan pukulan ke pundak lim yo, dan itu membuat lim yo membulatkan ke 2 bola matanya kemudian terjatuh pingsan.


Setelah para penjahat itu berhasil di kalahkan para bodyguard pun mulai mengambil senjatanya masing2, dan mulai bergerak untuk membersihkan kekacauan di sana, Meskipun di kepala mereka masih memiliki tanda tanya besar tapi mereka hanya bisa diam, dan kembali melanjutkan tugas nya.


Snow menarik nafas panjang dan mulai mengatur nafas nya yang sudah tidak beraturan setelah melakukan aksinya, Semua tamu merasa lega karna mereka sekarang selamat, terutama muyan yang kini sudah turun ke lantai bawah, dan berdiri di belakang snow,


Dia masih tidak menyangka kalau malam ini semua orang di selamatkan oleh seorang gadis kecil yang tadi dia anggap bahwa gadis itu hanya akan membawa masalah untuknya.


Jika yang lainnya merasa senang tapi berbeda dengan presdir gu, Luka presdir gu sudah di Perban oleh kekasihnya Lin che,


Snow melihat exspresi presdir gu dan membuatnya menunduk kemudian dia berniat pergi secepat mungkin, Snow Melangkah pergi melewati mu yan, dan itu membuat mu yan kembali bingung dengan sikap snow, Tapi mu yan kali ini tidak berani untuk menahan snow dan membiarkan nya lewat begitu saja.


Tapi baru beberapa langkah snow melewati mu yan tiba2


"BERHENTI!!! siapa yang mengijinkan kamu pergi !" presdir gu berteriak dengan nada tinggi dan menunjukan rasa tida senang,


Snow sudah menebak bahwa penyamaran nya sudah ketauan oleh presdir gu.

__ADS_1


Semua orang yang ada di situ merasa heran denga sikap presdir gu, terutama Muyan tapi mereka tida bisa banyak bertanya,


Snow berhenti lalu kembali berbalik arah dengan kepala yang masih menunduk, Terdengar presdir gu meminta maaf pada semua tamu atas kekacauan yang terjadi, dan meminta mereka untuk kembali ke rumahnya masing2.


Awalnya para tamu ingin bertegur sapa dulu pada gadis yang sudah menyelamatkan mereka dan mengucapkan terima kasih, Tapi presdir gu cepat2 menyuruh mereka untuk pergi.


Selang beberapa menit akhirya semua tamupun sudah meninggalkan ruangan itu, kini yang tersisa hanya beberapa bodyguard, franco, Ce'o lin, Ce'o yu, presdir Gu, dan gadis kecil yang masih menunduk.


Presdir gu pun berjalan mendekat sambil di papah oleh lin che, Muyan memperhatikan snow dan meihat tangan'nya mengepal erat, dan itu membuat rasa penasaran muyan semakin tida terhitung.


Presdir gu kini berdiri tepat di hadapan snow, dan mulai mengangkat tangan nya untuk melepas kan topeng snow,


Snow hanya bisa diam dia sudah menebak bahwa presdir gu akan memarahinya,


Setelah topeng nya terlepas, presdir gu langsung mengepalkan tangan nya untuk menahan amarah nya, tapi tak lama


Plaakk!!


Presdir gu mendaratkan tamparan yang lumayan cukup keras dan membuat kulit yang putih seputih salju menjadi merah bekas tamparan, Snow langsung memegangi pipi'nya yang terasa perih dengan tangan yang gemetar. Tentu saja semua orang yang ada di sana terkejut bukan main.


Jika yang lainnya terkejut karna gadis kecil yang telah menyelamatkan nya adalah Dian, Sedangkan Muyan terkejut kenapa presdir gu menamparnya.


Semua orang yang ada di situ menatap snow dan presdir gu secara bergantian untuk meminta penjelasan apa arti dari ini semua.


.


.


.


.


.


.


.


***Tbc

__ADS_1


__ADS_2