
***
Hui-lan merasakan aura negatip yang lumayan cukup kuat menyebar dari arah srigala tanduk ungu.
*-*
Dan benar saja seigala tanduk ungu yang sedang di kuasai oleh amarah itu kekuatan'nya juga meningkat drastis sehingga pukulan pada hidung'nya hanya bepengaruh sebentar, kepulan asap pelangi juga sudah berhasil di singkirkan oleh seigala. kemudian seigala itu mendongak'kan kepala'nya ke atas sambil membuka mulut'nya, lalu munculah bola cahaya berwarna ungu kehitaman yang lumayan besar dan siap menangkis serangan dari hui-lan.
Di saat yang bersama'an hakubi yang ada di atas pohon langsung berdiri, sambil melemparkan popcorn nya ke belakang kali ini dia mulai merasa cemas.
"Nona !! cepat hindari bola energi yang di keluarkan oleh seigala itu... aku bisa merasakan bola energi itu di selimuti oleh kegelapan.. ITU TERLALU BERBAHAYA CEPAT MENGHINDAAARR!!" ,,, peringatan hakubi lewat telepati, dia benar2 merasa tidak tenang.
Hui-lan bisa mendengar peringatan dari hakubi tapi dia tidak bisa menghindari lagi, karna jarak mereka sedah terlalu dekat. Akhir'nya hui-lan nekat dia pun kembali fokus dan menyalurkan energi mistik semampunya, tanpa di sadari bola mata hui-lan yang berwarna coklat ke'emasan berubah menjadi emas terang.
Di saat yang bersama'an juga, ujung tongkat yang sudah di lapisi oleh kristal ice yang meruncing, kini telah di selimuti oleh cahaha emas dan hanya hakubi yang melihat kejadian itu, karna hakubi memiliki ikatan darah dengan hui-lan.
Sedangkan ke 4 pemuda dan pemudi hanya bisa melihat gadis bertopeng itu terjun bebas tapi mereka tidak bisa melihat cahaya emas dan biru terang yang di keluarkan oleh hui-lan, karna kepulan asap pelangi juga telah menghalangi pandangan mereka.
Akhir'nya energi mistik hui-lan dan bola ungu kehitaman milik srigala itu beradu, yang menimbulkan udara di sekitar menjadi tertekan. orang2 yang ada di sekitar merasakan tekanan udara yang cukup mengerikan hingga membuat mereka terdorong beberapa langkah, lalu cepat2 mereka melindungi diri masing2 termasuk hakubi dia juga merasa tertekan.
Hui-lan yang melayang di udara dia terus fokus untuk menghancurkan bola cahaya ungu kehitaman itu, hanfu yang dia kenakan mulai berkibar terdorong oleh angin yang tercipta dari 2 energi mistik yang bertabrakan. jadi walaupun posisi hui-lan menyondong di udara dengan posisi kepala di bawah pakaian'nya tetap seti menutupi tubuh'nya.
Hui-lan merasa sedikit tertekan, tapi srigala tanduk ungu jauh lebih tertekan karna energi gadis bertopeng itu ternyata jauh lebih besar dari'nya. tak lama kemudian bola mistik ungu kehitaman itu mulai retak dan tidak bisa di hindari lagi.
Krakk...
BBOOOMM!!...
Cleb...
Seketika bola mistik ungu kehitaman itu pecah dan meledak, lalu tongkat besi hui-lan itu juga tidak bisa di hindari lagi akhir'nya tongkat itu menusuk sampai ke jantung.
1 detik...
2 detik...
3 detik...
__ADS_1
Detik2 sebelum srigala itu menghembuskan nafas terakhir'nya, dia melihat bola mata gadis itu berwarna emas terang dan seperti memiliki ruangan yang sangat luas tanpa batas. dan membuat srigala itu terkejut dan tersenyum miris.
"Pengendali bakat alam tingkat emas di usia semuda ini??! dia pasti bukan ber'asal dari sini" ,,, Si srigala membatin sebelum akhir'nya dia benar2 mati.
Dan di saat ledakan terjadi seketika orang2 yang ada di sana termasuk hakubi juga ikut terdorong, oleh tekanan yang di timbulkan oleh ledakan energi mistik hingga mundur beberapa meter, sedangkan hakubi dia hampir terlempar. tapi karna dia sedang berada di dahan pohon jadi dia berpegangan pada dahan, setelah tekanan yang mendorong mereka berhenti. tiba2 energi negatif yang mereka rasakan tadi langsung menjadi bersih, seolah-olah energi negatif itu telah di murnikan dan sukses membuat orang2 yang ada di sana termasuk hakubi menjadi semakin tertegun.
Karna di saat yang bersama'an energi negatif di murni'kan gumpalan asap yang berwarna-warni itu juga terdorong dan menghilang, lalu menyisakan pemandangan gadis bertopeng itu berdiri di atas tubuh srigala tanduk ungu yang sudah mati, dengan tongkat yang menancap dari mulut hingga tembus ke jantung, di tambah pakaian putih'nya yang berkibar-kibar seperti tertiup angin, yang berhasil membuat beberapa pasang mata terpesona dengan sosok gadis bertopeng itu, itulah yang mereka lihat.
Tapi kenyata'an nya hui-lan sedang mencoba mengimbangi tubuh'nya agar tidak jatuh, karna tubuh srigala yang menjadi pijakan kaki'nya terasa licin bagi huilan. hui-lan sudah hampir kehabisan tenaga, jadi dia tidak bisa langsung menggunakan ilmu peringan tubuh.
"Ugh... sial, aku hampir menggunakan seluruh energi yang tersimpan di meridian ku! pleas... pleas... pleas... jangan sampai jatuh, mungkin sakit'nya ngga seberapa tapi malu'nya itu lhoooo😓" ,,, batin hui-lan berteriak.
Tapi akhir'nya hui-lan tidak bisa bertahan lagi.
"Eh...
"Eeh...
"Eeehh...
Pekik'nya, dia pun terjatuh dari atas tubuh srigala. karna hui-lan tidak mau menghadapi kejadian memalukan itu dia pun langsung menutup mata dengan ke2 tangan'nya.
"Eeh...
"AAA....
"BUUGH...
Teriak hakubi yang jatuh sampai berguling-guling dan terhenti oleh kaki seorang gadis yang bernama wei-young, tentu weu-young terkejut karna ada sesuatu menabrak kaki'nya. tapi rasa keterkejutan'nya tidak berlangsung lama, setelah mengetahui apa yang baru saja menabrak kaki'nya. Mata wei-young langsung berbinar melihat hewan kecil berbulu putih seperti kucing yang menggemaskan, karna hewan berbulu putih itu sedang menutup mata dengan ke 2 tangan'nya yang kecil dan mungil.
Sedangkan hui-lan dia masih setia menutup mata dengan ke 2 telapak tangan'nya.
"Aduuhh... gimana ini? masa iya gue harus tutup mata terus" ,,, batin hui-lan menggerutu.
"Eehh,,, tapi ko nga sakit yah??!" gumam'nya.
Kemudian dia mendengar suara seorang pemuda menegor'nya.
__ADS_1
"Nona... nona... apa kamu baik2 saja ?" ,,, teguran'nya.
Hui-lan pun perlahan-lahan menggeserkan ke 2 telapak tangan'nya dan lansung mematung, ternyata dia tidak jadi jatuh ke tanah. melainkan pemuda tadi yang membuat segel formasi, telah menangkap tubuh hui-lan, dan sekarang dia masih berada di pengkuan pemuda itu.
"Nona... bagaimana perasa'an mu sekarang? aku tau kamu pasti sudah kehabisan tenaga makan'nya kamu hampir jatuh tadi!" ,,, ucapan pemuda itu sambil berjalan menghampiri yang lain'nya.
Hui-lan belum bisa mencerna jawaban apa yang harus dia jawab, kemudian pemuda yang masih mengangkat hui-lan itu menanyakan keada'an yang lain'nya.
"Wei-young, Qin-suo... kalian baik2 saja kan?" ,,, tanya'nya.
"Em.. iah, kami baik-baik saja" ,,, jawab mereka serempak.
Wei-youn menjawab sambil menggendong dan mengelus-elus hewan berbulu putih yang seperti kucing, yang tidak lain dia adalah hakubi, (Sang pangeran rubah ekor 9).
Sebenar'nya hakubi tidak suka di perlakukan seperti itu, tapi dia mendapat peringatan dari hui-lan lewat telepati untuk tetap bersikap baik.
Sedangkan qin-suo menjawab dengan nada yang ketus, dia masih kesal pada hui-lan karna gara-gara hui-lan dia jadi kehilangan konsentrasi.
"Qin-suo kamu kenapa? tidak biasa nya kamu berwajah masam!" ,,, tegoran yuwen-yong, pemuda yang satu nya lagi.
Walaupun dia menegor qin-suo tapi pandangan'nya tetap tertuju pada hui-lan.
"Tsk.. jun gege, apa kamu tidak cape terus menggendong gadis aneh itu!!" ,,, kata qin-suo dengan nada yang tidak senang.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Tbc