
***
"Owh... kekuatan mu tersegel, dan bukan di segel?" ,,, tanya huilan. huang-yi pun mengangguk sambil menjawab,
"Benar, karna itulah aku masih bisa menggunakan kekuatan roh, walau hanya sebatas puncak fighter, berbeda jika kekuatan ku di segel maka aku tidak bisa menggunakan sedikitpun kekuatan roh!" ,,, jawaban huang-yi. kemudian dia melanjutkan cerita'nya,
"Bencanaku ber'awal saat aku, dewi bunga, dewi air, dewa api dan dewa angin, kami ber 5 mendapat tugas pergi ke dunia baka untuk mengantarkan 5 pusaka suci yang akan di gunakan untuk memperkuat segel yang mengunci pintu penjara tanpa batas! katanya di dalam penjara tanpa batas ini ada 17 iblis yang di segel, dan 17 iblis ini adalah iblis yang paling berbahaya di dunia, dan setiap 700 tahun sekali segel penjara tanpa batas ini akan melemah. jadi setiap beberapa tahun sebelum segel'nya melemah kami akan memperbaiki'nya terlebih dulu...
Di antara kami ber 5 tingkat kekuatanku lah yang paling tinggi, jadi aku di tunjuk untuk memimpin dan bertanggung jawab atas keselamatan ke 4 rekan ku! namun hal yang tidak aku sangka ada yang berhianat di antara kami, si penghianat ini telah menukar pusaka suci yang aku bawa dengan pusaka yang palsu, dan bodoh'nya aku tidak menuadari sama sekali! akibat kelalaian ku segel pintu penjara tanpa batas itu justru malah melemah lebih cepat, dan sial'nya di saat kami sedang panik datang beberapa ratus prajurit iblis yang di pimpin oleh seorang wanita berambut perak, sehingga pertempuran pun tidak bisa di hindari dan tanpa di sadari ternyata serangan prajurit ini hanyalah trik untuk mengalihkan perhatian.
Di saat kami sedang sibuk melawan ratusan prajurit iblis, seoran pria bertopeng hitam setengah wajah datang dan menghancurkan pertahanan pintu pejara tanpa batas lalu dia berhasil membebaskan beberapa iblis, beruntung atasan kami cepat datang dan berhasil menghentikan pria bertopeng itu. Tapi sayang ada 7 iblis yang berhasil melarikan diri, setelah itu aku tidak tau lagi apa yang terjadi, karna aku terluka parah dan tak sadarkan diri.
Kemudian saat aku kembali sadar aku sudah berada di dalam penjara abadi dan di cap sebagai penghianat lalu di hukum dengan menerima 99 kali sambaran petir ilahi! mereka terus menghukumku tanpa di beri kesempatan untuk mengetahui dimana letak kesalahan ku.
Kemudian setelah selesai di hukum 99 x samabaran petir, dewi bunga dan dewa angin menyelinap masuk ke penjara dan menemuiku, lalu mereka menceritakan apa yang terjadi setelah aku pingsan.
Mereka bilang setelah aku pingsan si wanita berambut perak yang memimpin pasukan prajurit iblis, dia membawaku pergi melarikan diri lalu dewa api dan dewi air mengejar untuk menyelamatkan aku, tapi setelah dewa api dan dewi air berhasil membawaku kembali ke nirwana mereka justru mengatakan kalau akulah yang berhianat, karna bersekongkol dengan si wanita berambut perak dan atasan ku percaya dengan apa yang mereka katakan karna selama mereka mengejarku, atasan ku menemukan pusaka suci yang asli berada di tempat tinggalku!
Itulah yang dewa angin katakan padaku dan dia juga memberitau kalau dalam waktu dekat aku akan kembali di jatuhi hukuman, dan hukuman'nya mereka akan menghancurkan kekuatan dewa ku!
Karna mereka mengira kalau aku bersekongkol dengan iblis, jadi mereka berfikir kalau kekuatanku meningkat cepat ada campur tangan dengan metode iblis, dan metode iblis ini sangat di larang untuk di gunakan bagi para dewa dan dewi.
Tentu aku menjadi takut karna perjuangan ku untuk mencapai nirwana itu tidak mudah, dan di saat aku sedang putus asa dewi bunga menyarankanku untuk segera melarikan diri agar bisa mencari bukti sendiri kalau aku benar² tidak bersalah.
Tanpa berfikir panjang aku menerima saran dari dewi bunga dan dengan bantuan mereka aku berhasil melarikan diri, tapi ternyata aku sedang di awasi oleh para dewa tingkat tinggi, mereka pun mengejar untuk menangkapku kembali.
Saat itulah aku baru menyadari kalau aku kembali masuk ke dalam perangkap si penghianat, dan di karnakan aku sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mengembalikan keada'an, akhirnya aku memaksakan diri membuka pintu dimensi dunian lain secara paksa! dan inilah akibat'nya aku terkirim kesini lalu sebagian besar kekuatanku telah tersegel!" ,,, cerita huang-yi panjang kali lebar.
"huh! ternyata kau memang cukup bodoh! mengambil tindakan untuk melarikan diri, iti hanya akan membuat mereka semakin yakin kalau kau benar² berhianat!" ,,, kata huilan.
Huang-yi pun langsung menunduk sedih,
"Aku tau aku memang bodoh!" ,,, kata huang-yi setengah berbisik.
Sedangkan huilan dia mulai *******-***** kening'nya dengan 1 tangan sambil menggerutu,
"Haishh.. benar² merepotkan!" ,,, gerutunya. kemudian di kembali menatap huang-yi dan menanyakan hal lain,
"Lalu bagaimana kau bisa berteman dengan mahluk jahat? aku ingat sebelum'nya kau bersikap kejam!" ,,, kata huilan.
"Tentang itu, saat aku jatuh ke dunia manusia, dengan tak sengaja jatuh dekat kobra merah 3 kepala, waktu itu dia hanya spirit beast tingkat 9 dan sedang di buru oleh belasan kultivator tingkat tinggi! sedangkan kondisi'nya juga sudah terluka parah, saat itu aku tidak punya niat sama sekali untuk menolong'nya tapi para pemburu itu juga ingin menangkapku, jadi aku membunuh mereka dengan racunku sehingga ular merah itu menganggapku sebagai penyelamat'nya, sejak saat itu di terus mengikutiku padahal aku sudah mengusir'nya beberapa kali, tapi ular merah itu tidak mau menyerah dan terus mengikutiku secara diam2, lalu di saat aku mendapat kesulitan dia slalu datang tepat waktu untuk menolongku! Seiring berjalan'nya waktu akhir'nya kami slalu bersama dan dan saling melindungi, tapi di karnakan dunia ini hanya yang kuatlah yang berkuasa jadi terpaksa kami mangambil jalan yang kejam untuk bertahan. Seperti merebut, merampok, menganiyaya dan hal² kejam lain'nya! Awal'nya aku terus merasa bersalah pada orang² yang sudah kami bunuh, tapi seiring berjalan'nya waktu kami jadi terbiasa malakukan hal² kejam hanya untuk bertahan! tapi sekarang..." ucapan'nya terhenti lalu air mata pun mengalir membasahi pipi, huilan ikut merasa sedih setelah mendengar cerita huang-yi, karna dia juga pernah kehilangan seseorang yang paling dekat dengan'nya, tapi dia tidak menunjukan kesedihan'nya lalu dia melanjutkan ucapan huang-yi.
"Tapi sekarang dia sudah mati! jadi apa sekarang kau membenci ku? dan akan balas dendam?" ,,, tanya huilan. huang-yi pun menghela nafas lalu menghapus air mata'nya,
"Awalnya aku memang membencimu, tapi sekarang aku sadar setiap mahluk hidup pasti akan menemukan akhir hidupnya cepat atau lambat, dan mungkin ini adalah akhir dari kebersama'an kami!" ,,, kata huang-yi.
"Oh baguslah kalau kamu sadar!" ,,, kata huilan datar. huang-yi pun kembali menatap huilan dan bicara,
__ADS_1
"Aku sudah menceritakan kisahku, sekarang apa kau sudah bisa memberitau ku?" ,,, tanya huang-yi.
Huilan pun langsung mengulurkan tangan'nya ke arah huang-yi sambil bicara,
"Bolah, tapi serahkan dulu apa yang tadi aku minta!" ,,, kata huilan.
Tapu huang-yi masih enggan untuk menyerahkan kristal kedewa'an nya pada huilan, karna walau bagaimana pun dia sudah mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan kristal kedewa'an nya. Huilan menyadari ketidak relaan huang-yi, jadi dia mencoba cara lain untuk meyakinkan'nya.
"Kau tidak perlu hawatir, aku hanya akan menyimpan'nya sebagai jaminan dan tidak akan pernah menggunakan'nya!" ,,, kata huilan. tapi huang-yi malah terlihat semakin kebingungan.
"Tsk.. benar² merepotkan!" ,,, decak huilan. kemudian di merentangkan tangan kanan'nya ke samping, selang beberapa detik munculah cahaya ungu terang bergulung di tangan kanan'nya lalu memadat dan terbentuklah sebilah pedang hitam yang memancarkan aura dewa.
Huilan sendiri cukup terkejut karna sebelumnya pedang hitam ini slalu memancarkan aura membunuh yang sangat kuat, tapi sekarang justru sebalik'nya.
"Ji-jiu-xu! apa yang terjadi?" ,,, tanya huilan lewat telepati. tak lama orang yang di tanya pun menjawab,
"I-ini sulit di percaya!" ,,, jawaban'nya menggantung dan tidak meneruskan jawaban'nya, dia justru malah berfikir sendiri.
"Sudah beberapa puluh ribu tahun kekuatan dewa kuno yang tersegel di dalam devil sword, tidak pernah terpancing keluar!" ,,, fikir jiu-xu.
Lalu tiba² pedang hitam itu berubah menjadi pedang berwarna biru.
Ilustrasi pedang👆
"Ji-jiu... sebenar'nya ini kenapa?" ,,, belum sempat huilan menyelesaikan kata²nya dia sudah kembali di kejutkan sampai mundur 1 langkah karna tiba² huang-yi menjatuhkan diri'nya dengan posisi berlutut dan membungkuk di depan huilan lalu dia bicara dengan nada yang tegas.
"Nona aku mohon berikan aku kesempatan untuk jadi pelayanmu, tidak peduli mau diriku yang sekarang atau pun nanti saat aku mendapatkan kembali kekuatan ku, aku akan tetap berada di sampingmu sampai kapanpun!" ,,, kata huang-yi.
"Hahh?!" ,,, huilan sangat terkejut dengan keputusan huang-yi yang tiba², karna sikap yang sebelum'nya dan yang sekarang itu sangat berbeda.
Awal'nya huilan hanya ingin membuatnya jadi teman yang setia, karna kebetulan huang-yi sudah mengetahui banyak rahasia'nya, tapi sekarang hal yang tak dia duga huang-yi malah menawarkan diri untuk menjadi bawahan'nya.
Kemudian huang-yi pun mengeluarkan kristal kedewa'an nya lalu mengulurkan'nya ke arah huilan dengan ke 2 tangan dan masih dalam keada'an menunduk.
"Namaku Ye huang-yi, aku akan membuat janji di atas inti kekuatanku, jika suatu hari aku berhianat maka aku akan mati mengenaskan tanpa bisa bereinkarnasi lagi!" ,,, janji huang-yi. kemudian kristal kedewa'an yang masih di tangan'nya itu tiba² memancarkan cahaya perak lalu muncul 1 titik merah di tengah² kristal tersebut yang menandakan kematian'nya kini berada di tangan huilan.
Huilan pun tersenyum puas lalu dia menyimpan kembali pedang'nya setelah itu dia mengambil kristal dewa milik huang-yi sambil bicara,
"Baiklah karna sekarang kau sudah menjadi orang ku, itu artinya aku akan bertentangan dengan para dewa yang ingin menangkap mu, jadi untuk berjaga-jaga aku akan menyembunyikan aura dan keberada'an mu, karna sekarang aku masih terlalu lemah untuk berhadapan dengan mereka... ye huang yi muali hari ini kau akan menggunakan nama huang-xu!" ,,, kata huilan yang langsung menyentuh kening huang-yi dengan ke 2 jari merapat. lalu anginpun berhembus kencang di sekitar mereka yang membuat rambut dan pakaian mereka berkibar-kibar tertiup angin, kemudian sebuah pola array yang berbentuk rumit terbentuk melingkar di bawah kaki mereka, dan dari setiap garis pola array memancarkan cahaya emas.
Satu menit kemudian huilan pun menjauhkan tangan'nya dari kening huang-xu, dan di saat yang bersama'an pola array yang memancarkan cahaya emas itu pun menghilang, sedangkan angin yang berhembus kencang kini sudah kembali tenang. Huang-xu pun bangkit berdiri sambil memperhatikan ke 2 telapak tangan'nya,
"Hah ini... kultivasiku memang masih tertahan di puncak fighter, tapi kekuatanku menjadi 2 kali lipat lebih kuat dari sebelum'nya!" ,,, batin huang-xu.
Sedangkan huilan dia juga sedang memperhatikan ke 2 telapak tangan'nya dengan posisi sudah membelakangi huang-xu,
__ADS_1
"Aneh... semenjak aku menggunakan devil sword, tiba² aku mengetahui banyak tehnik² rumit yang belum pernah aku pelajari! tadi itu aku hanya sedang berfikir bagaimana caraku untuk menyembunyikan identitas huang-xu agar tidak mudah di temukan oleh mereka, lalu tiba² tehnik penyamaran aura muncul begitu saja di benak ku!" ,,, batin huilan.
Kemudian dia pun tersadar dari lamunan'nya setelah mendapat panggilan dari huang-xu.
"Nona... Nonaaa!" panggil'nya. huilan pun menoleh sambil menjawab,
"Yah ada apa?" ,,, tanya huilan. lalu dia pun melangkah pergi meninggalkan lembah salju berdaun emas, begitupun huang-xu ikut berjalan di samping'nya sambil bertanya.
"Emm nona, bolahkah aku mengetahui nama lengkap mu?" ,,, tanya huang-xu tanpa menghentikan langkah'nya.
"Memang'nya kenapa?" ,,, tanya huilan.
"Tidak terlalu penting si, aku hanya penasaran kenapa kau mengubah nama ku dari Yi ke Xu! apa kau bermarga xu?" ,,, tanya huang-xu.
"Benar! tapi kau hanya boleh mengetahui'nya dan tidak boleh memanggil nama asli ku saat berada di luar" ,,,
Huang-xu pun mengangguk tanda mengerti,
"Nama lengkap ku Xu Huilan!" ,,,
"Hah! Xu huilan?" ,,, huang-xu mengulang nama huilan.
"Benar, apa ada yang aneh?" ,,, tanya huilan.
"Tidak, hanya saja... nama xu ini mengingatkanku pada raja peri bintang! dia juga bermarga Xu!" ,,, kata huang-xu.
"Raja... peri bintang?" ,,, huilan mengulang ucapan huang-xu dengan ke 2 alis yang mengkerut.
"Benar!"
Deg!!
Entah apa yang terjadi tiba² hati huilan langsung merasa terbebani oleh sesuatu yang belum dia ketahui.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Tbc