
Tampaklah sebuah wanita berjubah merah yang lagi berjalan disebuah kota dan seketika dia berhenti berjalan dan dia melihat kearah langit dan wanita berjubah merah berkata.
"Haaaaa."
"Kayaknya sudah dua tahun dia tidak muncul lagi."
"Tapi."
"Kalau tidak salah aku teringat dengan perkataan raja itu."
"Yang mana waktu itu,orang itu tertangkap pada saat hal aneh."
"Tapi setelahnya."
"Raja itu berkata kalau orang itu seorang raja dari negara ex tizio yang terkenal."
"Akan hal perdagangan dan kekuatan militernya yang sangat kuat."
"Tapi kenapa setelah itu dia tidak muncul lagi ya."
"Haaaa."
"Yang penting aku akan memastikan kalau orang apakah seorang raja atau bukan sama sekali."
Tampaklah wanita berjubah merah itu tersenyum dan berjalan lagi dan tampak beberapa hari setelahnya tampak dia telah mau sampai dinegara avi tinggal dan tampak wanita tampak senang dan tersenyum karena negara avi tinggal beberapa langkah lagi untuk sampai dan tampak wanita itu menggenggap erat tangannya dan tersenyum dan dia berjalan lagi.
Tampaklah avi yang lagi bersantai diruangannya akan tetapi tampak serena tampak cemburu begitu berdiri disamping avi dan avi pun sadar dong dan avi berkata.
"Kamu kenapa serena?."
"Tampak kamu kesal begitu?."
Serena berkata.
"Ha,soal itu?."
Tampaklah serena tampak malu dan tampak avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Ha,saya ingin mempunyai bayi juga my lord!."
Tampaklah serena tampak malu sekali dan tampak avi terkejut dong dan avi sudah pasrah hal tersebut karena avi sudah tau kalau serena akan berkata begitu dan avi berkata.
"Apa maksudmu serena?."
Serena berkata.
"Karena."
"Kenapa hanya vema dan mila saja yang hamil!!!."
"Kenapa aku tidak!!!."
"Padahal sudah menikah kenapa aku tidak hamil."
Tampaklah avi sudah pasrah dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi apakah itu hal pentingkah serena?."
Serena menjawab.
"Iya,my lord."
"Itu sangat penting sekali."
Tampaklah avi sudah pasrah dan avi berkata.
"Haaaa."
"Begitu ya."
"Apakah kamu taukah kalau kamu hamil atau mempunyai bayi atau anak."
"Apakah kamu mampukah merawatnya dengan baikkah serena?."
Serena menjawab.
"Soal itu."
Avi berkata.
"Kalau kamu mempunyai anak,kamu akan akan tidak sanggup merawat dan menjaga anak."
"Haaaa."
"Aku banyak melihat seorang anak yang dibuang oleh orang tuanya."
"Karena orang tuanya tidak mampu merawat anak."
"Ada juga mengugurkan bayinya didalam perutnya."
Tampaklah serena tampak sedih dan serena berkata.
"Begitu ya."
"Aku mengerti sekarang my lord."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Akan tetapi kalau seseorang yang bisa hamil pada sesudah nikah akan lama."
"Karena pada hormon tubuh manusia belum bisa langsung merespon sebuah ******."
"Yah,mungkin itu saja aku ketahui sih."
"Kalau aku salah mungkin tidak sepenuhnya benar."
"Mungkin juga kamu bisa hamil kok."
Seketika serena senang sekali dan avi berkata.
"Kalau kamu hamil mungkin akan lama kayaknya."
Serena memjawab.
"Baik,saya mengerti my lord!."
Tampaklah avi tersenyum dan serena berkata.
"Gimana saya membawak sebuah teh dan kue untuk anda."
"Minum dan makan."
Avi berkata.
"Iya,boleh kok."
Serena menjawab.
"Baik,my lord!."
Tampaklah serena keluar ruangan avi kerja dan tampaklah avi seketika letih dan tampak seperti tidak ada tenaga lagi dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Untung saja aku bisa mengatasi kesedihan seorang wanita."
"Tapi kalau aku tidak bisa membuatnya tersenyum dan senang lagi."
"Maka akan mendapat dosa,setahuku."
"Haaaa,tapi begitulah."
"Karena kalau hati seorang wanita sudah hancur."
"Akan wanita itu bertindak seperti selingkuh kalau dia seorang istri."
"Bercerai,suka bertengkar,minta uang saja tanpa sebab dan suka keluar rumah yang mana sebelumnya tidak suka keluar rumah."
"Tapi,haaaaa."
"Kalau ada kakek dan nenek pastih hanya tersenyum saja kalau melihatku begini."
"Haaaaa."
Tampaklah seketika fahar masuk keruangan avi dan setelahnya fahar tampak berlutut dihadapan avi dan avi berkata.
"Ada apa fahar?."
Fahar berkata.
"Lapor my lord!."
Avi berkata.
"Ada apa fahar?."
Fahar berkata.
"Ada seseorang yang ingin berjumpah dengan anda my lord."
Tampaklah avi kebingungan dong karena avi tidak tau tentang orang ingin berjumpahnya dan avi berkata.
"Seseorang ya?."
"Siapa orang itu?."
Fahar berkata.
"Saya tidak tau orang tersebut my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika masuklah orang yang mau bertemu dengan avi dan tampak orang itu seorang wanita yang memakai jubah merah dan tampak wanita itu berjalan menujuk avi dan berhenti didepan avi dan tampak avi kebingungan karena avi tidak mengenalnya dan avi berkata.
"Siapa kamu?."
"Dan apa kamu mau bertemu denganku?."
Tampaklah wanita itu tersenyum dan wanita itu berkata.
"Apakah kamu tidak mengenalkukah?."
Tampak avi masih kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apakah jangan-jangan!."
"Tungguh siapa ya?."
Tampaklah wanita itu tampak pasrah dengan perkataan avi yang tidak kenalnya dan wanita itu berkata.
"Aku ad-."
Seketika serena masuk kedalam ruangan avi kerja dan serena berkata.
"My lord saya telah membawak kue dan minuman."
"Untuk anda makan dan minum."
Tampak kaget dong wanita berjubah merah karena dia mengenal dengan serena dan avi berkata.
"Iya,begitu ya."
Serena berkata.
"Iya,my lord."
Tampaklah serena kebingungan dong karena wanita itu sangat panik sekali dan seketika menatap tajam wanita itu dan serena berkata.
"My lord siapa wanita itu?!."
Avi berkata.
"Aku pun tidak tau?."
"Hmmm,siapa ya?."
"Aku juga tidak kenalnya kayaknya?."
Tampaklah wanita berjubah merah seketika tersenyum dan wanita itu berkata.
"Begitu ya."
"Apakah anda tidak kenal sayakah?."
Avi berkata dengan bingung.
"Tidak."
"Siapa kamu sebenarnya?."
Tampaklah serena masih menatap tajam wanita itu dan tampaklah wanita berjubah merah tersenyum dan wanita itu berkata.
"Begitu ya."
"Karena sudah dua tahun anda tidak pernah berpetualang lagi."
"Lama tidak bertemu lagi."
"Aku mencari anda dimana-mana tapi."
"Anda tidak ada dibeberapa kota maupun desa."
Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Dua tahun?."
"Berpetualang?."
Seketika avi teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Padahal aku tidak salah aku merasa tidak berpetualanglah?."
"Tapi."
"Aku memang bertualang sih."
"Tapi aku berhenti bertualang lagi karena tidak tau mengapain lagi."
"Yah,mungkin begitulah."
"Tapi."
Seketika avi menatap tajam wanita itu dan seketika wanita itu ketakutan sekali dan avi berkata.
"Siapa kamu sebenarnya?!."
"Aku tidak pernah mengingatmu kayaknya?!."
Seketika avi tersenyum jahat karena avi sudah mengingat tentang wanita itu dan tampak yang lain kebingungan dong dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Berarti kamu orang waktu itu ya."
"Suka ikut campur pada saat aku pergi kekota lain dan selalu berjumpah setiap kali pergi kekota."
__ADS_1
"Haaaa."
"Mungkin begitulah."
Seketika serena dan fahar menatap tajam wanita itu dan wanita itu seketika ketakutan sekali dan seketika wanita itu bersujud didepan avi sambil berkata.
"Saya minta maaf sebesar-besarnya!."
"Saya minta maaf!."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Baik,aku maafkan dirimu."
Seketika wanita itu terdiam dan tampak seketika wanita itu tampak senang sekali dan wanita itu berkata.
"Apa benarkah?!."
Avi berkata.
"Iya,aku maafkan kok."
"Jadi apa kamu kesini?dan apa tujuanmu kesini sebenarnya?."
Wanita itu berkata.
"Oh,soal itu."
Tampaklah wanita itu tampak malu-malu sekali dan avi tampak kebingungan dong dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Apakah ada yang kamu katakankah? begitu malu berbicara."
Tampaklah serena menatap tajam wanita itu dengan kesal dan wanita itu berkata.
"So-soal itu?!."
"A-aku?!."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Wanita itu berkata.
"A-aku."
"A-a-aku menyukaimu!."
Kaget dong serena dan tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Apa maksudnya?."
Wanita itu berkata.
"Aku menyukaimu."
"Aku sangat menyukaimu!."
Tampaklah avi kaget dong dan avi tampak pasrah dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Begitu ya."
"Candaan yang cukup luar biasa sekali ya."
Tampaklah wanita itu tampak kesal dan wanita itu berkata.
"Itu bukan sebuah candaan!."
"Tapi itu memang benar!."
"Aku memang menyukaimu!."
Tampaklah avi sudah tau maksud wanita itu dan tampak avi sudah pasrah hal tersebut dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Begitu ya."
Tampaklah serena mangkin kesal sekali dan serena berkata.
"Apa maksudmu wanita tidak tau diri!!!."
"Kamu menyukai my lord secara tiba-tiba begitu!."
"Memang tidak tau diri!."
"Kamu jangan seenaknya menyukai my lord!."
"Hanya pertama kali datang saja sudah menyatakan perasaanmu begitu saja secara tiba-tiba."
"Bagaikan kamu hanya mengincar harta sajakan!."
"Wanita tidak tau diri!."
Seketika wanita itu tersenyum dan seketika wanita itu berdiri dan wanita itu berkata.
"Kamu tidak berubah ya serena."
Tampaklah wanita itu tersenyum jahat dan menatap tajam wanita itu dan serena berkata.
"Siapa kamu sebenarnya?!."
Seketika wanita itu membalikkan badannya dan terkejut dong serena karena sudah tau orang didepannya dan tampak serena menatap tajam wanita itu beserta kesal sekali dan serena berkata.
"Oh,begitu ya."
"Lama tidak berjumpah ya."
"Wanita hanya isi otaknya sebuah kekuatan saja."
"Dan selalu relah berkorban demi kekuatan saja."
Tampaklah wanita itu seketika kesal sekali dan wanita itu berkata.
"Apa maksudmu!."
"Seorang ibu-ibu tidak tau diri!."
Tampaklah serena tersenyum jahat saja dan serena berkata.
"Ibu-ibu ya?."
"Apakah begitu anak kecil."
Seketika wanita itu kaget dong dan mangkin kesal dan tampak avi hanya makan jagung meletus saja dikursinya dan avi berkata.
"Ha,fahar."
"Kayaknya film ini cukup dramatis sekali ya."
Terkejut dong fahar dan fahar berkata.
"Ehg!i-iya my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah mereka berdua mulau kesal sendiri dan seketika serena tersenyum dan serena berkata.
"Eheh,apakah kamu tau kalau aku adalah istrinya my lord."
Seketika wanita itu kaget dong dan mangkin kesal dong wanita itu dan wanita itu berkata.
Serena berkata.
"Eheh,aku istrinya my lord avi."
"Aku adalah seorang istri my lord avi."
"Berarti aku sudah menikah dengan my lord avi."
Seketika terkejut sekali dong wanita itu dan tampak wanita itu terdiam dan wanita itu berkata.
"Se-seorang i-istri?!."
Serena berkata.
"Iya,itu benar."
"Aku seorang istri my lord avi."
Tampaklah wanita itu terdiam karena kaget dan terkejut sekali dan wanita itu berkata.
"Ehg!ta-tapi?!."
"Gi-gimana mungkin itu?!."
Dan seketika wanita itu melihat kearah avi dan berjalan mendekati avi dan seketika wanita itu berkata dengan nada suara keras.
"Nikahlah denganku!."
"Aku mohon!."
Tampaklah avi terkejut dong dan avi kebingungan dong dan tampaklah avi sudah pasrah dan wanita itu berkata.
"Jadi aku mohon!."
"Menikahlah denganku segera!."
Tampak seketika vema dan mila masuk keruangan avi kerja dan mereka berdua melihat ada hal aneh diruangan itu dan kebingungan dong vem,mila dan tampak mereka berdua menggendong bayinya dan mila berkata.
"Ada apa my lord?."
"Kenapa disini seperti habis bertengkar begitu?."
Avi berkata.
"Ha,soal itu."
Seketika wanita itu seketika kaget sekali karena ada bayi yang sangat imut dan lucu dan seketika wanita itu mendekati bayi itu dan wanita itu berkata sambil bermain bayi ngendong itu.
"Oh,lucunya!!!."
"Litik-litik-litik!."
"Apakah gelikah?."
"Hmmm,lucunya."
Tampak yang menggendong bayi itu adalah vema dan tampak vema tidak suka dengan wanita itu dan vema berkata.
"My lord siapa orang ini sebenarnya?."
"Rasanya aku jadi tidak suka kepadanya."
Avi berkata.
"Entahlah,aku pun tidak tau."
"Mungkin dia orang gila kesasar kayaknya."
Seketika kaget sekali dong wanita itu karena perkataan avi tadi dan avi berkata.
"Begitulah,aku pun tidak tau dia siapa."
Vema berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Jadi apa tujuanmu sebenarnya wanita berjubah merah?."
Seketika wanita itu tersenyum dan seketika tersentuh hatinya karena dia disebut dengan wanita berjubah merah dari avi dan tampak avi menatap tajam wanita itu dan tampak wanita itu melaukan hal aneh seperti orang mesum dan avi berkata.
"Woi!katakan segera!."
Seketika kaget dong wanita itu dan berkata.
"Baik!."
Tampak wanita itu ada didepan avi beserta vema,mila dan avi berkata.
"Jadi apa tujuanmu sebenarnya kesini?."
Tampaklah wanita itu seketika tersenyum dan wanita itu berkata.
"Bayi siapa ini?."
"Lucunya."
"Apalagi yang itu."
"Lucunya."
Avi berkata.
"Bayinya vema dan mila."
Kaget dan terkejut dong wanita itu dan wanita itu berkata.
"Ve-vema dan mi-mila!."
Avi berkata.
"Iya,itu benar sekali."
Wanita itu berkata.
"Gimana mungkin itu!."
"Pahlawan tingkat kedua dan ketiga sudah mempunyai anak!."
"Aku belum tau tentang ini!!!."
Avi berkata.
"Begitulah,aku disuruh mereka tidak memberitau kepada orang-orang lain."
"Selain negara ini saja."
Wanita itu berkata.
"Siapa berani-beraninya menikahi dan menghamilkan vema dan mila!!!."
"Tidak aku maafkan orang itu!!!."
Tampaklah avi hanya terdiam karena avi kaget hal yang dikatakan wanita itu karena wanita itu berbicara dengan avi yang berupa suami vema dan mila dan avi berkata didalam dirinya.
"Di-dia tidak sadar kalau dia berbicara begitu."
"Haaaa."
"Tapi setiap orang akan tidak tau yang mereka bicarakan itu."
"Haaaa."
"Aku tidak boleh mengejek-ejek wanita itu didalam diriku."
Wanita itu berkata.
__ADS_1
"Tidak!akan aku maafkan!!!."
Tampaklah serena sudah mulai mangkin kesal begitu juga mila yang sudah memegang sebuah pisau dibelakang badannya dan vema berkata.
"Tenanglah."
Seketika wanita itu terdiam dan vema berkata.
"Aku tidak mempermasalah hal tersebut itu."
"Karena aku sudah menikah dan sudah mempunyai anak."
"Jadi tidak usah kamu pikirkan itu ya."
Wanita itu berkata.
"I-iya."
"Jadi siapa orang menikah dengan kalian berdua?."
Vema berkata sambil menunjuk tangannya kearah avi.
"Yang menikah dengan kami berdua adalah my lord avi."
Seketika kaget dong wanita itu dan wanita itu berkata.
"A-avi?!."
Vema menjawab.
"Iya,itu benar."
Wanita itu berkata.
"Gi-gimana mungkin itu terjadi?!."
Tampaklah wanita itu melihat avi dan avi pun sadar dong dan avi berkata.
"Ada apa?."
Seketika wanita itu tersenyum dan wanita itu berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu."
Seketika wanita itu memeluk avi dan wanita itu berkata.
"Aku akan menikah denganmu ya!."
Seketika kaget dong mereka semua dan tampak serena mangkin kesal dan serena berkata.
"Apa maksudmu wanita tidak tau diri!."
Wanita itu berkata sambil mengejek.
"Aku tidak perduli."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Jadi apa yang membuatmu mau menikah denganku?."
Seketika wanita itu tersenyum dan tidak memeluk avi lagi dan wanita itu berkata.
"Karena aku menyukaimu avi."
Tampaklah wanita itu tersenyum dan tampak begitu juga avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Apakah itu memang menurut itu baguskah?."
"Dengan menikah?."
"Coba kamu pikir sendiri,apakah kamu memang mau menikah atau hal lain?."
"Atau ada yang kamu lebih suka dari aku?."
Tampaklah seketika wanita itu tersenyum dan wanita itu berkata.
"Tidak."
"Saya tidak ada saya suka selain anda."
"Apalagi saya tidak ada yang lain yang saya ingin lakukan,kecuali."
"Aku menyukaimu avi."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah,aku terimamu menjadi istriku."
Tampak seketika wanita itu seketika senang sekali dan tampak vem,mila,serena tersenyum dan wanita itu berkata.
"Apakah itu benarkah avi?!."
Avi berkata.
"Iya."
Wanita itu berkata.
"Horeee,aku akan menjadi istri!."
Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.
"Ha,siapa namamu sebenarnya?."
Wanita itu berkata.
"Namaku adalah tina."
Avi berkata.
"Tina ya."
"Salam kenal tina."
Tina berkata.
"Iya."
Tampaklah avi menikah dengan tina dan tampaklah setelahnya tampak beberapa hari setelanya tampak avi yang sudah pasrah karena vema,mila,serena,tina dan laura sering berebut siapa yang terbaik menjadi istri avi dan tampak disuatu hari tampak avi yang pasrah dan letih diruangan kerjanya karena avi terus-menerus membuat avi pasrah dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Hari ini kayaknya aku terlalu lelah sekali kayaknya."
"Haaaaa."
"Lebih baik aku bantu azre,tyga dan lain dikebun kayaknya."
"Karena aku menyuruh mereka menanam sebuah tanaman."
"Kayak buah ciplukan,buah kesemek,buah kecapi dan lain sebagainya."
"Kalau tidak salah menemukannya dipinggir sungai semua tanaman itu."
"Dan karena jarang ada diindonesia."
"Aku mencoba membudi dayakan tanaman itu dengan banyak."
"Karena aku suka dengan buah-buah itu."
"Haaaa."
"Kalau begitu aku pergi sajalah."
Tampaklah seketika avi berdiri dari kursinya dan seketika berpindah tempat dan tampaklah setelahnya tampak avi yang lagi mencangkul tanah dengan cangkul dan tampak avi kelelahan dan avi berkata.
"Haaaa."
"Ini sangat lelah sekali ya."
"Tapi kayaknya aku harus berhenti dulu mencangkul."
Tampaklah pada didapur tampak vema,mila,serena,tina,laura tampak sedang bersaing menjadi yang terbaik dan tina berkata.
"Eheh,aku yang akan menjadi terbaik bagi istri avi."
Mila berkata.
"Tidak,tapi aku yang akan menjadi istri avi yang terbaik bagi avi."
Vema berkata.
"Tidak-tidak-tidak."
"Melainkan aku yang akan menjadi istri terbaik bagi avi."
Laura dan serena berkata.
"Tidak,tapi kami yang akan menjadi istri terbaik bagi avi."
Tampaklah mereka masih bersaing dan tampaklah seketika avi bersin dan avi berkata.
"Afcik!."
"Kayaknya debu dan tanah berterbangan ya."
"Karena ditiup angin."
"Woi,tyga aku boleh sebentar dulu ya."
Tyga menjawab.
"Iya,my lord!."
Tampaklah seketika avi berpindah tempat dan setelahnya tampak avi berdiri didahan pohon dan mencoba memikirkan sesuatu dan seketika avi sudah mendapatkan jawabannya dan avi berkata.
"Baiklah!."
"Aku akan membuat tank terbang!."
Tampaklah avi ketawak jahat dan avi berkata.
"Mungkin saja bisa."
"Karena tank terbang saja dibuat dibumi tidak masuk akal sekali."
"Apalagi didunia ini."
"Karena itu adalah kendaraan yang ada pada perang dunia kedua."
"Pada rancangan negara barat pada dibumi."
"Tapi."
"Kayaknya tidak akan berhasil kayaknya."
"Haaaa."
"Tapi lebih baik mencoba candaan ini sajalah."
Tampaklah avi tersenyum jahat dan tampak avi membuat kendaraan itu pada dekat pohon dan setelahnya tampak avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Sejak kapan bisa menjadi catur ya?."
"Tapi."
Tampaklah avi tersenyum dan avi mengambil catur itu dan avi berkata.
"Lebih baik mengambilnya dan memakain catur ini karena aku ingin main catur saja kayaknya."
"Sudah aku ketahui,itu akan tidak akan bisa dibikin."
"Haaaa."
Tampaklah avi sedang duduk didahan pohon dan tampak avi sedang memikirkan hal sesuatu dan tampak avi melihat-lihat catur tersebut dan tampak avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Hmmmm,begitu ya."
"Tapi."
"Kenapa namanya penghancur handal ya?."
"Namanya aneh sekali kayaknya."
"Haaaaaa."
Tampaklah ada sebuah tupai yang turun dari pohon yang avi duduk itu tersebut dan tupai itu melihat avi begitu juga avi melihat tupai itu dan seketika avi tersenyum dan mempunyai sebuah jawaban yaitu main catur bersama.
Tampak avi bermain catur bersama tupai itu pada pohon itu dan seketika kastil dari kekaiti diserang(orang yang terkuat dari raja kegelapan dan tidak termasuk raja kegelapan)oleh petir yang menyambar kastil kekaiti itu dengan sangat kuat sekali dan sampai-sampai atap kastil itu roboh dan atap kastil menjadi berjatuhan kebawah karena hancur parah sekali.
Dan tampak petir itu terus menyambar ketika avi menggerakkan catur itu dan ada seseorang yang berlari ketempat orang itu(yaitu kekaiti sendiri)dan tampak setelahnya seseorang itu membuka pintu ruangan orang itu dan masuk kedalamnya dan setelahnya dia berlutut dihadapan orang itu yang ada disinggasananya dan seseorang itu berkata.
"Lapor tuan!."
Orang itu berkata.
"Ada apa?."
Seseorang itu berkata.
"Ada yang menyerang kita menggunakan petir dengan kuat sekali."
"Dan sampai-sampai kastil ini sebagian rusak parah sekali."
"Tapi ruangan anda sangat jauh dengan sambaran petir itu."
Orang itu berkata.
"Jadi apa selanjutnya terjadi?."
Seseorang itu berkata.
"Semua prajurit-prajurit tewas ditempat tanpa ada yang menyentuh mereka semua."
"Mereka tidak kenak racun."
"Tapi sebagai dicengkram dengan kuat sekali dan pernafasannya ditutup."
"Kami sudah mencaritau siapa orang yang melakukannya itu."
"Tapi kami tidak menemukan apapun kecuali."
"Kematian-."
Seketika seseorang itu tewas ditempat dan orang itu tersenyum jahat karena dia merasa senang kalau ada musuh kuat yang mampu menyerang kastilnya dan menyerang prajurit-prajuritnya itu dan orang itu berkata.
"Eheheh."
"Kayaknya ada yang kuat sekali ya."
Tampaklah avi yang mau menang dan avi menaruh satu caturnya sambil berkata.
"Baik,disini kayaknya."
Dan seketika kastil kekaiti roboh semua dan tampak orang itu masih disinggasananya dan tersenyum jahat dan orang itu berkata.
"Aku akan menemukanmu wahai orang kuat."
__ADS_1