Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Pelebaran kota dan bertambahnya aliansi.chapter 12


__ADS_3

Pada saat melihat avi,seketika mereka bisa melihat masa depan yang akan datang.


Mereka melihat avi sedang duduk gaya raja dan terlihat para raja kegelapan belutut dan iblis pun begitu,tampaklah avi mempunya pelayan berjumlah 37orang pelayan yang disamping avi yang lagi duduk.


Terlihat mereka sedang berlutut dihadapan avi yang tersenyum jahat dan seketika,avi berkata.


"Woiii!."


"Woiii!apakah kalian tidurkah?."


Seketika mereka sadar dan avi berkata.


"Apakah kalian tidur sambil berlutut begitukah?dari tadi aku melihat kalian tampak diam saja tak ada satu badan yang bergerak."


Fahar menjawab.


"Tidak,karena kami bisa melihat anda akan duduk gaya begitu."


Avi berkata.


"Ah,apa maksudnya?."


Fahar menjawab.


"Tidak ada maksud apa-apa."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Hah,tampak kalian terlihat tersenyum kalian sebenarnya kenapa?."


Fahar menjawab.


"Tidak ada apa-apa my lord."


Tampaklah avi kebingungan dan terlihat mereka tersenyum karena mereka bisa melihat masa depan secara tampak sadar,avi berkata.


"Baiklah."


"Aku sudah tau apa yang kalian lakukan tadi."


Mereka terkejut dong karena avi mengetahuinya dan fahar menjawab.


"A-apa yang anda maksud?."


Avi berkata.


"Aku sudah tau kenapa kalian terdiam tadi barusan karena kalian buang air besar dicelanakan?."


Mereka kaget dong dari perkataan avi karena membuat mereka fikir kalau avi berfikir kalau mereka terdiam karena buang air besar dicelana,dan avi berkata.


"Apakah memang benarkah?."


Fahar menjawab.


"Tida my lord kami terdiam karena kami melihat anda menjadi penguasa dunia."


Avi berkata.


"Apa maksudnya?."


Fahar menjawab.


"Anda pastih akan tau."


Avi berkata.


"Heeh,kenapa?."


"Hah,baiklah kalau begitu kita ketempat ujung hutan."


Mereka menjawab.


"Baik."


Seketika avi berdiri dan berpindah tempat setelah mereka sudah berpindah tempat dan avi berkata.


"Baik,kalau begitu kita lanjutkan lagi."


Mereka menjawab.


"Baik,my lord."


Mereka pun berjalan lagi dan tampaklah avi dan lainnya sudah mau sampai akan tetapi setelah mereka terhentikan oleh suatu kelompok karena avi mau mendekati desa mereka,avi berkata.


"Eh,anu sebenarnya aku hanya numpang lewat saja aku tidak maksud memasuki desa anda."


Salah mereka berkata.


"Mana mungkin kami percaya dasar monster!."


Avi berkata.


"Monster?mana?."


Orang itu berkata.


"Mana katamu!kalian sendiri monsternya!."


Seketika fahar,refor,sety dan lainnya menatap tajam semua orang yang ada disitu karena perkataan orang itu tersebut,fahar menjawab.


"Woi,woi,woi,apakah perkataanmu kurang sopankah?!."


Terlihatlah fahar tersenyum jahat dan avi menyadarinya dan avi berkata.


"Eh,kami numpang lewat saja bukan orang jahat."


Orang itu menjawab.


"Mana mungkin bajingan!."


Avi berkata.


"Hah,baiklah apakah perkataanmu memang tidak sopan ya."


"Baiklah,aku tanyak apakah kamu orang yang memimpin desa ini?."


Tampaklah orang itu terdiam karena aura avi keluar seketika dan tampaklah refor,fahar,sety dan lainnya ketakutan akan aura avi yang keluar,tapi seketika ada yang berlari kehadapan avi.


Tampaklah ada orang yang menunjuk avi dan setelah orang itu berdiri dihadapan avi dan orang itu berkata.


"Maaf atas kelancangan mereka!."


"Aku adalah kepalah suku ras ini!."


"Aku benar-benar minta maaf kelancangan mereka."


Dan seketika aura avi tidak keluar lagi dan avi berkata.


"Baiklah,aku maafkan mereka."


"Akan tetapi kenapa kalian begitu kali padahal aku hanya numpang lewat saja?."


"Dan kenapa orang itu menyebutku dan yang lain monster?padahal kami hanya orang biasa?."


Kepalah suku menjawab.


"Karena kami mempunyai radar deteksi monster akan tetapi itu untuk kekuatan yang sangat besar."


"Maafkan kami karena kekuatan anda,mereka mengira anda dan lain monster?."


"Maafkan kami."


Kepalah suku membungkukkan badan untuk meminta maaf dan avi berkata.


"Baiklah,aku maafkan."


Terlihatlah mereka legah akan kesalah pahaman dan kepalah suku nenjawab.


"Terima kasih banyak sudah memaafkankami."


"Akan tetapi anda dan lain mau kemana?dan kenapa harus lewat disini?."


Avi menjawab.


"Karena pada ujung desa kalian itu adalah jalan kami,kami mau keujung hutan dan karena itulah kami lewat."


Kepalah suku menjawab.


"Begitu ya,akan tetapi kenapa anda kesana?."


Terlihatlah avi mau menjawab tapi bercanda dan avi menjawab.


"Heeeh,apakah kepalah suku tidak tau kalau ada sesuatu yang jatuh yaitu sapu emak."


Terlihat avi menjawab dengan wajah polos karena dia sedang bercanda akan tetapi kepalah suku dan yang lain terkejut dong akan tetapi juga fahar,refor,sety dan yang lain tidak sama sekali.


Terlihat mereka terkejut yang apa avi katakan dan kepalah suku berkata.


"Ma-mana mungkin!."


Tampaklah avi kebingungan dari kata kepalah suku akan tetapi jari kepalah suku menunjuk kearah kelangit dan avi pun menyadarinya dan kaget dong avi karena terlihat ada meteor jatuh kehutan.


Tampaklah meteor tersabut jatuh kearah hutan dengan cepat dan sudah mendarat kehutan dan avi berkata.


"Eehg,be-begitu ya ada meteor ya?!."


"Heeehee."


Kepalah suku berkata.


"Sepertinya kita kesana untuk mengetahuinya?."


Avi menjawab.


"Iya,kita harus kesana."


Dan setibahnya mereka ketempat kejadian meteor tersebut tampaklah akan semua orang termasuk avi karena mereka kaget karena perkataan avi benar adanya karena disitu ada sapu emak dan sandal emak,avi kaget karena nama-nama itu memakai katam mama atau biasa orang indonesia bilang emak.


Dan avi kaget lagi karena perkataannya benar karena ada sapu emak akan tetapi dia tidak tau tentang sandal emak dan kepalah suku berkata.


"Ehg,i-itu memang benar yang dikatakan anda karena ada sebuah sapu."


"Akan tetapi kenapa ada sandal ya?padahal yang anda katakan tidak ada sandal jatuh?."


"Hahg,apakah janga-jangan itu meteor yang tadi?."


Avi menjawab.


"Ya,itu benar."


"Ini memang meteor tadi."


Kepalah suku berkata.


"Be-begitu ya,akan tetapi apakah ada yang mau mencabut barang tersebut dibatu?."


Avi menjawab.


"Iya,itu memang benar kita harus mencabut benda tersebut?.


Avi berkata didalam dirinya.


"Apakah disini tidak atmosferkah atau gaya gravitasi?karena tadi meteor tersebut jatuh tapi tidak ada api yang keluar."


Kepalah suku berkata.


"Jadi gimana ya?."


"Hmm,jadi gimana ya?."


Avi berkata.


"Apakah tidak ada yang mau mencabutnya?."


Kepalah suku menjawab.


"Sepertinya tidak ada karena mereka ketakutan akan benda tersebut makanya mereka tidak mencabutnya."


Avi berkata.


"Apakah benda tersebut menakutkan?aku melihatnya hanya benda biasa saja."


Kepalah suku menjawab.


"Ya,itu sangat menakutkan karena benda tersebut memancarkan aura yang mengerikan akan tetapi kenapa anda melihatnya seperti benda biasa saja?."


Avi berkata.


"Hmm,mungkin benda tersebut memang memancarkan aura akan tetapi sangat kecil."


Kepalah suku dan lainnya kaget kecuali bawahan avi dan kepalah suku berkata.


"Begitu ya,akan tetapi menurutku itu sangat menakutkan?!."


Avi berkata.


"Begitu ya,apakah janga-jangan masih belum kuat karena kalian tidak pernah melihat benda tersebut?."


"Hah,maaf pertanyaanku menyinggung kalian?!."


Kepalah suku menjawab.


"Tidak apa-apa kok."


"Akan tetapi kami selalu menjumpai benda yang sangat besar akan kekuatan akan tetapi ini berbedah?!."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Seketika avi berjalan menunjuk benda tersebut dan mencabut benda tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Sepertinya memang benar ini adalah senjata andalan emak."


Kepalah suku berkata.


"A-apakah anda terlukakah?."


Avi menjawab.


"Tidak,aku bai-baik saja."


Kepalah suku berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata.


"Apakah aku boleh mengambil benda tersebut untukku?."


Kepalah suku menjawab.


"Ya,akan tetapi anda untuk apa?."


Avi berkata.


"Untuk merahasiakan benda tersebut karena benda ini sangat berbahaya kalau jatuh ketangan yang salah."


Kepalah suku menjawab.

__ADS_1


"Begitu ya,baik aku mengizinkanmu mengambilnya."


Avi berkata.


"Terima kasih banyak."


Kepalah suku menjawab.


"Iya,sama-sama."


Dan setelahnya avi mau kembalik kekota akan tetapi kepalah suku berkata.


"Terima kasih banyak menolong desa kami."


Avi menjawab.


"Iya,sama-sama walupun aku tidak melakukan apapun."


Kepalah suku berkata.


"Tidak,anda menyelamati kami dari benda itu tersebut."


Avi menjawab.


"Begitu ya."


"Baiklah,kami pulang ya!."


Kepalah suku menjawab.


"Ya,kembalik lagi ya."


Avi menjawab.


"Ya."


Kepalah suku berkata.


"Oh iya,siapa namamu?karena ini adalah perpisahan akan susah kalau kamu kembalik lagi tanpa aku tau namamu."


Avi menjawab.


"Begitu ya,namaku adalah avi day lict."


Kepalah suku pun terkejut dong dari perkataan avi dan kepalah suku berkata.


"A-avi day lict?!."


Avi menjawab.


"Ya,ada apa apakah aku jadi buronan seseorangkah?."


Kepalah suku berkata.


"Tidak,akan tetapi anda adalah seorang dewa!."


Mereka pun terkejut dong begitu juga avi dan avi menjawab.


"Tidak,tungguh sebentar aku bukan dewa atau tuhan melainkan hanya orang biasa saja!."


Kepalah suku berkata.


"Walaupun anda menutupinya karena ada alasannya maka anda tetaplah dewa."


Avi pun bingung dari perkataan kepalah suku dan terlihat kepalah suku berlutut dihadapan avi,avi menjawab.


"A-aku hanya orang biasa aku hanya manusia biasa saja bukan tuhan."


"Sebenarnya kenapa anda menyebutku tuhan?."


Kepalah suku berkata.


"Karena nama anda ada disistem."


Avi menjawab.


"Ehg,disistem?."


Kepalah suku berkata.


"Ya,karena kalau nama yang ada disistem adalah ialah orang yang berkuasa didunia yaitu tuhan."


Avi pun masih kebingungan dan berkata.


"Aku bukanlah tuhan dan apalagi aku tidak mengetahuinya kalau namaku ada disistem?."


Kepalah suku menjawab.


"Begitu ya,akan tetapi kalau anda tidak mengetahuinya maka anda dipilih oleh dewa."


Avi berkata.


"Begitu ya,aku mengaku aku bukanlah tuhan,aku tidak membuat kalian sesat akan hal kalian kataka tadi."


Kepalah suku menjawab.


"Begitu ya,akan tetapi kami adalah orang yang memuja raja kegelapan terdahulu yaitu NULL."


Avi kaget dong yang dikatak kepalah suku dan avi berkata.


"Null?."


Kepalah suku menjawab.


"Ya,raja kegelapan terdahulu null,kami adalah memuja dia."


Avi berkata.


"Begitu ya,kalau begitu kami pulang ya."


Setelah itu avi berjalan dan kepalah suku berkata.


"Apakah anda raja kegelapan terdahulu yaitu null?."


Avi pun berhenti berjalan dan berkata.


"Tidak,aku hanya orang biasa."


Kepalah suku menjawab.


"Ternyata begitu ya,akan tetapi anda tidak mengakui ya,wahai my lord yang agung!."


Avi pun ketakutan dan berkata.


"Jadi kenapa kamu bilang begitu?."


Kepalah suku menjawab.


"Karena aku sudah mengetahuinya karena raja kegelapan sangat dekat sama tuhannya manusia jadi kami tau kalau raja kegelapan terdahulu akan bangkit dan menjadi dewa."


Avi membalikkan badannya dan tampaklah merek berlutut dihadapan avi dan avi kaget dong karena mereka berlutut dihadapan dan avi berkata.


"Begitu ya,baiklah tapi kenapa kalian tau aku raja kegelapan?."


Kepalah suku menjawab.


"Karena kami tau raja kegelapan mempunyai ciri-cirinya akan tetapi kami tidak bisa membilangnya kepada anda my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya,jadi kalian kenapa tau ciri² tersebut?."


Kepalah suku menjawab.


"Karena kami ras peri yang pernah anda selamatkan pada saat kami kesusahan,anda membantu kami terus-menerus."


"Akan tetapi anda menghilang dan kami ada dibawah komando wakil anda akan tetapi wakil anda menghilang entah kemana dan kami pun berusaha sebaik mungkin menjadi ras yang layak."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Hah,tampaknya raja kegelapan suka kali menolong ya aku jadi tidak enak karena aku bukanlah raja kegelapan NULL."


Avi berkata.


"Baik,kalau begitu aku kembalik ya."


Kepalah suku berkata.


"Tungguh sebentar."


"Apakah anda kembalik kekastil andakah?."


Avi menjawab.


"Tidak,aku tinggal sebuah kota."


Kepalah suku berkata.


"Sebuah kota?."


Avi menjawab.


"Sebuah kota yang ada dibeberapa meter dan aku menguasainya,ya bukan aku yang menguasainya melainkan mereka yang menunjuk menjadi seorang pemimpin."


Kepalah suku berkata.


"Begitu ya,baiklah kalau begitu."


Kepalah suku berdiri dan mendekati avi dan berlutut lagi dan berkata.


"Aku mohon jadikan kami lagi jadi bawahanmu!."


Mereka berkata.


"Kami mohon my lord!."


Tampak avi bingung dari perkataan mereka dan avi berkata.


"Baiklah,tapi aku tidak memaksa kalian."


"Akan tetapi kalau kalian berpura-pura habis itu menyerang kami?!."


Terlihat avi tersenyum jahat tampaklah mereka ketakuta begitu juga kepalah suku dan kepalah suku berkata.


"Tidak,saya tidak akan menghiananti anda."


"Karena saya mempunyai alasan kenapa saya berbicara begitu apalagi mereka."


Kepalah suku berkata didalam dirinya.


"Karena aku sudah berjanji sama ferl yaitu wakilnya anda."


Avi menjawab.


"Baiklah,kalau begitu kita bekerja sama dan kalian sekarang adalah bawahanku."


Mereka pun senang dan kepalah suku berkata.


"Baik,terima kasih banyak."


"Anda bebas melakukan apapun didesa kami."


Avi menjawab.


"Ehg,apapun?!."


Kepalah suku berkata.


"Iya,apapun."


Avi menjawab.


"Hmmm."


Dan beberapa hari berlalu tampaklah desa peri sudah diubah menjadi kota dan termasuk kekuasaan avi,tampaklah para peri bekerja sama dan bahu-membahu untuk membangun desa tersebut bersama ras nsa.


Tampaklah avi sedang bersantai akan tetapi ada yang mengetuk pintu dan berkata.


"Permisi my lord."


Avi menjawab.


"Ya."


Orang tersebut masuk dan ternyata mila dan mila berkata.


"A-anu my lord ada surat."


Avi menjawab.


"Surat?."


Mila berkata.


"Ya."


Tampaklah mila mengasihkan surat tersebut dan avi membacanya dan avi berkata.


"Begitu ya."


Mila berkata.


"Ada apa my lord?."


Avi menjawab.


"Oh,didalam surat ini aku harus pergi kesana."


Mila berkata.


"Be-begitu ya my lord."


Avi berkata.


"Ada apa mila?."


Mila menjawab.


"Ti-tidak ada kok,hehehe."


Avi berkata.


"Begitu ya,akan tetapi kenapa kamu tidak memakai baju itu?."


Mila menjawab.


"Karena baju kotor jadi baju saya menaruh baju itu ketempat orang yang mencucinya."


Avi berkata.


"Begitu ya,tapi aku jadi kasian melihat yang mencuci."


Tampaklah yang mencuci bajunya mila adalah fahar dan fahar pun bersin karena debuh yang berterbangan,mila menjawab.


"I-iya."


Avi berkata.

__ADS_1


"Oh iya,serena dan vima kemana?aku tidak melihat mereka?."


Mila menjawab.


"Mereka sedang mengajarin ras peri menjahit menggunakan mesin jahit dan lain sebagainya."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah mila mendekati avi dan setelah dia memeluk avi yang ada dikursi,dan avi berkata.


"Wo-woi,mila apa yang kamu lakukan sebenatnya?."


Mila menjawab.


"Hahheh,sebenarnya aku hanya ingin mendekatimu dong karena dari tadi mereka berdua terus memeluk anda dan jadi aku melakukannya."


Tampaklah mila yang ada dikursi avi sambil memeluk avi dan tampaklah avi panik karena avi berfikir sudah aman dari serena dan vima akan tetapi tidak sama sekali,avi berkata.


"Woi,mila lepasi aku."


Mila menjawab.


"Gak akan!perkataan anda adalah kabur bukan?."


Avi pun kaget dan avi berkata.


"Tidak akan,aku mempunyai tugas lagi."


Mila menjawab.


"Aku tau anda tidak mempunyai tugas dan karena itu aku tidak akan melepasi anda."


Avi berkata.


"Be-begitu ya."


Mila menjawab.


"Ya,sayang."


Avi berkata didalam dirinya.


"Sa-sayang!kepalah bapakmu sayang,sebenarnya siapa sih yang mengajari hal mesum?!."


"Kalau akau mengetahuinya maka aku bunuh diaaa!."


Sebesokkan harinya avi bersiap-siap mau pergi dan serena berkata.


"A-apakah anda pergi sendirian lagikah?."


Avi menjawab.


"Ya,karena akan terlalu jadi pethatian orang."


Serena berkata.


"Begitu ya,baik saya mengerti my lord."


Avi berkata.


"Kalau begitu aku pergi."


Serena menjawab.


"Ya."


Seketika avi berpindah tempat dan setelah sampai dinegara yang tuju dan setelahnya avi memasuki kota tersebut,dan setelah dia memasuki kota tersebut.


Dia terlihat kagum melihat kota tersebut karena kota itu banyak sekali bangunan yang begitu bagus dan avi berkeliling kota untuk melihat-lihat kota karena avi belum mengetahui banyak tentang kota tersebut,setelah avi berkeliling tampaklah ada pedagang yang menjual pisang bakar yang dilumurkan cokelat dan potongan buah yang amat kecil.


Tampaklah avi kaget karena makan itu sama seperti dimakannya diwaktu kecil dan akhirnya avi mendekati pedagang tersebut dan membelinya,tampaklah ada kesatria wanita yang lagi jalan menunjuk avi dan tampaklah dia tersenyum jahat.


Dan setibahnya dia sudah dekat dihadapan avi dan dia langsung menjatuhkan makanan yang avi beli tadi tersebut dan avi langsung melihat kesatria tersebut,dan avi berkata.


"Kenapa anda menjatuhkan makanan saya?."


Avi berkata dengan wajah polos dan kesatria itu berkata.


"Hehg,kamu lebih baik begini."


"Kamu lebih baik tidak ada dikota ini!."


Avi menjawab.


"Apa maksudnya?."


Kesatria berkata.


"Hehg,apakah kamu bodoh kamu itu lemah tidak pantas disini."


Karena sudah dilihati orang-orang avi sadar dan avi berkata.


"Begitu ya,baiklah aku pergi."


Avi pun pergi akan tetapi ada ras kerdil melihat pergaduhan tersebut dan dia mengira hanya perkalihan kecil doang akan tetapi ketika dia melihat avi dia terkejut sekali dan langsung mendekati kesatria tersebut,karena kesatria itu sudah menang dia merasa dia paling hebat dari yang lain.


Seketika ras kerdil itu sudah ada dihadapan kesatria tersebut dan karena kesatria tersebut melihat ras kerdil dengan nafas terengah-engah maka kesatria tersebut berkata.


"Ada apa zef?."


Nama ras kerdil itu adalah zef dan zef berkata.


"Hahahaa."


"Woi,apakah kamu tidak tau siapa orang tadi?."


Kesatria itu menjawab dengan bangga.


"Tidak,apakah dia orang kuat?."


"Kalau bukan berarti dia lemah,sampai lemahnya aku jadi mual."


Zef berkata.


"Dia adalah raja kegelapan terdahulu."


Kesatria itu terkejuta,dari wajahnya tadi bangga sekarang malah ketakutan dan kesatria berkata.


"A-apakah itu benarkah zef?."


Zef menjawab.


"Iya,karena mata kananku melihatnya."


Kesatria itu kaget dong dan berkata.


"A-apakah dia sudah bangkitkah?."


Zef menjawab.


"Ya."


Kesatria berkata.


"A-apakah kamu melihat masa depannya?karena setiap kali kamu berjumpai seseorang kamu selalu melihat masa depannya."


Zef berkata.


"Ya."


"Aku melihat mata kananku aku melihat dimasa depan dia akan menjadi raja."


"bagi raja kegelapan dan mereka semua tunduk kepada dia,semua berlutut dihadapannya dan disebuah kastil."


"Kastil tersebut sangat hitam akan tetapi diatas kastil itu diterangi cahaya suatu batu yang amat besar."


"Besarnya sekitar 124m dan kastil itu sangat besar dan tinggih."


"Disana dia duduk sambil tersenyum dan disampingnya ada seorang pelayan berjumalah 37orang dan mereka berstatus istri dan berstatus pehlawan."


"Dan disana mereka patuh apa yang dikatakannya."


Kesatria itu kaget dong dan berkata.


"Ehg,da-dari tadi kenapa melakukan ini."


Zef berkata.


"Ada apa?."


Kesatria berkata.


"A-apakah aku ditandai olehnya dan membalaskannya keaku?."


Zef berkata.


"Entahlah apa dia balas dendam atau tidak."


Sebenarnya zef mempunyai mata pembongkaran sistem dan dia dapat melihat masa depan seseorang,sebenarnya avi tidak menandainya karena avi tidak peduli hal tersebut.


Tampaklah avi telah ada diistana dan sudah ada dihadapan raja dan raja berkata.


"Siapakah dirimu wahai anak mudah?."


Avi menunjukkan sesuatu dari sakunya dan ternyata adalah surat yang diberikan raja tersebut,raja kaget dong dan berkata.


"A-apakah kamu utusan raja dari negara ex tizio?."


Avi menjawab.


"Ya."


Raja berkata.


"Begitu ya,baiklah namamu siapa?."


Avi menjawab.


"Avi day lict."


Raja kaget dong dan berkata.


"A-avi day lict?."


Tampaklah para prajurit kebingungan karena sang raja kayak ketakutan dan avi berkata.


"Ya,benar."


Raja pun mangkin kaget dong dan berkata.


"A-apakah kamu raja dari negara tersebut?."


Avi menjawab.


"Ya."


Raja berkata.


"A-apakah kamu menipukah?."


Avi menjawab.


"Tidak."


Mengerasa dirinya ditipu dan raja berkata.


"Prajurit panggilkan si sis."


Prajurit menjawab.


"Baik."


Setelahnya si sis telah datang dan si sis berlutut dan berkata.


"Ada apa menggil saya raja?."


Raja berkata.


"Periksalah dia,apakah dia menipu."


Si sis menjawab.


"Baik."


Setelahnya telah selesai dan si sis berkata.


"Tidak ada yang menipu anda."


Raja berkata.


"Begitu ya,wahai raja dari negara ex tizio."


"Kenapa kamu tidak dikawal oleh pengawalmu?apakah mereka tidak mau kah?."


Avi menjawab.


"Tidak,aku hanya ingin sendiri kesini."


Sang raja kaget dong karena avi yang sendirilah yang datang sendiri karena keinginannya dan raja berkata.


"Baiklah,aku akan mempercayai dirimu."


Dan setelahnya sang raja dan avi menanda tangani surat perjanjian dan surat perdagangan,dan tampaklah avi telah selesai dan dia mau kembalik.


Dan setelahnya dia berpindah tempat dan setelahnya dia sudah ada diruangannya,tampaklah serena,vima,mila telah menungguh kedatangan avi.


Tampaklah avi sudah menyadarinya dan serena berkata sambil berlutut.


"Selamat datang my lord."


Vima dan mila berkata.


"Selamat datang my lord."


Avi menjawab.


"Ya."


Avi pun duduk dikursinya dan tampaklah avi sangat kelelahan sampai-sampai menganggakat kedua tangannya keatas dan serena berkata.


"Apa ada masalahkah my lord?."


Avi menjawab.


"Tidak,sama sekali."


Serena berkata.


"Tapi anda sangat kelelahan sekali?."


Avi menjawab.


"Yah,karena aku tadi dinegaranya aku dikejar oleh rombongan angsa dan karena itu aku kelelahan."


Tampaklah mereka kaget yang dikatakan avi dan serena berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah serena berdiri begitu juga vima dan mila,mereka mendekati avi dan avi sudah menyadarinya.

__ADS_1


Tampaklah avi mau kabur tapi seketika avi langsung dipeluk serena dikursi dan avi sadar dia tidak bisa lagi karena vima dan mila sudah ada dikursi avi dan memeluk avi dikursinya,avi berkata didalam dirinya.


"Kenapa aku selalu begitu teruuuuss!."


__ADS_2