The Journey Of Twin Sister

The Journey Of Twin Sister
Dunia Modern Part 16 Menyelam Sambil Minum Air


__ADS_3

***


Di tempat lain, Tepat'nya di dalam markas.


Di sebuah ruangan, Seorang pria paruh baya sedang mondar-mandir dengan exspresi wajah yang sedikit gelisah, Ta'lama kemudian Sese'oarng mengetuk pintu ruangan'nya.


Tuk... tuk... tuk...


"Masuk!!" ,,, Kata si pria paruh baya sambil berjalan kembali ke kursi'nya.


Kemudian pintu'pun terbuka lalu se'orang pria muda dan tampan masuk dan langsung menghampiri si pria paruh baya itu, dia langsung menarik kursi dan duduk berhadapan yang hanya di batasi oleh meja, si pria paruh baya mulai membuka suara dan bertanya.


"Bagaimana apa berhasil?" pertanya'an nya.


Walaupun pertanya'an nya terdengar biasa dan tenang, Tapi tida bagi pria tampan itu, pertanya'an itu adalah sebuah tekanan baginya.


Pria yang di tanya itu hanya menunduk dan menggelengkan kepala'nya dia tidak berani menatap pria paruh baya itu, exspresi pria paruh baya itu menjadi suram kemudian dia kembali bertanya.


"Lalu apa kamu ke sini hanya ingin meminta kesempatan lagi ??" ,,, Kata si pria paruh baya, kali ini dengan nada yang mulai meninggi.


Dengan cepat si pria tampan itu merapatkan ke dua tangan'nya di depan dada, kemudian dia bicara dengan nada yang sedikit ketakutan.


"Bos Tang, aku mohon beri aku sedikit waktu lagi, rencana ku hampir selesai Sekarang ini aku sedang menunggu kabar baik dari monik" ,,, kata si pria tampan itu.


BRAAAKK....!!!


Bos tang langsung berdiri sambil menggebrak meja.


"PETRIK LAW !!! Bukan'kah aku sudah katakan ber'ulang kali jangan terlalu mengandalkan wanita itu, Kau harus ingat monik itu hanya orang luar yang kebetulan memiliki musuh yang sama dengan kita. Dia tidak akan peduli dengan bisnis yang sedang kita jalankan, karna dia memiliki dendam tersendiri terhadap Gu Moran" ,,,


Bos tang menjadi naik darah setelah mengetahui bahwa orang kepercaya'an nya masih berhubungan dengan monik, Bagaimana dia tidak naik darah, secara sudah hampir 3 tahun mereka mengikuti rencana monik, tapi sampai sekarang masih tidak ada hasil malah yang mereka dapatkan selalu saja kegagalan.


"Lalu untuk apa kamu menemui ku jika tugas'mu belum selesai ??" ,,, sambung'nya.


Dengan ragu2 petrik lawpun memberanikan diri untuk menyampai'kan tujuan'nya.


"Bos tang, sebenar'nya aku kesini untuk meminta beberapa orang lagi, untuk menangkap sese'orang yang penting bagi Moran, apa bos akan memberikan ke'inginan ku ?" ,,, kata petrik law, sambil meremas-remas jari'nya di atas paha.


Bos tang kembali duduk sambil menarik nafas panjang.


"Sudah 3 tahun kita kehilangan banyak orang, dan kita juga sudah melakukan berbagai macam cara untuk menyingkirkan agen_91.30.12 '(kode moran saat jadi detektif)' Kita bahkan sampai mengirim'kan puluhan asasian, Tapi kenapa? nyawa satu orang ini begitu sulit untuk di lenyapkan..." ,,, keluhan bos tang, kemudian dia berfikir sejenak.


"Baiklah, ini kesempatan ter'akhirmu aku tidak peduli apapun rencana'mu aku tidak ingin mendengar kegagalan lagi, dan satu lagi kau harus memperketat ke'amanan sekarang ini, karna ini adalah pertemuan besar2ran, aku tidak ingin mendengar kekacauan apapun.


INGAT!! ini adalah trans'saksi terbesar kita, jika kali ini gagal lagi kita akan mengalami kerugian besar, Mengerti!!" ,,, Peringatan bos tang.


"Baik bos, aku akan berusaha semaksimal mungkin" ,,, jawab petrik law.

__ADS_1


Kemudian mereka berdiri dan pergi meninggalkan ruangan itu, Mereka berjalan menelusuri koridor sedangkan petrik mengikuti langkah bos tang dibelakan'nya.


"30 Menit lagi meeting akan di mulai, aku ingatkan sekali lagi ya petrik, Klien kita kali ini adalah orang2 penting dan mereka datang dari berbagai negara, jangan sampai rencana mu itu mengacaukan meeting penting ini, jika hal semacam itu terjadi kau akan tau akibat'nya... Cam'kan itu!!!" ,,, bos tang kembali memberi peringatan.


Petrik law hanya bisa meng'iyakan peringatan bos'nya, kemudian mereka sampai di depan pintu yang berbeda lalu mereka pun pergi ke arah yang bereda.


Bos tang pergi ke ruangan besar, tempat dimana pertemuan besar akan di laksanakan.


Sedangkan petrik law dia pergi menjemput beberapa orang tangguh untuk membantu'nya.


Sepanjang jalan petrik law mencoba menghubungi monik, tapi sayang'nya dia tidak bisa memanggil'nya sama sekali.


"Ck.... sebenar'nya apa yang sedang dia lakukan? kenapa monik belum menghubungi ku juga, jangan bilang dia kehilangan jejak putri gu moran! Tsk... menyebalkan kenapa signal dan internetku juga tidak ber'pungsi! padahal aku sudah menggunakan WIFI" ,,, Gerutu petrik, kemudian dia mendengar suara langkah kaki dari arah belakang.


Petrik law pun menghentikan langkah'nya lalu menoleh ke arah belakang, tapi disana tidak ada siapa2.


"Aneh,,,, pendengaran ku masih normal, tapi tidak ada siapapun di sini.... Halloo... siapa di sana!??" ,,, petrik law berteriak, tapi tidak ada jawaban sama sekali.


"Hmm,,, mungkin hanya perasa'an ku saja!" ,,, batin petrik.


Kemudian dia kembali melangkahkan kaki dan meluruskan pendangan'nya ke arah depan, Saat dia menoleh ke depan tiba2 dia di kejutkan oleh sosok gadis kecil memakai topeng kupu2 putih, dan jumpsuit pendek tak berlengan berwarna senada dengan topeng, Sudah berdiri tepat di depan'nya.


Petrik terkejut sampai mundur beberapa langkah.


"Si...siapa kamu?!" ,,, tanya petrik gelagapan, tapi bukan jawaban yang dia dapat, gadis itu malah terus melangkah maju dengan tenang mendekati petrik, Setelah dekat gadis itu mengeluarkan botol parfum.


Isi botol itu di semprot kan ke wajah petrik.


Petrik yang sedang tidak siap itu akhir'nya menghirup wewangian dari botol itu yang membuat'nya merasa pusing, kemudian pandangan'nya mulai berkunang-kunang Sebisa mungkin petrik terus berusaha untuk tetap menjaga kesadaran'nya, tapi wewangian itu membuat'nya tidak bisa bertahan, sebelum kesadaran'nya menghilang dia sempat mendengar ucapan gadis itu.


"Maaf ya kaka tampan, kamu harus tidur dulu sekarang" ,,, ucapan gadis itu.


kemudian petrik pun total tak sadarkan diri, dan gadis itu tidak lain dia adalah Snow.


Setelah itu snow langsung menarik tubuh petrik law untuk di sembunyikan di sebuah ruangan agar tidak ketauan orang lain, Sebelum pergi snow mengambil kartu tanda pengenal petrik yang ternyata kartu itu adalah sebuah kunci untuk masuk, karna seluruh pintu yang ada di markas semua'nya menggunakan alat canggih, jadi membutuhkan sidik jari atau kartu tanda pengenal agar bisa di lewati dengan mudah.


Kemudian snow pun pergi menelusuri koridor yang menuju ke ruangan bos tang sambil berkomunikasi dengan jason.


"Jason, apa kamu bisa mendeteksi posisi dimana aku??" ,,, tanya snow.


"Tentu nona, aku selalu memantau posisi nona dan alice, nona tenang saja di jalur yang nona lalui tidak ada orang dan cctcv nya juga sudah aku tutup" ,,, jawab jason.


"Bagus!" ,,, kata snow.


Tak'lama kemudian snow pun sampai di depan pintu ruangan bos tang yang pasti'nya snow belum tau siapa pemilik ruangan itu, Snow pun membuka pintu itu menggunakan kartu pengenal milik petrik law. Tanpa ragu2 lagi snow langsung masuk dan menghampiri meja komputer yang ada di ruangan itu.


"Hoho... kesempatan bagus! aku akan menyelam sambil minum air" ,,, batin snow sambil menyunggingkan bibir'nya.

__ADS_1


kemudian dia mencoba membuka komputer milik bos tang, tapi sayang komputer'nya menggunakan kata sandi.


"Ck... sial..." ,,, decak snow lalu menghibungi jason.


"Jason, apa kamu bisa memecahkan kata sandi ?",,, tanya snow.


"Em,,, nona sambungkan USB nya ke komputer kecil nona, aku akan mencoba untuk memecahkan'nya" ,,, kata jason, setelah itu snow mengikuti apa yang di minta oleh jason.


1 Menit kemudian... jason pun behasil memecah kata sandi'nya.


Snow pun cepat2 mengacak-acak data dan file yang ada di komputer untuk mencari informasi tentang lokasi dan musuh2'nya yang belum di kenal.


"Hm,,, kalau aku melihat'nya satu persatu itu akan memakan waktu yang lama,,, lebih baik aku copy saja data dan file2nya" ,,, batin snow.


"Jason, buka akses internet untuk'ku, aku akan meng'copy isi dari komputer ini, dan aku akan mengirimkan'nya ke e'mail milik mu" ,,, kata snow.


"Siap nona" ,,, jawab jason.


Sambil menunggu data dan file'nya ter'copy, snow tidak membuang waktu dia langsung memasang bom waktu di ruangan itu, setelah selesai snow kembali melihat-lihat dan pandangan'nya terhenti pada satu lukisan cat, yang menggambarkan sebuah lautan dengan langit yang biru dan sedikit ber'awan.


Snow memiringkan kepala'nya, dia merasa heran karna lukisan itu di gantung di tempat yang tidak cocok menurut'nya, kemudian snow mendekati lukisan itu sambil bergumam.


"Hah... apa bagus'nya lukisan ini di gantung di sini ??" ,,, kata snow sambil meneliti lukisan itu, kemudian snow menyentuh lukisan itu, dan tanpa sengaja snow menggeserkan lukisan nya,


Tiba2....


Ceklek....


Syeeeettt....


Bagian dinding yang ada di samping'nya tiba2 terbuka dan menunjukan satu ruangan yang di dalam'nya hanya ada satu berangkas yang sudah terbuka.


Snow sedikit terkejut untuk beberapa saat, lalu dia menghampiri berangkas itu dan mengambil isi dari brangkas.


Itu adalah sebuah gulungan lukisan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2