
***
"Aneh! apa yang terjadi? kenapa tiba² tingkat kultivasi gadis itu langsung tidak bisa di lihat!" ,,, fikir si gadis peniru.
Sedangkan huilan dia masih berdiam diri dengan ke 2 mata yang tertutup.
"Huh! aku tidak peduli trik apa yang sedang dia mainkan, aku akan tetap meng'akhiri hidup'nya sekarang juga!!" ,,, batin si gadis peniru yang langsung melesat maju ke arah huilan sambil menghunuskan belati emas'nya, yang membidik dada kiri huilan.
Woosshh...
Trang!!
"Aaarrkkkhhh...
BRUK!
Duarr... "Uhuk.. uhuk...
Ujung belati emas yang tinggal beberapa centi lagi menusuk dada kiri huilan, tiba² tertahan lalu belati emas'nya pecah seperti pecahan kaca. setelah itu si gadis peniru lanhsung terdorong oleh energi yang kuat hingga terpental jauh lalu menabrak sebongkah batu sampai hancur, sedangkan si gadis peniru itu sendiri langsung tersungkur ke tanah dengan luka yang cukup parah, kemudian dia tak sadarkan diri.
Padahal saat si gadis peniru menyerang, huilan tidak bergerak sama sekali.
"KAKA HUANG!!" ,,, teriak si ular merah lalu dia bergerak maju ke arah huilan dan berniat akan menelan'nya hidup².
Tapi sebelum ular merah raksasa itu sampai, seketika huilan langsung membuka ke 2 mata'nya dan di saat yang bersama'an dia membuka mata, tiba² pergerakan ular merah kepala 3 itu langsung berhenti.
"Sial...apa yang terjadi? kenapa tiba² aku tidak bisa menggerakan tubuh ku!!" ,,, fikir si ular merah.
Sedangkan huilan dia langsung merentangkan tangan kiri'nya ke samping, lalu perlahan-lahan tubuh'nya mulai melayang naik sampai mengimbangi tinggi 3 kepala ular merah.
Ke 6 bola mata ular merah raksasa itu pun menatap tajam pada huilan, yang sedang mengambang di ketinggian udara. dan sekarang dia menatap huilan dengan tatapan yang rumit, karna aura dan penampilan huilan kini menjadi sedikit berbeda.
Bola mata kiri huilan kini berwarna emas, sedangkan bola mata kanan'nya berwarna merah menyala. ke 2 bola mata yang berbeda warna ini sedang menatap dingin pada ular merah raksasa.
Sedangkan tubuh ular merah kini mulai gemetar, karna dia mencoba memaksakan diri'nya untuk bergerak. tapi tidak peduli seberapa kuat dia mencoba, tubuh'nya tetap tidak bisa di gerakan.
Tak lama huilan pun buka suara yang berhasil membuat ke 6 bola mata ular merah semakin membesar.
"Aku beri kau 2 pilihan, serah diri... atau mati!!" ,,, singkat huilan dengan nada yang dingin.
"Cih!! SERAH DIRI?! JANGAN MIMPI!!" ,,, bentak si ular yang menggelegar di udara.
"Ow... sayang sekali!!" ,,, kata huilan dengan nada'nya yang mengejek, kemudian dia melesat secepat kilat dan,
CRASH... CRASH... CRASH...
Hanya dalam hitungan detik huilan sudah berhasil memotong tubuh ular merah kepala 3 menjadi beberapa potong dengan devil sword, sisik yang tidak bisa di gores sedikitpun oleh kristal ice milik roh rubah salju, tapi devil sword dengan mudah'nya memotong sisik yang keras seperti memotong kue bolu kukus😁. dan saking cepat'nya dia memotong tubuh ular, sampai² potongan itu tidak langsung terpisah dari tubuh'nya untuk beberapa detik pertama.
Selang beberapa detik,
BUG... BUG... BUG...
CSSSSHHHHH....
Darah hitam langsung mengalir deras dari setiap potongan tubuh ular merah, dan mulai membanjiri lembah batu 7 pilar itu.
Huilan pun langsung melompat menjauh, tidak lupa dia membawa tubuh si gadis peniru yang masih tak sadarkan dengan kekuatan roh'nya.
__ADS_1
Setelah posisi'nya cukup jauh dari potongan tubuh ular merah kepala 3, huilan pun meletakan tubuh si gadis peniru di atas tanah, kemudian dia menyentuh leher si gadis peniru dengan 1 jari telunjuk'nya. selang beberapa detik terpasanglah sebuah belenggu berwarna emas melingkar di leher si gadis peniru.
Setelah selesai dia melompat ke atas batu besar lalu meluruskan tangan kanan'nya ke depan, selang beberapa detik 3 buah cahaya berwarna merah delima keluar dari potongan tubuh ular merah.
Kemudian melesat ke arah huilan lalu melayang tepat di atas telapak tangan'nya, yang ternyata itu adalah 3 kristal inti kekuatan spirit beast tingkat monster dewa level 3, kemudian 2 kristal inti merah delima itu langsung menghilang di udara kosong, sedangkan yang satu'nya lagi dia sudah menggengam'nya.
Setelah itu huilan menoleh ke arah bibir lembah, dia melihat dinding penghalang yang berwarna merah transparan itu masih terpasang mengurung lembah. huilan pun menunjukan jari telunjuk'nya ke arah dinding penghalang.
Selang beberapa detik dinding penghalang tersebut mulai terhisap oleh 1 jari telunjuk huilan, lalu membentuk sebutir kristal merah sabesar kelereng dan seiring sebutir kristal merah terbentuk, dinding penghalang pun menghilang.
Kemudian aura membunuh yang terpancar dari tubuh huilan langsung menyebar sampai beberapa kilo meter, hewan² kecil berjatuhan dan mati, daun² yang ada di pohon langsung menghitam dan berjatuhan seperti musim gugur.
Tak lama jiu-xu pun muncul dari udara kosong dan melayang di samping huilan.
"Gadis kecil! cepat lepaskan kontak mu dengan devil sword, karna aura yang kamu pancarkan akan membunuh mahluk² kecil yang ada di sekitar, dan akan mengundang mahluk² berbahaya datang!" ,,, kata jiu-xu. lalu huilan pun menoleh pada jiu-xu.
"Jiu-xu, kenapa wujud mu menjadu transparan?!" ,,, tanya huilan.
"Itu karna aku menggunakan 80% energi ku untuk menekan kekuatan devil sword!" ,,, jawaban jiu-xu.
"Oh... apa kau akan baik² saja?" ,,, tanya huilan.
"Aku akan baik² saja, tapi sekarang aku harus menutup diri untuk beberapa tahun ke depan! jadi selama aku memulihkan energi, kau di larang menggunakan devil sword!! kecuali kultivasi mu sudah mencapai tingkat puncak surgawi!" ,,, kata jiu-xu.
"Hah! kau butuh bertahun-tahun untuk memulihkan kekuatan mu? lama sekali!" ,,, kata huilan.
"Hei! beberapa tahun itu termasuk cepat karna kau seorang pengendali inti roh alam, jika kau bukan seorang pengendali roh alam , mungkin aku akan membutuhkan waktu sampai beberapa ratus tahun!" ,,, kata jiu-xu.
"Oo.. apa tidak ada cara lain?" ,,, tanya huilan.
"Em.. meskipun aku tidak tau seperti apa itu energi roh yang murni, tapi aku fikir energi roh yang ada di dalam dimensiku mungkin bisa membantu!" ,,, kata huilan.
"Apa!! kau punya dimensi pribadi?!" ,,, tanya jiu-xu dengan nada yang cukup terkejut.
"Haiissshh... apakah memiliki dimensi pribadi itu sangat hebat? kenapa setiap mahluk yang aku beritau tentang dimensi ku pasti akat terkejut!" ,,, kata huilan.
Jiu-xu pun langsung menggeleng-gelengkan kepala'nya sambil menatap huilan dengan tatapan rumit.
"Gadis kecil, kau tau bahkan seorang dewa pun belum tentu memiliki dimensi pribadi'nya sendiri, karna proses pembuatan'nya di butuhkan waktu selama ribuan tahun dan itu pun akan menguras banyak kekuatan'nya!" ,,, kata jiu-xu.
"Hah! apa memang seperti itu?? tapi yumi (Ratu Rubah) dia bisa membuat cin² dimensi dan dia juga bisa menciptakan pintu dimensi!" ,,, kata huilan.
"Haisshhh... tentu saja itu berbeda, cin² dimensi yang di ciptakan oleb beast mu itu hanya bisa di tempati oleh benda mati, sedangkan pintu dimensi, aku fikir kamu salah meng'artikan'nya, tapi sebutan yang benar adalah pintu terleportasi! jadi itu hal wajar jika mahluk lain terkejut tentang dimensi pribadimu yang bisa di tempati oleh mahluk hidup!" ,,, kata jiu-xu.
"0oo.. pantas, aku jadi semakin penasaran seperti apa ke 2 orang tuaku!" ,,, gumam huilan. lalu tiba²,
DEG!!
Huilan langsung terduduk lemas, dia merasa jantung'nya sedang di tusuk² oleh ribuan jarum, huilan pun langsung menahan dada'nya dan dia mulai kesulitan untuk bernafas.
"GAWAT!! hei cepat lepaskan kontak mu dengan devil sword, kekuatan ku sudah tidak sanggup lagi untuk menekan devil sword!" ,,, kata jiu-xu yang mulai panik.
"Dan 1 lagi, setelah ini kau harus segera menemukan pil pelebur tingkat tinggi, karna hampir seluruh titik dantian mu mengalami kerusakan!" ,,, sambung'nya.
"A-aku me..nger..ti.." ,,, ucap huilan dengan susah payah karna dada'nya terasa sangat sesak.
Kemudian dengan tubuh yang gemetar huilan pun membuka kunci dimensi'nya, lalu mengirim jiu-xu masuk ke dalam dimensi, setelah itu dia melepas kontak dengan devil sword.
__ADS_1
Setelah kontak'nya terputus dia langsung menyemburkan banyak darah, seluruh tubuh'nya mulai merasakan sakit yang luar biasa, saking menderita'nya huilan bahkan tidak bisa lagi duduk dengan benar, huilan pun terjatuh dari atas batu, tapi sebelum tubuh'nya menyentuh tanah tiba² roh rubah salju muncul dari udara kosong lalu menangkap tubuh huilan.
"Nona!! kenapa kau bisa terluka separah ini?!" ,,, kata hakubi yang langsung membantu huilan untuk meminum roh air kehidupan.
Tak lama long-xu pun ikut muncul dari udara kosong, kondisi mereka ber2 sudah cukup membaik.
"Hakubi kau tunggu di sini! aku harus pastikan beast monster dewa itu jauh dari sini!" ,,, kata long-xu yang baru saja keluar dari dimensi.
Kemudian dia langsung berbalik badan untuk melihat situasi, tapi tiba² langkah'nya terhenti oleh suara huilan.
"Itu tidak perlu, dia sudah mati!!" ,,, kata huilan dengan nada yang sangat lemah.
Tentu hakubi dan long-xu langsung terkejut bukan main, cepat² long-xu naik ke atas batu besar untuk melihat ke bawah lembah.
Melihat keada'an di sana itu membuat'nya terpaku sampai² dia mengabaikan petanya'an hakubi, merasa long-xu tidak ingin menjawab rasa penasaran'nya, hakubi pun ikut naik ke atas batu dan membuat'nya ikut terpaku melihat beast monster dewa itu kini sudah terpotong-potong menjadi beberapa bagian.
"B-bagaimana ini bisa terjadi?!" ,,, tanya long-xu tapi pandangan nya masih memandang ke bawah lembah.
"A-aku menggunakan senjata terlarang untuk membunuh'nya, tapi sebagai ganti'nya hampir semua titik dantianku rusak! hakubi ulurkan tangan mu!" ,,, pinta huilan.
Hakubi pun menatap huilan dengan exspresi yang kebingungan.
"A-aku tau, kau pasti punya banyak pertanya'an padaku! tapi sekarang kita tidak punya banyak waktu untuk di jelaskan, aku bisa merasakan xing-je dan xing-qi sedang menuju kemari, jadi simpan dulu semua pertanya'an mu!" ,,, kata huilan.
Akhirnya hakubi pun menurut, dia kembali turun dari atas batu lalu meletakan huilan di atas tanah dekat pohon agar huilan bisa menyandarkan punggung'nya, setelah itu dia mengulurkan tangan lalu huilan menyalurkan energi roh ke ujung jari telunjuk'nya.
Tak lama munculah sebutir cahaya emas lalu menanamkan'nya ke telapak tangan hakubi.
"Nona ini apa?!" ,,, tanya hakubi.
"Ini adalah pengendali belenggu kutukan! aku ingin kau memberi pelajaran pada si gadis peniru sampai dia mau tunduk padaku!" ,,, kata huilan sambil menunjuk si gadis peniru yang tergeletak di tanah dan tak sadarkan diri.
"Oh baik! nona bisa percayakan dia padaku!" ,,, kata hakubi yang di akhiri dengan senyuman devil.
"Em bagus!" ,,,
Hakubi dan long-xu pun langsung menoleh ke arah bibir lembah.
"Seperti'nya xing-je sudah berada di bibir lembah! nona perhatikan kondisi mu, kami akan masuk sekarang!" ,,, kata hakubi.
Setelah huilan mengangguk, hakubi dan long-xu langsung menghilang di udara kosong, tidak lupa si gadis peniru pun ikut di bawa masuk.
.
.
.
.
.
.
.
***Tbc
__ADS_1