The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Eps 065* Kejar-Kejaran


__ADS_3

***


Exspresi hui-lan mulai menampilkan kecemasan setelah mengetahui pria yang sudah mencuri ciuman pertama'nya itu, sekarang berada di dekat'nya.


Jantung nya mulai berdegup kencang, saat ini dia tidak tau harus berbuat apa. tak lama kemudian hui-lan pun diam2 mengintip dari balik bulu mata'nya lalu kembali menarik nafas dalam2 setelah mengetahui pria yang bernama yu-zhi sedang melangkah ke arah'nya.


Hui-lan mematung untuk beberapa saat, sedangkan yu-zhi semakin mendekat sambil memperhatikan hui-lan yang masih membelakangi'nya.


"Kenapa postur dan per'awakan gadis kecil ini mengingat kan ku pada gadis pengintip itu ya..." ,,, batin yu-zhi yang kini sudah berdiri tepat di belakang hui-lan.


Hui-lan mulai meng'erat kan kepalan tangan'nya sambil menggigit bibir bawah.


"Apa yang harus aku lakukan ? jika dia mengenali ku.. apakah dia menyimpan dendam pada ku?! karna walau bagaimana pun waktu itu aku hampir membunuh'nya.. huh! lupakan, sebaik'nya aku segera pergi dari sini" ,,, batin hui-lan.


Lalu tanpa berfikir panjang lagi hui-lan langsung berbalik badan tanpa melihat pria berambut putih itu, kemudian dia melangkah lebar menghampiri wei-young dan langsung meraih hakubi kedalam pelukan'nya setelah itu cepat2 dia melesat melompat ke atas pohon dan berlalu pergi dengan tergesa-gesa tanpa mengucap kan sepatah kata pun.


Tentu sikap'nya ini membuat yuwen dan yang lain nya menjadi heran termasuk yu-zhi, tak lama kemudian yuwen pun menyadari kalau gadis bertopeng itu tadi sedang mencoba mencabut senjata nya dari tubuh srigala, tapi sekarang dia meninggalkan'nya begitu saja. cepat2 dia berteriak untuk menghentikan hui-lan.


"Nona kecil TUNGGU!! kau melupakan tongkat mu, dan kau juga belum memberi tau nama mu!" ,,, teriak yuwen.


Tapi hui-lan tidak mempedulikan nya, dia malah terus melesat menjauh secepat mungkin.


"Huh.. ada apa dengan nya, yu-zhi apa kamu pernah bertemu dengan'nya? kenapa sikap dia berubah setelah kamu datang?!" tanya yuwen mewakili rasa penasarn rekan2 nya, tapi yang di tanya malah menanyakan hal lain.


"Katakan padaku, apa gadis tadi yang sudah membunuh srigala ini?!" ,,, tanya yu-zhi.


"Kalau aku bilang iya, apa kamu akan percaya?!" ,,, tanya yuwen.


Tapi yu-zhi tidak menjawab pertanya'an dari rekan'nya itu, dia malah menampil kan senyuman manis di wajah tampan'nya. kemudian dia mencabut ke 2 tongkat yang menancap di tubuh srigala menggunakan kekuatan roh, setelah itu dia memperhatikan ke 2 tongkat itu lalu kembali menyunggingkan sudut bibir'nya karna ternyata tebakan nya benar, ke 2 tongkat itu memiliki model yang sama seperti tongkat yang sempat dia rebut dari se'orang gadis, yang akhir2 ini slalu mincul di fikiran'nya.


"Haa.. kucing kecil kita ketemu lagi☻!" ,,, batin yu-zhi.


Kemudian tanpa bicara apa2 lagi yu-zhi lansung melesat pergi menyusul hui-lan.


"Eeehh.. yu-zhi kau mau kemana? hei jangan pergi begitu saja! dimana yun-yun dan 2 junior kita!" ,,, teriak yuwen, tapi teriakan'nya tidak di pedulikan oleh yu-zhi.


"Haizz.. anak ini benar2 yah! walaupun aku dan yu-zhi telah tumbuh bersama sejak kecil, tapi aku tidak pernah bisa menebak jalan fikiran'nya!" ,,, gerutu yuwen.


Sedangkan wei-young menatap kepergian yu-zhi dengan pandangan sedikit menyipit, ada gambaran sedikit tidak suka melihat sikap yu-zhi pada gadis bertopeng yang tidak lain dia adalah hui-lan. karna ini pertama kali'nya bagi wei-young melihat yu-zhi tersenyum manis pada gadis lain, sebab biasa'nya dia slalu bersikap dingin dan acuh pada gadis lain, apa lagi pada gadis yang baru dia temui.


To-bajun menyadari perubahan exspresi wei-young, kemudian dia pun angkat bicara.


"Yasudah jangan di hiraukan, yuwen kamu dan yang lain'nya pergi mencari yun-yun. aku yakin dia pasti masih berada di sekitar air terjun bersama zheng-pan dan zhang-feng, aku akan pergi menyusul yu-zhi" ,,, kata tu-bajun dan tanpa menunggu jawaban dari mereka dia langsung melesat pergi.


"Eeehhh... tapi, 😓 haish.. ada apa dengan sikap mereka hari ini" ,,, gerutu yuwen. akhir'nya dia pun tidak mau ambil pusing, yuwen pun mengajak wei-young dan qin-suo untuk pergi menyusul 2 junior'nya.


***


Di tempat hui-lan dia baru saja keluar dari hutan salju merah.


"Hakubi, bisakah kamu membantuku mencari cara agar kita cepat sampai di tempat penyerahan misi?!" ,,, tanya hui-lan dengan nafas yang tidak beraturan dan panik.


"Bisa, tapi bisakah kamu turunkan aku dulu!" ,,, kata hakubi.

__ADS_1


"Ooh,, maaf!" ,,, hui-lan pun langsung menurunkan hakubi dari pelukan'nya.


"Cepat yah!!" ,,, pinta hui-lan masih dengan exspresi'nya yang panik.


"Iah sabar, lagian kenapa sih! kaya abis ketemu monster iblis saja sampe panik gitu!" ,,, hakubi masih sempat bicara.


"Aduuh cepat tidak usah banyak cincong" ,,, hui-lan mengomel sambil menggoncang-goncang tubuh hakubi, tapi pandangan'nya mengarah ke arah hutan salju.


"Aissh bagaimana aku bisa cepat jika kamu menggangguku, aku tidak bisa fokus" ,,, celetuk hakubi.


Hui-lan pun langsung menarik tangan'nya dari tubuh hakubi.


"Pleas.. pleas.. jangan sampai pria mesum itu mengejar" ,,, batin hui-lan sambil menutup mata dan menggenggam tangan'nya sendiri seperti sedang mengheningkan cipta.


Sedangkan hakubi dia langsung membuat sesuatu yang bisa membawa'nya pergi dengan cepat, setelah selesai hakubi langsung memanggil hui-lan.


"Nona ayo naik!" ,,,


Kata hakubi, dia sudah naik terlebih dulu. huilan pun langsung membuka mata dan terkejut.


"Hah! kamu yakin daun merah raksasa ini bisa membawa kita terbang cepat?!" ,,, tanya hui-lan yang masih mematung.


"Aiya.. sekarang nona yang banyak cincong!" ,,, gerutu hakubi.


.


..


...


"Aaahh... hei aku bisa naik sendiri" ,,, tegor huilan.


"Tsk... lambat!" ,,, gerutu hakubi sambil meletakan huilan.


Tak lama memudian gumpalan awan mulai memadat di bawah daun merah raksasa yang membuat daun tersebut melayang naik, dan melesat ke langit membawa mereka pergi. dan jika ada seseorang melihat dari bawah, mereka tidak akan melihat selembar daun merah terbang tapi mereka akan menyangka itu hanya segumpal awan yang terbang'nya lebih cepat dari awan lain.


Setelah beberapa menit huilan pergi, yu-zhi pun sampai di perbatasan hutan salju merah, dan kembali berdecak.


"Tsk... pintar sekali kucing kecil ini melarikan diri tanpa meninggalkan aura, tapi... aku tau kamana tujuan mu kucing kecil ku!" ,,, kata yu-zhi yang di akhiri dengan senyuman.


Kemudian dia pun melesat pergi menaiki pedang terbang menerobos awan yang ada di langit, dan tepat setelah yu-zhi pergi tu-bajun pun sampai di perbatasan. kemudian dia juga pergi menggunakan pedang terbang mengikuti aura yu-zhi.


Dan akhir'nya terjadilah aksi kejar-kejaran.


.


..


...


Di tempat hui-lan akhir'nya dia sampai di tempat penyerahan misi, dia langsung turun di depan gedung prajurit bayaran. kedatangan'nya ini benar2 membuat orang yang melihat'nya tercengang karna di sana masih ada sebagian orang2 yang tadi pagi melihat huilan mengambil misi B.


Tentu orang2 yang mengetahui gadis bertopeng itu merasa terkejut karna mereka tau nya kalau gadis bertopeng itu tidak memiliki kekuatan roh, tapi sekarang mereka melihat gadis itu turun dari artefak terbang yang berbentuk daun merah seorang diri.

__ADS_1


"Ini benar2 mengejutkan, bukankan untuk mengendalikan artefak terbang itu harus menggunakan kekuatan roh, tapi gadis ini bagaimana dia melakukan'nya?" ,,,


"Apa mungkin dia memang memiliki kekuatan roh, tapi dia menyembunyikan'nya" ,,,


Itulah komentar2 orang2 yang ada di sekitar, dan masih ada banyak lagi komentar2 lain'nya tapi huilan tidak mau ambil pusing, dia tetap berjalan cepat memasuki bangunan tempat penyerahan misi.


Setelah sampai dia langsung menghampiri pemuda yang tadi pagi memberi'nya token misi.


"Yoo.. bukankan kamu gadis yang tadi pagi mengambil misi B!" ,,, kata si pemuda pemberi misi.


"Benar, tepat sekali" ,,, jawab hulan santai sambil tersenyum.


"Hihi,,, jadi bagaimana? apa kamu sudah menyerah? jawaban'nya pasti ia, aku sudah memperingat kan mu dari awal kalau misi B yang kamu ambil itu adalah misi yang sulit! beruntung kamu cepat sadar😏 tidak apa kamu tidak akan terlambat untuk menukar misi'nya dengan misi yang lain!" ,,, kata si pemuda pemberi misi tanpa jeda.


Mendengar coleteh pemuda itu membuat huilan langsung memijit-mijit kening'nya dengan mata yang tertutup lalu menghela nafas.


"Hufftt kau benar, misi B memang tidak seperti membalikan talapak tangan" ,,, kata hui-lan.


"Tuh kan ! aku bilang juga apa" ,,, kata si pemuda pemberi misi penuh kemenangan.


"Iah benar, selain sulit untuk menemukan srigala bertanduk, setelah menemukan'nya juga butuh waktu 15 menit lagi untuk menaklukan'nya. itupun hanya 2 ekor, aku fikir aku bisa menyelesaikan misi'nya pada siang hari, tapi ternyata butuh sampai sore" ,,, keluhan hui-lan.


"Nah itu tau!" ,,, kata si pemuda pemberi misi tanpa sadar.


Di saat yang bersama'an.


Uhuk...


Uhuk...


Suara seseorang batuk dari ruangan belakang, mendengar suara batuk itu membuat si pemuda pemberi misi berfikir ulang sambil mengerjap-ngerjapkan mata'nya.


"Sebentar.. sepertinya aku melewatkan sesuatu???" ,,, fikir si pemuda .


1 detik..


2 detik...


3 detik....


"HAH APA!! j-jangan bilang kamu sudah menyelesaikan misi'nya!" ,,, pekik si pemuda, dia benar2 terkejut bukan main.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


***Tbc


__ADS_2