The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 090* Terkadang Apa Yang Kamu Lihat Itu Belum Tentu Kebenaran Nya


__ADS_3

***


Sore hari di paviliun ji-zhi-liu tempat dimana huilan tinggal, di dalam kamar paviliun huilan sedang duduk di kursi depan kaca tembaga dengan an-xue berdiri di belakang'nya, dia sedang merapikan rambut huilan.


Exspresi wajah huilan sedang meng'aktifkan mode bimoli (Bibir Monyong 5 Centi), dia sedang kesal bukan main gara² kejadian tadi siang, bahwa pangeran chu benar² mengajak'nya mandi bersama.


"Dasar harimau tua! harimau tua! harimau tuaaa!! beraninya dia membawaku ke dalam kolam mandi yang sama, walau pun aku tidak melepaskan pakaian, tapi tetap saja aku sudah 1 bak mandi dengan pria asing... AAAH sial!" ,,, batin huilna mengoceh.


An-xue yang menyadari huilan sedang di kuasai rasa kesal, diapun angkat bicara.


"Nona, jangan marah² terus! kau masih termasuk beruntung karna pangeran chu masih bersikap baik padamu tidak seperti gadis² yang lain, mereka di perbudak lalu di paksa untuk melayani para pria bajingan! jika ada yang tidak mau patuh, mereka langsung di kurung di penjara bawah tanah dan di beri berbagai macam siksa'an yang membuat mereka lebih memilih kematian dari pada terus bertahan hidup! dan 1 hal lagi yang harus kau tau, 70% gadis pelayan yang ada di tempat ini sudah kehilangan kesucian'nya!" ,,, kata an-xue.


Ke 2 tangan huilan langsung mengepal erat, saking erat'nya sampai² kuku jari²'nya ikut memutih.


"Cih! keterlaluan, jadi ada banyak yang di bawa secara tidak sadar ke tempat ini, sial! kekuatan mistik ku telah di kunci, jadi aku tidak bisa bergerak bebas" ,,, batin huilan.


Kemudian dia kembali menoleh pada an-xue dan bertanya.


"Xue, lalu bagaimana dengan mu? apa kau juga sudah... " ,,, ucapan huilan menggantung.


"Yah.. sepertinya aku sudah tidak punya harapan lagi, selaligus aku sudah terbebas dari tempat ini, aku tidak tau harus pergi kemana! jika pulang ke rumah aku takut hanya akan menjadi aib bagi keluarga!" ,,, kata an-xue dengan nada yang sedih.


Huilan pun semakin menatap lekat pada an-xue.


"Apa keputusanmu sudah bulat untuk tidak akan pernah meninggalkan tempat ini?" ,,, tanya huilan.


"Aku tidak punya pilihan lain!" ,,, kata an-xue yang langsung duduk di tepi tempat tidur.


"Xue, walau pun kamu tidak ingin kembali ke keluargamu, setidak'nya kamu tinggalkan tempat ini! apa kau tidak mau hidup bebas dan pergi melihat dunia luar! dan apa kamu yakin tetap memilih hidup di dalam sangkar?!" ,,, kata huilan.


An-xue pun menarik nafas panjang lalu menatap huilan.


"Tentu saja aku ingin hidup bebas! tapi mereka telah menanamkan sesuatu ke dalam tubuhku, dan aku tidak tau benda apa itu! yang jelas, sewaktu-waktu mereka bisa mengendalikan tubuh'ku, jadi aku takut jika pergi meninggalkan tempat ini, mereka akan mengendalikan ku untuk melukai orang lain! karna itulah lebih baik aku tetap tinggal di sini!" ,,, kata an-xue yang mulai murung.


"Mengendalikan mu?!" ,,,


"Benar! sekarang aku sudah seperti boneka hidup" ,,, kata an-xue sedih.


Huilan pun terdiam sejenak, tak lama dia kembali bertanya.


"Lalu apa kamu tau sekarang kita ada di wilayah mana?" ,,, tanya huilan


An-xue pun menggeleng-gelengkan kepala sambil menjawab.


"Aku tidak tau ini di mana! aku hanya sering mendengar nama tempat ini, mereka sering menyebut'nya istana lembah sunyi, dan aku belum pernah mendengar nama istana ini! tapi seperti'nya ini adalah keraja'an terpencil, karna nama'nya tidak tercatat di peta benua teratai ini!" ,,, kata an-xue.


"Atau mungkin keraja'an ini baru di dirikan dan tidak di publikasi kan, maka'nya tidak terlalu banyak yang mengetahui tempat ini!" ,,, sambung'nya.


'Istana lembah sunyi?' gumam huilan.


Tak lama dia di kejutkan oleh an-xue yang tiba² berdiri karna terkejut.


"Oh'iya aku lupa, tadi pagi kamu belum minum obat! tunggu sebentar aku akan memanaskan'nya" ,,, kata an-xue yang langsung melangkah meuju pintu keluar.


"Xue tunggu! obat apa yang harus aku minum?" ,,, pertanya'an huilan berhasil menghentikan langkah an-xue dan langsung menoleh pada'nya.


"Aku tidak tau terlalu pasti, tapi saat pertama kamu di bawa ke sini pangeran chu memanggil beberapa orang tabib hebat untuk memeriksa keada'an mu!" ,,, kata an-xue.


DEG! huilan mulai hawatir.

__ADS_1


"Emm apa kau benar² tidak mendengar apapun?" ,,, tanya huilan yang mulai cemas.


"Emm.. aku hanya sempat mendengar kalau kau terluka parah! sudah dulu yah, aku harus segera mengambil obatmu!" ,,, kata an-xue yang langsung melangkah pergi.


'Gawat! apa mereka menyadari kalau hampir semua dantian ku mengalami kerusakan? ini pasti akan jadi masalah jika mereka mencurigaiku!' ,,, batin huilan.


Tak perlu menunggu waktu lama, an-xue pun akhir'nya kembali sambil membawa 1 mangkuk cairan obat, lalu memberikan'nya pada huilan. Tanpa ragu lagi huilan pun langsung meminum obat tersebut sampai habis, setelah itu dia kembali bertanya.


"Xue, aku tak sadarkan diri selama 1 minggu benar?" ,,,


An-xue hanya mengangguk untuk menjawab pertanya'an dari huilan.


"Aku ingin tau berapa kali para tabib mengecek keada'an ku saat aku koma?" ,,, tanya huilan.


"Emm, seperti'ya setiap pagi dan sore" ,,, jawaban an-xue singkat.


Huilan pun kembali termenung.


'Haish, sepertinya mereka benar² sudah mengetahui'nya' ... batin huilan.


'Huufff... ya sudahlah mau bagaimana lagi!' ... gumam huilan.


Tak lama huilan dan an-xue mendengar suara langkah beberapa orang sedang berjalan menghampiri kamar huilan, cepat² an-xue bangkit lalu meraih mangkuk bekas obat.


"Nona, aku harus pergi ke dapur sekarang! permisi" ,,, kata an-xue.


huilan hanya mengangguk, setelah itu an-xue pun melangkah pergi menuju pintu keluar, dan baru saja dia membuka pintu tiba² seorang kepala pelayan yang di ikuti oleh beberapa pelayan lagi, rombongan ini langsung masuk tanpa mempedulikan keberada'an an-xue, tapi an-xue sendiri seperti'nya sudah terbiasa menghadapi sikap para pelayan pada'nya, jadi an-xue pun langsung melangkah pergi setelah mereka lewat, sedangkan para pelayan mereka langsung melangkah menghampiri huilan lalu meletakan beberapa nampan yang berisi beberapa set hanfu, dan perhiasan di atas meja samping tempat tidur, setelah itu meraka berbaris tidak jauh dari huilan.


Kemudian kepala pelayan pun mulai menyampaikan tujuan kedatangan'nya, dengan nada yang sopan.


"Nona, ini semua dari pangeran chu! besok di istana akan merayakan ulang tahun ratu kami, dan pangeran chu meminta kamu berdan-dan cantik untuk menemani'nya ke acara besok malam! dan satu lagi, sekarang nona pilihlah 2 orang pelayan untuk membantu kebutuhan mu" ,,, kata si kepala pelayan.


"Aiyaa.. aku tidak memrlukan pelayan yang kau bawa, biarkan an-xue saja yang menemaniku!" ,,, kata huilan sambil menatap malas pada para pelayan.


"Oh, orang penting? bagaimana dia bisa di bilang orang penting! tadi pagi saja dia sudah di tindas oleh 2 orang wanita yang bernama lix-si dan li-yi!" ,,, kata huilan yang kembali merasa kesal karna kejadian tadi pagi.


"Oh mereka ber2 memang 2 wanita yang besar kepala karna mereka adalah orang kepercaya'an pangeran ke 3, tapi kau tidak perlu hawatir walaupun sikap mereka suka se'enak nya tapi mereka tidak akan berani melakukan sesuatu yang buruk pada an-xue tanpa se'izin dari pangeran chu!" ,,, kata si kepala pelayan.


Huilan pun terdiam sejenak sambil memperhatikan para pelayan, tak lama dia pun menarik nafas panjang lalu bicara.


"Baiklah aku akan memilih!" ,,, kata huilan yang langsung bangkit lalu melangkah ke depan para pelayan yang berbaris, kemudian dia menunjuk 2 orang untuk maju mendekat, setelah 2 orang pelayan yang di pilih berdiri di depan'nya huilan pun memperhatikan sikap mereka.


2 Gadis pelayan yang huilan pilih ini memiliki paras yang cukup cantik, tapi yang 1 terlihat seperti seorang penakut sedangkan yang satu'nya lagi dia terlihat cukup berani karna dia tidak menunduk pada huilan, dan malah menatap santai pada huilan.


Tak lama kepala pelayan pun melangkah menghampiri huilan sambil bicara.


"Nona, apa kamu yakin mau memilih dia?" ,,, tanya si kepala pelayan sambil menunjuk pada pelayan yang terlihat tidak hormat pada huilan.


"Iya, apa ada masalah?" ,,, tanya huilan tanpa ragu.


Si kepala pelayan pun langsung menyunggingkan sudut bibir'nya, lalu kembali bicara.


"Owh, kalau begitu jangan menyesal! dia bernama yui-lin ber'umur 18 tahun dengan tingkat kultivasi berada di level 7 alam bumi" ,,, kata si kepala pelayan sambil menatap sinis pada yui-lin.


"Lalu yang satu'nya lagi, dia bernama ruge ber'usia 16 tahun dengan tingkat kultivasi berada di level 5 alam bumi" ,,, sambung'nya.


"Baiklah, tugasku sudah selesai! sisa'nya aku serahkan pada kalian" ,,, kata si kepala pelayan.


Setelah itu dia melangkah pergi sambil membuat perintah.

__ADS_1


"Yang lain'nya ikut dengan ku pergi!" ,,, kata kepala pelayan.


Setelah rombongan para pelayan pergi dan hanya meninggalkan mereka ber3, pelayan yang bernama yui-lin dia langsung membuat perintah pada rekan'nya.


"Ruge, kunci pintu'nya!" ,,, pinta yui.


"Hah! u-untuk apa?" ,,, tanya ruge yang kebingungan.


"Lakukan saja!" ,,, kata yui dengan nada yang dingin.


"O-oh b-baaik!" ,,, kata ruge yang langsung bergegas menuju pintu.


Sedangkan huilan dia kembali duduk santai di kursi dekat meja makan, setelah pintu terkunci yui langsung menerjang maju sambil meluncurkan pukulan ke'arah huilan yang masih duduk santai.


Saat huilan melihat yui menyerang maju, akhir'nya dia mengerti kenapa tadi si kepala pelayan mengatakan jangan menyesal, ternyata dia bukan pelayan yang penurut. tapi meskipun begitu huilan tetap terlihat tenang dan dia malah menyunggingkan sudut bibir'nya, lalu dia mengelakan tubuh'nya ke samping tanpa memindahkan tempat duduk'nya jadi tinju dari yui malah meleset ke udara kosong, kemudian dengan gerakan cepat huilan menangkap pergelangan tangan yui lalu memutarkan'nya sampai yui berputar membelakangi huilan sambil berteriak.


"Aiya-ya-ya-ya- Aah... sakit! sakit! Ampun-ampun!" ,,,


Teriak'nya karna tangan'nya di pelintir ke belakang dan di tekan di belakang pinggang'nya, setelah mendapat kata² ampun huilan pun melepaskan pergelangan tangan yui, lalu menghentakan telapak tangan'nya ke punggung yui.


Buk!


"Aaaahh...


Yui langsung di dorong sampai menabrak ruge.


"Aw YUI !! kenapa kau slalu saja seperti ini?! apa kau ingin di hukum lagi seperti hari kemarin! apa kau belum puas, luka yang kemarin saja belum kering dan sekarang kau ingin menambah'nya lagi!" ,,, kata ruge dengan nada seperti seorang ibu² yang sedang memarahi anak'nya yang bandel.


Tapi yui terlihat tidak peduli dengan ocehan sahabat'nya itu, dia malah menatap huilan dengan tatapan rumit, sedangkan huilan sendiri dia tetap duduk santai di kursi sambil menopang dagu dengan 1 tangan'nya.


"B-bagaimana bisa? bukankan kau hanya seorang kultivator awal alam bumi, di tambah kekuatan mistik mu sedang di kunci! tapi bagaimana bisa kau menjatuhkan ku hanya dengan sekali gerakan?!" ,,, kata yui yang keheranan.


Huilan pun tersenyun lalu menjawab dengan santai.


"Kau tau, terkadang apa yang kau lihat itu belum tentu kebenaran'nya!" ,,,


"Sudahlah daripada kau terus membuat masalah, mending sekarang kita bekerja sama! aku yakin kalian juga pasti para gadis yang di culik dan di kurung di tempat ini! benarkan?" ,,, tanya huilan santai.


Yui dan ruge pun saling memandang satu sama lain untuk beberapa saat, lalu kembali menatap huilan dan bertanya.


"Bekerjasama untuk apa?" ,,, tanya mereka serempak.


"Tentu saja bekerjasama untuk melarika diri!" ,,, jawaban huilan ini membuat yui dan ruge cukup terkejut.


"Apa! melarikan diri?!" ,,, kata yui dan ruge serempak masih dengan nada yang terkejut.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


Next episode up selasa 9 november 2021.


__ADS_2