
***
"Hah apa!! Gadis lan ini bermarga Xu?! Jangan-jangan... Dia adalah salah satu putri kembar yang sedang kaka bei zhie cari!" batin pangeran chu dengan ke 2 bola mata yang membulat memandang lekat pada huilan.
Sedangkan huilan dia masih terlihat terenung...
Tak lama huang yang masih memakai wajah suyu, dia kembali bicara.
"Nona Xu, aku harap kau tidak terlalu memaksakan diri! Meskipun kekuatan mu 2 kali lipat lebih kuat dari kultivator pada umum'nya, tapi raja bei zhie masih bukan lawan mu yang seimbang!" kata huang.
Longxu yang sedari tadi diam, kini dia ikut bersuara sambil mengecilkan ukuran tubuh'nya sampai sebesar tubuh bayi lalu berdiri si samping huilan dengan posisi tubuh yang melinglar.
"Kalau begitu biarkan aku yang turun tangan melawan'nya untuk mengulur waktu, dan sementara aku bertarung kalian pergilah terlebih dulu!" usul longxu.
"Jangan gegabah, meskipun kekuatan mu sudah berada di tingkat 15 tahap ahir, tapi kau masih terlalu muda dan pengalaman bertarung'mu juga masih kurang... Aku hawatir kau tidak bisa bertahan sampai 3 kali serangan!" kata huang.
Mendengar ucapan huang seperti itu, pangeran chu langsung tertawa lalu mencoba bernegosiasi dengan huilan.
"Hahaha... Tidak ku sangka, meskipun kau orang baru di sini tapi kau sudah mampu memahami kekuatan kaka pertama ku! Ayo lebih baik kalian menyerah saja, mungkin sekarang masih sempat karna aku sangat tertarik dengan bakat mu yang luar biasa itu nona xu... Jadi bergabung saja dengan kami, aku yakin asalkan aku membujuk kaka pertama ku, dia pasti akan menerima kalian dengan senang hati dan akan memberikan posisi yang tinggi di keraja'an kami... " kata pangeran chu panjang kalu lebar.
Mendengar kata-kata pangeran chu seperti itu huilan justru malas semakin kesal.
"Tsk! Kau sangat berisik!!" decak huilan.
Setelah itu dia mengibaskan tangan kanan'nya ke arah pangeran chu, lalu pangeran chu yang masih di ikat oleh rantai emas itu tiba-tiba menghilang di udara kosong dan kirim ke suatu tempat.
Setelah selesai membereskan pangeran chu, huilan kembali menoleh pada huang lalu bertanya.
"Huang, kau terlihat sangat yakin dengan penilaian mu terhadap raja bei zhie! Apa selama kau menyamar menjadi suyu, kau menemukan sesuatu?" tanya'nya.
Huang pun mengangguk lalu menjawab.
"Yah... Sebenarnya aku tak sengaja melihat lukisan ibu suri yang mana ibu suri ini adalah ibu kandung raja bei zhie..." huang berhenti sejenak dan menunjukkan exspresinya yang kesal.
Melihat perubahan exspresi huang xu seperti itu, huilan pun kembali bertanya dengan ke 2 alis yang mmengkerut.
"Memang'nya kenapa dengan ibu raja bei zhie ??" tanya'nya.
"...Meskipun kejadian'nya sudah melewati beberapa ratus tahun yang lalu, tapi aku masih ingat wajah wanita itu... Dia, dia adalah wanita iblis berambut perak yang telah menjebak ku saat aku dan ke 4 rekanku mencoba memperbaiki segel penjara tanpa batas yang ada di dunia baka!!" kata huang dengan raut wajah memerah karna manahan amarah.
Dan pastinya huilan tidak bisa untuk tidak terkejut setelah mendengar ucapan huangxu, tapi tak lama setelah itu.
__ADS_1
BBOBMMM!!!
Serangan bersekala besar kembali menghantam dinding ice, dan serangan kali ini telah meninggalkan sedikit tetakan.
"Tsk! Menyebalkan!" decak huilan.
"Huang, di mana ruge??" tanya huilan.
"Aku telah meminta'nya untuk mencari kesempatan membebaskan zufan dan mingye, jika tidak ada halangan seharus'nya dia sudah berkumpul dengan mereka!" kata huang.
Mendengar jawaban huang seperti itu, huilan pun mulai merasa sedikit lega. Lalu dia memanggil beast macan putih.
"An-an, keluarlah!"
Tak lama se'ekor macan putih sebesar kuda dewasa muncul dari udara kosong dengan mata kiri macan putih itu telah di tutup oleh kain hitam seperti bajak laut, karna mata kiri'nya sudah tidak bisa berfungsi lagi.
"An-an, sekarang ini aku membutuhkan bantuan mu! Tolong untuk sementara ini lindungi teman-teman ku, apa kau bersedia ??" tanya huilan.
"Aku memang tidak suka memiliki hubungan dengan manusia, tapi kau telah menyelamatkan ku, jadi untuk kau aku kecualikan!" jawaban macan putih yang sudah di beri nama An-an oleh huilan.
"Terima kasih!" kata huilan sambil tersenyum.
Kemudian huilan mengeluarkan sebuah jepit bunga sakura yang hanya tinggal 2 kelopak saja, lalu memberikan'nya pada huang sambil bicara.
Tentu huang xu sangat tidak setuju dengan keputusan huilan.
"Tapi ini terlalu berbahaya!" kata huang.
Tapi tepat setelah huang bicara tiba-tiba.
BBOOMM!!!
Serangan energi penghancur kembali menghantam dinding ice dan serangan kali ini membuat retakan yang sudah ada semakin memanjang.
"Ck! Sudah tidak ada waktu lagu, cepat lakukan saja apa yang sudah aku putuskan!" pinta huilan.
Akhir'nya huangxu pun mengalah dan tanpa banyak bicara lagi, dia bergegas menuntun yui yang masih dalam keada'an tatapan kosong naik ke atas punggung macan putih.
Sedangkan di luar dinding penghalang, terlihat raja bei zhie dan belasan kultivator tingkat alam langit sedang berdiri di atas pedang terbang'nya masing-masing dengan posisi berada belasan meter di ketinggian.
Raja bei zhie sedang menatap kesal ke arah bukit ice yang mengurung bangunan 2 lantai yang mana ke 2 adik'nya ada di bawah sana.
"Eerrhhh... Brengsek! sebenar'nya siapa orang yang telah memasang gunung ice ini? Aku dan beberapa bawahanku sudah menggabungkan energi penghancur bersekala besar, dan sudah mencoba menghancurkan'nya lebih dari 3 kali dengan energi penghancur yang terus di tingkat kan dari serangan demi serangan, tapi hasil'nya hanya membuat retakan kecil saja!" gerutu raja bei zhie. Kemudian dia menurunkan perintah
__ADS_1
"Dengar semua'nya! Panggil lebih banyak lagi para kultivator tingkat puncak alam langit!! Dan teruslah serang penghalang ice itu sampai hancur!!" titah'nya.
"Baik yang mulia!" jawab para bawahan'nya dengan serempak.
Kemudian mereka pun bergegas menjalankan perintah dan terus menyerang sekuat yang mereka bisa.
----------
15 menit telah berlalu...
Tapi retakan di dinding ice itu hanya bertambah sedikit-demi sedikit dari setiap serangan, dan hal seperti itu membuat kesabaran raja bei zhie habis. Dia pun berteriak kesal sambil menyalurkan energi penghancur yang sangat mengerikan ke pedang hitam'nya.
"Aaaarrrhhhh.... Penghalang SIHALAAAN!! Semua'nya minggir, aku tidak akan menahan diri lagiii... Hiyaaaaaahhhh!!"
Teriak raja bei zhie yang langsung meluncur turun dengan pedang yang siap membelah bukit ice.
SYYUUBB!!
Wooshhh...
BBOOOMMM!!!
PRANGGG...
Terjadilah ledakan besar yang menimbulkan gelombang kejut yang sangat kuat dan membuat orang-orang yang kekuatan'nya berada di bawah level 9 alam bumi, mereka langsung terdorong belasan meter.
Sedangkan dinding ice itu akhir'nya retak dan hancur, tapi setelah bukit ice itu hancur raja bei zhie langsung melesat mundur, karna dari puing-puing ice itu tiba-tiba keluar se'ekor ular putih raksasa bermata biru dan tidak menutupi tingkat kekuatan'nya.
Sedangkan di atas kepala ular raksasa itu berdiri seorang gadis cantik berpakaian serba putih serta rambut'nya yang hitam plus panjang di ikat tinggi seperti ekor kuda, dan gadis ini terus menampilkan exspresi'nya yang dingin.
Angin yang berhembus kencang membuat rambut dan pakaian'nya terus melambai-lambai tertabrak angin.
Semua orang yang ada di sana, entah itu yang sedang berdiri melayang di atas pedang terbang, atau pun yang berada di bawah. Mereka semua benar-benar di buat terkejut bukan main.
"Astaga!! Bukankan itu adalah roh ular langit yang sedang di buru oleh pangeran ke 3 beberapa minggu yang lalu?! Tapi kenapa sekarang mahluk itu bisa muncul di sini?" kata salah satu kultivator yang berdiri tidak jauh dari raja bei zhie yang posisi'nya sedang melayang di ketinggian.
.
.
.
***Tbc
__ADS_1