
***
Melihat kemunculan 2 spirit beast yang kekuatan'nya sudah berada di tingkat roh langit, itu justru membuat ular merah kepala 3 bertambah semangat.
"HAHAHAHA... dewi fortuna memang sedang berada di pihak ku! kemunculan kalian ber 2 akan semakin menghiburku! HAHAHA... dengan kristal inti kekuatan kalian ber 2, tingkat levelku pasti akan naik lagi !HAHAHA..." ,,, kata si ular kepala 3 yang kegirangan.
"Kau benar! dan aku akan terus mendukung mu sampai kau menjadi dewa hewan!" ,,, kata si gadis peniru yang sudah kembali berdiri, lalu mulai melangkah menghampiri ular merah raksasa.
Tapi niat'nya terhenti karna serpihan salju melesat ke arah'nya, kemudian serpihan ice pun mulai menjalar menyelimuti tubuh si gadis peniru sampai sebatas leher.
"Hem! mahluk seperti dia tidak pantas menjadi dewa hewan!" ,,, kata roh rubah salju yang langsung menekan si gadis peniru.
Eeekkkhhh...
"Uhuk... uhuk...
Si gadis peniru yang terhimpit kristal ice itu langsung memuntahkan darah hitam.
"Huh! pantas tidak pantas, kami tidak perlu mendapat persetujuan dari kalian!" ,,, kata si gadis peniru dengan lantang walaupun kondisi'nya sedang di tekan, tapi dia tidak peduli, seolah-olah dia tidak takut mati.
Plak!! "Aaahh...
Si gadis peniru itu langsung di tampar oleh ekor ular putih.
"Huh! walaupun tidak butuh persetujuan dari kami, tapi melihat cara kalian bersikap, aku yakin kaisar dewa juga tidak akan menyetujui'nya... dan 1 lagi kau sangat tidak pantas menggunakan penampilan nona kami!!" ,,, kata long-xu lalu kembali menampar'nya.
Plak!! "Aahh... KAU!!.."
"KURANG AJAR! BERANI KALIAN MENYAKITI KAKA HUANG!!" ,,, bentak si ular kepala 3 yang langsung melesat maju.
"Hakubi! tolong jaga nona xu sampai dia siuman, dan jangan berhenti untuk meminumkan roh air kehidupan! setelah nona xu sadar kita akan menggabungkan kekuatan kita untuk melawan'nya, sekarang aku akan mencoba untuk mengulur waktu!" ,,, kata long-xu.
"Em... baik! berhati-hatilah!" ,,, kata hakubi sedikit cemas.
Long-xu pun langsung melesat maju, melihat ular putih raksasa tapi tidak sebesar ular merah kepala 3 itu maju sendiri, ular merah itu langsung meluncurkan 2 bola api merah raksasa yang di susul oleh cairan beracun, tapi 1 bola api merah di arahkan ke tempat hakubi yang sedang fokus memberikan roh air kehidupan pada huilan.
Tentu long-xu tidak bisa tinggal diam, cepat² dia memberi peringatan pada rekan'nya.
"Hakubi AWAS!!" ,,,
Teriak long-xu kemudian dia langsung menyemburkan hawa dingin sehingga bola api yang mengarah pada'nya langsung padam begitu saja, sedangkan cairan beracun langsung membeku lalu jatuh ke tanah dan pecah.
Sedangkan di tempat hakubi dia menggunakan api biru untuk menelan bola api merah, kemudian di tempat long-xu dia yang baru saja menyingkirkan serangan pertama itu dia langsung di kejutkan, karna posisi ular merah sudah berada di belakang'nya dengan jarak yang cukup dekat, dan ternyata serangan pertama tadi hanyalah untuk mengalihkan perhatian dan,
KREK! KREK! KREK!!
"ARRGGGHHH...
3 Kepala ular merah raksasa itu langsung menggigit tubuh long-xu, 1 gigitan di leher, 1 di perut dan satu lagi di dekat ekor kemudian tubuh long-xu langsung di angkat tinggi ke udara, gigi taring dari masing² kepala ular merah itu langsung menembus sisik putih sampai ke tembus ke daging, kemudian dia mengalirkan racun api ke dalam tubuh long-xu.
"AARRRGGHHH...
Long-xu menjerit kesakitan akibat racun api mulai bereaksi, karna long-xu adalah ular yang memiliki racun dingin, jadi saat racun api masuk ke tubuh'nya dia langsung menderita, karna racun api dan racun dingin adalah racun yang bertentangan.
Melihat long-xu sudah tidak berdaya secepat itu, hakubi pun langsung bergerak cepat lari ke arah ular merah, setelah dekat dia langsung melemparkan beberapa bola api biru.
Bzzzttt...
Bzzzzttt...
Api biru pun langsung berkobar di tubuh ular merah, serangan hakubi tidak sampai di situ. dia kembali meluncurkan serangan susulan dengan puluhan kristal ice runcing.
Syuuytt..
Syuuttt...
Syuuuttt...
Trang... trang... trang...
Serangan kristal ice yang menabrak sisik ular merah kepala 3 itu langsung hancur, tapi sisik ular merah itu tidak tergores sedikitpun, saking keras'nya.
Kemudian salah satu kepala ular merah melepaskan gigitan'nya dan langsung tertawa.
__ADS_1
"HAHAHA... dasar bodoh! aku adalah beast monster dewa tingkat 3, element ice mu sama sekali tidak berguna, dan juga walaupun kekuatan api biru berada di atas api merah, tapi kekuatan dasarku adalah api! kau membakar tubuhku, itu sama saja seperti memberi daging pada se'ekor anjing! HAHAHA..." ,,, kata ular merah yang langsung menyerap roh api biru.
Setelah itu dia melemparkan tubuh long-xu ke arah hakubi.
Woosshhh...
BUGG!!
Hakubi dan long-xu pun langsung terlempar jauh sampai tubuh mereka menyapu bongkahan² batu besar, hakubi sengaja membiarkan tubuh long-xu menabrak'nya karna kondisi long-xu sudah terluka parah.
Sebenar'nya long-xu masih beruntung karna tubuh'nya tidak langsung meledak setelah menerima racun yang bertentangan dengan racun tubuh'nya, setelah tubuh mereka berhenti terdorong, cepat² hakubi memberikan roh air kehidupan pada long-xu untuk mengurangi penderita'an nya.
Setelah merasa sedikit membaik long-xu malah langsung menegor hakubi.
"Hei! kenapa kamu meninggalkan nona xu?!" ,,, bentak long-xu.
"Aku tidak bisa membiarkan mu berada dalam bahaya!" ,,, jawaban hakubi.
"Nyawaku tidak begitu penting! tapi hal yang paling penting bagiku adalah keselamatan nona xu!" ,,, kata long-xu.
"Aku tau, tapi jika terjadi sesuatu padamu nona lan'er akan sedih!" ,,, kata hakubi.
"HAHAHA... Ironis sekali! sudah mau mati juga tapi masih sempat memikirkan keselamatan manusia lemah itu! Cih... dasar tidak berguna!!" ,,, kata si ular merah yang langsung menyemburkan api merah bercampur biru dari masing² mulut ular merah kepala 3.
BZZZZTTTT...
BZZZZZZZ...
BZZZZZ....
Hakubi dan long-xu pun langsung memasang dinding kristal ice sehingga semburan api tersebut bisa di tahan, akhir'nya terjadilah aksi saling mendorong antara semburan api dan dinding kristal ice.
Tak lama hakubi dan long-xu mulai terdorong mundur karna walau bagaimana pun lawan mereka adalah monster dewa tingkat 3, daun² di pepohonan yang ada di dekat hakubi dan long-xu, mulai membeku karna long-xu adalah pengendali elemen ice tingkat tinggi, sedangkan pepohonan yang berdekatan dengan ular merah kepala 3 mulai layu lalu terbakar.
Tak lama salah satu ular kepala merah itu berhenti menyemburkan api.
"Cih... aku fikir bisa ber-senang² melawan kalian ber 2, tapi ternyata kalian masih terlalu lemah!" ,,, cibir si ular merah, kemudian dia menambah daya serang'nya.
BZZZZTTT...
"AARRRKKHHH....
Pertemuan api dan dinding ice itu langsung meledak, dan ledakkan tersebut membuat roh rubah dengan roh ular putih terlempar jauh. dan terlempar'nya kali ini membuat hakubi terluka parah, sedangkan long-xu malah bertambah parah.
Belum sempat mereka bangkit, ular merah kepala 3 itu langsung melesat secepat kilat lalu menghujankan cairan beracun. di karnakan hakubi dan long-xu sudah terluka parah, jadi mereka tidak punya kesempatan untuk menyelamatkan diri, akhir'nya mereka ber 2 hanya bisa menutup mata bersiap menerima serangan.
Cairan beracun itu pun menimpa posisi mereka.
Cssssss....
Csssssss....
Csssssss.....
Pepohonan yang terkena cairan beracun langsung terbakar, batu² besar langsung berlubang, kepulan asap dari pohon terbakar dan dedaunan kering yang ikut terbakar, asap'nya mulai menyelimuti sekeliling hakubi dan long-xu yang masih menutup mata, tak lama mereka pun mulai merasa heran.
"Eh... sepertinya cairan beracun ini tidak ada sedikit pun yang mengenai ku!!" ,,, fikir hakubi dan long-xu.
Perlahan-lahan mereka pun membukan ke 2 mata mereka, lalu...
"NONA!!" ,,, teriak mereka serempak.
Dan ternyata huilan sudah berdiri di depan mereka sambil mempertahankan dinding penghalang yang berwarna emas sedikit transparan.
"Nona! apa yang kamu lakukan? lukamu belum pulih sepenuh'nya, tolong jangan buang² tenaga, gunakan saja kekuatan nona yang tersisa untuk melarikan diri dari tempat ini!" ,,, kata long-xu dengan nada yang panik.
"Iya benar! kami akan mengulur waktu untuk nona!" ,,, sambung hakubi.
Bibir huilan pun langsung menampilkan senyuman.
"Jangan bodoh! lembah ini sudah di kurung oleh dinding penghalang yang sangat kuat, jadi satu²nya cara agar bisa pergi adalah... membunuh ular sialan ini!" ,,, kata huilan yang langsung jatuh dan berlutut di tanah.
Darah yang masih hangat pun kembali mengalir dari sudut bibir, tapi meskipun begitu tangan kanan nya masih merentang ke depan untuk mempertahankan dinding pelindung yang dia pasang, sedangkan tangan kiri menekan dada'nya yang mulai kembali terasa sesak.
__ADS_1
"NONA! kami mohon jangan memaksakan diri!" ,,, hakubi dan long-xu semakin cemas dan tak terasa air mata mereka mengalir begitu saja.
"Nona Maaf... aku masih terlalu lemah dan tak bisa melindungi mu😥" ,,, batin ke 2 beast'nya.
Sedangkan huilan kini dia menutup ke 2 mata'nya.
"Jiu-xu, izinkan aku menggunakan devil sword! aku siap untuk menanggung resiko'nya!" ,,, kata huilan lewat telepati.
Roh pria tampan yang memakai pakaian serba hitam itu tiba² muncul dari udara kosong tepat di samping huilan.
"*Gadis kecil, asal kamu tau resiko'nya cukup besar dan mungkin nyawamu lah yang jadi taruhan'nya! apa kamu benar² siap?" ,,, tanya jiu-xu yang hanya bisa di dengar oleh huilan.
"Aku siap dan aku tidak akan mati!!" ,,, jawaban huilan tegas.
"Walaupun kamu tidak mati, tapi kekuatan mu masih terlalu lemah! jadi jika sekarang kamu berusaha mengendalikan devil sword, akibat nya akan menghancurkan seluruh dantian mu! dan mungkin meridian mu juga akan terpengaruh!!" ,,, kata jiu-xu.
"Aku mengerti, tapi aku tidak punya pilihan lain! jadi akan aku tanggung apapun itu resiko'nya!" ,,, kata huilan masih lewat telepati.
"Hhh... baiklah, karna kau sudah bertekad! aku akan membantu mu menekan setengah kekuatan devil sword! jadi aku minta jangan sampai kamu hilang kesadaran, kalau sampai itu terjadi... terpaksa aku harus meng'akhiri hidup mu!" ,,, kata jiu-xu.
"Eh tunggu!! kenapa kau harus mengakhiri hidup ku? dan juga kau akan menekan setengah kekuatan'nya, apa setengah kekuatan devil sword bisa membunuh monster dewa tingkat 3?!" ,,, tanya huilan sambil mengerutkan ke 2 alis nya.
"Tentu saja aku harus membunuh mu! jika kau hilang kesadaran dan tidak bisa menahan goda'an dari devil sword, maka devil sword akan mengambil alih tubuh mu! kau harus ingat devil sword memiliki hasrat dan kesadaran'nya sendiri! aku pernah memberi tau mu kan, kalau devil sword sudah membunuh banyak iblis dengan jumlah yang tidak bisa di hitung, jadi sebagian besar kekuatan devil sword di kuasai oleh amarah dan kebencian mahluk² yang pernah mati karena'nya!" ,,, kata jiu-xu.
"Meskipun senjata ini di ciptakan oleh kekuatan murni para dewa kuno, tapi tetap saja senjata ini sudah ternoda oleh banyak darah iblis!" ,,, sambung jiu-xu dengan nada'nya sedikit sedih.
"Jadi maksud mu, hasrat dari senjata ini adalah hasrat iblis?!" ,,, tanya huilan.
"Benar, karna itulah senjata ini di kenal sebagai devil sword (Pedang iblis)" ,,, kata jiu-xu.
"Jadi jangan meremehkan kekuatan devil sword, setengah kekuatan'nya saja mampu membunuh dewa hewan, sedangkan mahluk yang kita hadapi hanyalah monster dewa level 3!" ,,, sambung jiu-xu yang langsung menghilang di udara kosong.
"Oh 1 lagi! sebaik'nya tempatkan ke 2 beast milik mu ke tempat yang aman, karna saat kau menggunakan devil sword, ke 2 beast mu bisa saja terbunuh oleh tekanan dari devil sword! ,,, kata jiu-xu yang terdengar di fikiran huilan.
"Em aku mengerti!" ,,, fikir huilan*.
"Hakubi, long-xu kalian kembalilah ke dalam dimensi dan pulihkan kekuatan kalian!" ,,, pinta huilan.
Dan tanpa menunggu jawaban dari mereka, dia langsung mengibaskan tangan kiri'nya sosok roh rubah dan roh ular itupun langsung menghilang di udara kosong.
"TIDAK... TIDAK... APA YANG KAMU LAKUKAN !!" ,,, teriak hakubi dan long-xu serempak, tapi mereka sudah terdorong masuk ke dalam dimensi dan tidak bisa lagi keluar karna huilan langsung mengunci dimensi'nya.
Setelah ke 2 beast'nya menghilang, huilan pun langsung berdiri, dan dinding penghalang yang dia pasang kini sudah hancur oleh cairan beracun.
Cairan beracun pun mulai menghujani posisi huilan tapi setiap cairan beracun yang hampir mengenai huilan, tiba² cairan tersebut langsung menguap lalu menghilang.
Si ular merah kepala 3 tidak tau apa yang sedang terjadi di dalam gumpalan asap yang menutupi kehadiran 2 spirit beast dan huilan, tak lama salah satu kepala ular itu berhenti menghujankan cairan beracun lalu tertawa.
"HAHAHA... SEPERTI'NYA AKU SUDAH MEMBUAT ULAR PANGGANG DAN RUBAH PANGGANG! HAHAHA... INI SUNGGUH MENYENANGKAN HAHAHA..." ,,, kata si ular kepala 3 di sela² tawa'nya.
Tetapi setelah dia tertawa penuh kemenangan, tiba² gumpalan asap, kobaran api dan beberapa bongkah batu besar yang sudah berlubang itu langsung terdorong oleh tekanan aura yang kuat.
WOOOSSHHH...
Bahkan ular kepala 3 itu sendiri sedikit terdorong beberapa meter, termasuk kristal ice yang menahan si gadis peniru itu langsung hancur dan dia terbebas. di saat yang bersama'an dengan terdorong'nya gumpalan asap, si gadis peniru dan ular merah itu langsung terkejut, karna tepat di mana tadi 2 beast huilan di serang.
Kini ke 2 beast itu sudah tidak ada, yang sekarang berdiri di sana hanyalah gadis yang tadi hampir selesai mereka habisi.
Si gadis peniru pun langsung mengkerutkan ke 2 alisnya.
"Aneh! apa yang terjadi? kenapa tiba² tingkat kultivasi gadis itu tidak bisa di liha!" ,,, batin si gadis peniru.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
***Tbc