The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
PenaMpilan Baru Xu Hui-Lan


__ADS_3

***


"Huhuhu... aku tidak ingin mati sekarang" ,,, rengek pemuda itu tanpa dia sadari dia sudah mendarat di tanah.


Sedangkan hui-lan sendiri dia malah tertawa sampai terpingkal-pingkal.


"Bhahahaha.... kau lucu sekali hahahaha.... " ,,, hui-lan sampai tergeletak di atas rerumputan sambil tertawa.


Seketika pemuda itu langsung sadar, ternyata dia menggantung di tempat yang dangkal. karna panik pemuda itu tidak menyadari bahwa jarak kaki'nya dengan tanah hanya beberapa centi saja, raut wajah'nya pun menjadi panas dan memerah karna malu.


"Aaa... kenapa kamu tidak memberitau ku sejak awal kalau jurang nya bukan di sebelah sini" ,,, kata si pemuda yang sudah terlanjur malu.


Tapi hui-lan tidak mempedulikan kata2 si pemuda, dia masih saja terus tertawa. si pemuda mulai kesal lalu dia pun naik dan kembali menegor hui-lan.


"Hei!! berhenti tertawa!" ,,, pemuda itu membentak.


Dia merasa malu walaupun hanya 1 orang saja yang melihat kekonyolan yang baru saja terjadi padanya, pemuda itu semakin kesal karna hui-lan belum jaga berhenti tertawa. lalu dia melakukan sesuatu yang membuat hui-lan sedikit terkejut, karna posisi hui-lan sedang tertidur di atas rumput. pemuda itu langsung mencengkram tangan hui-lan dengan posisi tubuh di atas tubuh hui-lan.


"Aku bilang berhenti tertawa! percaya tidak jika kamu belum berhenti tertawa juga, aku akan melakukan sesuatu yang akan membuat mu menyesal!" ,,, ancaman si pemuda.


Mendengar ancaman seperti itu hui-lan pun berhenti tertawa dan langsung memandang wajah pemuda itu, tapi dalam fikiran nya dia sedang bertanya-tanya pada yumi-xu tentang kekuatan si pemuda yang sekarang berada di atas tubuh nya. tak lama kemudian hui-lan pun tersenyum lalu bicara.


"Owh... benarkah?! kau yakin bisa melakukan nya? aku lebih dewasa dari mu lhooo... aku takut kamu yang akan menyesal" ,,, kata hui-lan dia mencoba menggoda pemuda itu, karna dia bisa menebak bahwa pemuda yang ada di depan nya sedang merasa malu. lalu huilan mendekatkan wajah nya pada pemuda itu dan berhasil membuat pemuda itu salah tingkah.


"A.. apa yang ingin kamu lakukan?" ,,, kata si pemuda dengan gugup, hui-lan pun tersenyum licik melihat reaksi pemuda itu.


"Apa lagi?! tentu saja melakukan apa yang ingin kamu lakukan padaku" ,,, bisikan hui-lan yang semakin mendekatkan wajah'nya pada pemuda itu.


Sontak pemuda itu langsung membulatkan bola mata'nya dan tersadar dengan posisi nya yang berada di atas tubuh seorang gadis, dan posisi seperti itu adalah posisi yang tidak pantas untuk sepasang lawan jenis yang baru saja bertemu.


Dengan cepat pemuda itu bangkit dan sedikit menjauh dari hui-lan, kali ini wajah pemuda itu memerah sampai ke 2 daun telinga'nya. hui-lan langsung tersenyum puas kemudian dia bangkit dan menghampiri pemuda yang sedang membelakangi'nya.


Setelah itu hui-lan kembali rabahan dengan posisi miring dengan 1 tangan menahan kepala'nya di depan si pemuda, pemuda itu kembali mematung kali ini dia benar2 menyadari bahwa gadis yang ada di depan nya memakai celana setengah paha, dan memperlihatkan kaki'nya yang putih dan halus.


"AAA... se.. sejak kapan kamu memakai pakaian seperti ini?! kenapa kamu tidak menutupi kakimu!" ,,, teriak pemuda itu yang kembali membelakangi hui-lan sambil menutup wajah dengan ke 2 telapak tangan'nya.


"Apa kamu tidak tau bahwa itu tidak baik bagi seorang gadis memper lihatkan sebagian tubuh'nya pada seorang pria, cepat pakai sesuatu untuk menutupi kakimu. walaupun aku masih kecil, tapi aku juga laki2 normal tauu!" ,,, sambung pemuda itu yang masih menutup wajahnya.


Hui-lan malah cekikikan mendengar ucapan pemuda itu, dia memang sudah menebak bahwa pemuda itu tidak berani berbuat macam2. hui-lan merasa lucu bisa ngerjain pemuda itu, otak jail hui-lan pun tidak berhenti sampai di situ. kini hui-lan malah membuka kemeja nya lalu mengikat kan nya di pinggang, kemudian dia berdiri di depan pemuda itu lalu bicara.


"Oh ayo laahh... aku tidak telanjang, ini adalah hal biasa di tempat ku" ,,, kata hui-lan yang sudah menyilangkan ke 2 tangan nya di atas perut.


Pemuda itu pun kembali kesal dan langsung berdiri di depan hui-lan.


"Kamu.."

__ADS_1


Pemuda itu langsung mematung melihat hui-lan malah melepas kemeja yang tadi nya menutupi tangan gadis itu. lalu..


Gedebug !!


Pemuda itu jatuh pingsan dengan darah yang mengalir keluar dari ke 2 lubang hidung.


"Aduuhh!!" ,,, hui-lan langsung tepok jidat lalu menggeleng-gelengkan kepala'nya.


"Haiisshh... melihat penampilan ku seperti ini saja dia langsung pingsan dan mimisan, bagaimana kalau aku membawa dia ke pesta dansa kemarin ?! bisa2 dia mati karna kehabisan darah!" ,,, keluhan hui-lan.


Kemudian hui-lan pun mencoba untuk membangunkan pemuda itu.


"Hei.. bangun, masa gitu aja pingsan si!!" ,,, kata hui-lan sambil menggoyang-goyangkan tubuh pemuda itu.


Beberapa menit hui-lan menunggu tapi pemuda itu belum sadar juga, hui-lan pun masuk ke dalam dimensi untuk menukar pakaian'nya dengan yang lebih tertutup. kemudian hui-lan muncul di lantai dasar castle dan langsung bertemu yumi-xu (ratu rubah) sedang dalam wujud manusia, dia memakai pakaian berwarna biru muda tapi daun telinga rubah dan 9 ekor nya masih terlihat.



Ilustrasi yumi-xu (rubah ekor 9) πŸ‘†πŸ‘†


"W-woah.. yumi kau kah itu?!" ,,, hui-lan sedikit terkejut melihat wujud yumi.


"Tentu saja ini aku, bagaimana?!" ,,, kata yumi sambil memutarkan tubuh'nya.


"Em... sangat cantik tapi telinga dan ekormu masih terlihat" ,,, kata hui-lan.


"Oo... spirit beast juga punya tingkat level" ,,, gumam hui-lan.


Kemudian dia menoleh ke arah kursi persegi panjang.


"Yumi, apa yang sedang kamu lakukan dengan potongan2 kain itu?" ,,, tanya hui-lan sambil menunjuk ke arah kursi yang di atas nya tergeletak beberapa potongan kain.


"Oh... itu, aku hanya sedang mencoba membuat pakaian untuk mu. sebenar nya sejak awal aku melihat nona, aku ingin mengatakan bahwa pakaian nona terlihat aneh. jika manusia2 lain melihat penampilan nona seperti ini mereka akan menganggap kalau nona adalah wanita panggilan, tapi saat aku melihat pakaian2 nona semua nya berbentuk aneh. jadi aku mengambil beberapa pakain nona untuk mendisain nya, sesuai dengan pakaian yang pernah aku lihat di tempat ini sebelum2nya" ,,, penjelasan yumi panjang kali lebar.


"Apa!! jadi kamu mengacak-acak pakaian ku??" ,,, hui-lan terkejut dan langsung berlari menuju ke tempat penyimpanan pakaian2 nya lalu mengecek nya satu per satu.


"Fiuhhh... syukurlah untung dia tidak menyentuh gaun2 kesayangan ku" ,,, hui-lan merasa lega, sedangkan yumi tidak tau apa yang sedang di hawatirkan oleh tuan'nya.


"Nona apa yang membuat mu begitu panik" ,,, tanya yumu.


"Oo... tidak ada, yumi selanjut'nya kamu jangan menyentuh pakaian yang ada di kotak ini ya" ,,, kata hui-lan sambil menunjuk 1 kotak pakaian yang berisi gaun2 cantik.


"Tidak masalah, ya sudah nona coba dulu ini.. aku sudah menyelesaikan 2 set hanfu" ,,, kata yumi sambil menyerahkan 2 set hanfu, 1 berwarna putih polis dan yang satu nya lagi berwarna putih ke perakan.


Hui-lan pun mencoba'nya satu per satu, dan pilihan'nya jatuh ke pakaian yang berwarna putih ke perakan. setelah itu yumi pun ikut membantu sedikit merias hui'lan, dia membiarkan rambut panjang nya tergerai dan di hiasi dengan jepitan cantik yang sempat hui-lan bawa dari dunia modern.

__ADS_1



Ilustrasi hui-lan setelah selesai di riasπŸ‘†


"Hm... aku fikir ini sudah cukup cantik" ,,, kata yumi sambil mengelilingi hui-lan untuk meneliti penampilan baru nona'nya.


"Benarkah? kenapa kamu terlihat seperti ragu?!" ,,, tanya hui-lan yang sedang melihat penampilan nya di depan kaca. hui'lan cukup mengagumi penampilan baru'nya yang seperti putri dari keraja'an jaman dulu.


"Sebenar'nya aku tidak terlalu yakin, karna terakhir aku melihat pakaian manusia yang tinggal di benua teratai ini sudah lama. jadi aku membuat hanfu ini sedikit mencampur'nya dengam khas dari penampilan para ratu rubah salju yang sebelum2nya" ,,, kata yumi.


Hui-lan langsung terkejut mendengar ucapan yumi, tapi dia terkejut bukan karna desain pakaian nya, melainkan tempat yang sekarang dia datangi.


"Tadi kamu bilang apa?!" ,,, tanya hui-lan yang langsung menggenggam ke 2 tangan yumi.


"Em.. yang mana ?" ,,, tanya yumi.


"Tadi tempat ini!" ,,, kata hui-lan.


"Maksud mu hutan ini ?!" ,,, tanya yumi.


"Bukan... tadi kamu bilang benua apa?" ,,, hui-lan semakin tidak sabar untuk mendengar jawaban'nya.


"Owh... maksud mu benua teratai?!" ,,, kata yumi dengan santai.


"Ia benar, apa nama nya hanya benua teratai?" ,,, tanya hui-lan yang semakin penasaran.


"Tentu saja tidak, nama lengkap nya adalah Benua teratai 7 kelopak " ,,, kata yumi.


DEG !!!...


Seketika hui-lan jadi mematung, dia langsung ingat dengan lukisan yang sempat dia ambil dari markas musuh sebelum akhirnya dia terlempar ke dunia lain.


"Ja.. jadi aku terlempar ke jaman primitif?! jaman dimana tahun masehi belum di buat" ,,, batin hui-lan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


***Tbc


__ADS_2