
***
Helikopter yang di tumpangi oleh snow itu terbang ke arah laut.
Di dalam helikopter snow menoleh pada Muyan dengan tatapan seperti akan menerkam karna kesal.
"Hum.. 😒😒bagus ya... bagus!! gara2 kamu sekarang rencana ku jadi berantakan" ,,, omelan snow sambil menyilangkan tangan'nya lalu menggeserkan posisi duduk'nya sedikit menjauh dari muyan.
Karna itu adalah helikopter militer jadi pasilitas'nya sedikit luas, tidak sama seperti helikopter capung yang hanya bisa di naiki oleh 4 orang saja dengan pilot'nya.
Muyan hanya tersenyum kambing mendengar omelan snow, karna memang benar apa yang di katakan'nya, dia baru saja mendapat pesan dari presdir Gu bahwa kedatangan'nya hanya akan membuat rencana snow yang sudah di susun rapi menjadi berantakan.
Sebenarnya muyan ada rasa sedikit kesal juga terhadap presdir gu, karna dia terlambat untuk memberitau'kan kebenaran'nya. Tapi sebenenar'nya presdir gu sendiri sudah mencoba untuk menghubungi'nya dari beberapa waktu yang lalu, di karnakan signal dan internet sedang di ambil alih oleh jason, jadi dia tidak bisa menghubungi muyan dengan cepat.
Kemudian muyan mendekati snow sambil cengengesan dan mulai merayu'nya.
"Snow maaf'kan aku, sebenar'nya aku juga baru menyadari hal ini yang ternyata informasi itu adalah jebakan" ,,, kata muyan mencoba berkomunikasi agar suasana'nya kembali baik.
"Informasi ? apa maksud mu?" ,,, kata snow karna memang dia juga merasa aneh sebab snow tidak meninggalkan petunjuk apapun. "Sepertinya memang benar ada mata² dari pihak musuh! Tsk sial ternyata aku masih ceroboh" ,,, batin snow.
"Aaah... iya benar, sebelum aku pergi papa'mu sempat memberi peringatan padaku untuk berhati-hati saat bertemu dengan se'orang wanita yang memiliki luka sayatan di pipi kiri'nya berbentuk huruf X" ,,, kata muyan.
Snow sedikit terkejut dengan apa yang baru saja dia dengar, dia langsung ter'ingat pada wanita ber'cadar yang pernah dia tabrak secara tidak sengaja sepulang dari pesta, dan samar² snow juga mengingat orang yang sempat dia lihat sekilas saat di lapangan, sebelum terbang ke macau.
"Sebenar'nya siapa wanita itu ??" ,,, tanya snow. Belum sempat muyan menjawab tiba2 beberapa tembakan yang di susul oleh teriakan alice terdengar begitu jelas.
Dorr... dorr...
Dorrr....
Dorrr.....
Aaaaaa!!!!......
Sontak snow langsung menoleh pada alice, dia sudah mendapat luka tembak di ke dua kaki dan di bahu kanan'nya, sedangkan muyan terkena tembakan di bahu kiri. Snow yang terkejut langsung menoleh ke arah si penembak, Tapi saat dia menoleh sebuah pisau belati melesat ke'arah nya.
Karna pergerakan snow terbatas dia sedikit terlambat untuk menghindar, Alhasil belati itu berhasil menyayat leher bagian samping snow. Walau'pun luka'nya tidak terlalu dalam tapi darah'nya berhasil mengalir keluar, dan tanpa disadari siapa'pun darah yang mengalit itu kembali terserap oleh liontin pasangan yin, milik snow.
Kemudian suara gelak tawa seorang wanita terdengar jelas di hilikopter itu.
"Bhahahahah...... Sayang sekali, kalian sudah terlambat terlambat untuk menyadari'nya" ,,, kata si pilot yang satunya dan ternyata dia adalah wanita yang di maksud presdir gu, dia sudah lengkap menggendong 1 kantung parasit.
Seketika muyan dan snow terkejut bukan main, lalu muyan pun berteriak.
"MONIK!!!... Jadi itu kamu yang merencanakan ini semua ?!" ,,, bentak muyan.
"Hahaha.... seru bukan permainan dariku!... Snow kematian mu akan menjadi pukulan besar bagi gu moran... Hahaha... akhir'nya aku bisa menghancurkan gu moran perlahan-lahan hahaha... ini hanyalah langkah awal" ,,, Teriak monik dengan nada yang sangat senang bukan main, kenudian dia menoleh pada si pilot.
"Hei diam kamu!!... berani kamu mencari bantuan, aku akan langsung meng'aktif kan bom'nya sekarang" ,,, bentak monik pada si pilot yang sedang ber'usaha menghubungi rekan'nya.
__ADS_1
Snow yang mendengar ada bom dia langsung memutarkan pandangan'nya, benar saja sudah ada beberapa bom waktu terpasang di helikopter itu, kemudian suara ledakan2 kecil mulai terdengar dari arah gunung yang menjadi markas musuh.
BOMM....
BOMMM.....
BOOOMMMMMM.....
Suara ledakan ter'akhir yang besar dan dasyat terdengar menggema di udara sampai puluhan kilometer, dan saking kuat'nya helikopter yang di tumpangi oleh snow sedikit terdorong oleh dorongan udara yang di akibatkan oleh gunung yang meledak.
Monik yang sedang berdiri langsung terjatuh oleh dorongan itu, dan tanpa sengaja monik meng'aktifkan bom waktu yang ada di helikopter dengan waktu yang hanya1 menit.
Menyadari bom'nya aktif monik langsung menyeringai dan berniat untuk segera melompat dari helikopter.
"Hum!!, sayang sekali bom'nya sudah aktif padahal aku ingin bermain-main dulu sebentar dengan kalian.... Selamat tinggal" ,,, kata monik dan langsung berniat untuk melompat, tapi sayang'nya niat'nya terhenti karna alice menahan monik, dengan sisa tenaga yang ada alice membuat sedikit gerakan dan berhasil merebut tas parasit dari punggung monik kemudian dia melemparkan'nya pada muyan.
"Bedebaah!!" ,,, teriak monik dan langsung menembak alice tepat mengenai kaki'nya.
Dorr...
Dorrr....
"Aaaa!!!!"....
Teriak alice, tapi tangan'nya masih memeluk tubuh monik.
"Tidak... tidak... mau!!! aku tidak akan peegi tanpa alice" ,,, teriak snow air mata'nya mulai mengalir sambil menahan tangan muyan karna muyan sudah siap untuk membawa'nya terjun.
Alice yang masih menahan monik mendapatkan beberapa siksa'an dari monik, dia terus menakan luka² alice dan terus memberontak untuk melepaskan diri dari alice.
"Nona, terima kasih aku sangat senang bisa mengenal nona.... Nona adalah orang paling baik yang pernah saya temui... jika bukan karna nona, saya tida akan ada sampai sekarang ini, dan jika aku memiliki kesempatan, di kehidupan ku selanjut'nya aku ingin kembali bersama nona, dan bahagia bersama😥😥 selamat tinggal Snow!" ,,, kata2 alice dan di akhiri dengan air mata yang jatuh.
Kemudian muyan membawa snow melompat dari helikopter, di saat yang bersama'an monik pun menekan sebuah tombol yang lain.
"Hum!!! aku akan mati bersama kalian" ,,, teriak monik dan di susul oleh suara ledakan.
BOOMMM!!!....
"TIDAAAAA!!"....
Helikopter itu meledak bersama alice dan monik, sedangkan pilot'nya sudah melompat lebih awal.
"Aliiiice!!"....
Teriak snow yang sudah melayang di udara bersama muyan, kemudian muyan menarik snow ke dalam pelukan'nya.
Sebenar'nya muyan sangat terharu dengan kesetia'an alice, tapi sayang'nya dia tidak punya kesempatan untuk mengungkap'kan perasa'an nya karna waktu sudah tidak cukup lagi.
Muyan terus memeluk snow yang sedang menagis, tiba2 muyan menyadari ada sesuatu yang mendekat dengan kecepatan tinggi ke arah mereka, dengan cepat muyan langsung membuka parasit yang membuat snow terkejut dan langsung menoleh pada'nya.
__ADS_1
"Kaka yu, kenapa kamu membuka parasit'nya sekarang? kita masih jauh dari target pendaratan!" ,,, tanya snow yang kebingungan.
Muyan menatap snow penuh arti, lalu dia meng'eratkan pelukan'nya sambil membisikan sesuatu tepat di samping daun telinga snow.
"Snow, berjanjilah untuk tetap hidup dan menjalani kehidupan mu dengan baik, satu hal yang slalu aku ingin katakan padamu sejak pertama kita bertemu, Snow... aku sangat menyukai'mu" ,,, kata muyan dan langsung mendaratkan ciuman di leher snow yang terluka, kemudian dia membersihkan darah snow dengan lidah'nya lalu menelan darah snow.
Setelah itu muyan langsung melepaskan pelukan'nya dan mendorong snow yang masih mematung, dia membiarkan tubuh snow jatuh tanpa parasit.
Karna posisi mereka berada di atas lautan jadi muyan fikir, snow akan baik2 saja.
Snow sempat berfikir kalau muyan menghianati'nya, tapi kemudian dia melihat sebuah pluru roket melesat ke arah muyan.
"Tidaaa,,, muyan lepaskan parasit'nya sekarang" ,,, teriak snow.
Tapi Muyan tidak melakukan'nya karna dia mengetahui bahwa roket itu menggunakan sistem pengunci, jadi jika target'nya lolos maka pluru roket itu akan berbalik arah dan mengejar kembali target.
Pada akhir'nya tidak bisa lagi di hindari roket itu menabrak tubuh muyan dan meledak bersama'nya.
BOOMMM!!...
Degg....
"Tidaaaaa!!!!...." ,,, Teriak snow sambil mengulurkan tangan'nya ke atas
Muyan pun ikut gugur dan perasa'an snow se'olah-olah dunia berheti berputar.
Di saat yang bersama'an, liontin pasangan yin milik snow kembali bercahaya untuk beberapa saat, setelah itu subuah cahaya portal dimensi muncul di atas permuka'an laut. Tubuh snow pun menabrak cahaya portal itu dan langsung masuk ke air.
Byuuurrrr.....
Di saat yang bersama'an juga di tempat lain, sese'orang baru saja menyaksikan kejadian itu dari helikopter lain.
Dia menurunkan binaculas'nya ( Teropong) dengan tangan yang gemetar kemudian air mata pun mengalir begitu saja.
"Snow" ,,, lirih'nya dan langsung ambruk ta sadarkan diri.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1