The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 080* Konflik Ratu Rubah Salju


__ADS_3

***


"Haishh.. kalau aku tau roh pedang hitam ini adalah senjata yang di incar para dewa dan iblis, aku tidak mau mengambil dan membawanya bersama ku sekarang!" ,,, keluhan huilan yang menyesali tindakan'nya.


"Ow.. benarkah? tapi jika bukan kematian, tidak ada pilihan lain selain menjadi tuan dari devil sword!" ,,, kata jiu-xu santai.


Huilan hanya tersenyum tipis untuk menanggapi ucapan jiu-xu, lalu dia kembali fokus untuk mengendalikan artefak terbang'nya yang menuju ke utara menerobos gumpalan awan di langit.


Di utara tepat'nya di tempat yumi (Rubah ekor 9), dia sedang bertarung melawan 3 roh rubah yang masing2 nya memiliki 6 ekor, 2 di antara'nya memiliki tingkat kekuatan tingkat 9 sedangkan yang satunya lagi berada di tingkat 10. mereka ber 4 sedang dalam wujud rubah salju putih raksasa.


"Hei yen-niu (Nama asli yumi) cepat serahkan roh api biru padaku, kami semua tidak sudi memiliki pemimpin yang lemah sepertimu!" ,,, kata xen-niu, dia adalah salah satu rubah yang menginginkan posisi ratu di klen rubah salju.


"Ya benar! gara2 kau mejadi ratu rubah yang lemah, sekarang klen rubah salju selalu di rendahkan oleh klen rubah lain! lebih baik serahkan saja posisi ratu pada xen-niu, kekuatan dia sekarang berada di tingkat 10 tahap akhir! jadi dia lebih pantas bersanding dengan raja dong-hua" ,,, kata ping-hua adik dari pasangan ratu rubah.


Yen-niu (Ratu rubah) dia langsung menyunggingkan sudut bibir'nya, lalu dia menoleh pada seorang pria tampan yang tidak lain dia adalah raja dong-hua, pasangan ratu rubah! karna semenjak jadi raja rubah, dong-hua di beri kekuatan tambahan dan sekarang kekuatan'nya berada di tingkat 16, jadi dia sudah bisa berubah wujud menjadi manusia dengan sempurna.


Raja dong-hua, dia hanya menyaksikan perdebatan ratu rubah dengan adik tiri'nya xen-niu. dia tidak turun tangan untuk membantu pasangan'nya karna memang dia sendiri tidak menginginkan yen-niu (Yumi) walaupun yen-niu sudah melahirkan penerus klen rubah salju yang bernama Tian-hua (Nama asli hakubi).


"Hem! dong-hua.. sekarang kamu sudah menunjukan jati dirimu yang sebenar'nya! baiklah, karna kamu telah berani menantangku.. maka jangan salahkan aku jika aku menghapus posisi raja darimu!" ,,, batin yen-niu (Yumi).


Kemudian dia kembali fokus pada 3 roh rubah yang menjadi lawan'nya, dan perdebatan mereka juga di saksikan oleh roh rubah salju lain'nya.


"Hahaha... xen-niu, aku benar2 tidak menyangka! ternyata kau lah yang mengutus gorila api untuk melenyapkan ku!" ,,, kata yen-niu.


Para rubah salju yang mendengar ucapan yen-niu, mereka langsung berbisik-bisik membicarakan xen-niu, bahwa dia adalah adik tiri yang tidak tau diri.


Tentu wajah xen-niu menjadi merah padam, dia mulai di kuasai oleh emosi.


"Yen-niu!! aku tau kau membenciku karna aku lebih unggul darimu! tapi kau tidak boleh memfitnahku dengan trik rendahan seperti ini" ,,, bentak xen-niu


"Yen-niu! aku benar2 kecewa dengan sikapmu!" ,,, sambung raja dong-hua.


Dia lebih membela xen-niu di banding pasangan'nya sendiri, tentu mendengar hal seperti itu yen-niu merasa geli dengan pertahanan diri dari mereka.


"Hahaha... lucu sekali! aku tau kau terus menempel padaku hanya untuk mendapat pengakuan raja yang layak dari ayahku, dan sekarang ayah ku sudah mati! karna itulah kau cepat2 ingin menyingkirkan aku! Dong-hua... aku harap kau tidak akan pernah menyesali keputusan mu!" ,,, kata yen-niu.


Dong-hua langsung menyunggingkan sudut bibir'nya, kemudian dia memasang exspresi wajah yang kebingungan, tentu saja dia hanya berpura-pura agar dia tetap mendapat kepercayaan dari para rubah salju lain.


"Aku benar2 tidak mengerti apa sebenarnya mau mu! kau yang memaksa aku untuk menerima gelar ini, tapi sekarang kau membalikan kenyata'an!" ,,, kata dong-huan dengan nada yang kecewa.


Yen-niu (Yumi) tidak bisa menyangkal ucapan dong-hua, karna memang dulu dialah yang tergila-gila pada dong-hua. tapi dia tidak pernah menyangka kalau ternyata dong-hua bermuka 2, melihat yen-niu tidak menyangkal ucapan nya itu membuat dong-hua semakin besar kepala.


"Hem! walaupun apa yang kamu katakan itu benar, memang'nya kamu bisa apa? kau hanyalah roh rubah yang mendapat gelar ratu karna ayah mu adalah penguasa klen rubah salju yang sebelum'nya. tapi sekarang pelindung'mu sudah mati! jadi mulai sekarang hanya rubah terkuatlah yang pantas untuk jadi pemimpin!" ,,, batin dong-hua.


Kemudian dia mengirim pesan lewat telepati pada xen-niu, untuk segera menghabisi yen-niu (yumi). xen-niu pun mengangguk, lalu dia menyerang maju yang di ikuti oleh 2 rubah lain'nya.


"Ho.. ho.. kalian terlalu meremehkan ku! sayang sekali aku bukan yen-niu yang dulu, tapi sekarang aku adalah yumi-xu!" ,,, gumam'nya.


Kemudian dia bergerak cepat untuk menghindari serangan demi serangan dari 3 roh rubah berekor 6.


Woshhh...


Woshhh...


Bomm... Bommm..


BOOOMM!!

__ADS_1


Suara ledakan2 besar yang tercipta dari energi mistik beradu menggelegar di langit utara hutan ayakashi, yang memporak-porandakan keada'an di sekitar. Rubah2 salju lain yang menyaksika perdebatan dan perebutan kekuasa'an, kini mereka mulai berhamburan menjauh arena bertarung.


Xen-niu, pung-hua dan rubah salju yang satunya lagi terus meluncurkan serangan2 mistik secara bertubi-tubi, yang membuat yen-niu tidak punya kesempatan untuk menyerang balik.


Melihat ratu rubah semakin terdeasak itu membuat xen-niu dan dong-hua tersenyum penuh kemenangan.


"Mati kau yen-niu!!" ,,, fikir xen-niu dan dong-hua.


Tapi sayang senyuman yang terukir di bibir mereka itu tidak berlangsung lama, hal yang tidak di sangka2 dari kepulan asap yen-niu telah melakukan serangan balik, beberapa bola api biru melesat secara bersusulan.


Woshhh...


Woshhh...


Woshhh...


BOMM!! BOMMM! BOMM..


"Aaaaaaa...


Ke 3 rubah itu menerima serangan balik sampai terlempar cukup jauh, lalu tersungkur di tanah dengan luka yang cukup parah. kepulan asap yang menyelimuti tubuh yen-niu kini perlahan-lahan mulai menghilang, dan dia tidak terluka sedikitpun.


Kemudian yen-niu mulai melangkah maju dengan tenang dan ukuran tubuh rubah'nya mulai mengecil, lalu berubah menjadi seorang wanita cantik dan sempurna bahkan aura'nya pun bukan lagi aura roh rubah, berbeda dengan dong-hua walaupun dia juga dalam wujud manusia yang sempurna, tapi aura'nya masih tetap aura roh rubah.


Sontak semua roh rubah yang ada di sana langsung terkejut bukan main.


*-*


"I-ini.. bagaimana bisa! bukan hanya wujud'nya saja yang sempurna, bahkan aura roh rubah'nya pun sudah tertutup sempurna" ,,,


"Aku ingat hanya spirit beast yang hampir mencapai tingkat monster dewa saja yang mampu berubah wujud dengan sempurna" ,,,


"Ia benar! aku ingat ratu yen-niu menghilang tidak sampai 1 bulan" ,,,


"Tapi bagaimana dia bisa melakukan terobosan secepat itu!" ,,,


"Benar-benar, aku juga ingat! bulan lalu aku bertemu dengan ratu yen-niu, tapi tingkat kekuatan'nya masih berada di tingkat 9 tahap akhir! walau pun dia adalah mahluk yang jenius, tapi tetap saja ini mencurigakan!!" ,,,


Itulah komentar2 para roh rubah yang sedang menyaksikan pertempuran berebut kekuasaan, sedangkan yen-niu dia terus melangkah mendekati 3 rubah yang sudah terluka parah. kemudian dengan gerakan cepat ratu rubah membuat segel formasi yang cukup rumit, setelah ukiran formasi terbentuk sempurna dan dari setiap garis formasi mulai bercahaya berwarna biru terang, yen-niu langsung melemparkan bentuk formasi tersebut ke arah 3 rubah, yang sedang berusaha untuk bangkit.


Syuuutt...


"AAAAA...


Teriak 3 rubah sambil memegang sesuatu di leher'nya masing2. Semua roh rubah yang hadir termasuk dong-hua kembali terbelalak, setelah melihat benda hitam melingkar di leher ke 3 rubah yang jadi lawan yen-niu (Yumi).


"APA! d-dia bahkan bisa menggunakan belengu kutukan!" ,,, kata salah satu roh rubah dengan nada yang terkejut.


Karna mereka tau untuk membuat formasi belenggu kutukan, membutuhkan kekuatan roh yang sangat besar, dan biasa'nya hanya para kulivator yang sudah mencapai tingkat alam surgawi saja yang mampu membuat tehnik belenggu seperti itu.


Mengetahui ratu rubah yang sekarang jauh lebih kuat, dong-hua diam2 melangkah mundur dia mencoba untuk melarikan diri. namun sayang niat'nya sudah terbaca oleh ratu rubah, cepat2 ratu rubah memasangkan belengu pada raja dong-hua, yang membuat mereka kembali terkejut karna raja mereka juga ikut di belenggu.


"Ye..yen-niu kenapa kau melakukan hal seperti ini padaku?" ,,, tanya dong-hua sambil menahan rasa sakit karna belenggu kutukan mulai bereaksi.


Yen-niu pun menghampiri dong-hua sambil bicara.


"Tentu saja untuk mengendalikan mu! walaupun kau sudah menghianati ku, tapi kamu masih berguna di sini! jadi nikmati saja waktumu yang masih tersisa, karna kau akan tetap menjadi raja rubah sampai putra kita cukup kuat untuk menjadi pemimpin rubah salju" ,,, kata yen-niu datar.

__ADS_1


Kemudian dia kembali membuat segel formasi, tapi kali ini jauh lebih rumit dari yang tadi. setelah formasi terbentuk dengan sempurna, yen-niu langsung melemparkan'nya ke langit sehingga terbentu formasi array yang sangat besar di langit.


Selang beberapa detik setiap roh rubah salju yang ada di sana, dan yang tersebar di seluruh hutan ayakashi, di masing2 kening mereka muncul tanda api biru.


Setelah semua tanda terpasang, formasi array pun memudar lalu menghilang. sedangkan ratu rubah dia langsung terduduk lemas, tak lama salah satu roh rubah bawahan'nya berlari menghampiri ratu rubah lalu membantunya kembali berdiri.


"Dengar semua'nya!! aku telah memasang kutukan api biru di setiap roh rubah salju, jadi mulai sekarang, siapapun yang berani berhianat padaku, maka tanda api biru itu akan membakar jiwa kalian! tapi siapapun roh rubah salju yang slalu setia, maka tanda api biru ini akan selalu melindungi kalian di saat kalian sedang dalam bahaya! apa kalian mengerti?!" ,,, kata yen-niu dengan nada yang tinggi.


Para rubah salju yang ada di sana langsung menunduk hormat pada yen-niu, walaupun mereka masih merasa terkejut.


"Baik ratu!! kami tidak akan pernah menghianati anda sampai kapan pun!!" ,,, jawaban para rubah salju serempak.


"Bagus!! 1 lagi beritau pada para rubah salju yang tidak hadir di sini!" ,,, kata yen-niu.


"Baik ratu!!" ,,, jawab mereka serempak.


Kemudian yen-niu menoleh pada rubah yang sedang membantu'nya berdiri.


"Nathan, minta beberapa roh rubah untuk memberi huhuman yang setimpal pada mereka ber 3!" ,,, kata yen-niu sambil menunjuk ke arah 3 rubah yang sudah mendapatkan belenggu kutukan.


"Baik yang mulia!" ,,, jawab nathan singkat.


Setelah itu dia menjalankan tugas dari ratunya, dan para rubah salju yang lain mulai melangkah pergi meninggalkan tempat itu.


Setelah semua rubah pergi dan hanya menyisakan 2 jelmaan rubah, yaitu yen-niu dan dong-hua. hal seperti ini membuat dong-hua merasa canggung dan tidak tau harus berbuat apa, sedangkan yen-niu sendiri dia terus memperhatikan sikap dong-hua yang sedang dalam dilema, tak lama yen-niu pun buka suara memecah keheningan.


"Dong-hua, apa kau tidak punya keinginan sama sekali untuk memberi menjelas kan semua tentang penghianatan mu padaku!" ,,, kata yen-niu yang langsung duduk di atas batu.


"Ye-yen a-aku.. uhuh.. uhuk!!" ,,, tiba2 dong-hua terbatuk-batuk sampai memuntahkan darah lalu terduduk lemas dengan tubuh yang gemetar dan terlihat kesulitan untuk bernafas.


Sedangkan kondisi yen-niu pun hampir sama, bedanya dia tidak sampai memuntahkan darah. sambil menahan dada'nya yang terasa sesak yen-niu langsung mendongakan wajah nya ke langit dan menatap tajam pada segumlam awan.


"Siapa di sana?! KELUAR!!" ,,, yen-niu membentak.


Tentu dong-hua langsung terkejut lalu dia pun mengikuti arah pandangan yen-niu, yang sedang menatap tajam pada segumpal awan di langit.


Tak lama kemudian, artefak terbang yang berbentuk bulu phoenik putih besar, tiba2 melesat turun dan mendarat tidak jauh dari posisi yen-niu dan dong-hua.


Seorang gadis bertopeng sayap kupu2 putih dan pakaian serba putih, dia turun dari atas bulu phoenix lalu bulu phoenix itu menghilang di udara kosong, kemudian gadis ini mulai melangkah menghampiri yen-niu dengan senyuman manis terukir di bibir'nya, tapi baru beberapa langkah dia berjalan, tiba2 yen-niu meghentikan langkah'nya.


"T-tunggu!! jangan mendekat!" ,,, kata yen-niu dengan nada yang membentak.


Yen-niu dan dong-hua, tubuh mereka gemetar karna tertekan oleh aura membunuh yang kuat, dan aura membunuh itu terpancar dari tubuh si gadis betopeng.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


***Tbc


__ADS_2