
***
Sinar bulan purnama yang di lengkapi oleh ribuan bintang bertaburan menghiasi langit malam, Malam itu di sebuah gazebo yang berdiri di atas kolam teratai, dan letak kolam tersebut berada di tengah² taman yang ada di keraja'an lembah sunyi.
Terlihat terlihat seorang pria misterius sedang berjalan melewati jembatan batu yang menuju ke gazebo dengan seorang gadis berpakaian serba putih, dan tak sadarkan diri di pangkuan'nya.
Setelah sampai di gazebo pria misterius itu meletakan si gadis yang belum sadar di kursi panjang dekat pagar gazebo dengan posisi duduk, dan punggung'nya di sandarkan ke salah satu tiang yang menyatu dengan pagar gazebo.
Pria misterius itu memandang wajah si gadis sambil meraih rambut yang ada di wajah, lalu menyelipkan'nya ke atas daun telinga si gadis sambil bergumam.
"Dia sangat mirip dengan'nya! andai waktu itu aku memberitau perasa'an ku padanya lebih awal, mungkin... aku tidak akan kehilangan dia dan..." gumaman nya terhenti lalu air mata pun meluncur membasahi pipi.
"Dan aku tidak akan berada di sini sendirian!" ,,, gumam'nya.
Kemudian tangan'nya bergerak akan menyentuh wajah si gadis, tapi tiba² salah satu tangan si gadis bergerak cepat meraih pergelangan tangan si pria, lalu ke 2 mata'nya mulai mengerjap-ngerjap untuk menyesuaikan pandangan.
Setelah pandangan'nya sedikit jelas dan melihat ada bayangan seorang pria di depan'nya, dengan refleks dia langsung melemparkan tangan si pria ke arah samping, lalu dia bergeser mundur sambil bertanya.
"S-siapa kamu?!" ,,, tanya si gadis dengan nada yang terkejut.
Dia tidak bisa melihat dengan jelas keada'an di sekitar karna di sekitar'nya hanya di terangi oleh cahaya bulan purnama, kemudian dia menoleh ke kiri dan ke kanan sambil bertanya.
"Dan i-ini di mana? aucchh..." tanya si gadis tapi dia langsung meringis kesakitan, dan ternyata dia tidak lain adalah huilan.
Sedangkan si pria dia langsung melemparkan sebuah botol porcelain putih kecil sambil bicara.
"Ambil ini, itu adalah pil yang bisa mengurangi rasa sakit di tubuh mu!" ,,, kata si pria.
Huilan pun langsung menangkap botol tersebut dengan exspresi yang terkejut, karna dia merasa kenal dengan suara si pria.
"K-kau pangeran yuan?" ,,, tanya huilan sedikit tidak percaya.
Tapi si pria yang di tanya tidak menjawab dan malah bangkit berdiri bersiap untuk pergi, tentu huila tidak membiarkan'nya pergi begitu saja, dengan cepat dia meraih salah satu tangan si pria sambil bicara.
"Tunggu pangeran! aku memang punya banyak pertanya'an dan tidak mengerti kenapa kau menolong ku lagi, tapi pil yang kau berikan tidak bisa menyembuhkan rasa sakit yang sedang aku rasakan sekarang!" ,,, kata huilan to the point.
Pangeran yuan pun membalas ucapan huilan dengan nada yang dingin dan terdengar sedikit kesal.
"Ooh, jadi maksud mu pil penetral energi tingkat 5 miliku adalah pil yang tidak berguna!" ,,, kata pangeran yuan yang langsung menghentakkan tangan'nya sampai pegangan huilan terlepas. seketika huilan pun langsung menjawab dengan gugup,
"Bu-bukan seperti itu maksud ku, t-tapi rasa sakit yang aku rasakan bukan di sebabkan oleh energi yang kacau, tapi tubuhku memang sudah tidak bisa menerima benda kotor seperti itu..." huilan menghentikan ucapan'nya.
Pangeran yuan pun langsung membulatkan kepalan ke 2 tangan'nya sambil menggerutu.
"Benda kotor!👿" ,,, gerutunya. kemudian huilan melanjutkan ucapan'nya,
"Jadi jika pengeran ingin menolongku, tolong hancurkan saja kekuatan yang menyegel meridian ku, dengan begitu aku bisa menyembuhkan luka dalam ku sendiri!" ,,, kata huilan.
Pangeran yuan pun langsung tersenyum mengejek lalu kembali bicara dengan nada yang dingin.
__ADS_1
"Hem' kalau kau ingin meminta bantuan padaku katakan saja dari awal, tidak perlu berbelit-belit dengan mengatakan kalau pil miliku yang tidak berguna!" ,,, kata pangeran yuan.
"T-tapi aku benar²... hufff... (huilan menghela nafas) baiklah terserah pangeran ingin menganggap ucapan ku seperti apa, sekarang jawab saja, apa pangeran bersedia?" ,,, tanya huilan. pangeran yuan pun berbalik badan sambil menjawab,
"Hem' aku tidak tertarik! cari saja orang lain yang mau menolong mu tanpa syarat! lagipula setiap tehnik untuk menyegel kekuatan orang lain itu berbeda-beda, dan cara menghancurkan setiap tehnik segel juga berbeda-beda, kekuatan mu telah di segel oleh orang lain, jika aku bersedia membantumu, aku harus menguras banyak tenaga untuk menghancurkan'nya! jadi, untuk apa aku menyusahkan diri hanya untuk menolongmu!" ,,, kata pangeran yuan yang langsung melangkah pergi.
"Hah, pangeran tunggu! aaahh... "
BUG!
Huilan mencoba bangkit dan memanggil untuk menghentikan'nya, tapi di karnakan kondisi tubuh'nya yang masih lemah, akhirnya dia malah terjatuh ke lantai.
Pangeran yuan pun langsung berhenti, tapi hanya menghentikan langkah'nya saja dan dia tidak mau melihat kondisi huilan, sedangkan huilan dia mencoba kembali bangkit, tapi rasa sakit di sekujur tubuh'nya terasa semakin parah, di karnakan tidak ingin membuat pangeran yuan semakin bertambah kesal, akhirnya dia mengabaikan rasa sakit yang sedang menggerogoti'nya dan kembali bicara.
"pangeran, aku tau tidak ada pertolongan yang gratis di dunia ini! jadi aku akan membayarmu dengan harta yang sangat berharga dan langka, saking langka'nya kau bahkan tidak bisa memiliki'nya dengan mudah, tapi jika kau bersedia menolong ku, aku akan memberikan'nya padamu!" ,,, kata huilan.
Pangeran yuan pun kembali tersenyum mengejek lalu berbalik melangkah menghampiri pagar gazebo, kemudian menyandarkan punggung'nya ke tiang yang menyatu dengan pagar gazebo sambil melipatkan ke 2 tangan'nya di depan dada, setelah itu dia membalas ucapan huilan dengan nada yang mengejek.
"Huh! nona lan, aku adalah seorang putra mahkota, memangnya harta berharga seperti apa yang tidak bisa aku miliki? sedangkan kau, selain dirimu sendiri memangnya benda berharga apa lagi yang bisa di miliki oleh seorang tawanan sepertimu?!" ,,, kata pangeran yuan.
"Aku tidak peduli kau ingin menganggap ku seperti apa, tapi harta yang aku tawarkan tidak bisa di dapatkan dengan mudah! walaupun kau seorang kaisar atau pun petinggi tertinggi dari akademi besar!" ,,, kata huilan dengan nada yang tenang.
"Owh... kau begitu yakin dengan benda yang kau tawarkan, kalau begitu coba beritau dulu nama benda yang kau maksud!" ,,, kata pangeran yuan santai. tapi huilan tidak langsung menjawab dia malah menoleh ke kiri dan ke kanan,
"Katakan saja! selain 2 orang bawahan ku, tidak ada orang lain lagi yang akan mendengar!" ,,, kata pangeran yuan yang menyadari keraguan huilan. akhirnya huilan pun menjawab,
"Itu... setangkai roh bunga kristal!" ,,, kata huilan.
"Hm.. aku akui roh bunga kristal memang harta yang sangat langka dan tidak bisa aku miliki se'enak nya tapi... roh bunga kristal ini sudah tidak ada guna'nya lagi bagiku, dan aku tidak membutuhkan sesuatu yang tidak berguna!" ,,, kata pangeran yuan.
Huilan pun langsung memandang pangeran yuan dengan ke 2 alis yang mengkerut, dia mulai merasa hawatir kalau pangeran yuan benar² tidak mau menolong'nya, tapi dia masih belum menyerah dan kembali menawarkan benda lain.
"Kalau begitu bagaimana dengan kekuatan inti spirit beast?!" ,,, kata huilan. tapi pangeran yuan malah tertawa,
"Hem? bhahaha... apa kau begitu putus asa sampai² menawarkan benda murahan seperti itu! hahaha..."
"CUKUP jangan tertawa lagi! lagipula inti kekuatan spirit beast yang aku tawarkan adalah inti tingkat monster dewa!!" ,,, teriak huilan.
Seketika dia berhenti tertawa lalu menatap tajam pada huilan dan bertanya.
"Apa kau bilang?!" ,,, tanya pangeran yuan. huilan pun langsung menunduk dan menjawab,
"I'inti spirit beast tingkat monster dewa!" ,,, kata huilan.
"Owh, jadi kau tau siapa yang sudah membunuh ular kobra merah kepala 3 itu?!" ,,, tanya pangeran yuan. huilan pun langsung terkejut,
"Hah! dari mana kau tau? WAAh!!" ,,, huilan kembali terkejut karna ternyata pangeran yuan sudah ada di depan'nya dengan jarak yang cukup dekat, dengan posisi menekuk 1 lutut'nya sampai menyentuh lantai tepat di depan huilan.
"Kau tidak tau yah? kabar tentang kematian spirit beast tingkat monster dewa itu sudah menyebar ke seluruh keraja'an yang ada di benua teratai, dan kabar yang ber'edar orang yang membunuh beast tersebut adalah master ao-tian guru dari bei-fu dan bei-kim! karna itulah aku datang ke sini untuk mencari tau kebenaran'nya! jadi apakah itu benar?" ,,, tanya pangeran yuan.
__ADS_1
Huilan pun langsung menolehkan wajah'nya ke samping untuk menyembunyikan rasa keterkejutan'nya sambil bicara.
"Asal kau membantuku, aku akan memberitau apa yang aku tau!" ,,, kata huilan. pangeran yuan pun menghela nafas lalu bangkit berdiri sambil menjawab,
"Aku tidak tertarik!" ,,, jawaban'nya singkat lalu diapun berbalik melangkah berniat untuk pergi. tapi dengan cepat huilan kembali meraih tangan'nya sambil bicara,
"Pangeran tolonglah! sebenarnya apa yang kau inginkan agar kau mau menolongku?" ,,, tanya huilan.
Pangeran yuan pun kembali menghela nafas lalu berbalik dan menekuk 1 lutut'nya di depan huilan kemudian dia meraih dagu huilan dan sedikit mengangkat'nya sampai wajah mereka saling berhadapan.
"Kau yakin ingin tau apa yang aku inginkan? bagaimana kalau aku menginginkan tubuhmu, apa kau bersedia memberikan'nya?" ,,, tanya pangeran yuan.
Seketika huilan langsung menepis tangan pangeran yuan lalu dia bergeser mundur sambil menjawab.
"P-pangeran, kau adalah seorang putra mahkota, kau tidak mungkin kekurangan gadis muda seperti ku!" ,,, kata huilan yang terus mundur menjauh, tapi pangeran yuan langsung menangkap pergelangan kaki huilan sehingga huilan tidak bisa bergerak mundur lagi.
"Ooh... apa sekarang kau takut?! tapi kenapa harus takut? kalau aku puas aku bisa menjadikan mu seorang ratu yang berkuasa!" ,,, kata pangeran yuan dengan nada yang menggoda lalu perlahan-lahan tangan'nya yang sedang menahan pergelangan kaki huilan mulai merayap naik.
Seketika huilan langsung menarik kaki'nya dan kembali bergerak mundur sambil menjawab dengan gugup.
"Lu-lupakan.. lupakan saja! aku tidak tertarik.. k-kau boleh pergi sekarang, aku tidak akan mengganggu mu lagi!" ,,, kata huilan. mendengar jawaban huilan seperti itu pangeran yuan langsung menyunggingkan sudut bibir'nya,
"Haa... ini menarik!" ,,, gumam'nya.
"Kau... semakin mirip dengan'nya!" ,,, kata pangeran yuan.
"Hah?!" ,,, huilan tidak mengerti dengan ucapan pangeran yuan.
Kemudian pangeran yuan pun kembali berdiri setelah itu munculah pola array yang berbentuk rumit tepat di bawah kaki'nya, setelah itu array tersebut membesar sampai posisi huilan pun terbawa, kemudian dari setiap garis pola array memancarkan cahaya ungu terang.
Huilan pun bangkit berdiri dengan exspresi yang kebingungan, karna rasa sakit yang ada di sekujur tubuh'nya terasa semakin berkurang, lalu diapun menatap pangeran yuan dengan tatapan yang rumit. selang beberapa detik pangeran yuan bicara dengan nada datar,
"Aku akan membantu menghancurkan segel kekuatanmu, dan juga akan membantu mu untuk pergi meninggalkan tempat ini, tapi aku juga punya 1 peeminta'an dan kau tidak boleh menolak'nya! jika kau menolak maka kehidupan mu akan menjadi miliku!" ,,, kata pangeran yuan.
"T-tunggu t-tapi kau tadi..."
"Tidak ada tapi lagi! aku sudah meng'aktifkan tehnik tanda perjanjian, jika kau berani melanggar, maka se'umur hidup kau hanya akan mematuhi ku!" ,,, kata pangeran yuan memotong ucapan huilan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
***Tbc