
***
Tapi kenyata'an nya sekarang seperti baru saja membangkitkan kemarahan raja iblis.
...
Melihat pangeran chu malah diam mematung dengan ke 2 bola mata yang membulat, huilan pun melangkah menghampiri'nya. Tapi baru saja 1 langkah dia bergerak tiba-tiba limei melesat menyerang menggunakan pedang yang di ikuti oleh 4 pelayan wanita bawahan'nya.
Dan saat pedang limei hampir menebas huilan, dengan santuy nya huilan menangkap pedang limei menggunakan 2 jari tangan kiri'nya. Kemudian dia menghentak'kan telapak tangan kanan'nya tepat ke dada kiri limei.
Buk!
Wosshhh...
Bruukk!!
Uhuk.. Uhuk..
Tubuh limei terpental lalu menabrak salah satu dari 3 kursi mewah sampai kursinya hancur, limei pun berahir tersungkur ken lantai dan memuntahkan seteguk darah segar. Sedangkan ke 4 bawahan limei, mereka juga mendapat nasib yang sama seperti limei.
Kemudian huilan kembali melangkah menghampiri pangeran chu dengan tatapan yang dingin, tapi lagi-lagi langkah'nya di hentikan oleh suara teriakan pangeran kim.
"BERHENTI!! Berani kau maju selangkah lagi, Aku akan membunuh pelayan ini sekarang juga!!" pangeran kim mengancam menggunakan Yui.
Huilan pun menoleh pada pangeran kim dan melihat dia menyandra yui menggunakan belati hitam yang sangat beracun pemberian pengeran yuan untuk huilan, belati tersebut sedang di tempelkan ke kulit leher yui.
Namun hal yang tak di duga huilan tidak menunjukan reaksi dan tetap menujukan tatapan'nya yang dingin, seolah-olah dia tidak peduli dengan keselamatan yui. Sedangkan yui sendiri, pandangan'nya sudah terlihat kosong.
Melihat pandangan huilan ter'alihkan, pangeran chu mengambil kesempatan itu untuk menyerang. Dia pun melesat secepat kilat dengan energi penghancur yang cukup besar berwarna merah kehitaman menyelimuti tangan kanan'nya dan...
Wooshhh...
DAKK!!!
Tiba-tiba serangan pangeran chu tertahan oleh sesuatu yang tak terlihat, dengan jarak yang tidak terlalu jauh lagi dari tempat huilan berdiri.
"Sial! Sebenarnya seberapa besar kekuatan yang di miliki oleh gadis ini?!" batin pangeran chu
Lalu dia kembali di kejutkan oleh kepala ular putih bermata biru yang besar'nya sebesar kepala gajah dewasa itu, tiba-tiba muncul di depan huilan. Dan ternyata serangan pangeran chu itu telah di tahan oleh kepala ular putih besar yang tidak lain dia adalah longxu.
Sontak pangeran chu segera melompat mundur menjauh dengan exspresi yang sangat terkejut, dan pangeran kim juga tidak kalah terkejut'nya sampai-sampai tak sadar dia malah melepaskan yui lalu mundur beberapa langkah.
Longxu baru menunjukan kepala'nya sebatas leher dan dengan sengaja dia menunjukan tingkat kekuatan'nya yang sudah mencapai tingkat 15 atau tahap roh langit level 4.
"I-ini.. Ti-tidak mungkin! Bu-bukankah itu adalah beast ular langit yang sedang aku buru beberapa minggu yang lalu!" kata pangeran chu dengan nada yang terkejut.
"Ini sungguh mengerikan, 1 bulan yang lalu ular putih itu baru berada di tahap roh langit level 2, tapi setelah berada di tangan gadis lan, hanya dalam waktu sesingkat ini kekuatan'nya sudah naik 2 level... Sebenarnya seperti apa latar belakang gadis ini?!!" batin pangeran chu.
Dan saat pangeran chu masih bergulat dengan fikiran'nya, tiba-tiba suyu datang dari arah belakang pangeran kim sambil bertanya dengan nada yang santai.
"Apa kau perlu bantuan?"
Dengan serempak pangeran kim dan pangeran chu menoleh ke arah suyu... Melihat kedatangan suyu, pangeran kim langsung memberi perintah dengan nada yang terdengar membentak.
"SUYU!! Kau datang di waktu yang tepat! CEPAT Hubungi kaka bei zhie untuk meminta bantuan!!" pinta pangeran kim.
Namun suyu tidak merespon perintah dari pangeran kim, tapi malah memandang huilan dan bersyukur dalam hati.
"Huffhh... Syukurlah dia tidak menggunakan senjata itu, aku sempat hawatir kalau dia akan menggunakan'nya, tapi aku benar-benar tidak menyangka! Walau pun tingkat kultivasi'nya sudah naik lagi 2 level hanya dalam waktu 1 minggu, tapi itu masih terbilang rendah jika di bandingkan dengan orang-orang yang baru saja dia lawan... Namun kenyata'an nya dia masih tetap berada di atas angin... Seperti'nya kultivator puncak alam langit masih bisa dia imbangi! Itu benar-benar mengerikan, tingkat kultivasi'nya memang baru menginjak level 2 alam langit tapi kekuatan'nya 2 kali lipat lebih kuat dari level pada umum'nya!" batin suyu.
Melihat suyu malah diam dan memperhatikan huilan, pangeran kim pun menegor.
"Kenapa kau malah diam?! Cepat lakuakan apa yang aku minta!"
Mendengar tegoran seperti itu suyu malah memberi tatapan malas lalu melangkah menghampiri'nya sambil bicara.
"Serahkan yang satu ini padaku! Dengan begitu kau bisa fokus pada yang satunya!" kata suyu.
Pangeran kim dan pangeran chu langsung memandang heran pada suyu.
"Apa maksudmu?!" tanya mereka dengan ke 2 alis masing-masing yang mengkerut.
__ADS_1
Tapi suyu tidak menjawab pertanya'an mereka dan malah terus melangkah mendekati pangeran kim, lalu setelah berada di dekat'nya tiba-tiba suyu bergerak cepat dan...
CLEB!!
"Eeekkhhh...
"KAKAAAA..." Teriak pangeran chu yang langsung bergerak maju berniat menolong pangeran kim karna suyu telah menusuk perut pangeran kim menggunakan belati emas'nya.
Tapi langkah'nya terhenti karna huilan menghalangi'nya, tentu amarah pangeran chu langsung meledak.
"MINGGIR!! Bentak pangeran chu yang langsung meluncurkan serangan menggunakan energi penghancur yang berwarna ungu kehitaman menyelimuti tangan kanan'nya.
Wosshh...
DUK!!
"BRUK!!
Uhuk.. Uhuk..
Sebelum energi penghancur di lepaskan ke arah huilan, longxu bertindak terlebih dulu. Dia menghempaskan ekor'nya ke arah pangeran chu.
Alhasil pangeran chu pun terlempar dan menabrak tiang yang menyatu dengan pagar, lalu dia tersungkur ke lantai dan memuntahkan seteguk darah hitam.
Kemudian tanpa mempedulikan rasa sakit'nya pangeran chu kembali berdiri dengan tertatih-tatih, lalu memandang suyu dengan tatapan yang tajam dan tanpa mempedulikan keberada'an huilan.
"SUYU!! Brengsek kau! Berani'nya kau menghianati kami!" bentak pangeran chu.
Kemudian dia memunculkan sebuah telur sebesar telur puyuh berwarna merah darah dari udara kosong tepat di atas telapak tangan'nya lalu dia mengulurkan tangan kanan'nya ke arah depan.
"BAIK!! Karna kau sudah menghianati kami, jadi akan aku pecah racun yang bersarang di jantungmu!" kata pangeran chu dengan nada yang di tekan.
Kemudian...
KRESS!!
Dia meremas telur merah tersebut sampai hancur, tapi setelah itu dia kembali terkejut karna ternyata telur merah itu sudah kosong dan itu menandakan kalau suyu sudah mati sejak awal.
"Hahaha... Sayang sekali, suyu memang sudah mati 1 minggu yang lalu!" kata huang yang masih memakai wajah suyu. Kemudian dia mencabut belati emas'nya dari perut pangeran kim.
Pangeran kim pun tumbang dengan kondisi perut sudah berlumuran darah hitam, tapi dia masih hidup. Lalu huang kembali mengangkat belatinya bersiap untuk menusuk sekali lagi, namun huilan segera menghentikan'nya.
"HUANG Jangan!! Jangan bunuh dia sekarang!" pinta huilan.
"Eh?? Kenapa?" tanya huang.
"Aku ingin yui sendiri yang meng'akhiri hidup'nya!" kata huilan.
"Baik... Tapi dimana kita harus menahan'nya? Karna sekarang kondisi yui sedang tidak baik!" kata huang yang merasa hawatir.
Huilan pun langsung mengarahkan telapak tangan kanan'nya ke arah pangeran kim sambil bicara.
"Kurung dia di dalam goa ice!"
Setelah berkata demikian, tiba-tiba beberapa rantai yang memancarkan cahaya emas bermunculan dari lantai sekeliling pangeran kim yang sudah tergeletak di lantai. Lalu rantai tersebut mulai melilit dan mengikat tubuh pangeran kim, setelah itu pangeran kim menghilang di udara kosong.
Melihat kejadian seperti itu, pangeran chu kembali mundur beberapa langkah.
"A-apa yang kau lakukan pada kaka ke 2 ku??" tanya pangeran chu.
Huilan pun menoleh pada pangeran chu lalu mengarahkan telapak tangan kanan'nya sambil bicara.
"Tidak perlu hawatir, karna kau akan segera menemani'nya!" kata huilan. Lalu,
CLEB!!
"Eekkkhhh...
Sebilah pedang ice tiba-tiba menusuk bagian perut dari arah belakang... Perlahan ke 2 tangan pangeran chu meraih ujung pedang ice yang tembus di perut dengan tangan yang gemetar lalu dia bicara.
"Huh! K-kau fi-fikir me-menusuk-ku se-perti ini bi-sa menghen-tikan kuuuhhh!" kata pangeran chu dengan nada yang terputus-putus.
__ADS_1
Huilan pun tersenyum tipis lalu melangkah menghampiri'nya sambil bicara.
"Aku tau... Serangan fisik seperti ini tidak dapat menghentikan mu wahai putra iblis!" kata huilan.
Dan lagi-lahi pangeran chu di buat terkejut bukan main... Lalu huilan melanjutkan ucapan'nya.
"Tapi meskipun dalam dirimu mengalir darah iblis sejati, itu bukan berarti aku tidak bisa membunuhmu! jadi, untuk sementara waktu aku akan menahan mu sampai aku menemukan keberadaan
jantung mu!"
Dan tepat setelah huilan
berkata demikian beberapa rantai
yang memancarkan cahaya emas
tiba-tiba muncul dari lantai sekeliling
pangeran chu, kemudian rantai-rantai
itu bergerak memanjang lalu memborgol
ke 2 kaki, ke 2 tangan dan ada juga yang
melilit tubuh pangeran chu.
Tapi di saat yang bersamaan juga pangeran chu mencoba melawan dengan cara memancarkan energi penghancur dari seluruh tubuhnya,
namun saat energi penghancur yang
berwarna ungu kehitaman itu bentrok dengan rantai emas, seketika energi tersebut lenyap dan akhir'nya dia terblenggu oleh rantai tersebut lalu menjerit kesakitan.
Huang yang melihat kejadian itu dia cukup
terkejut, tapi pada akhir'nya dia terseyum senang lalu bicara.
"Percuma saja kau melawan chu beifu, semakin kau melawan maka rantai itu akan semakin membuatmu menderita karna itu adalah rantai suci milik dewa cahaya, rantai yang bisa membelenggu raja iblis!" kata huang dengan nada yang bangga.
Dan pangeran chu sudah pasti dia kembali
terkejut, tapi ternyata bukan pangeran
chu saja yang terkejut, nyata'nya huilan juga ikut terkejut.
"Rantai suci?" kata huilan yang terlihat kebingungan.
Huang pun menganguk lalu memjawab lewat telepati.
"Benar itu adalah rantai suci, sejujurnya aku juga cukup terkejut karna kau bisa memiliki dan bisa megendalikanya walau kekuatanya hanya 2% dari kekuatan rantai suci yang sesungguhnya, tapi itu sudah termasuk hebat bagimu karna itu adalah tehnik yang hanya bisa di kuasai oleh kultivator immortal ( Abadi ), Tapi kau masih termasuk mortal ( Fana )" penjelasan huang.
Huilan terlihat semakin merenung... Tapi tak lama, tiba-tiba
BBOOMM!!
Bangunan 2 lantai yang di kurung dinding ice itu bergetar seperti gempa bumi karna ada serangan bersekala besar dari luar, namun meskipun begitu dinding penghalang yang huilan buat masih mampu menahan serangan besar tersebut.
Huang pun melihat ke atas dengan raut wajah yang mulai menujukan kehawatiran kemudian dia bicara.
"Nona Xu, Seperti'nya raja beizhie sudah menyadari kekacauan di sini!" kata huang.
Tapi orang pertama yang terkejut bukan huilan melainkan pangeran chu.
"HAH Apa?!! Gadis lan ini bermarga xu? Jangan-jangan... Dia adalah salah satu putri kembar yang sedang kaka bei zhie cari!" batin pangeran chu dengan ke 2 bola mata yang membulat memandang lekat pada huilan.
.
.
.
***Tbc
__ADS_1