Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Bertarung dengan para raja kegelapan lainnya.chapter 104


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang duduk dikursi kerjanya diruang kerjanya sambil makan jagung meletus yang mana avi sudah kembalik kenegara dia tinggal dan tampaklah serena lagi ada berdiri disamping avi yang lagi duduk dikursi kerjanya,tampaklah avi yang seketika teringat sesuatu dan tampaklah avi sedang memikirkan sesuatu,tampaklah serena kebingungan sekali karena avi kayak memikirkan sesuatu dan serena berkata.


"Anda kenapa my lord?."


"Kenapa anda seperti memikirkan sesuatu begitu?."


Avi berkata.


"Tidak,tidak apa-apa serena."


"Hanya saja apakah disini tidak ada ikan terbangkah?."


Tampaklah avi seketika tersenyum jahat karena avi sedang bercanda dan serena berkata.


"Ehg?."


"Ikan terbang?."


"Apa itu,wahai my lord?."


Avi berkata.


"Ikan terbang adalah."


"Ikan yang bisa terbang."


"Bisa mutar-mutar tidak jelas."


"Bergerak begitu cepat sekali."


"Sampai-sampai lebih cepat dari cahaya."


"Apalagi dia bisa menarik-narik tidak jelas pada diatas batu besar."


Tampaklah serena seketika bingung sekali dan serena berkata.


"Ehg?."


"Hmmmmmm?."


"Ikan apa ya,itu?."


"Hmmmmmmmm?."


"Apakah adakah ikan seperti,wahai my lord?."


Avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Iya,ada."


"Ikan itu ada tapi kamu sendiri tidak taukan?,serena."


Tampaklah serena masih kebingungan sekali dengan perkataan avi tadi tersebut dan tampaklah avi hanya tersenyum saja kalau serena kebingungan sekali dengan perkataannya,tampaklah avi seketika berdiri dari duduknya dan avi berkata.


"Baiklah,kalau begitu aku pergi dulu ya serena."


Serena berkata.


"Yah,my lord."


Tampaklah avi seketika berpindah tempat dan tampaklah para istri avi yang lagi berkumpul disuatu ruangan sambil minum teh dan memakan kue-kuean,tampaklah gicy seketika teringat sesuatu dan gicy berkata.


"Ha,serena."


Serena berkata.


"Ada apa gicy?."


Gicy berkata.


"Ha,aku ingin tau gimana avi pada dulu?."


Serena berkata.


"Pada dulu?."


"Apanya?."


Gicy berkata.


"Kondisi avi pada pemerintahannya pada dulu sebelum semaju ini?."


Serena berkata.


"Ha,soal itu ya."


Seketika serena tersenyum dan serena berkata.


"Ha,kalau pada masa dulu sih."


"Aku masih banyak ingat sih kondisi pemerintahan disini pada masa dulu."


"Tapi masa dulu avi banyak sekali membangun ekonomi disini."


"Karena ekonomi disini belumlah sempurna sekarang."


"Dulu avi banyak sekali mencari cara biar kondisi ekonomi bisa setara sempurna."


"Avi juga sampai-sampai juga tidak makan walaupun avi hanya makan buah-buahan saja kalau dia disuruh saja oleh para bawahannya yang lain untuk menyuruh dia makan juga."


"Itu saja yang aku beritaumu."


"Karena itu pada masa vema dan mila belum ada disini."


"Yah,akan panjang sih menceritakan masa dulu avi memerintah disini."


Gicy berkata.


"Begitu ya."


Laura berkata.


"Yah,apalagi terkadang avi suka kali tersenyum walaupun kami tidak tau dia terpaksa ataupun hanya ingin membuat kami tersenyum saja."


Gicy berkata.


"Begitu ya."


"Hmmmmmmm?."


"Menarik juga ya,cerita avi masa dulu."


"Walaupun masih banyak aku tidak aku ketahui pada kondisi dia pada masa dulu."


Frecy berkata.


"Tapi kamu tidak akan bisa mencaritau kondisi atau masa lalu avi."


"Karena avi terkadang menyembunyikannya secara bercanda."


"Walaupun avi memberitau masa lalunya tapi itu hanya sebagian bukan darinya."


"Malahan avi memberitau seperti hal-hal dia lakukan dimasa lalunya saja."


Gicy berkata.


"Begitu ya,frecy."


Dina berkata.


"Terkadang juga my lord suka kali membuat kami tertawak dan tersenyum."


"Tapi terkadang my lord suka kali mengatakan suatu kepada kami yang kami tidak mengerti sama sekalipun."


"Seperti apakah orang bodoh yang menyukai sesuatu tidak ada berguna sama sekalipun untuk dirinya sendiri."


Gicy berkata.


"Begitu ya,dina."


Gicy berkata didalam dirinya.


"Masih banyak lagi ya,aku tidak tau tentang avi ya."


"Dengan kata-katanya aku tidak mengerti juga."


"Siapa ya,avi sebenarnya dimasa lalu?."


"Kenapa dia menyembunyikan hal sesuatu darinya dan dia menganggap memberitau tentang dirinya hal sesuatu tidak ada gunanya sama sekalipun."


"Hmmmmmmm?."


"Avi itu seperti apa ya,dia dimasa lalu ya?."


Tampaklah avi yang lagi duduk didahan pohon sambil makan jagung meletus karena avi tadi membawak jagung meletusnya kesitu,tampaklah avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.


"Ha,kalau tidak salah pada saat aku kembalik kesini."


"Kalau tidak salah aku menanyakan tentang berapa lama aku meninggalkan dunia ini."


"Tapi mereka menjawab kalau aku meninggalkan dunia ini hanya beberapa menit saja."


"Kayaknya waktu disini cukup lama sekali ya."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Oh iya."


"Kalau tidak salah sigerma-germy itu kayaknya sedang ingin membuat sesuatu ya?."


"Yang mana mereka ingin membuat sesuatu lorong jalan bawah tanah untuk mencari dan menghubungkan salah satu tempat."


"Kalau tidak salah tempat si the warden itu berada yang mana itu adalah tempatku jatuh kedalam bawah tanah paling dalam sekali."


"Haaaaaaaaaaaaaaaa."


"Kayaknya mereka ingin mencari material-material tersembunyik disitu ya."


"Haaaaaaaaaaaaaaaaa."


"Kayaknya mereka benar-benar terlalu terobsesi sekali mencari hal sesuatu ya."


"Haaaaaaaaaaaaaaaa."


Tampaklah avi seketika menghilang dari situ dan tampakla avi seketika muncul disuatu tempat,tampakla avi jatuh dari satu meter diatas langit dan tampaklah avi kebingungan sekali dengan sekitarnya karena avi tidak ada sama sekalipun berpindah tempat atau pergi ketempat lainnya,tampaklah avi melihat sekitarnya dan avi berkata.


"Ehg?."


"Ini ada dimana ya?."


"Aku tidak pernah melihat tempat ini tersebut?."


"Ini ada dimana ya?."


"Padahal aku sama sekali tidak berpindah tempat kesuatu tempatlah?."


"Hmmmmmm?."


"Kayaknya aku harus melihat daerah sekitar inilah."


"Karena aku tidak tau tempat apa ini sebenarnya?."


"Apalagi kayaknya aku tidak bisa kembalik keduniaku yang itu sepertinya."


"Hmmmmm,baiklah kalau begitu aku berkeliling sajalah daerah sekitar ini tersebut."


Tampaklah avi menaruh mangkuk tempat jagung meletusnya keskills ruang hitamnya dan tampaklah avi mulai berjalan untuk melihat daerah sekitarnya,tampaklah avi berkeliling daerah tersebut dan melihat daerah sekitarnya,tampaklah avi banyak melihat beberapa gedung-gedung begitu tinggih sekali bagaikan sebuah kota begitu maju sekali dengan teknologinya,tampaklah avi banyak melihat orang-orang sekitarnya yang berupa orang-orang bertanduk dua yang mana ada diatas kepalah mereka semua tanduk tersebut,tampaklah avi seketika berhenti berjalan karena avi begitu terkagum-kagum dengan satu gedung begitu tinggih sekali dan begitu besar sekali dan avi berkata.


"Waw,gedung ini bagaikan pencakar langit sajalah."


"Karena begitu tinggih sekali."


"Tapi ini sebenarnya ini ada dimana ya?."


"Kenapa disini ada gedung-gedung bertingkat dan beberapa teknologi begitu canggih sekali."


"Tapi orang-orang sekitar disini banyak sekali bertanduk ya?."


"Tapi kenapa ya?."


"Bagaikan manusia sapi sajalah karena memiliki dua tanduk diatas kepalah mereka semua."


"Tapi ini tempat apa ini ya?."


"Hmmmmmmmm?."


"Kayaknya aku melihat sekitar lagi sepertinya."


"Baiklah kalau begitu."


"Aku berkeliling lagi sepertinya."


Tampaklah avi mulai berkeliling lagi dan tampaklah avi mulai berkunjung kebeberapa tempat didaerah tersebut seperti rumah makan,tempat perbelanjaan dan lain sebagainya,tampaklah avi seketika berhenti berjalan karena sebuah tombol misterius dan dengan sebuah tulisan diatas tombol misterius tersebut dan avi berkata.


"Ehg?."


"Tombol apa ini ya?."


"Dan tulisan aneh diatas tombol ini tersebut?."


"Apalagi yang mana tulisan tersebut bertulis tentang."


"Apakah kamu mau hadiah?,maka tekanlah tombol ini tersebut kalau mau dirimu hadiah!."


"Ha,begitulah tulisan itu ditulis sepertinya."


"Hmmmmmm?."


"Sedikit aneh sih."


"Kayaknya tidak usah ditekanlah sepertinya."


Tampaklah avi membalikan badannya untuk melanjutkan jalannya lagi akan tetapi avi membalikan badannya lagi ketombol tersebut sambil seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Kayak cukup menarik kayaknya."


"Kalau ditekan karena mungkin benar ada hadiahnya sepertinya."


"Baiklah kalau begitu."


"Aku tekan sekarang juga kayaknya."


Tampaklah avi menekan tombol misterius tersebut dan seketika avi terlempar keatas langit dengan aingin begitu cepat sekali yang muncul seketika,tampaklah avi sambil berkata.

__ADS_1


"Kurang ajar yang membuat jebakan aneh begitu!!!!."


"Tidak ada kerjaan sama yang buat cerita ini tersebut!!!!!."


"Hah!!!!."


Tampaklah avi terlempar kearah suatu tempat dan tampaklah disuatu ruangan tampaklah ada beberapa seseorang yang lagi berkumpul sambil duduk dimeja kursi,tampaklah beberapa seseorang itu berpakaian-pakaian seperti seorang raja kegelapan yang mana mereka adalah sebenarnya seorang raja kegelapan,salah satu dari mereka berkata.


"Apakah kalian merasakannya-kan?."


"Kalau salah satu dunia lain ada sosok begitu kuat dan mengerikan sekali."


"Selain dia."


"Mungkin sosok itu dapat mengalahkannya dan mungkin kita bisa memanfaatinya sosok tersebut juga."


Salah satu dari mereka berkata.


"Woi-woi-woi,kamu pikir itu akan mudah sekali?."


"Hah?."


"Kamu pikirlah baik-baik tau."


"Kamu pikir memanfaati sosok yang kita tidak ketahui dapat begitu mudah sekali?."


"Pastih kamu yang akan dibunuh oleh sosok misterius tersebut tau."


"Apalagi aku sudah mengetahui sosok tersebut siapa sebenarnya."


Tampaklah orang-orang lainnya terkejut dengan perkataan salah satu dari mereka tersebut dan salah satu dari mereka berkata.


"Gimana mungkin itu?!."


"Gimana mungkin kamu mengetahui sosok tersebut?!."


"Kenapa kamu bisa tau sosok tersebut?!."


Orang itu berkata.


"Yah,karena sosok itu juga pernah muncul didunia lain."


"Tapi ada yang lebih menarik lagi dari cerita ini tersebut."


Seketika orang itu tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Sosok itu juga pernah bersama dia."


"Yang mana mereka berusuh bersama-sama tau?."


Orang itu seketika tertawak jahat kecil dan tampaklah orang-orang disitu terdiam dan kebingungan sekali dengan perkataan salah satu dari mereka tersebut,tampaklah salah satu dari mereka berkata.


"H-ha,kalau sosok itu sudah bersama dia mungkin."


"Kita tidak bisa lagi memanfaatinya sepertinya."


'Ka-karena mungkin dia sudah bekerja sama dengam dia kayaknya."


"Karena kalau sudah dekat sama dia saja kemungkinan dia sudah bekerja sama dengan dia."


"Ataukah sosok tersebut bisa dapat dimanfaatikah?."


"Ataukah sosok itu tidak dapat dimanfaatikah?."


"Tapi kita harus gimana sekarang?."


"Kita juga tidak tau sosok itu wujudnya gimana?."


"Namanya siapa?."


"Tempat tinggalnya dimana?."


"Apalagi kalau kita mengetahui maka kita culik saja dia."


"Apalagi kita dapat ngapainnya setiap saat."


Tampaklah orang-orang disitu mulai menatap tajam salah satu mereka tersebut karena perkataan orang itu tersebut sedikit aneh bagi mereka semua dan salah satu dari mereka berkata.


"Woi,kamu sedikit seperti mereka ya."


"Dari perkataanmu saja sudah menunjukan sifat orang-orang tersebut."


Tampaklah orang tersebut seketika panik sekali dan orang itu berkata.


"Wo-woi,aku bukan seperti mereka loh!."


"Aku bukan pencinta sesama kelamin loh!."


"Aku tidak ada hal begitu pada diriku!."


"Apalagi yang aku maksud tadi adalah mencuci otaknya dan membaca ingatannya."


"Jadi jangan samakan aku sama orang-orang seperti tau!!!."


"Aku bukanlah seperti orang-orang seperti mereka!!!."


"Aku sebenarnya jomblo sejati tau!!!."


Salah satu dari mereka berkata.


"Ooh,begitu ya."


Tampaklah seketika pecahlah kaca diruangan tersebut yang mana diruagan tersebut ada diatas gedung bertingkat dengan kaca begitu banyak sekali,tampaklah ada seseorang didepan orang-orang disitu semua yang mana yang memecahkan kaca diruangan tersebut adalah seseorang itu yang seketika masuk keruangan tersebut,tampaklah orang itu bangun dari pingsannya dan berdiri,tampaklah orang-orang disitu kaget dan terkejut karena ada seseorang seketika masuk kesitu,tampaklah orang-orang disitu kebingungan sekali dengan seseorang didepan mereka semua,sebenarnya seseorang didepan orang-orang disitu adalah avi yang mana laju dari arah lempar yang tadi adalah keruangan tersebut,tampaklah orang-orang disitu kebingungan sekali dengan mereka lihat tersebut dan avi berkata.


"Aduh-aduh."


"Kurang ajar juga ya,sipembuat cerita ini tersebut."


"Yang seenak hati membuat jebakan aneh begitu."


"Apalagi dia mengubah sifatku untuk menekan tombol tersebut."


"Awas saja kalau aku menemukanmu!!!."


"Pembuat cerita ini tersebut!!!!."


Salah satu dari orang-orang tersebut berkata.


"Woi,kamu terlalu berisik tau!."


Tampaklah orang-orang disitu menatap tajam kearah avi dengan aura begitu mengerikan sekali dan tampaklah avi biasa saja wajahnya dan avi berkata.


"Ha,aku minta maaf kalau kalian lagi menggosipkan orang lain."


Tampaklah seketika orang-orang disitu marah semua dan salah satu dari mereka berkata.


"Woi,kami tidaklah menggosip tau!!!!."


"Kami bukanlah wanita yang suka menggosipkan orang lain!!!."


"Berani-beraninya kamu bilang kalau kami menggosip!!!!."


Avi berkata.


"Ha,jadi apa ya?."


"Kenapa kalian lagi berkumpul diruangan disini ya?."


"Ataukah kalian lagi melakukan hal begituankah."


Tampaklah avi seketika tersenyum jahat dan tampaklah orang-orang disitu marah semua dan salah satu dari mereka berkata.


"Kurang ajar kamu!!!!."


"Berani-berani kamu menyamai kami dengan orang-orang tersebut!!!!!."


Avi berkata.


"Ha,jadi apa ya?."


"Jadi kenapa berkumpul diruangan ini tersebut?."


"Hah?."


Salah satu dari mereka berkata dengan tatapan begitu tajam sekali dengan juga aura begitu mengerikan sekali.


"Aku ingin bertanyak kembalik kepadamu."


"Siapa kamu?."


"Kenapa kamu bisa masuk kesini secara tiba-tiba begitu saja kesini?."


"Apalagi kamu janganlah berlagak hebat begitu loh,kamu itu lemah tau."


Avi berkata.


"Ha,aku memang sebenarnya tidaklah hebat didalam bidang apapun sih."


"Tapi aku hanya hebat dalam ilmu agama saja."


Orang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kenapa kamu tadi tersenyum sendiri?."


Avi berkata.


"Yo,tidak tau kenapa tanyak saya."


"Tanyak saja sama pembuat cerita ini tersebut."


"Pastih dia menjawabnya."


"Mungkin dia ingin buat cerita ini tentang senyum-senyum mungkin?."


Orang itu berkata.


"O-oh,begitu ya."


"Haaaaaaaaaaaaa."


"Kayaknya itu tidak mungkin sepertinya."


"Karena pembuat cerita ini orangnya suka kali tidak memperdulikan pertanyaan seseorang."


"Apalagi dia terkadang terlalu seperti anak-anak kecil saja."


"Yah,memang dia anak kecil sih secara umur dariku."


"Tapi kita masuk kepertanyaan serius sekarang."


"Siapa kamu sebenarnya?."


Avi berkata.


"Ha,aku hanya orang biasa saja."


"Jadi begitulah."


Orang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kenapa kamu bisa masuk keruangan kesini?."


Avi berkata.


"Kan sudah aku bilang kalau pembuat cerita ini tidak ada kerjaan sama sekalipun buat jebakan dan mengarah kesini."


"Jadi salahkan saja pembuat cerita ini tersebut."


Orang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kamu tinggal dimana?."


Tampaklah seketika orang-orang disitu langsung menatap tajam orang itu tersebut dengan tatap begitu tajam sekali dan salah satu dari mereka berkata.


"Yo,kamu sudah terlalu sesat ya."


"Sesat-sesat."


Avi berkata.


"Yah,kayaknya."


"Dia sudah sesat sepertinya dia."


Orang itu berkata.


"Woi,aku tidaklah sesat tau!!!!."


Orang-orang disitu berkata semua.


"Jadi kenapa kamu menanyakan alamat tinggalnya!."


"Kalau kamu ingin berbuat sesuatu seperti orang-orang seperti itu!."


Tampaklah orang itu terdiam terbengong saja dan orang itu berkata.


"Woi,aku hanya menanyak alamatnya untuk mengetahui alamatnya dimana!!!."


"Bukan untuk melakukan begitu seperti orang-orang itu tersebut!!!."


"Haaaaaaaaaaa."


"Kayaknya pembuat cerita ini tersebut suka kali membuat hal sesuatu yang tidak pentinglah."


"Haaaaaaaaaaaaaaa."


"Pembuat cerita ini kayaknya sedang bercanda sepertinya sekarang ini."


"Haaaaaaaaaaaaaaa."


"Ada-ada sajalah pembuat cerita ini tersebut."


"Woi,gantianlah kamu sekarang yang tanyak dia."


"Aku sudah lelah sekarang dengan candaan pembuat cerita ini tersebut."


Salah satu dari berkata.

__ADS_1


"Ha,baiklah kalau begitu."


Tampaklah orang itu menatap tajam sekali kearah avi dan orang itu berkata.


"Woi,kenapa kamu memiliki kekuatan semengerikan itu pada didalam dirimu?."


"Hah?."


Tampaklah orang-orang disitu kaget dan terkejut semuanya dan avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kenapa aku memiliki kekuatan semengeri itu ya,pada diriku."


"Mungkin karena alat itu yang dapat memiliki kekuatan semengerikan itu pada diriku."


Tampaklah orang-orang disitu kaget dan terkejut semua dengan perkataan avi tadi tersebut dan orang itu berkata.


"A-alat apa yang kamu pakai?."


"Yang dapat memiliki kekuatan semengerikan itu?."


Avi berkata.


"Oh,tenang saja alat tersebut mudah dicari tau."


Tampaklah orang-orang disitu terkejut semua dan orang itu berkata.


"Nama alat itu apa?."


Avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Nama alat tersebut adalah."


"****** ***** terbang bersayap."


Tampaklah avi seketika tersenyum karena avi sedang bercanda dan tampaklah orang-orang disitu hanya terdiam terbengong saja dengan perkataan avi tadi tersebut dan orang itu berkata.


"Ehg!."


"Ce-****** ***** terbang bersayap?!."


"A-apakah ada nama alat seperti itu?."


Avi berkata.


"Ada loh."


Orang itu berkata.


"Kamu bilang tadi alat tersenyum mudah didapatkan?."


Avi berkata.


"Iya,itu mudah didapatkan dan mudah dicari loh."


Orang itu berkata.


"Gi-gimana cara menemukan atau mendapatkan alat tersebut?."


"Beritau kami cepat sekarang!."


Avi berkata.


"Aku tidak mencarinya tapi aku membuatnya sendiri."


Tampaklah terdiam terbengong saja dan orang itu berkata.


"Gi-gimana cara buat?."


"Beritau kami!."


Avi berkata.


"Oh,itu sangat mudah loh."


Orang itu berkata.


"H-ha,sa-sangat mudah?."


"Ba-bagaimana cara buat alat tersebut?."


"Beritau kami sekarang cepat!."


Tampaklah seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Mudah itu loh."


"Yaitu adalah."


"Ambil ****** ***** kalian."


"Habis itu tempelkan atau pasangkan sebuah sayap."


"Maka jadilah ****** ***** terbang bersayap."


"Yang mana sayapnya bisa bergerak-gerak dan bisa terbang juga."


"Karena alat penggerak yang dipasangkan disayapnya juga."


"Maka jadilah ****** ***** terbang bersayap."


"Alat canggih yang dapat kekuatan kalau dipakai."


"Tapi jangan dipakai pada tempat umum ya."


"Karena akan dikira orang gila nyasar memakai ****** ***** saja."


Tampaklah seketika orang-orang disitu terdiam terbengong saja semuanya dengan perkataan avi tadi tersebut dan orang itu berkata.


"Ooh,begitu ya."


Avi berkata.


"Mudahkan dibuat?."


"Apalagi bahan-bahan untuk buat alat ****** ***** terbang bersayap."


Seketika orang-orang disitu berkata.


"Woi,kepalah kambingmu begitu mudah sekali!!!!."


Avi berkata.


"Ehg?."


"Kan sangat mudahkan cara buatnya,apalagi bahan-bahannya."


Orang itu berkata.


"Kamu pikir sendiri manalah ada seseorang memakai ****** ***** begitu saja!."


Avi berkata.


"Ehg?."


"Kan sudah aku bilangkan kalau memakai alat tersebut jangan ditempat umum."


"Tapi dirumah saja."


"Tapi kalau kamu ketempat umum,pastih kamu akan dikira orang gila nyasar yang bisa terbang dengan mengenakan ****** ***** bisa terbang tapi bersayap."


"Hehehehehehe."


Tampaklah seketika avi ditodongkan senjata pedang kearah avi oleh orang-orang disitu semuanya dan avi kaget dan terkejut dan avi berkata.


"Ehg?!."


"Kenapa aku ditodongkan senjata?."


"Kan sudah aku beritaukan alat tersebut?."


"Apalagi yang salah denganku ya?."


Salah satu dari mereka berkata.


"Kamu pikir kami ini bodoh ya."


"Kamu sosok itukan?."


"Tapi kalau dipikir-pikirin kamu sudah menipu kami semua dengan kepolosanmu tersebut."


Avi seketika tersenyum jahat sekali dan seketika avi tertawak jahat begitu keras sekali dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Kalian sudah mengetahui identitasku ya."


"Padahal aku sudah menyamar jadi orang polos sekali."


"Tapi kalian dapat bisa mengetahui diriku."


"Sungguh mengagumkan sekali ya."


"Wahai raja kegelapan dari beberapa dunia lain."


Avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Ha,kayaknya aku harus pergi sekarang."


"Tapi kayaknya tidak waktu lagi deh."


"Karena kalian masih menodongku dengan senjata-senjata kalian."


"Baiklah,kalau begitu waktunya sudah tiba ya."


Tampaklah avi mulai menyerang orang-orang itu tersebut walaupun itu hanya tipuan apalagi sedang bercanda dengan hal tersebut,tampaklah orang-orang itu mulai menjauh dari avi karena mereka kira itu adalah suatu jurus mematikan dari avi walaupun itu hanya tipuan saja,tampaklah orang-orang itu semua mulai menyerang avi secara membabi buta tapi avi dapat begitu mudah sekali menahan serangan-serangan mereka tersebut dengan pedang keris avi yang tadi avi ambil dari skills ruang hitamnya,tampaklah avi seketika tersenyum dan avi berkata sambil menahan serangan mereka semua.


"Woi,ada apa?."


"Tadi kalian menyebut kalian kuat?."


"Tapi kalian tidak dapat mengenaiku sama sekalipun."


"Ada apa?."


"Apakah seginikah yang kalian lakukan?."


Salah satu dari mereka berkata.


"Berisik!."


"Kamu terlalu berisik tau!!!."


"Kamu pikir kamu kuat!."


"Hah!."


Avi seketika tersenyum dan avi berkata.


"Oh,begitu ya."


"Baiklah kalau begitu."


"Kalau itu memang kalian katakan kepadaku."


"Hati-hati ireng ya,dengan tubuh kalian semua ya."


Tampaklah avi seketika mengeluarkan aura begitu mengerikan sekali dari tubuh avi dan tampaklah orang-orang itu tersebut seketika ketakutan sekali dengan aura begitu mengerikan sekali dari avi,tampaklah avi mulai menyerang orang-orang itu tersebut satu persatu dan tampaklah satu persatu mulai dikalahkan oleh avi,tampaklah avi mulai membanyak mengalahkan orang-orang itu tersebut dengan satu persatu dan tampaklah avi seketika tersenyum saja,tampaklah orang-orang itu tersebut mulai dikalah oleh avi secara mengerikan sekali dan secara membabi buta,tampaklah gedung tempat avi berada mulai berhancuran dan seketika gedung itupun hancur lembur menjadi debu,tampaklah avi yang sudah mengalahkan orang-orang itu tersebut dan tampaklah avi yang sedang menduduki mayat-mayat orang-orang itu tersebut dengan tersenyum jahat,avi berkata.


"Ha,padahal aku sedang bercanda."


"Tapi kenapa mereka tidak mengetahui ya?."


"Hmmmmmmm?."


"Aneh sih banyak candaanku tidak diketahui?."


"Hmmmmmmmmm?."


"Kenapa ya?."


"Hmmmmmmmmm."


"Tapi orang-orang ini hanya pingsan saja sih."


"Karena aku tidak mau membunuh mereka sih."


"Karena aku tidak suka membunuh seseorang kalau lagi bercanda sih."


"Karena kalau membunuh seseorang karen bercanda mungkin sedikit aneh sih."


"Tapi kalau membunuh seseorang,aku biasanya melihat apakah seseorang itu boleh dibunuh atau tidak sama sekali."


"Karena aku tidak boleh seenak hati membunuh seseorang tanpa mengetahui seseorang itu boleh dibunuh."


"Tapi kayaknya aku harus mengembalikan mereka semua inilah."


"Dan juga membangun gedung ini yang hancur."


Tampaklah avi mulai mengembalikan orang-orang itu tersebut dan avi mulai membangun kembalik gedung itu tersebut dengan skillsnya,tampaklah avi yang lagi duduk dibagian atas gedung tersebut dan avi berkata.


"Oh iya."


"Kayaknya aku berkeliling saja sepertinya dunia ini."


"Habis itu kembalik keduniaku yang itu."


Tampaklah ada seseorang yang lagi duduk disebuah kursi singgasana dan seseorang itu seketika tersenyum jahat dan seseorang itu berkata.


"Oh,begitu ya."


"Ada seseorang lebih mengerikan dari dia ya."


"Sungguh mengagumkan ya."


Seketika seseorang itu tersenyum dan seseorang itu berkata.


"Aku akan pastih menemukan dia secepatnya."


"Sebelum dia menemukannya."


"Sungguh mengagumkan juga ya."

__ADS_1


Tampaklah seketika seseorang tertawak jahat kecil dan tampaklah didepan seseorang itu banyak sekali berlutut dihadapan seseorang tersebut.


__ADS_2