
***
Xia'er dan you-rong berlari menerobos gelap'nya malam, sesekali mereka melompat ke 1 atap dan terus ke atap yang lain'nya untuk mempercepat perjalanan mereka.
1 Jam kemudian...
Merekapun sampai di perbatasan kota jin, ibukota terbesar di kekaisaran jiankang. Mereka langsung menuju ke sebuah mansion yang memiliki papan nama 'MANSION RUO' nama ruo di ambil dari marga ayah yang membesarkan wu xia'er sejak kecil, yaitu Ruo Cao-hong.
Kedatangan mereka berdua di sambut hangat oleh anak2 yang di didik oleh xia'er selama ini, walaupun malam sudah sangat larut, tapi mereka sudah dapat kabar bahwa nona'nya akan datang malam ini, jadi merekapun menunggu untuk menyambut'nya.
Di karnakan xia'er tidak punya banyak waktu merekapun langsung menemui 3 gadis korban penculikan yang selamat.
Di sebuah kamar ke 3 gadis itu di kejutkan oleh kedatangan wanita yang memakai pakaian hitam dan bercadar, kemudian you-rong menarik sebuah kursi dan mempersilahkan xia'er untuk duduk lalu dia memanggil ke 3 gadis itu untuk mendekat.
Awal'nya mereka sedikit takut, tapi setelah you-rong membuka cadar'nya mereka mengenali you-rong dan langsung mendekat duduk menghadap xia'er.
Kemudian xia'er meminta mereka untuk menyentuh tangan'nya secara bersama'an, tanpa ragu2 lagi merekapun mengikuti perminta'an xia'er, walaupun di kepala mereka masih memiliki beberapa pertanya'an tentang siapa wanita yang ada di depan'nya.
Dalam waktu 15 menit xia'er menutup mata'nya untuk melihat langsung kejadian yang menimpa mereka ber3, xia'er memang sudah yakin bahwa ingatan mereka banar2 telah di kunci oleh si penculik, jadi tidak ada guna'nya kalau hanya di tanya2.
Xia'er kembali membuka mata'nya dan lansung mengeratkan gigi'nya dan di saat yang bersama'an ketiga gadis itu langsung tak sadarkan diri, kemudian xia'er membuat 3 bunga sakura transparan yang kecil terbentuk dari element air, lalu memasangkan'nya di balik daun telinga ketiga gadis itu.
Xia'er yang menggeretakan gigi'nya sambil mengepalkan tangan hingga gemetar karna saking kuat'nya, dia mencurigai sesuatu yang paling tidak dia inginkan.
You-rong melihat perubahan exspresi di wajah xia'er yang seperti sedikit cemas karna menghawatirkan sesuatu, dan ini juga pertama kalinya bagi you-rong melihat exspresi nona'nya seperti itu, karna biasa'nya dia selalu bersikap tenang apapun masalah yang sedang dia hadapi.
Kemudian you'rong pun memberanikan diri untuk bertanya.
"Nona, apa yang bisa aku bantu?" ,,, tanya you-rong dengan hati2.
Untuk beberapa menit xia'er tidak menjawab pertanya'an dari you-rong, kemudian xia'er menarik nafas panjang dan langsung memberi perintah.
"Rong'er kirim ketiga gadis ini kembali ke rumah'nya masing-masing, tapi ingat!! jangan sampai ada yang tau pergerakan kita, lalu ingatkan adik2 mu untuk menghindari orang2 yang memiliki tato naga hitam di bagian punggung tangan'nya hingga ke dada, apapun yang terjadi jangan cari masalah dengan ciri2 orang yang aku sebutkan baru saja, MENGERTI!!" ,,, ucap xia'er tegas. lalu tanpa menuggu jawaban dari you-rong.
Xia'er langsung pergi keluar dari ruangan itu dan menunggu you-rong di atap mansion'nya, you-rong merasa heran dengan sikap nona'nya, tapi tanpa buang waktu lagi diapun langsung menjalankan perintah dari xia'er.
Di atap mansion xia'er merebahkan tubuh'nya dengan pandangan mengarah kalangit, kemudian dia mengangkat tangan'nya ke atas yang sedang menggenggam kalung giok berwarna hijau emerland.
"Xu Qing Zhie, kau kah itu??" ,,, gumam'nya.
Diapun mengingat-ingat kembali kenangan'nya waktu kecil yang sempat terhapus dari memori'nya, tapi kini dia sudah mengingat semuanya.
__ADS_1
Flasback on...
Terlihat sepasang mahluk kecil sedang terbang kesana kemari di ruang galaxi yang luas tanpa batas, sepasang mahluk kecil itu adalah, seorang gadis kecil ber'usia 7 tahun dan yang satu'nya lagi anak laki2 ber'usia 9 tahun.
Tak lama kemudian merekapun mendarat di salah satu batu meteor yang melayang di ruang yang luas itu, kemudian si gadis kecil memulai pembicara'an.
"Zhie'er, kamu bilang ingin menunjukan sesuatu padaku, apa itu sangat penting sampai2 kamu membawaku ke tempat sejauh ini?!" ,,, tanya si gadis kecil.
"Benar ini sangat penting, dan aku hanya ingin kamu saja yang tau, karna kamu satu2nya teman terbaik ku, jadi kamu harus janji padaku untuk tidak memberitau siapapun, termasuk paman qing-long dan bibi zhien mu itu" ,,, kata zhie'er.
"Hm... apa sepenting itu? baiklah aku janji, ayo cepat katakan padaku!" ,,, kata gadis kecil itu dengan antusias.
Zhie'er pun tersenyum lalu dia menyingkap'kan lengan baju'nya, terlihatlah gambar yang di bentuk dari ribuan kata2 yang kecil hingga membentuk menjadi gambar se'ekor naga hitam, dari punggung lengan'nya hingga ke dada.
Gadis kecil itu langsung mengerutkan alis'nya.
"Naga hitam?? apa maksud'nya zhie'er?" ,,, tanya'nya.
"Ini bukan gambar biasa, ibu bilang ini adalah kunci teknik rahasia dari ras ibuku, dan teknik ini bisa di gunakan untuk...." ,,, ucapan'nya terhenti, karna tiba2 batu yang mereka pijak itu mulai bergerak mundur, begitupun dengan batu2 yang lain'nya bergerak ke arah yang sama.
Dengan cepat merekapun menoleh ke arah batu2 itu mengarah.
"Oh.. tidak!! itu adalah lubang hitam, Yin'er cepat kita harus menghindar" ,,, teriak zhie'er sambil menarik tangan yin'er untuk menjauh.
"Fiuuhh... hampir saja kita terhisap ke dalam'nya, sial... ternyata kita ada di kawasan bintang2 yang merah dan besar, karna api yang mencoba menghabiskan energi dari bintang, jadi mengundang lubang hitam muncul di sekitar sini, yin'er kamu baik2 sajakan??" ,,, tanya zhie'er.
Dia menoleh pada yin'er dan melihat nya, dia hanya mengangguk dengan pandangan menuju ke arah lain, zhie'er pun mengikuti arah pandangan yin'er.
"Oh... tidak!! kenapa ibu bisa tau kalau aku ada disini, yin'er cepat ambil kalung giok ini dan pergi senbunyi" ,,, teriak zhie'er lalu mendorong gadis kecil itu untuk segera sembunyi di balik batu meteor.
"Zhie'er apa yang kamu lakukan di sini?" ,,, ibunya langsung bertanya.
Zhie'er langsung menoleh dan tersenyum.
"Ibu aku sedikit bosan, jadi aku pergi untuk melihat-lihat, apa ada masalah bu?!" ,,, kata zhie'er.
Kemudian dia meraih tangan ibu'nya dia mencoba untuk mengajak ibu'nya agar segera pergi dari tempat itu, ibunya menatap zhie'er dengan tatapan dingin, lalu dia melihat lengan baju zhie'er sedikit melipat ke atas.
Ibu zhie'er langsung menyipitkan bola mata'nya dan menoleh ke arah batu meteor yang jadi tempat persembunyian yin'er, cepat2 zhie'er menarik tangan ibu'nya.
"Ibu, ayo pulang!" ,,, rengek zhie'er.
__ADS_1
Tapi bukan jawaban yang dia dapat, ibunya langsung mengibaskan tangan'nya ke arah batu tempat persembunyian si gadis kecil hingga batu itu melayang ke arah lubang hitam berada, dan terhisap kedalam'nya.
"IBU APA YANG KAMU LAKUKAN?!" ,,, teriak zhie'er dengan panik, tapi tiba2 kesadaran zhie'er perlahan mulai menghilang.
Flashback off...
Xia'er pun langsung tersadar dari lamunan'nya setelah mendapat panggilan dari you-rong.
"Nona... nona... apa kamu baik2 saja?!" ,,, tanya you-rong.
Xia'er hanya menganggukan kepala'nya.
"Zhie'er, sebenar'nya apa yang ingin kamu sampaikan padaku?!" ,,, batin xia'er.
Xia'er pun langsung menarik nafas panjang.
"Rong'er, apa semua'nya sudah siap?" ,,, tanya xia'er.
"Sudah noan, semua'nya sudah sesuai dengan apa yang nona minta" ,,, jawab you-rong.
"Baiklah kalau gitu, kita akan kembali ke kediaman wu" ,,,
Setelah berkata demikian mereka berdua pun melesat pergi menghilang di kegelapan malam.''
Liontin giok yang di berikan oleh zhie'er untuk yin'er 👆👆👆.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
**Tbc