Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Permainan terakhir untuk bagi kekaiti.chapter 48


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampak laura dan freci yang lagi memeluk avi sambil dipangku avi pada kursi diruangan kerjanya dan tampaklah avi yang sudah pasrah saja dan tampaklah vema,serena,tina,mila menatap tajam tajam mereka berdua yang lagi memeluk avi dan laura berkata.


"Haaaaaa."


"Nyamannya dekat anda."


Freci berkata.


"Iya,Memang benar."


Serena berkata.


"Haaaaaa."


"Woi,laura,freci!."


"Apa yang lakukan?."


"Kalian seenak hati memeluk my lord avi."


"Kalian memeluk my lord dengan begitu lama sekali loh."


Tampaklah pipih wajah laura mengebulat karena tidak mau melepas avi dan laura berkata.


"Kamu sendirikan juga begitukan?!."


Tampaklah serena kenak mental karena perkataan laura dan tampaklah serena sangat kesal dong dan serena berkata.


"Apa yang kamu bilang?!."


Laura berkata.


"Kan kalian juga begitukan?!."


Tampaklah yang lain kenak mental dengan perkataan laura dan laura berkata.


"Kan kalian memeluk my lord begitu sangat lama sekali."


"Kalian tidak adil?!."


"Aku tidak akan melepaskan my lord!."


Tampaklah serena mangkin kesal dong dan seketika serena meredah kesalnya dan serena berkata.


"Haaaaaaa."


"Begitu ya,laura."


Tampaklah laura kebingungan dong dan laura berkata.


"Apa maksudmu serena?."


Serena berkata.


"Tidak,tidak apa-apa."


"Jadi."


Tampaklah serena menatap tajam mereka berdua dan serena berkata.


"Begitu ya."


"Kalian hanya ingin memeluk my lord avi ya."


"Haaaaaa."


"Memang aneh."


Tampaklah laura kesal dong dan laura berkata.


"Apa maksudmu?!."


"Hah!."


Tampaklah avi yang mangkin sudah memang pasrah sekali dan tampak avi yang sudah lemas sekali dan avi berkata didalam dirinya.


"Haaaaaaa."


"Kenapa harus begini sih!!!!!!."


Serena berkata.


"My lord."


Avi berkata.


"Ada apa serena?."


Serena berkata.


"Apakah anda menyadari kalau ada perubahan beberapa negara?."


Avi berkata.


"Memang benar sih?."


"Namun kenapa kamu berkata begitu serena?."


Serena berkata.


"Karena saya menyadarinya dari beberapa perkataan orang-orang yang ada dikota milik anda."


"Saya mendengar dari beberapa kota milik anda dari beberapa petualang disana."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Tapi gimana kamu bisa mengetahui perkataan orang-orang?."


Serena berkata.


"Karena saya menaruh penyadap suara yang saya buat dari kristal biru."


"Dan itulah saya bisa mengetahui perkataan orang-orang."


"Dan juga saya menaruhnya setiap ruangan yang tidak diketahui orang-orang."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Kayaknya."


"Haaaaaaa."


"Yang sudahlah."


"Haaaaa."


Serena berkata.


"Tapi yang saya dengar kalau kekaiti mengaku dirinya seorang raja kegelapan terkuat dari yang lain."


"Dia mengaku sebagai raja kegelapan terkuat."


"Yang mana raja kegelapan terkuat adalah anda."


Terkejut dong semua orang dan serena berkata.


"Karena andalah seorang raja kegelapan null terkejam dari raja kegelapan lainnya."


Kaget dan terkejut dong mareka semua dan vema berkata.


"Apa maksudmu serena?!."


"Raja kegelapan?!."


"My lord avi?!."


Serena berkata.


"Iya,itu benar sekali."


"Avi adalah raja kegelapan null yang ditakuti."


Tampaklah vema tampak tidak percaya dong dan tampaklah yang lain hanya terdiam dan vema berkata.


"Jangan bercanda?!."


"Mana mungkinkan?!."


Serena berkata.


"Itu memang benar sekali."


"Avi adalah raja kegelapan null."


Vema berkata.


"Kenapa kamu tidak memberitau aku serena!."


"Dan pada kita berbicara sama laura kamu memberitau kepada kami semua."


"Kenapa kamu tidak memberitau kami semua."


"Serena!."


"Kenapa bilang begitu serena!."


Serena berkata.


"Haaaaaaa."


"Padahal aku hanya berbicara santai."


"Malah berujung ketakutan dan tidak percaya begitu?."


"Haaaaaa."


"Aku akan beritau ya."


"Aku pada pertama kali kesini aku sudah menyadarinya."


"Dan juga sebelum aku kesini saja aku diberitau oleh naga utusan dewa itu."


"Tuhan dari agama dunia ini tersebut."


"Aku diberitau tentang aku yang disuruh menjadi pelayan raja kegelapan null yang bangkit kembalik."


"Yah,akan panjang kalau sepenuhnya diceritakan."


"Tapi begitulah yang aku beritau kepada kalian semua."


Seketika avi tersenyum jahat dan seketika avi ketawak jahat karena avi sedang bercanda dan tampaklah yang lain terkejut dong karena avi ketawak jahat dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,kalau sudah menyadari diriku sebenarnya."


"Yah,memang benar sih."


"Orang itu seenak hatinya mengaku raja kegelapan terkuat dari yang lain."


"Tapi."


Tampaklah seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.


"Aku juga bosan dan malas menjadi raja kegelapan."


"Karena bagaikan pengangguran saja bagiku."


Terkejut dong mareka semua karena perkataan avi tadi dan serena berkata.


"Pe-pengangguran?!."


Avi berkata.


"Itu benar sekali."


"Aku menganggapnya begitu."


"Tapi begitulah yang aku sampai yang tidak ada gunanya bagiku."


"Tapi."


Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.


"Kita lihat saja dengan orang itu dulu."


"Karena dia sangat manis dan lucu sekali bagiku."


Tampaklah avi tersenyum jahat dan tampaklah kekaiti yang sedang memikirkan sesuatu disinggasananya dan kekaiti berkata didalam dirinya.


"Haaaaaaaa."


"Oh iya."


"Mangkin lama kerusakan dimana-mana ya."


"Haaaaaa."


"Tapi kayaknya kota yang menjadi wilayahku sudah direbut kembalik."


"Sama orang itu kayaknya."


"Banyak wilayahku yang banyak rusak semua."


"Tapi."


"Cih,aku benci kali sama orang itu."


"Karena orang itu susah kali aku temui."


"Tapi?."


"Sang raja kegelapan yang menjanjikanku yang menjadi raja kegelapan terkuat."


"Tapi."


"Cih!."


"Ada yang lebih kuat dari aku ya."


"Walaupun aku banyak mengadakan perang."


"Tapi pasukan-pasukanku banyak yang tewas terbunuh ditempat."


"Tapi aku ingin menguasai dunia."


"Karena Sangat membosankan sama dunia ini."


"Karena hanya mutar-mutar saja setiap harinya."


"Seperti hari-hari biasa yang kita lakukan."


"Haaaaaaa."


"Aku juga malas menjadi orang jahat sebenarnya."


"Tapi."


"Cih!."


"Aku tidak suka terhadap raja kegelapan null bangkit kembalik."


"Karena memperintah iblis dan monster menyerang dan berperang sama manusia dan ras lainnya."


"Hanya ingin menguasai dunia."


"Itulah yang disampai oleh raja kegelapan yang menjanjikanku kekuatan sangat besar dan hebat."


"Tapi."


"Aku sudah tau kalau raja kegelapan null itu adalah sosok yang ditakuti dan terkejam dari raja kegelapan lainnya."


"Tapi."


"Aku merasa diriku yang sudah berubah ya."


"Karena dulu yang mana aku dijanjikan oleh raja kegelapan pertama kalinya."


"Pada saat itu aku terluka parah karena para iblis-iblis raja kegelapan yang mengadakan perang besar-besaran."


"Tapi."


"Aku sangat tidak suka karena temanku terbunuh ditempat dan aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi."


"Selain menangis."


"Tapi."


"Raja kegelapan datang dihadapanku dan memberikanku janji tentang kekuatan yang akan aku terima."


"Tapi?."


"Kayaknya aku bagaikan sudah diubah oleh seseorang."


"Yang mana aku sangat tidak puas yang aku miliki."


"Rakus,pelit,kejam,marah,emosi yang tidak kendali,dan juga tidak sabaran."


"Tapi."


"Aku sudah sadar yang aku lakukan adalah salah."


"Aku merasa diriku sudah membuat kesalahan besar sekali."


"Aku merasa menyesal melakukannya."


"Haaaaaaa."


"Tapi banyak wilayah-wilayahku dapat banyak kehancuran karena jajahanku."


"Mengkerja paksa mereka semua."


"Tapi mereka tidak sepenuhnya hancur karena jajahanku."


"Tapi."


"Wilayahku yang hancur karena serangan dari seseorang yang misterius."


"Seperti desa yang pernah hancur terbakar."


"Karena ada dua seekor naga yang terbang dengan cepat sekali membawak tempat lahar api."


"Dan lahar itu berjatuhan menimpah desaku itu."


"Tapi begitulah yang aku ketahui."


"Aku tidak tau pastih kejadian aslinya."


"Tapi yang jelas dari cerita orang-orang didesa itu adalah."


"Dua naga berwarna hitam pekat."


"Itu seperti dua naga legendaris itu."


"Sang malapetaka."


"Karena kekuatan mereka tidak masuk akal sama sekali."


"Karena mereka bisa menghancurkan bintang sekali cakar dan mengaum."


"Mereka lebih mengerikan dari ajudan raja kegelapan null."


"Karena sangkin kuatnya."


"Aura mereka bisa membuat langit menjadi ungu dan berubah warna dengan keinginan mereka sendiri."


"Haaaaaa."


"Sang malapetaka ada banyak orang seperti dari salah satunya adalah dua naga itu."


"Karena sangkin kuatnya mereka itu."


"Mereka dirantai dan dimasukkan keruangan yang tidak bisa dimasukkan oleh orang sembarangan."


"Dan karena sang malapetakan adalah bencana bagi semua makhluk hidup."


"Mereka seenak hatinya mengaku tuhan dan pergi kemana saja mereka ingin karena mereka merasa kebosanan."


"Haaaaaaa."


"Tapi begitulah."


Seketika terdengarlah suara avi diruangan kekaiti.


"Ojo tangi nggonmu guling."


"Awas jo ngetoro."


"Aku lagi bang wingo wingo."


"Dadyo sebarang."


"Wojo lelayu sebet."


Terkejut dong kakaiti karena ada suara seseorang yang berbicara dan kekaiti berkata.


"Siapa itu!."


"Woi!keluarlah!."


"Siapa dirimu sebenarnya!."


"Apa yang kamu maksud!."


"Woi!."


"Keluarlah!."


Seketika tampak avi tersenyum dan avi berkata.

__ADS_1


"Aku mung nembang,nembang saka basa suku negaraku wae."


Kekaiti tampak ketakutan dong dan kekaiti berkata.


"A-apa maksudmu!."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Temokake apa tegese dhewe."


"Aku tidak bisa memberitaumu kenapa aku bernyanyi begitu."


Seketika avi tersenyum jahat dan tampak kekaiti ketakutan dong dan avi berkata.


"Sampeyan rumangsa salah,tegese sampeyan kudumratobat."


"Kamu harus janganlah mencari apa yang tidak seharusnya kamu cari itu."


"Karena kamu akan tetap tidak bisa sama seperti sekuat tuhan."


"Karena tuhan melihatmu bagaikan makhluk kecil saja."


Tampaklah kekaiti hanya terbengong saja dan kekaiti berkata didalam dirinya.


"Itu tidak mungkinkan?!."


"Dari awal aku melakukan hal bodoh ya?!."


"Mana mungkin itukan?!."


Tampaklah avi yang lagi jalan-jalan dihutan dan tampak avi berhenti berjalan dan tampak avi melihat langit dan tampak avi mencoba memikirkan sesuatu dan avi berkata didalam dirinya.


"Hmmmmm?."


"Apakah dunia atmosferkah?."


"Hmmmm?."


"Karena baru sekarang aku tau ya?."


"Tapi aku hanya terpikir sajalah?."


"Hmmmmm?."


"Tapi apa benarkah?."


"Karena pada waktu itu."


"Kalau tidak salah ada sebuah yang jatuh dari atas langit."


"Karena tidak ada kebakaran karena gesekkan atmosfer."


"Jadi disini tidak ada atmosfer dong?."


"Haaaaaa."


"Aku pun tidak tau sih."


"Aku hanya tau apakah ada disurga atau alam kubur ataukah dunia?."


"Aku masih tidak tau hal ini."


"Karena aku merasa ini adalah alam kuburlah."


"Karena tidak ada atmosfer."


"Kalau tidak ada atmosfer berarti tidak ada oksigen tidak ada dong."


"Kalau tidak oksigen berarti disini tidak disini juga tidak ada gaya gravitasi dong?."


"Karena banyak orang-orang yang bisa terbang karena skillsnya itu."


"Tapi sebagian bisa terbang bagaikan balon saja atau kertas."


"Berarti dunia ini tidak membutuhkan oksigen dong bagi makhluknya?."


"Karena tidak ada gaya gravitasi berarti dunia ini akan bebas kemana sajalah dong?."


"Tapi kayaknya itu memang benar sih."


"Apakah dunia ini sebuah planet seperti bumi?."


"Tapi kayaknya ini sama didalam pikiranku ini."


"Karena setiap planet ada gaya gravitasi tapi sebagian tidak sih."


"Berarti ini sama kalau kita tinggal diplanet lain dengan bebas gaya gravitasi."


"Seperti kita tinggal diplanet lain kita akan mendapatkan kekuatan besar sekali."


"Yang mana perut kita bisa berotot-otot karena bebas tapi."


"Kayaknya tidak ada gaya gravitasi disini."


"bisa terbang kemana sajalah."


"Karena masih ada gaya gravitasi yang sedikit disini."


"Walaupun tampak banyak hewan-hewan yang berbentuk aneh."


"Karena sedikit gaya gravitasi dan atmosfer kayaknya?."


"Hmmmmmm?."


"Mungkin begitulah kayaknya?."


Avi berkata dengan mulutnya.


"Haaaaaa."


"Baiklah,kalau begitu aku akan tes lah tentang gaya gravitasi disini."


Tampaklah seketika sadar dan melihat badannya diri sendiri dan avi berkata.


"Oh iya."


"Kalau tidak salah ya?."


"Badanku ini selalu menghisap oksigen ya?."


"Karena aku merasakannya dibadanku ini yang selalu menghisap oksigen."


"Tapi kenapa oksigen ini disini tidak habis-habis ya?."


"Karena badanku terus-menerus menghisap oksigen setiap detiknya."


"Haaaaaaa."


"Begitulah diriku."


"Tapi bagaimana kalau aku ada dibumi ya?."


"Pastih oksigennya terhisap habis ya?."


"Haaaaaaa."


"Tapi tuhanlah yang tau karena tuhan apa saja bisa."


"Karena kekuatan tuhan tidak bisa dimasuk akalkan kekita."


"Haaaaaaa."


"Baiklah,kalau begitu aku main-mainanlah."


Tampaklah avi mengeluar dari skills semua barang yang akan menjadi main mainan avi dan tampak banyak kali dan tampaklah avi sudah selesai dan avi berkata.


"Baiklah."


"Kalau begitu kita main sekaranglah."


"Baiklah,yang pertama inilah."


Tampaklah avi mengambil sebuah bolah basket dan tampaklah avi mengarahkannya kearah gunung dan tampaklah avi bersiap-siap mau melempar dan seketika avi melempar sambil berkata.


"Kalau begitu aku lempar sekarang!."


Seketika bolah itu melajuh sangat cepat dan sketika melewati gunung itu dan avi menyadarinya dong dan avi berkata.


"Gawat!."


"Kayaknya aku tidak kenak ya."


Tampaklah avi mengambil barang lain dan seketika melemparnya sambil berkata.


"Kalau begitu aku tidak akan meleset lagi!."


Tampaklah bolah itu tidak kenak dan tampaklah avi yang terus-menerus melempar bolah tapi setelahnya tidak kenak sama sekali dan tampaklah avi sedih sekali dan avi berkata.


"Haaaaaa."


"Aku tidak kenak ya."


"Haaaaaaa."


Tampaklah daerah kekaiti hancur semua menjadi abu dan tampaklah kekaiti hanya terdiam berdiri saja yang terjadi barusan dan sebenarnya kekaiti hancur karena bolah yang avi lempar karena avi tidak tau kalau isi bolah itu ada bom yang sangat besar sekali kekuatan ledakkannya dan tampaklah kekaiti setiap jam diserang-diserang dan diserang berjutaan bom karena yang melakukannya adalah avi dan bawahannya karena tidak tau yang terjadi dengan melesetnya yang mereka lempar.


Tampaklah setelahnya tampaklah avi yang lagi berjalan-jalan disebuah hutan dan tampak seketika ada sekelompok yang berlutut dihadapan avi dan avi berhenti berjalan dong dan tampak avi kebingungan dong yang apa terjadi dan avi berkata.


"Ha,a-anu kal-."


Salah satu mereka berkata.


"Kami mohon raja kegelapan null!."


"Bebaskan kami dari salah satu raja kegelapan yang pernah menjadi bawahan anda itu!."


Tampaklah avi terkejut dong dan tampaklah avi mangkin bingung dong dan avi berkata.


"A-anu?."


"Apa yang kalian katakan sebenarnya?."


Orang itu berkata.


"Tolong bebas kami dari raja kegelapan!."


"Dan ras kami!."


"Kami mohon raja kegelapan null!."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Kenapa kalian menyebutku raja kegelapan null?."


Orang itu berkata.


"Apa yang anda katakan sebenarnya?."


"Kan anda raja kegelapan nullkan?."


Avi berkata.


"Kenapa kalian menyebutku raja kegelapan null?."


"Akukan tidak mirip sama sekalikan?."


"Begitu ya,raja kegelapan null."


"Walaupun anda berpura-pura tidak tau dengan anda sendiri."


"Tapi kami bisa tau tentang anda apalagi kami bisa tau dengan aura badan anda."


"Yang berupa raja kegelapan."


"Dan karena aura anda dan kekuatan anda yang tidak dapat diketahui."


"Selain dirimu seorang saja."


"Jadi kami mohon raja kegelapan null!."


"Tolong selamatkan kami dan ras kami yang ada salah raja kegelapan itu."


"Kami mohon raja kegelapan null!."


"Kami mohon raja kegelapan null!."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,aku bantu."


Tampaklah mereka senang dong dan orang itu berkata.


"Terima kasih banyaka,raja kegelapan null."


Avi berkata.


"Jadi kalian tinggal dimana?."


Orang itu berkata.


"Kami tinggal diperawahan."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Jadi tempat raja kegelapan itu ada dimana?."


Orang itu berkata.


"Oh,soal itu!."


"Ada didaerah ketimu-."


Seketika avi melempar sesuatu ketempat yang dibilang orang itu karena avi bisa tau isi kepalah orang itu dan tampaklah terkejut dong dan avi berkata.


"Baik,sudah selesai!."


Tampaklah mereka kebingungan dong dan orang itu berkata.


"Ehg!."


"A-apa barusan yang anda lempar?."


Avi berkata.


"Ha,hanya sebuah kristal saja."


Tampaklah terkejut dong orang itu dan orang itu berkata.


"Ehg!."


"Kr-kristal!."


Avi berkata.


"Begitulah."


"Ada apa?."


Orang itu berkata.


"Ehg!."


"Tidak apa-apa,raja kegelapan null."


"Tapi?."


"Tadi untuk apa anda melempar kristal?."


Avi berkata.


"Ha,mungkin nanti kamu akan tau."


Orang itu berkata.


"Ehg!be-begitu ya,raja kegelapan null."


Avi berkata.


"Jadi kalian siapakah sebenarnya?."


Orang itu berkata.


"Baik!."


"Kami adalah sonic dragy."


Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.


"Sonic dragy?."


Orang itu berkata.


"Iya,itu benar."


"Kami adalah kadal terbang yang tinggal dirawa-rawa karena kondisi dirawa lembap."


"Dan kondisi itulah kami nyaman tinggal disana."


"Tapi."


Tampaklah orang itu kesal seketika dan orang itu berkata.


"Tapi itu dulu sebelum anda menghilang."


"Karena kami diurus oleh salah satu ajudan anda."


"Tapi anda menghilang waktu yang lama itu."


"Ajudan anda juga menghilang."


"Banyak klan iblis terpecah-pecah."


"Banyak dari mereka berkontrak dengan manusia atau ras lainnya."


"Karena manusia memanfaatkan iblis-iblis itu."


"Seperti ingin menjadi terkuat dari yang lain dan sebagainya."


"Tapi."


"Banyak dari mereka yang menderita karena terpaksa melayani orang yang berkontrak tersebut itu."


"Karena tidak tau lagi siapa yang akan membimbing mereka dan melayani orang yang akan mereka layani."


"Karena semua terpaksa saja."


"Dan sebab itulah pahlawan-pahlawan begitu sombong karena kekuatan mereka itu."


"Seperti berkontrak dengan monster terhebat dan kuat."


"Atau berkontrak dengan seekor kuda putih atau sebagainya."


"Mereka mengaku suci padahal mereka itu tidaklah suci."


"Mereka menganggap kekuatan mereka suci."


"Air saja dianggap suci."


"Padahal itu tidaklah sama sekali."


"Air suci sesungguhnya itu adalah air yang benar-benar dibacakan ayat yang sebenarnya."


"Atau perkataan yang mampu membuat para iblis kepanasan."


"Tapi air suci mereka tidak sama sekali."


"Mereka sering menggunakan air mereka anggap suci itu sebagai senjata."


"Dan mereka menyiram atau melemparkannya kekami."


"Dan kami berpura-pura bodoh seperti terbakar dan lain sebagainya."


"Biasanya kami menghilang untuk kembalik ketempat tinggal semula."


"Tapi."


"Haaaaa."


"Banyak juga menganggap cahaya adalah suci."


"Padahal tidak sama sekali."


"Cahaya tuhanlah yang sesungguhnya yang suci."


"Dan juga terkadang para manusia atau ras yang seperti manusia itu."


"Biasanya menunjukkan kekuatan mereka untuk dipameri saja."


"Biar diakui kuat dengan yang lain."


"Dan juga para pahlawan atau siapalah itu."


"Biasanya berperilaku baik padahal tidak sama sekali."


"Terkadang mereka makan-makanan yang tidak boleh dimakan sama sekali kecuali terpaksa karena tidak ada makanan sama sekali."


"Terkadang mereka meminum-minuman al kohol atau minuman keras."


"Kan mereka tau minuman keras tidak baik bagi kesehatan tubuh manusia atau tubuh mereka itu."


"Dan juga terkadang mereka ingin didekati banyak wanita-wanita dan dikelilingi banyak wanita-wanita."


"Untuk mereka menganggap mereka kuat karena banyak wanita."


"Padahal itu tidaklah sama sekali."


"Kekuatan mereka tetap sama tapi hanya beberapa persen saja."


"Terkadang juga mereka selalu melakukan hal kotor."


"Seperti hubungan badan atau lain sebagainya."

__ADS_1


"Mereka tidak kuat sama sekali dengan godaan wanita."


"Padahal mereka juga tau kalau mendekati wanita adalah hal paling merugikan."


"Karena mereka akan menjerumus kedalam banyak dosa."


"Tapi terkadang begitulah manusia atau ras sekarang,raja kegelapan null."


"Yang anda katakan adalah benar sama sekali."


"Banyak manusia berbuat kesalahan besar sekali."


"Mereka menganggap itu adalah yang tidak membahayakan mereka."


"Tapi sebaliknya itu,mereka akan mendapatkan apa yang mereka perbuat itu tersebut."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Itu memang benar sama sekali ya."


"Perkataanmu adalah benar sekali."


"Tapi."


"Para orang-orang yang melakukannya adalah hal bodoh."


"Tapi aku tidak bisa membilangnya bodoh."


"Karena orang yang melakukan dosa sangat disukai tuhan kalau diberubah menjadi yang terbaik."


"Seperti bertaubat apa yang dilakukan itu sebelum kematian mereka menjemputnya."


Tampaklah seketika avi tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Begitu ya,raja kegelapan null."


Tampaklah kristal avi tadi bergerak dengan sangat cepat kedaerah kekaiti dan seketika kristal itu menabrak kota kekaiti dan seketika hancur begitu hebat sekali dan tampaklah para orang-orang dikota itu terluka sangat parah sekali karena ledakkan tersebut itu.


Avi berkata.


"Baiklah."


"Kalau begitu sekarang juga."


Seketika avi memetik jarinya terbukalah sebuah gerbang hitam dan keluarlah orang-orang dari ras kelompok yang berlutut dihadapan avi itu dan tampak kelompok itu kaget dong begitu juga orang-orang itu dan salah satu orang-orang itu berkata.


"I-itu tidak mungkin?!."


"Raja kegelapan null?!."


Tampaklah seketika orang-orang itu berlutut dihadapan avi dan tampaklah avi yang kebingungan dong dan avi berkata.


"Ehg!."


"Ke-kenapa kalian berlutut dihadapanku?."


Salah satu berkata.


"Karena anda adalah seseorang yang kami sangat kenali."


"Tapi?."


Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.


"Tapi apa?."


Orang itu berkata.


"Apakah kami boleh mengikuti anda lagi,raja kegelapan null?."


Tampaklah avi kebingungan dong dan mereka semua berkata.


"Kami mohon bolehkah mengikuti anda!."


Tampaklah avi yang mangkin tambah kebingungan dong dan tampaklah avi pasrah dong dan avi berkata.


"Haaaaaa."


"Baiklah."


"Kalian boleh mengikutiku!."


Tampaklah mereka senang dong dan mereka menjawab.


"Baik,terima kasih banyak raja kegelapan null!."


Avi berkata.


"Oh iya."


"Kalian kadal bisa terbang ya."


Salah satu berkata.


"Iya,raja kegelapan."


Avi berkata didalam dirinya.


"Kayaknya kata masuk akal tidak ada ya?."


"Kenapa ada kadal yang bisa terbang!!!!."


"Seharus cicak lebih keren!!!!!!!."


"Disebut kadal terbang!!!!."


Tampaklah kebesokan harinya tampaklah ada seseorang yang lagi duduk disinggasana dan tampak ada beberapa orang yang terpaksa berlutut dihadapan orang itu tersebut dan tampaklah orang itu tampak senang dan tersenyum dan tampak orang itu sudah pasrah karena tidak tau cara lain dan orang itu berkata.


"Ada apa?."


"Masih tidak percaya kalau aku tuhan?."


Tampaklah orang-orang tidak terdiam tidak bisa menjawab dan orang itu berkata.


"Ada apa masih belum menjawab ya."


"Apa kalian tidak percaya kalau aku adalah tu-."


Seketika ada seseorang berkata.


"Bukan,kamu bukanlah tuhan sama sekali."


Kaget dong orang itu dan seseorang itu berkata.


"Tuhan tidak memaksa berlutut dihadapannya."


"Apalagi membuat makhluknya menderita karena tidak mau tunduk kepadanya."


Tampaklah orang itu melihat kebelakang tampaklah dibelakang singgasananya ada seseorang yang duduk diatas dinding yang memakai jubah hitam pekat dan seseorang itu berkata.


"Tuhan itu adil kalau makhluknya tidak taat atau patuh terhadapnya."


"Maka dia tetap memberi kehidupan dan kecukupan kepadanya."


"Tapi banyak sekali ya."


"Yang mengaku tuhan tapi dia sendiri mati."


"Tuhan itu tidaklah bisa mati atau tua."


"Kalau dia bisa mati atau tua."


"Berarti dia bukanlah tuhan melainkan hanya sebuah makhluk."


"Aku sudah banyak dicerita-cerita yang mengaku tuhan."


"Berujung mengerikan kalau dia mati atau tiada."


"Seperti mati karena seekor lalat saja sudah menyedihkan menurutku."


"Apalagi yang mengaku tuhan yang menggunakan sihir."


"Itu lebih mengerikan lagi bagi yang bilang begitu."


Tampaklah orang itu kesal dong dan orang itu berkata.


"Eheh."


"Kamu berlagak tau ya."


Tampaklah seseorang itu tersenyum dan seseorang itu berkata.


"Itu adalah fakta sebenarnya."


"Kamu tidak percaya buktikan kalau kamu seorang tuhan?."


Seketika panik dong orang itu karena perkataan seseorang itu katakan dan orang itu berkata.


"Eheh."


"Kalau soal itu mudah sekali bagiku."


"Apalagi seorang tuhan."


Tampaklah orang itu tampak sombong sekali karena perkataannya dan tampaklah seketika seseorang itu tersenyum jahat dan seseorang itu berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,begitu."


Tampaklah orang itu turun kebawah dan berjalan menujuk jendelah dan setelahnya orang itu berkata.


"Bukti sekarang juga kalau kamu seorang tuhan."


Tampaklah orang itu mulai kesal dong dan sebenarnya seseorang berjubah hitam pekat itu adalah avi yang memakai jubah hitam pekat dan orang itu berkata.


"Eheh."


"Mudahlah itu bagiku."


Tampaklah orang itu berdiri dari singgasananya dan berjalan menujuk avi dan setelahnya orang itu ada disamping avi dan avi berkata sambil menujuk kemata hari.


"Kalau begitu."


"Buktikan sekarang juga!."


"Belah matahari tersebut menjadi dua potongan berbedah."


Panik dong orang itu dan tampak dia gemetaran sekali dan avi berkata.


"Ada apa."


"Buktikan sekarang juga."


"Kalau kamu seorang tuhan."


Orang itu berkata.


"Ba-baik,itu adalah hal mudah sekali bagiku."


Tampaklah dia mampu mengeser matahari tapi dia tidak mampu membelah matahari tersebut dan orang itu berkata.


"Gimana kamu percaya bukan."


"Kalau aku seorang tuhan!."


Avi berkata.


"Kenapa dari tadi kamu tidak membelahnya."


"Kan aku meminta membelahnya menjadi dua bagian terpisah."


"Kenapa belum kamu lakukan."


Orang itu berkata.


"So-soal itu?."


Avi berkata.


"Ada apa?."


"Berarti kamu bukan tuhanlah begitu ya."


Seketika kesal dong orang itu dan orang itu berkata.


"Apa yang kamu bilang?!."


Avi berkata.


"Kamu hanya yang bisa melakukan hal bodoh kalau tuhan melakukannya."


"Yaitu berupa harus tunduk terhadapmu dengan paksa."


"Kamu memakai pakaian yang begitu tidak baik bagi wanita."


"Kalau kamu tuhan kenapa berpakaian begitu?."


"Kamu berpakaian sama seperti telanjang saja bagiku."


"Dan juga memakan upil sendiri."


"Ha,apakah kamu memang tuhankah?."


"Kamu hanya sama seperti makhluk pada umumnya."


Tampaklah orang itu mangkin kesal dong dan tampak orang itu seketika menyerang avi sambil berkata.


"Matilah kamu!."


Tampaklah avi menyadarinya dan langsung memegang leher orang tersebut dengan sangat kuat dan bergerak sangat cepat sekali keluar.


Tampaklah orang itu terjatuh dengan sangat kuat sekali dan tampak avi masih memegang leher orang itu dan avi melepasinya dan avi berjalan entah kemana dan seketika orang itu bergerak dengan cepat kearah avi tapi avi mengetahuinya dan langsung menjatuhkannya dengan sangat kuat sekali.


Tampaklah orang itu berdiri dan orang itu berkata.


"Cih!."


"Kamu bilang kamu hebat ya."


"Kalau begitu!."


Seketika orang itu bergerak sangat cepat untuk menyerang avi sambil berkata.


"Matilah dirimu!!!."


Seketika avi langsung menjatuhkannya dengan sangat kuat sekali dan tampak setelahnya tampak orang itu tampak sudah banyak luka parah sekali dan tampaklah orang itu masih bertahan dan orang itu berkata.


"Si-siapa dirimu sebenarny?!."


"Kenapa kamu begitu sangat kuat dan sangat cepat sekali?!."


Avi berkata.


"Hanya orang biasa saja."


Orang itu berkata.


"Cih,mana ada orang biasa sepertimu."


Avi berkata.


"Jadi apa dong?."


Orang itu berkata.


"Ka-kamu seorang dewa!."


Avi berkata.


"Tidak,bukan."


"Aku bukanlah dewa apalagi tuhan."


Orang itu berkata.


"Cih,kamu tidak membilangnya ya."


Avi berkata.


"Kamu sebenarnya hanya ingin mendapat pujian sajakan."


"Hanya ingin diakui saja sebagai terkuatkan."


Tampaklah orang itu terdiam dan orang itu berkata.


"I-iya,itu benar sekali."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Tapi tidak ada gunanya hal begituan sama sekali."


"Kamu hanya dapat penyelasan saja pada akhirnya."


"Pada umumnya orang yang mengaku tuhan kayak orang gila sajalah menurutku."


"Karena mereka mirip begitu."


"Mereka kurang bercermin kalau mereka seperti orang gila atau orang bodoh sajalah."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Kenapa kamu bisa datang keruanganku itu?."


"Siapa menyuruhmu atau untuk apa kamu kesini."


Avi berkata.


"Begitu ya,soal itu ya."


"Haaaaaa."


"Sebenarnya aku tidak disuruh siapapun."


"Sebenarnya aku mengetahuinya negaramu itu akan penyembahan sesat."


"Sebenarnya aku bisa melewatikannya."


"Tapi."


"Aku teringat sesuatu kata yang ada disebuah buku."


"Yang mana kita tidak boleh membuat kita diam saja kalau disekitarmu membuat keburukkan atau kesesatan."


"Kalau kita diam disebut setan bisu."


"Aku menyadari kalau aku harus menyadarimu itu."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata.


"Kenapa nada suaramu begitu?."


"Apalagi kata bicaramu yang bagaikan sudah menyadarinya?."


Orang itu berkata.


"Karena aku seketika sadar kalau itu salah."


"Aku tidak tau sama sekali kenapa aku menyesal begini yang aku lakukan."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Oh iya."


"Kenapa tadi pada tempat itu kamu ketakutan kalau aku berbicara."


Orang itu berkata.


"Soal itu."


"Aku menyadari kalau aku tidak bisa melawanmu apalagi perkataanmu tersebut."


"Dan karena itu aku berbicara dengan sopan tadi."


"Karena ada yang membuatmu sangat mengerikan setiap kali menatapmu apalagi berbicara."


"Aku tidak tau hal tersebut."


"Tapi aku menyadarinya kalau ada tuhan sesungguhnya."


"Karena aku bukanlah tuhan."


"Karena mana mungkin ada perkataan yang bisa langsung menyadarkanku begitu saja."


"Selain perkataan tuhan sesuangguhnya."


Seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Seingatku."


"Perkataanku tadi dan nada suaraku kayak kasar begitu kalau masuk kehati."


"Dan membuat orang-orang mangkin kebingungan."


"Tapi bagaimana bisa membuat hati seseorang menjadi sadar ya."


"Tapi ya itu adalah tuhan yang tau."


"Banyak hal-hal membuatku tidak paham sama sekali."


"Hal ini dan kejadian sebelumnya?."

__ADS_1


"Haaaaaaaaa."


"Tapi begitulah tuhan yang tau hal tersebut."


__ADS_2