The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Serangan Beracun


__ADS_3

***


Fei-ling yang masih bingung, akhir'nya dia memutuskan untuk menginap 1 hari lagi di sana.


*o0o*


Ke'esokan pagi'nya fei-ling yang sudah selesai sarapan dan menbersihkan diri, hari ini dia memakai pakaian berwarna biru muda dengan cadar yang senada, rambut'nya yang di gelung setengah di hiasi oleh haripin yang berbulu berwarna putih dan anting bulu berwarna sama seperti bulu haripin.


Kecantikan wajah'nya yang natural tanpa make-up membuat dia harus selalu menutupi'nya agar tidak menjatuhkan gadis di seluruh kota, walaupun dia seorang gadis yang tumbuh di desa, tapi paras dan kecantikan'nya tidak kalah dengan gadis2 dari kota, di tambah lagi pakian yang dia kenakan memiliki bahan yang berkualitas tinggi, walaupun desain nya terlihat sederhana, Maklum itu karna nyonya guan adalah salah satu keluarga kekaisaran.



Ilustrasi penampilan fei-ling👆👆👆


*o0o*


Fei-ling pun turun untuk melakukan pembayaran sewa kamar selama 2 hari 2 malam, setelah selesai dia keluar dan langsug menghampiri tempat penitipan kuda, Fei-ling memberi 1 koin emas pada si penjaga kuda lalu mengucapkan terima kasih.


Kemudian dia langsung naik ke kuda hitam'nya yang di beri nama Zelly dan berlalu pergi menuju pasar terdekat.


Setelah sampai dia langsung turun dari kuda dan menuntun kuda'nya, kadatangan fei-ling menjadi pusat perhatian walaupun penampilan'nya tertutup dan sederhana. Tapi keanggunan dan tatapan'nya membuat orang2 terpesona melihat'nya.


Tak lama kemudian fei-ling masuk ke sebuah kedai senjata, dia membeli sebuah pedang pendek dan busur beserta anak panah'nya, setelah melakukan pembayaran dia menyimpan ke 2 senjata itu di cin-cin dimensi'nya lalu dia kembali melanjutkan langkah'nya untuk melihat-lihat.


15 Menit kemudian dia melihat kerumunan orang2 yang entah sedang melihat apa, karna penasaran fei-ling langsung menitipkan kuda'nya ke tempat penitipan lalu dia ikut bergabung dengan kerumunan orang2 itu.


Ternyata di sana mereka sedang melihat papan pengunguman, yang memberitaukan bahwa siang ini akan di adakan sayembara dadakan untuk bertarung, bagi para kultivator yang mampu mengalahkan kultivator yang sudah mencapai puncak alam bumi, maka mereka akan di rekrut masuk ke guild tentara bayaran no 1 di kekaisaran bailan, yang pasti hidup'nya akan terjamin, dan sayembara itu akan di adakan siang ini di alun-alun kota, untuk para peserta tidak peduli pria atau wanita asal punya kemampuan bisa mengikuti sayembara.


Ada banyak para pamuda dan pemudi yang tertarik dengan sayembara ini, merekapun berbondong-bondong bergegas pergi ke alun-alun kota, fei-ling sendiri sangat tertarik untuk ikut tapi sayang'nya dia memiliki banyak kekurangan, akhir'nya dia mengurungkan niat'nya tapi dia akan tetap pergi ke alun2 kota untuk menyaksikan pertarungan saja.


Fei-ling pun bergegas mengambil kuda'nya dan langsung pergi ke tempat sayembara lebih awal, karna ada banyak orang yang tertarik pasti tempat itu akan penuh dengan cepat, jadi dia harus cepat juga agar dapat tempat.

__ADS_1


Setelah sampai di alun2 benar saja orang2 sudah mulai berkerumun mengelilingi panggung petarung, cepat2 fei-ling menitipkan kuda'nya setelah itu dia mencari tempat yang nyaman untuk menonton.


Tidak perlu lama fei-ling menunggu acara pun sudah di mulai.


•


Orang yang akan di hadapi oleh para peserta adalah pemimpin guild sendiri yang turun tangan, Seorang pria misterius memakai pakaian serba hitam dan berjubah hitam bercorak awan emas, dia memiliki per'awakan yang gagah dan kekar dengan tingkat kultivasi'nya juga tidak bisa di baca. walaupun setengah wajah'nya tertutup oleh topeng hitam yang menyeramkan, tapi itu tidak bisa menyembunyikan seluruh ketampanan'nya, bola mata yang coklat ke'emasan memiliki sorot yang tajam bagaikan elang yang sudah menemukan mangsa'nya, dan walaupun Sikap'nya dingin itu tidak bisa membuat para kaum hawa membeku, tapi justru malah membuat mereka semakin penasaran dan sangat menginginkan untuk melihat ke'indahan dari balik topeng seram'nya.


Dia di panggil dengan sebutan Tuan Muda Peei oleh bawahan'nya, tidak ada yang tau seperti apa latar belakang'nya, mereka hanya menebak bahwa pria misterius ini memiliki latar belakang yang kuat.


'-'


Pertarungan pun terus berlanjut, satu per satu para pesrta melawan pria misterius itu, tapi kebanyakan para peserta gagal dan yang di anggap lulus adalah para peserta yang berhasil mendaratkan 1 serangan pada pria misterius itu.


Sebenar'nya masih ada banyak pertanya'an2 di fikiran orang2, kenapa guild yang terkenal itu merekrut orang baru secara terbuka dan terang2ngan apalagi ini di tempat umum.


Pertarungan pun terus berlanjut hingga hari menjelang sore, fei-ling yang masih setia menonton pandangan'nya tidak pernah lepas dari pertarungan ke pertarungan, dia cukup mengagumi sosok pria misterius itu saking fokus'nya sampai2 dia tidak menyadari ada seseorang memperhatikan'nya dari awal acara di mulai, pandangan fei-ling terus tertuju ke panggung petarung sedangkan tangan'nyan terus di sibukan menyodorkan buah pir ke bibir'nya, dia memakan buah tanpa melepas cadar.


"Hm... lucu sekali" ,,, batin si pria.


Walaupun setengah wajah fei-ling tertutup oleh cadar, tapi itu tidak bisa membuat pria itu untuk tidak terpesona, kemudian dia pun mendekat dan berniat untuk bertegur sapa dengan'nya, tapi saat dia sudah berdiri di belakang fei-ling tiba2 dia di kejutkan karna gadis ini birdiri mendadak dengan exspresi wajah yang terkejut, sontak si pria itu ikut terkejut dan langsung mengikuti arah pandangan fei-ling.


'-'


Si pria misterius yang melayani para peserta dari awal pertarungan itu sudah ambruk di atas panggung petarung, dengan tubuh yang gemetar dan kulit'nya yang putih mulai mèmerah seperti kepiting rebus, beberapa bawahan'nya sudah berlarian ke arah'nya untuk menolong tuan'nya.


Dia menjadi seperti itu setelah menerima serangan mendadak dari peserta terahir, yang melemparkan pisau belati secara diam2 dan berhasil menancap di bagian lengan atas, dia tidak pernah menyangka bahwa pisau belati itu sudah di lumuri oleh racun yang mematikan.


Si peserta terahir itu, mencoba untuk melarikan diri tapi aksinya terhenti karna para bawahan pria misterius itu sudah mengepung.


"Berhenti!!... kurang ajar, berani'nya kamu menyerang tuan kami... cari mati ya!!" ,,, bentak salah satu bawahan pria misterius itu.

__ADS_1


Namun bukan'nya takut tapi dia malah ketawa terbahak-bahak.


"Hahahahaha... sayang sekali, sepertinya hari ini kalian akan kehilangan penimpin kalian" ,,, kata si penyerang.


Kemudian dia mengeluarkan penawar racun'nya.


"Kalian menginginkan penawar'nya bukan... menyingkir dari jalanku dan berikan aku 1 kuda, kalau tidak aku akan menghancurkan penawar racun ini sekarang juga... perlu kalian ketahui racun yang sedang menggerogoti tuan kalian itu, hanya ini satu-satunya penawar yang ada, cepat siapkan apa yang aku minta" ,,, ancaman si penyerang.


'-'


Sontak para bawahan pria misterius itu tidak bisa berbuat apa2 selain mengikuti perminta'an si penyerang, kemudian mereka pun menyiapkan kuda hitam yang entah milik siapa, lalu si penyerang itu menaiki kuda hitam dan langsung melarikan diri sambil melemparkan penawar racun'nya ke udara.


Dengan tergesa-gesa para bawahan pria misterius itu mencoba untuk menangkap botol penawar racun itu, agar tidak jatuh dan terbuang sia-sia karna ini menyangkut nyawa tuan'nya.


Tapi sayang'nya penawar racun itu jatuh ke tanah dan terbuang.


.


.


.


.


.


.


.


***Tbc

__ADS_1


__ADS_2