The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Mengunjungi Putra ke 7


__ADS_3

***


Flashback...


15 Tahun yang lalu Ruo Anxia ikut dengan Wu Jun-kai ke kekaisaran jiankang, lalu anxia menawarkan diri untuk bekerja menjadi seorang pelayan di kediaman perdana mentri Wu Jun-Li, ayah dari wu jun-kai.


Tapi jun-kai tidak setuju dengan tawaran anxia berbeda dengan ayah'nya.


Ayah'nya justru meminta anxia untuk menjadi pelayan pribadi istri pertama perdana mentri Wu yang bernama Lu Wen-Lian, dia adalah adik kandung ratu jiankang yang bernama Li Wen-xiao.


Saat anxia datang, nyonya besar wu ini sedang mengalami sakit berat dan keluarga wu juga sedang mengalami musibah akibat penyakit dari nyonya wu. Sudah beberapa banyak tabib yang datang untuk mengobati penyakit nyonya wu, tapi tidak ada satupun yang berhasil, bahkan para tabib jadi ikut takut karna penyakit'nya yang janggal.


Jun-kai yang baru mengetahui tentang ibu'nya yang sakit itu, merasa aneh.


Pasal'nya 2 minggu yang lalu ibu'nya itu baik2 saja bahkan jun-kai baru saja bercanda tawa dengan ibu'nya sebelum dia pergi untuk menjalankan tugas 2 minggu yang lalu.


Ibu jun-kai mengalami kelumpuhan hanya karna jatuh kedalam kolam ikan, setelah mengantarkan kepergian putra'nya dan yang lebih aneh'nya lagi lumpuh'nya itu menular, sudah ada beberapa pelayan yang melayani nyonya wu itu, tiba2 jatuh sakit dan mengalami kelumpuhan di salah satu bagian organ tubuh'nya.


Perdana mentri wu menjadi prustasi untuk menghadapi penyakit istri tercinta'nya itu, awal nya mentri wu sedikit ragu untuk menempatkan anxia menjadi pelayan yang baru karna identitas anxia yang belum jelas di tambah lagi dia masih sangat muda, tapi seteleh mentri wu memberi tau kebenaran penyakit istri'nya anxia justru malah antusias untuk merawat nyonya wu.


Mentri wu pun merasa senang, tapi dia masih ada rasa sedikit hawatir tentang penyakit yang menular itu.


1 Minggu anxia merawat nyonya wu itu justru malah membuat nyonya wu sembuh total dan anxia juga baik2 saja.


Nyonya wu dan mentri wu jadi merasa heran pada anxia karna dia bukan seorang tabib, akhir'nya anxia pun menceritakan apa yang sebenar'nya yang telah terjadi, bahwa nyonya wu sakit akibat sese'orang yang membenci kehadiran nyonya wu, akan tetapi anxia tidak memberi tau siapa orang itu, tapi dia malah membuat janji kalau anxia akan menjaga mereka agar hal seperti itu tidak ter'ulang kembali.


Kemudian anxia meminta mereka untuk merahasiakan identitas nya, yang telah menyembuhkan nyonya wu dan membiarkan'nya untuk tetap tinggal bersama mereka.


Pasangan suami istri itu menyetujui perminta'an anxia tapi dengan satu syarat, yaitu jadi menantu atau jadi putri bungsu mereka, anxia lebih memilih untuk jadi putri angkat mereka dan sejak saat itu nama RUO ANXIA di ganti menjadi WU XIA'er, dan dia juga di perlakukan istimewa oleh mentri wu dan nyonya wu, karna mereka merasa bahwa anxia memiliki latar belakang yang tidak biasa, tapi karna itu juga membuat 2 putri kandung mentri wu iri pada anxia.


***


Di minggu berikut'nya wu xia'er diam2 sering keluar malam tanpa sepengetahuan orang lain, dia pergi untuk mencari berbagai informasi tentang seluk bekuk kehidupan di tempat itu, dan dia juga sering ikut memecahkan berbagai macam kasus yang terjadi di lingkungan'nya.

__ADS_1


Seperti biasa yang selalu dia lakukan saat bersama ibu kandung si putri kembar, yang ternyata anxia memang memiliki latar belakang yang tidak biasa. dia menjadi pelayan ibu si kembar hanya untuk menutupi identitas dia yang sebenar'nya, karna itulah dia di perlakukan istimewa oleh raja dan ratu'nya, tapi karna hal itu juga telah membuat sese'orang iri pada'nya.


*kembali ke cerita...


Suatu malam xia'er tidak sengaja menemukan markas rahasia yang menampung belasan anak yatim piyatu untuk di jual sebagai budak, xia'er merasa tidak tega dan memilih untuk membebaskan mereka. karna mereka tidak memiliki tempat untuk kembali


Setelah di bebaskan, xia'er pun memutuskan untuk merawat mereka dan mendidik mereka hingga menjadi kultivator2 yang memiliki tingkat tinggi. Dan salah satu'nya adalah you rong.


Flashback off....


***



Penampilan Xia'er saat iniπŸ‘πŸ‘


Sepanjang perjalanan fikiran xia'er terus memikirkan tentang siapa dalang di balik penculikan para gadis muda dan apa tujuan'nya.


"Hmm... jika tujuan mereka dan tujuan ku sama rasanya... tidak mungkin. karna seingat ku selain putri kembar dan aku, tidak ada lagi yang selamat dari kekacauan yang terjadi di nirwana. atau memang aku yang telah melewatkan sesuatu! tapi....apa?" ,,, batin xia'er.


Tak lama kemudian akhir'nya kereta kuda xia'er pun sampai di mansion pangeran ke7. lalu xia'er menyambut tangan sese'orang yang mengulur untuk membantunya turun dari kereta.


Setelah berada di luar, xia'er masih fokus pada kasus yang sedang dia hadapi tanpa menyadari tangan siapa yang masih terus menggenggam tangan'nya.


Lamunan xia'er pun bubar setelah mendengar sese'orang bertanya pada'nya.


"Xia'er, apa yang sedang kamu fikirkan? tumben, apa kamu sedang ada masalah?! ,,, suara yang sangat dia kenal.


Xia'er sedikit terkejut, dan langsung cepat2 menarik tangan'nya lalu memberi hormat.


"Wu Xia'er memberi hormat pada putra mahkota" ,,, ucap xia'er sambil membungkuk.


*Dia adalah putra mahkota jiankang*

__ADS_1



Ilustrasi Putra Jing Xiao-yangπŸ‘πŸ‘


"Tidak perlu seperti ini Xia'er, kita ini sudah lama saling kenal, kenapa kamu jadi berubah dan bersikap dingin setelah aku di lantik menjadi putra mahkota... apa yang harus aku lakukan agar kamu kembali hangat seperti dulu?!" ,,, ucapan pangeran xiao yang dengan nada sedikit sedih.


"Maaf pangeran, saat ini saya sedang tidak punya waktu untuk berbicara dengan pangeran, jadi permisi saya sedang terburu-buru" ,,, ucap xia'er.


Tanpa menunggu jawaban dari xiao yang xia'er langsung melangkahkan kakinya untuk pergi, tapi langkah'nya kembali terhenti karna xiao yang meraih tangan'nya.


*Di saat yang bersama'an tidak jauh dari posisi mereka ber dua, Se'orang wanita sedang memperhatikan putra mahkota.


"Tsk... Jing Xiao-yang!!! kenapa kamu tidak pernah berhenti untuk mengejar wu xia'er, padahal kamu sudah memiliki banyak selir dan aku sebagai istri sah nya, Tapi kenapa? kamu tidak pernah berhenti untuk mengejar seorang wanita yang tidak menginginkan mu sama sekali!" ,,, gerutu wanita itu, yang tidak lain dia adalah putri mahkota yang bernama Bai Lin-yue.



*Putri mahkota.. Bai Lin-yueπŸ‘†πŸ‘†


Putri lin-yue langsung menghampiri suami'nya yang masih menahan Xia'er, dia merasa tidak senang dengan pemandangan seperti itu, kecemburuan, itu sudah pasti menyelimuti perasa'an nya, tapi dia tetap menampilkan exspresi yang tenang.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


__ADS_2