The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Asal-Usul Guan Fei Ying


__ADS_3

***


*Di tempat Xu Hui-Ling kaka dari Xu Hui-Lan / Snow.


o0o


Xu hui-ling yang di besarkan oleh guan fei-ying, nama'nya pun sedikit di rubah menjadi fei-ling.


Fei-ling di besarkan di sebuah desa terpencil yang ada di perbatasan kekaisaran Bailan.


*Sosok guan fei-ying selain se'orang tabib yang handal, ternyata dia juga adalah seorang selir kesayangan dari salah satu keraja'an besar, dan dia memiliki 3 orang anak keturunan murni dari raja besar'nya.


Satu anak laki-laki dan dua lain'nya adalah perempuan, akan tetapi 2 anak perempuan itu bukan anak kandung'nya yang asli, melainkan anak dari 2 selir lain'nya, di karnakan 2 selir itu telah meninggal akibat konflik dan permusuhan di istana harem atau istana para selir2 raja, jadi sejak kecil 2 putri ini guan fei-ying lah yang merawat nya.


Dan raja besar'nya sendiri sangat menyayangi selir guan, sapai2 kasih sayang yang di berikan raja pada selir guan itu, membuat permaisuri menjadi iri dan dengki pada selir guan, sehingga permaisuri selalu berusaha, dan mencoba berbagai macam cara untuk melenyapkan selir guan.


Suatu hari saat pangeran ke 3 yaitu putra kandung selir guan, ikut pergi ke medan perang di usia'nya yang masih 15 tahun, dikarnakan dia memiliki bakat kepintaran dan kekuatan yang luar biasa, dan pasti'nya tampan dan baik, tapi dia juga akan berubah menjadi kejam saat di hadapkan dengan musuh2 nya,


Karna itulah raja sangat mempercayai dan membanggakan putra ke 3 nya itu.


Kemudian permaisuri mengambil kesempatan untuk menyingkirkan selir guan di saat putra'nya pergi ke medan perang, dia membakar istana selir guan di saat semua orang sedang terlelap tidur, lalu permaisuri berniat untuk memberitau kan tentang berita kematian selir guan pada putra ke3 yang sedang berjuang di medan perang, dengan begitu pasti pangeran ke 3 tidak akan fokus untuk mengatur strategi2 baru, dan saat itulah permaisuri akan mengirim putra'nya yaitu pangeran pertama untuk turun tangan dan memenangkan peperangan itu.


Permaisuri berfikir jika rencana'nya lancar, para petinggi2 istana pasti akan mencalonkan putra'nya untuk jadi putra mahkota. Singkat'nya sekali dayung 2 pulau terlampaui.

__ADS_1


Tapi sayang hasil dari rencana'nya tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan, guan fei-ying selamat dari kobaran api dan langsung melarikan diri meninggalkan istana, dan itu membuat permaisuri tidak tenang, kemudian dia mengutus pembunuh bayaran untuk mencari selir guan dan melenyapkan nya di luar istana, tapi sayang'nya mereka juga gagal karna selir guan menerobos masuk ke hutan larangan, dan akhirnya selir guan menemukan xu hui-ling di sana.


'-'


Selir guan tidak kembali ke istana karna dia tau, orang yang ingin mencelakai'nya pasti tidak akan melepaskan'nya begitu saja, akhir'nya dia memutuskan untuk bertahan di desa kecil dan merawat xu hui-ling, hingga saat'nya tiba dia akan kembali untuk mencari tau siapa musuh dia yang sebenar'nya, walau pun dia sangat menghawatirkan ke 2 putri ankat'nya yang masih ber'usia 7 dan 6 tahun, tapi dia percaya bahwa putra'nya bisa menjaga mereka dengan baik.


Sedangkan di istana permaisuri menjadi semakin tidak tenang, diapun mencari cara lain untuk melanjutkan rencana'nya.


Kemudian dia menyebarkan berita palsu bahwa selir guan telah meninggal di dalam kebakaran, dia menggunakan mayat orang lain yang sudah hangus terbakar dengan pakaian dan perhiasan yang selalu di pakai oleh selir guan, sehingga semua orang pun percaya tentang kematian selir guan, dan orang pertama yang paling berduka adalah raja'nya sendiri, karna dia adalah selir tercinta'nya walaupun selir guan bukan permaisuri.


Permaisuri merasa sedikit lega tapi sayang'nya dia sudah terlambat untuk menjalankan rencana ke2, karna putra ke3 sudah kembali dari medan perang dengan membawa kemenangan besar, dan sayang'nya saat dia kembali bukan merayakan kemenagan'nya, tapi justru malah mengadakan upacara kematian ibu'nya, dan karna itu juga raja besar tidak mencari keberada'an selir guan, karna dia percaya bahwa selir kesayangan'nya benar2 sudah meninggal.


Berbeda dengan permaisuri dia masih terus mencari keberada'an guan fei-ying, dan juga meskipun permaisuri berhasil meyakinkan semua orang tentang kematian selir guan, tapi tetap saja bahwa gelar putra mahkota masih jatuh ke tangan putra ke 3.


*o0o*


Sore hari, terlihat se'orang gadis berpakaian serba putih dan memakai cadar putih transparan, sambil menggendong sebuah kotak yang isi'nya adalah obat2tan dan per'alatan medis.


Dia sedang berjalan di jalan setapak yang di kiri kanan'nya adalah kebun sayuran dan buah2han milik beberapa warga di desa kecil itu.


Gadis itu tidak lain dia adalah xu hui-ling yang kini di panggil fei-ling, dia baru saja pulang dari rumah pasien'nya.


Setelah sampai di depan rumah kecil yang terbuat dari kayu, di halaman depan'nya terlihat ada tanaman2 herbal yang menggantung berjejer untuk di keringkan.

__ADS_1


Seketika exspresi fei-ling tiba2 berubah yang tadinya ceria kini menjadi gelisah, karna melihat pintu depan rumah'nya sudah hancur.


Dengan cepat fei-ling masuk ke dalam untuk mengecek keada'an nya, dia menjadi terkejut karna isi rumah'nya sudah berantakan, tak lama kemudian fei-ling mendengar suara benda2 jatuh dari halaman belakang yang di akhiri dengan suara gelak tawa beberapa orang pria dewasa.


Fei-ling langsung lari ke belakang tapi dia tidak langsung menunjukan diri'nya, dia bersembunyi di balik pintu untuk melihat situasi'nya dulu.


Dia melihat ibu'nya sedang bertarung dengan se'orang pria, dan 3 orang pria dewasa lain'nya sedang asyik menonton pertarungan mereka sambil tertawa, karna memang ibu'nya bukan tandikan mereka, ibu fei-ling sudah mulai terdesak, itu hal wajar karna lawan'nya se'orang kultivator pertengahan alam bumi, sedangkan ibu fei-ling hanya di tingkat awal alam bumi.


Fei-ling semakin panik karna mereka ber 4 berada di tingkat pertengahan alam bumi, sedangkan fei-ling sendiri hanya di puncak fighter.


Walau pun fei-ling dan ibu'nya menggabungkan kekuatan, itu belum tentu bisa mengalahkan mereka.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


***Tbc


__ADS_2