
Dulu negaraku berupa negara begitu kecil sekali."
"Akan tetapi."
"Negaraku terus-menerus berkembang sekali karena beberapa usah yang dilakukan para raja sebelumnya."
"Akan tetapi."
"Peperangpun terjadi."
"Yang mana peperangan ini tersebut aku bisa tergantung sama lagi dengan negara lain."
"Karena negara lain tidak adapun yang menerima permintaan pembantuan negaraku yang terjadi peperangan."
"Akan tetapi."
"Aku melihat ada dua kapal yang berukuran besar tapi bisa terbang akan tetapi bentuknya aku tidak sama sekali tau bentuk apa kapal tersebut."
"Akan tetapi dua kapal terbang itu membantu negaraku dari peperangan."
"Dan aku melihat pasukan-pasukan dari dua kapal terbang itu dipimpin oleh sebuah jenderal atau kapten kapal tersebut."
"Akan tetapi jenderal atau kapten kapal terbang tersebut dipimpin oleh seorang anak muda laki-laki yang mengenakan topeng diwajahnya dan mengenakan pakaian berwarna hitam pekat."
"Dan dia sudah melindungiku pada saatku hampir mau dibunuh."
"Dan dia ada didepanku sekarang."
"Dia berjalan mendekatiku dan dia menanyai kenapa seorang raja sepertiku ada ditempat berbahaya begitu."
"Walaupun aku seorang raja negara dinegaraku ini tersebut."
"Aku tetap seorang raja yang suka membantu rakyat negaraku."
"Karena perjanjian atau peranturan yang sudah diterapkan oleh negaraku sejak lama oleh raja negaraku yang kedua."
"Dia berbuat perjanjian dengan raja kegelapan null kalau dia akan membantu rakyatnya kapanpun itu."
"Dia akan mewarisinya abad keabad."
"Aku tidak tau kenapa raja negara yang kedua buat perjanjian dengan raja kegelapan null."
"Akan tetapi aku sudah paham maksud perjanjian yang dilakukan oleh raja negaraku yang kedua."
"Yang mana mereka berteman baik walaupun raja kegelapan null seseorang yang paling ditakuti diantara raja kegelapan lainnya."
"Aku sudah mengetahui sekarang kalau hal sesuatu yang ada didunia ini tidak ada apa-apanya."
"Dibanding beribadah terhadap tuhan karena tuhan selalu bersama kita selamanya."
"Karena didalam perjanjian tersebut sudah tertulis juga disitu walaupun kebanyakan orang tidak mengetahui makna aslinya apa."
"Sungguh orang-orang bodoh selalu menganggap dirinya hebat dan terbaik diantara lain."
"Walaupun mereka sendiri dimanfaati oleh dunia tinggali tersebut."
Tampaklah avi yang lagi duduk dibawah sebuah pohon dekat tepi jurang sambil melihat pemandangan kota yang dia tempati dan tampaklah viola yang lagi berjalan kearah avi berada,tampaklah seketika viola berhenti berjalan dan seketika duduk disamping avi dan viola berkata.
"A-anu,avi?."
Avi berkata.
"Ada apa viola?."
Viola berkata.
"Apa yang anda pikirin dari tadi?."
Avi berkata.
"Ha,soal itu."
"Aku sedang memikirin gimana membuat baru mempunyai tangan dan dapat bergerak kalau dikontrol oleh pengendali."
Terkejut viola dan viola berkata.
"Ehg!."
"Be-begitu ya,avi."
Avi berkata.
"Apalagi sebuah ranting pohon bisa peledak."
"Yang mana itu sangat begitu keren sekali karena aku melihatnya dalam komik itu begitu keren sekali."
Viola berkata.
"Begitu ya,avi."
Tampaklah viola tersenyum karena dia sudah tau apa yang disukai avi dan avi berkata.
"Kalau tidak salah yang buat ranting peledak yang mana namanya adalah wiro sabeleng."
"Yang mana kalau tidak salah dia membuatnya dari bahan kimia yang dimasukan kesebuah ranting kayu."
"Walaupun itu secara nyata tidak berguna sama sekalipun."
"Apalagi singa menjadi jinak karena dipukul kepalahnya memakai bantal bergambar kartun."
__ADS_1
Tampaklah viola terdiam saja karena viola sudah mengetahui komik apa yang yang dikatakan avi tersebut dan avi berkata.
"Apalagi kalau tidak salah ucok sabeleng juga hebat."
"Yang mana dia bisa membuat robot raksasa dengan barang-barang bekas."
"Tapi secara nyata itu tidak bisa sama sekalipun kalau otak manusia itu pintar dan jenius sekali membuat robot dengan barang bekas."
Viola seketika tersenyum dan viola berkata.
"Begitu ya,avi."
"Tapi apakah anda mempunyai seseorang berhargakah bagi anda?."
Avi berkata.
"Apa maksudmu,viola?."
Viola berkata.
"Ti-tidak apa-apa avi."
"Hanya saja saya hanya ingin tau apakah ada orang berhargakah bagi anda dibumi atau disinikah?."
Avi berkata.
"Tidak."
"Aku tidak seseorang yang aku anggap berharga."
Terkejut viola dan viola berkata.
"Ehg!."
"A-apa maksud anda?."
Avi berkata.
"Aku tidak ada aku anggap berharga bagiku kecuali tuhan."
"Karena itu akan diambil kembalik oleh tuhan."
"Hal sesuatu berharga miliki kita hanya sementara saja."
"Maupun seseorang yang kita anggap berharga."
"Aku tidak terlalu berharap dengan seseorang."
"Karena itu akan membuatku kecewa."
"Untuk apa berharap dengan seseorang kalau itu akan hilang suatu saat."
"Aku juga diajari kalau jangan terlalu berharap dengan seseorang sekalipun."
Viola berkata.
"Begitu ya,avi."
Avi berkata.
"Janganlah terlalu berharap begitu tinggih sekali kalau hasilnya akan mendapatkan kecewaan begitu berat sekali untuk kita."
"Aku sudah banyak tau gimana seorang manusia itu beraktifitas setiap saat."
"Dan aku juga tau sifat-sifat asli manusia gimana."
"Karena aku sudah mempelajarinya dari beberapa guruku."
"Yah,walaupun aku juga sudah mengetahuinya dari kitab suci agamaku sih."
"Dan buku para orang-orang yang paham agama diagamaku."
Viola berkata.
"Begitu ya,avi."
Seketika viola tersenyum dan viola berkata.
"Baik,saya mengerti sekarang kenapa kita tidak boleh terlalu berharap dengan seseorang ya."
"Tapi kalau orang tuamu tidak anda anggap berhargakah?."
Avi berkata.
"Tidak juga."
"Aku menghormati mereka tapi aku tidak terlalu berharap dengan orang tuaku."
Viola berkata.
"Begitu ya."
"Baik,saya mengerti sekarang apa itu harapan sebenarnya."
Tampaklah dua raja yang menguasai benua masing-masing,tampaklah mereka sedang berkumpul disebuah ruangan dengan beberapa menteri mereka dan tampaklah mereka sedang membahas tentang mereka yang menerima permintaan dari kekaiti yang mana mereka kalau menerima permintaan kekaiti maka mereka akan mendapatkan kekayaan yang begitu banyak sekali yang sudah disiapkan oleh kekaiti,tampaklah mereka yang lagi membahas tersebut walaupun ada pertentangan mau yang menerima permintaan kekaiti adapun yang tidak mau menerima permintaan kekaiti.
Tampaklah mereka sedang kebingungan sekali gimana mereka harus pilih dan apa yang harus mereka lakukan untuk menghakhiri pembahasan tersebut dengan keuntungan masing-masing pihak,tampaklah seketika mereka tersenyum dan mereka memilih menerima permintaan kekaiti dan tampaklah avi seketika tersenyum yang lagi duduk dibawah pohon dan avi berkata.
"Waw,memang mereka tidak mengetahui kalau mereka dimanfaati kekaiti."
__ADS_1
"Sungguh mereka penggila harta ya."
Tampaklah ada sebuah kota yang sudah hancur yang begitu parah sekali,tampaklah masih ada satu orang selamat dan tampak dia seorang raja negara tersebut,tampak dia yang lagi berdiri mau bersiap menyerang orang-orang yang menyerang kotanya dengan pedangnya dan tampak raja negara itu tampak sudah sangat begitu kelelahan sekali tapi dia tetap berdiri untuk menyerang para orang-orang yang menyerang kotanya tersebut dan raja negara itu berkata.
"Aku tidak ada cara lain memakan apel emas."
"Yang mana apel emas tersebut bisa membuat kekuatanku pulih kembalik dan kekuatanku makin meningkat dan ketahanan tubuhku juga meningkat."
"Walaupun hanya beberapa menit saja."
Tampaklah raja negara itu memakan apel emas yang dia simpat disaku celananya dan seketika kekuatannya, dan ketahana tubuhnya meningkat pulih kembalik walaupun hanya beberapa menit saja dan seketika raja negara itu mulai menyerang orang-orang yanga menyerang kotanya tersebut,tampaklah raja negara itu sudah tidak sanggup lagi menyerang orang-orang tersebut dan seketika orang-orang yang menyerang kota tersebut sudah dikalahkan.
semuanya,tampaklah avi yang lagi mengenakan topeng yang dia beli waktu itu,tampaklah avi yang habis membunuh orang-orang tersebut dan avi meliha raja negara itu sudah penuh luka sekali dan avi berjalan mendekati raja negara tersebut dan avi menyembuhkan luka-luka raja negara tersebut.
Tampaklah para bawahan avi ada disitu semua,tampaklah mereka sudah membunuh semua orang-orang yang menyerang kota tersebut dan avi berkata.
"Kenapa kamu seorang raja negara ada disini ya?."
"Dimana orang-orang penduduk negaramu?."
"Apakah kamu bertarung dengan sendirian untuk membuat pendudukmu kabur dari kotamu-kah?."
Raja negara itu berkata.
"Tidak."
"Mereka sudah tewas terbunuh oleh orang-orang menyerang kota ini tersebut."
Tampak seketika raja negara itu menangis dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi kamu masih hidupkan."
"Lebih baik kamu ikut dengan kami biar kamu aman dari disini."
"Karena kayaknya benua lain mulai menyerang benua ini tersebut ya."
Raja negara seketika tersenyum dan raja negara berkata.
"Begitu ya."
Seketika raja negara itu pingsan karena dia tidak bisa menahan bau darah dan tampaklah avi terkejut dan avi mencoba membangunkan raja negara tersebut tapi avi tidak berhasil dan avi mengendong raja negara itu kedalam kapal induk nanggala untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Sungguh mengangumkan ya."
"Wahai anak muda menolongku."
"Tapi aku pingsan karena bau darah yang aku tidak dapat ditahan oleh diriku sendiri."
"Walaupun itu sangat begitu memalukan sekalipun."
Tampaklah seketika raja negara itu sadar kembalik dari pingsannya dan raja negara itu duduk ditempat tidurnya,tampaklah raja negara itu kebingungan sekali karena dia tidak tau ada diruangan apa dia sekarang berada,tampaklah avi melihat raja negara itu sudah sadar kembalik dari pingsannya dan avi berjalan mendekati raja negara tersebut dan avi berkata.
"Apakah anda sudah sadar kembalik lagikah dari pingsan anda?."
Raja negara itu berkata.
"Iya."
"Akan tetapi ini ada dimana ya?."
"Aku tidak ingat ada ruangan inilah?."
Avi berkata.
"Ha,ini ada diruang perawatan."
"Kan kamu tadi pingsankan."
"Jadi aku membawakmu keruang perawatan dikapal induk terbang nanggal pimpin."
Raja negara itu berkata.
"Begitu ya."
"Terima kasih banyak wahai anak muda yang telah menyelamatiku."
Avi berkata.
"Iya,sama-sama."
"Tapi kamu harus istirahat dulu karena tenagamu masih belum pulih sepenuhnya."
Raja negara itu berkata.
"Begitu ya."
"Baik,saya akan beristirahat nantinya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah dua benua yang melakukan penyerangan dimana-mana yang mana mereka telah masuk memihak kekaiti dan tampak mereka terus-menerus.
melakukan penyerangan dimana-mana diseluruh pulau lainnya,tampaklah avi yang sudah mengetahui rencana mereka apa sebenarnya,tampaklah avi langsung menyerang dua benua tersebut dengan para bawahannya,tampaklah.
pertempuran itu benar-benar begitu mengerikan sekali,tampaklah dua pasukan benua tersebut sudah dipukul mundur dari benua mereka masing-masing walaupun begitu avi tidak.
__ADS_1
membiarkan mereka kabur pergi begitu
saja karena mereka tetap terbunuh juga oleh para bawahan avi dan pertempuran tersebut sudah dimenangkan oleg avi dan para bawahannya yang lainnya.