
***
Sontak selir su dan yang lain nya menoleh ke arah suara itu berasal.
***
Mereka bisa melihat jelas seorang pria tampan berpakaian serba hitam sedang rebahan di atas batu besar dengan posisi miring, dan menopang kepala'nya dengan satu tangan dan yang satu'nya lagi memegang 1 buah apel.
"Sudahlah tidak perlu ada pertumpahan darah lagi, serahkan saja gadis muda itu padaku dengan begitu kalian akan selamat" ,,, kata si pria tampan itu yang tidak lain dia adalah tuan muda chu.
"Tsk... sial... ah-B, ah-D cepat kalian bawa pergi putriku, ingat jangan sampai terjadi sesuatu pada putriku, aku akan melawan'nya untuk mengulur waktu" ,,, kata selir su.
Walaupun dia tidak terlalu yakin bisa menahan'nya berapa lama, karna tingkat kultivasi selir su hanya di tingkat alam bumi level 2, Tentu an-xue tidak setuju dengan keputusan ibunya.
"Tidak bisa ibu! sebaiknya aku ikut saja dengan'nya agar tidak ada pertumpahan darah lagi" ,,, putri an-xue menolak keras tekad ibunya.
"Jangan bodoh, ibu tidak akan menyerahkan mu pada'nya, CEPAT PERGI!!" ,,, bentak selir su.
"Ah-D kamu pastikan keselamatan tuan putri, aku akan di sini membantu nyonya su" ,,, kata ah-B.
"Tidak mau... tidak mau..." ,,, an-xue memberontak.
Tapi ah-D sudah melompat ke kuda yang di tunggangi putri an-xue dan langsung memacu kudanya pergi menjauh.
"AAA... AH-D APA YANG KAMU LAKUKAN!!" ,,, teriak an-xue.
"Maaf tuan putri, tapi jika putri di bawa oleh mereka, yang mulia kaisar pasti akan marah besar pada kami termasuk nyonya su" ,,, kata ah-D dia terus memacu kuda'nya membawa putri an-xue pergi.
'-'
"Ck... huh... dasar keras kepala😒, di beri madu malah memilih racun" ,,, decak tuan muda chu sambil meladeni selir su yang menyerang'nya menggunakan cambuk sedangkan ah-B menggunakan pedang.
"Kalian memang bodoh, padahal gadis itu sudah setuju ikut dengan ku" ,,, sambung tuan muda chu, dia tidak merasa kesulitan walaupun bertarung melawan 2 orang sekaligus.
"CIH... WALAUPUN AKU HARUS MATI, AKU TIDAK AKAN PERNAH MENYERAHKAN PUTRIKU PADAMU!!" ,,, bentak selir su di sela-sela serangan'nya.
Namun tuan muda Chu malah tersenyum devil, dia malah menikmati pertarungan'nya.
*Sedangkan di tempat putri an-xue dia sudah berhenti memberontak setelah mendengar nasiahat dari ah-D, bahwa mereka harus segera sampai di kekaisaran jiankang untuk mencari bantuan.
Mata an-xue sudah merah dan sembab akibat menagis, mengingat bahwa dia pergi meninggalkan ibunya yang sedang dalam bahaya, dan dia merasa kesal karna dia tidak bisa berbuat apa2 selain lari.
Kuda yang dia tunggangi terus berlari cepat menerobos ke hutan hijau, tujuan'nya sudah pasti pergi ke kekaisaran jiankang dan mencari bantuan, tapi sayang'nya saat baru sampai di tengah2 hutan, tiba2 kuda yang mereka tunggangi terbidik oleh panah beracun.
__ADS_1
Alhasil ah-D dan putri an-xue jatuh sampai berguling-guling di tanah, ah-D sangat berusaha keras untuk melindungi tuan putri'nya, tapi sayang'nya saat tubuh mereka sudah berhenti berguling, Ah-D dan an-xue langsung menghirup wewangian yang perlahan-lahan membuat mereka hilang kesadaran, lalu samar2 ah-D melihat tubuh an-xue sudah di angkat oleh pria yang menghadang'nya saat di lembah batu.
"Ck... sial, apa nyoya su dan ah-B sudah kalah?!" ,,, batin ah-D, lalu diapun sepenuh'nya tak sadarkan diri.
Sedangkan nyonya su dan ah-B sudah terluka parah di lembah batu.
***
Beberapa jam kemudian...
Ah-D pun akhirnya sadar dari pingsan'nya, tapi saat dia sadar, dia sudah berada di sebuah penjara bawah tanah yang gelap dan dingin dan hanya di terangi oleh lampu lentera.
Kemudian dia menoleh ke kiri dan ke kanan ternyata bukan hanya dia saja yang jadi tawanan, ada belasan atau mungkin puluhan gadis2 muda yang di tahan di sana dengan kondisi yang sudah tidak baik.
Lalu ah-D meluruskan pandangan'nya ke depan, dia langsung terkejut karna penjara yang ada di depan'nya adalah penjara putri an-xue yang masih belum sadarkan diri.
Sontak ah-D langsung mendekat ke jeruji besi dia mencoba memanggil putri an-xue, tapi panggilan'nya tidak bisa membangunkan putri an-xue.
Ah-D pun mulai merasa prustasi dan putus asa, dia mengutuk dirinya karna tidak bisa menjalan kan tugas dengan baik.
"Ck... dasar bodoh!... dasar bodoh!... kenapa... kenapa aku sangat lemah?!" ,,, batin ah-D.
Dia merutuk dirinya sambil memukul-mukul lantai dengan kepalan tangan'nya hingga memar dan berdarah, lalu tak lama kemudian dia mendengar beberapa suara langkah kaki mendekar ke'arah nya.
Setelah dekat dia mengenali 2 sosok pria yang tidak lain dia adalah tuan muda chu, dan bawahan'nya yang bernama gao-tan, mereka di ikuti oleh beberapa bawahan lain'nya, kemudian mereka berhenti di depan pintu penjara putri an-xue lalu membuka pintunya.
"Tuan, saya mohon tuan jangan sakiti nona saya, saya bersedia melakukan apapun asal kalian membebaskan nona saya... saya mohon" ,,, permohonan ah-D.
"Bodoh!!! siapa yang ingin mendengar perminta'an tawanan seperti mu" ,,, bentak gao-tan, dia kembali melanjutkan tujuan'nya untuk membawa putri an-xue.
"Tuan saya mohon, saya pasti akan berguna karna saya sangat ahli dalam meracik racun yang mematikan... jadi tuan saya mohon bebaskan nona saya" ,,, ah-D tidak ingin menyerah begitu saja.
Tapi gao-tan tidak mempedulikan perminta'an ah-D, lalu tiba2 tuan muda chu menghentikan langkah gao-tan.
"Tunggu gao-tan, aku rasa dia akan ada guna'nya" ,,, bisikan tuan muda chu.
"Tapi tuan, bagaimana dengan yang mulia?" ,,, tanya gao-tan.
"Tentang itu, aku bisa mengurus'nya nanti! sekarang kamu bawa dulu gadis ini dan tempatkan dia di paviliun merah, tapi ingat jangan beri tau kaka tanpa se'izin dari ku" ,,, kata tuan muda chu, dengan suara rendah.
"Baiklah saya mengerti" ,,, kata gao-tan, lalu dia pun pergi membawa tubuh an-xue keluar dari sana.
Ah-D semakin cemas karna nona'nya di bawa pergi.
__ADS_1
"TUAN!!..." ,,, pekik'nya, pandangan ah-D mengekori kepergian gao-tan yang membawa putri an-xue.
"Kau tidak perlu hawatir, nona mu akan di tempatkan di tempat yang layak, bukankah dia seorang putri! tidak baik bukan jika di tempatkan di tempat seperti ini!!" ,,, kata tuan muda chu yang di akhiri dengan seringai iblis.
"Tuan, apa kamu setuju dengan tawaran ku?" ,,, penuh dengan harapan.
"Hm... aku bisa mempertimbangkan tawaran mu, tapi apa kamu yakin akan melakukan apapun yang aku minta?!" ,,, kata tuan muda chu.
"Aku tidak pedulu tuan, asal kan tuan membebaskan nona saya" ,,, kata ah-D tegas.
"Hahaha... bagus! kau memang pengawal yang setia, tuan putrimu akan baik2 saja selama kamu mematuhi perintah ku" ,,, kata tuan muda chu, dia sangat senang.
"Em... lalu.. apa yang harus aku lakukan?!" ,,, hanya ah-D, dia sudah bertekad demi keselamatan nona'nya.
"Aku ingin kamu membunuh seseorang!!" ,,,
DEG....
Perasa'an ah-D menjadi terasa sakit, tapi demi nona'nya dia akan melakukan apapun.
"Tidak masalah selama tuan menepati janji" ,,, ucapan ah-D tegas.
"Bagus!! gao-qi bebaskan dia dan persiapkan kebutuhan'nya" ,,, kata tuan muda chu sambil melangkah pergi.
"Baik tuan!" ,,, jawab gao-qi, kemudian dia langsung menjalankan perintah tuan'nya.
Saat tuan muda chu sudah keluar dari penjara bawah tanah, dia kemnali bertemu dengan gao-tan, yang baru saja ingin kembali menyusul tuan'nya setelah menempatkan putri an-xue.
"Gao-tan, awasi gadis itu baik2 lalu kirim pesan pada pangeran Lii-sheng bahwa kita punya pion baru" ,,, perintah'nya.
"Baik tuan aku mengerti" ,,, jawab gao-tan.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
***Tbc