
Beberapa hari setelah tujuh jenderal kerajaan tersebut sudah menjadi bawahan avi dan terlihatlah avi sedang bersantai sambil meminum teh akan tetapi datanglah tiga pelayan tersebut dengan semangat,tampaklah avi sudah terbiasa dengan mereka dari sifat kebiasaan mereka.
Dan tampaklah mereka berdebat karena mereka berdebat akan hal ingin memegang tangan avi dan karena avi tau tujuan mereka,tampaklah avi menaruh gelasnya dan berkata.
"Baiklah,seperti aku harus pergi."
Mereka terkejut dong dan serena berkata.
"Eh,tetapi my lord kenapa anda setiap kali kami datang dalam kondisi yang sama seperti ini anda selalu pergi?."
Mereka pun mengangguk karena perkataan serena dan avi berkata.
"Jadi begitu ya,akan tetapi pada kalian datang pada waktu yang aku harus pergi."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Av8 berkata didalam dirinya.
"Begitu ya,akan tetapi aku memang sengaja aku pergi ketika mereka datang kesini dalam sifat mesum mereka."
"Haa,akan tetapi sepertinya mereka tidak paham ya?."
"Yah,mungki dan sepertinya aku tidak tau ini sebenarnya apa?."
"Apa ini surga ataukah alam kuburkah?."
Tampaklah serena kebingungan karena avi terlihat sedih dan serena berkata.
"Ada masalahkah my lord?."
Avi menjawab.
"Tidak,aku tidak memikirkan sesuatu."
Serena berkata.
"Oh begitu ya,baik saya mengerti my lord."
Avi berkata.
"Baik aku pergi ya."
Mereka menjawab.
"Ya!."
Terlihatlah avi berpindah tempat dan tampaklah avi sudah berada ditepi jurang terlihat avi hanya berdiri ditepi jurang sambil melihat pepohonan dibawah jurang,avi berkata.
"Oh iya,kalau tidak salah waktu itu hewan yang bernama naga."
"Telah tumbuh besar pada saat waktu dia kecil aku merawatnya beberapa hari akan tetapi setelahnya dia tumbuh besar dengan cepat."
"Dan tampak naga tersebut besar aku pun aku tidak tau tentang naga karena aku tidak mengetahuinya dan tidak salah warna hitam pekat selain kedua matanya yang berwarna ungu."
"Tapi ya sepertinya aku akan menekan skills dunia akhir tersebut karena aku sudah berjanji sama naga tersebut."
Dan avi pun menekan skills tersebut seketika avi sudah ada didunia akhir dan terlihatlah ada seekor naga yang terbang menuju avi berada,dan tampak naga itu berhenti terbang dan turun kebawah.
Tampaklah naga tersebut mendekati avi dan kepalahnya mendekati kebadan avi,avi pun mengelus dia karena dia mau dielus.
Tampak kepalah naga tersebut mulai menjauh dari badan avi dan terlihat avi tersenyum,dan avi berkata.
"Apakah kamu mau main?."
Naga tersebut menulis sesuatu ditanah dengan cakarnya,naga itu menulis:iya.
Avi pun terkejut karena dia menulis karena juga dia sebelumnya belum bisa menulis dan avi berkata.
"Begitu ya,akan tetapi kamu mau main diluar?."
Tampaklah naga tersebut kebingungan yang dikatan avi,karena naga itu berfikir dia sudah diluar dan avi pun menyadarinya dan berkata.
"Baiklah,kamu belum tau ya?."
Naga itu menulis:saya tidak tau karena saya tau saya ada diluar.
Avi pun mengetahuinya dan berkata.
"Begitu ya,baiklah kalau begitu kita keluar."
Naga itu menulis:ya.
Dan tampaklah avi berpindah tempat dan setelah keluar dari dunia akhir,tampaklah naga tersebut terkejut kali karena ini pertama kali dia keluar dari dunia akhir.
Tampaklah naga tersebut tertarik oleh hal tersebut,dia tertarik oleh dunia akan tetapi dia sadar karena tuannya pernah berkata jangan tertipu oleh keindahan dunia,itu adalah perkataan avi kenaga tersebut.
Naga itu sadar kalau dunia adalah tipu daya dan avi berkata.
"Hei,apakah kamu mau main?."
Tampaklah naga tersebut sangat senang sampai-sampai dia bertingkah seperti kucing dan sampai-sampai avi melihatnya saja mau muntah karena seekor naga terlihat gaga perkasa dan menyeramkan akan tetapi seperti kucing,avi berkata didalam dirinya.
"Ahaa,melihatnya saja aku mau muntah karena walaupun mereka terlihat gagah perkasa tapi sifatnya langsung berubah."
"Haaa."
Avi berkata.
"Baik,aku lempar ini kamu ambil ya?."
Naga itu mengangguk dan avi melemparnya akan tetapi begitu cepat,akan tetapi naga itu mengejarnya dengan begitu cepat juga dan avi berkata.
"Sepertinya aku terlalu jauh kali aku melemparnya?!."
Dan tampaklah naga tersebut dengan cepat masih mengejar kayu ranting tersebut karena terlalu cepat ranting tersebut menembus ketempat sang raja naga yang ada lagit,tampaklah ranting tersebut menembus ketempat tersebut.
Dan tampaklah terlihat empat raja naga lagi berkumpul dan dikawal makhluk bersayap disudut,dan raja naga satu berkata.
"Bagaimana mungkin!."
Raja naga tiga menjawab.
"Ya,karena dari tadi siputmu muter-muter tidak jelas?."
Raja satu berkata.
"Gimana mungkin begitu padahal siputku paling ahli!."
Raja tiga menjawab.
"Yang jelas siput tidak jelas."
Kedua raja naga lain mengangguk dan sebenarnya mereka sedang lomba siput yang siapa yang tercepat,akan tetapi kesenangan mereka tidak bertahan lama.
Seketika naga itu telah datang dihadapan mereka yang lagi mengigit ranting pohon dan seketika mereka panik beserta terkejut yang apa mereka lihat,tampaklah mereka ketakutan karena aura yang sangat mengerikan dan mereka terdiam terpaku dengan gemetaran ketakutan karena aura dan tatapan tajam naga tersebut.
Tampak mereka tidak bisa berkata-kata dan menggerakkan badan mereka akan tetapi naga tersebut pergi kembali,tampaklah mereka sudah legah karena naga tersebut pergi dan raja naga satu berkata.
"Si-siapakah tadi?!."
Raja naga tiga menjawab.
"A-akupun tidak tau!."
Raja naga lima berkata.
"A-aku tidak mengetahuinya!."
Raja naga empat berkata.
"Sama aku pun tidak mengetahuinya?!."
Tampaklah mereka saling bertanyak tapi dengan rasa ketakutan dan depresi karena mereka ketakutan akan datang lagi naga tersebut,raja naga tiga berkata.
"Ehg,a-apakah tadi adalah raja naga terdahulu yang terbangkit?!."
Raja naga dua menjawab.
"Ma-mana mungkin!kalau raja naga terdahulu bangkit maka kita akan menyadarinya karena naga terhubung oleh sel saraf satu sama lain."
Raja naga tiga menjawab.
"Oh begitu ya?!."
Raja naga empat berkata.
"A-akan tetapi kalau dia raja naga kegelapan?!."
Raja naga satu berkata.
"Ma-mana mungkin?!."
"Kalau dia raja naga kegelapan maka kamu salah?!."
Raja naga empat berkata.
"Gimana mungkin!."
Raja naga tiga menjawab.
"Karena raja naga kegelapan adalah raja naga kelima."
"Tapi dia ketakutan terhadap dia?!."
Raja naga empat berkata.
"Ya kalau begitu berarti dia terlahir sendiri?!."
Raja naga tiga berkata.
"Terlahir?mana mungkin?!."
Raja naga empat menjawab.
"Apakah kamu tau dengan aura ini?ini sama seperti aura raja kegelapan terdahulu yaitu raja kegelapan pemimpin iblis!."
Raja naga tiga berkata.
"Gimana mungkin!raja kegelapan bangkit dengan wujut naga?!."
Raja naga empat menjawab.
"Ya,kalau itu benar akan tetapi mungkin dilahirkan raja kegelapan?!."
Raja naga lima berkata.
"Gimana mungkin!raja kegelapan sekarang mana bisa melahirkan makhluka?karena raja kegelapan sekarang sangatlah lemah kecuali raja kegelapan terdahulu akan tetapi."
"Raja kegelapan terdahulu telah bangkit dan melahirkan makhluk kuat seperti yang tadi?ataukah dia menyerang kita dan melihat kita untuk menyerang kerajaan kita karena sudah ganti raja!."
Raja naga satu menjawab.
"Yah,kita mana tau siapa dia dan mau apa dia karena kita tau siapakah yang melahirkannya?!."
Tampaklah naga itu telah kembalik membawak ranting pohon yang dilempar avi tadi dan naga meminta dielus kepalahnya,avi pun mengelusnya dan berkata.
"Oh iya,sepertinya aku terjauh melemparnya tadi?!."
Avi berkata dengan panik karena lemparannya terlalu jauh dan naga itu menulis ditanah:tidak tuan,aku yang malah senang.
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Akan tetapi apakah kamu punya nama?."
Naga menulis:tidak.
Avi berkata.
"Begitu ya,kalau begitu namamu rifer."
Dan naga itu menulis:baik,saya adalah RIFER.
Dan sekarang nama naga tersebut adalah rifer dan sekarang rifer telah berevolusi tapi avi tidak mengetahuinya tapi rifer sendirilah yang tau karena evolusi ini adalah skillsnya rifer dan karena itulah rifer terlihat mangkin kuat.
Kebesokan harinya terlihat avi telah mengalahkan monster dan mengambil batu yang dijatuhkan monster tersebut,terlihatlah ada monster yang terlihat cukup kuat avi telah menyadari kedatangan monster tersebut.
Tampaklah avi mulai menyerang dan tampaklah avi menyerang habis-habisan monster tersebut karena monster itu telah mau melemah seketika avi menyerangnya dan mati,tampaklah avi sudah mengalahkan monster tersebut tapi yang didalam badannya keluar sesuatu dan telah keluar tampaklah itu adalah sebuah biji pohon tapi biji itu ada dua dan warnanya berbedah yang satu hitam dan yang satu putih.
Tampaklah avi telah menyadarinya dan mengambil biji pohon tersebut dan menanamnya didunia akhir disebuah pot bunga untuk sementara dijendela kamar,
Tampaklah telah tiga hari berlalu tampak bunga itu mengeluarkan sesuatu dibatangnya tampak ada kantong dibatang pohon tersebut,avi telah masuk kedunia akhir tampak avi kaget saat dia memasuki kamar yang tempat pohon itu ditanam disebuah pot.
Avi kaget karena ada kantong hijau dibatang pohon itu dan avi mendekati pot tersebut tampak avi kebingungan karena pohon tersebut masih kecil akan tetapi sudah ada kantong tapi kantong tersebut tidak diketahui avi,tampak avi kebingungan dan memikirkan hal tersebut.
Karena dia sudah tau akan tersebut walaupun tidak tau maka avi memeriksanya dan memegang kantong tersebut untuk mengetahui apakah itu sebuah larva yang menjadi kepompong atau sebuah daun yang tertutup karena kurang percahayaan matahari.
Tampak avi telah memegangnya dan telah mengetahuinya tampaklah avi masih memegang kantong tersebut dan avi berkata.
"Sebenarnya apa ini?."
"Apakah daun?."
"Entahlah aku tidak tau?tapi apakah hanya daun?."
Dan seketika avi telah tidak memegang kantong tersebut maka terjadi sesuatu ada cahaya terang yang menyelimuti poho tersebut dan avi berkata.
"A-apa yang terjadi?."
"Apakah?tidak sepertinya."
"Tapi kenapa setiap saat ada sesuatu misterius harus keluar cahaya?untuk apa apakah hanya terlihat keren?."
Dan tampak telah ada seseorang berdiri ada dua orang bersamaan hilangnya pohon tersebut dari kedua pohon dan tampak kaget dong dan avi berkata.
"Si-siapa mereka berdua?mereka muncul ketika kedua pohon itu dari pot."
"Tapi mereka siapa ya?."
Tampaklah mereka sudah sadar dan mulai membuka mata,dan tampak mereka melihat sekitar dan avi berkata.
"Hah,kalian siapa ya?."
Orang kesatu menjawab.
"Kami adalah sebuah pedang."
Tampak setelah yang satu berbicara mereka langsung saling tatap sama orang disebelahnya dan avi berkata.
"Sebuah pedang?apa maksudnya?."
Orang kesatu menjawab.
"Aku adalah salah satu pedang tingkat tinggih."
Avi berkata.
"Oh begitu ya."
Tampak avi kebingungan dan orang kedua berkata.
"Ha,ini ada dimana?."
Avi menjawab.
"Ini dikastilku."
Orang kedua berkata.
"Jadi begitu ya,anda seorang raja."
"Maaf tidak kesopanku."
Avi menjawab.
"Tidak apa-apa,tapi aku bukan seorang raja karena disini tidak ada orang apalagi negara."
Orang kedua berkata.
"Oh begitu ya,apakah kerajaan ini diserangkah?."
Avi menjawab.
"Tidak,tapi ini adalah skillsku,jadi kalian ada didalam skillsku."
Tampaklah kaget dong mereka dan saling tatapan karena tidak percaya dan orang kedua berkata.
"Begitu ya,tapi kenapa kami bertubuh manusia?seharusnya kami adalah sebuah pedang apa yang terjadi?."
Avi menjawab.
"Sebenarnya tadi aku mau bertanyak begitu tapi kamu sudah bilang."
"Baiklah,sebenarnya aku mendapatkan sebuah biji ada dua dan warnanya berbedah yang satu hitam dan yang satu putih."
"Dan aku menanam biji itu dipot bunga dan seterusnya begitulah,tapi aku tidak tau kenapa kalian bertubuh manusia?."
Orang kedua berkata.
"Oh begitu ya,akan tetapi ini cukup aneh?."
Avi menjawab.
"Cukup aneh?."
Orang kedua berkata.
"Karena yang kamu dapat adalah biji scheur(retakkan).
__ADS_1
"Dan seharusnya hanya bisa dapat satu dan karena itu biji scheur sangat langkah sekitar 1% doang tapi kalau ada dua anda berarti beruntung."
"Tapi seharusnya kami adalah sebuah pedang karena biji scheur itu adalah biji paling langkah dan kami dulu adalah sebuah pedang yang dicipta tuhan."
"Karena kami mempunyai kekuatan besar dan langsung dijadikan sebuah biji dan menaruh kami ditubuh monster apapun itu dan."
"Kami selalu dipindah-pindahin dan seharusnya kami sebuah pedang tidak bertubuh manusia."
Avi menjawab.
"Oh begitu ya,tapi aku pun tidak mengetahuinya."
"Kalau mungkin kalian adalah manusia tapi kalian tidak mengetahuinya."
Orang kedua berkata.
"Oh begitu ya,apakah kamu tau kami siapa?."
Avi menjawab.
"Tidak,mungkin pedang menggaruk tubuh mungkin?."
Mereka langsung terkejut dong dan orang kedua berkata.
"Me-me-menggaruk katamu?."
Avi menjawab.
"Ya."
Orang kedua berkata.
"Aku adalah pedang suci tingkat pertama dan berada diuratan pertama."
Avi menjawab.
"Pedang suci?apakah memang ada pedang suci?setahuku pedang suci yaitu pedang yang harus dicuci dulu dan mengeringkannya dan jadilah pedang suci."
Mereka terkejut karena perkataan avi yang membuat orang tidak mengerti dan orang kedua berkata.
"Oh be-begitu ya,tapi itu salah."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
Orang kedua berkata.
"Dia adalah."
Orang kesatu berkata.
"Aku adalah pedang kegelapan."
Avi menjawab.
"Pedang kegelapan?oh pedang yang dibakar sampai gosong jadilah pedang kegelapan."
Orang pertama kaget dong dan berkata.
"Haa,tidak itu salah tapi aku adalah pedang yang khus raja kegelapan."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
Orang kedua berkata.
"Jadi apakah kami telah berevolusikah?."
Avi menjawab.
"Aku tidak mengetahuinya?."
Orang kedua berkata.
"Begitu ya."
"Jadi anda lah yang mampu mengubah kami atau disebut berevolusikan kami."
"Jadi anda orang yang sangat kuat sekali."
Tampak mereka berdua berlutut gaya kesatria dihadapan avi dan orang kedua berkata.
"Jadi aku mohon jadi kami bawahanmu!."
Orang kesatu berkata.
"Ya,aku mohon jadi kami bawahanmua!."
Mereka tampak berlutut dihadapan avi sambil memohon kepada avi dan avi berkata.
"Baik,tapi aku tidak memaksa kalian tapi ingat aku hanya orang biasa dan aku tidak mau terlalu dalam kekuatan atau kalian sebut sihir."
"Karena aku tidak mau tersesat oleh sihir."
Terlihat avi berbalikkan badannya setelah avi berkata begitu dan merema berkata.
"Baik,my lord."
Avi pun hanya tersenyum dan saat avi mau keluar ketika avi menghilang dan tampak kedua orang tersebut bingung yang apa mereka lihat,tampaklah avi berpindah tempat entah dimana.
Tampaklah didepan avi ada dua orang,orang-orang itu berwujut satu seperti kelinci putih mata berwarna merah dan yang satu sebuah tupai mata yang berwarna cokelat dipinggir matanya dan ditengah matanya hitam.
Terlihat mereka lagi berbicara satu sama lain dan sambil melihat avi dan mereka berkata.
Kelinci:wa wa wa wawawa u wa.
Tupai:eehek ehek eeek ehek.
Begitulah mereka berkata tidak dikenal dan setelahnya mereka telah sudah selesai berbicara tampak mereka langsung menatap avi dan mengembalikkan avi tapi situpai berkata.
"Sampai jumpa budi!karena kamu sedang diuji tuhanmu."
Avi pun sudah mengetahuinya perkataan situpai dan sudah sadar dari perkataan situpai kalau dia sedang diuji oleh tuhannya yang sesungguhnya.
Tampaklah avi sudah kembalik didalam skillsnya tersebut dan mereka berdua melihat avi ada didepan kastil dan mereka mendekati avi,setelah itu orang kesatu berkata.
"Anda tadi pergi kemana my lord?."
Avi menjawab.
"Entalah,aku tidak tau tapi pada saat aku pindah tempat."
"Aku melihat ada dua orang dan beberapa menit aku dikembalikkan."
Orang kedua berkata.
"Apakah mereka raja kegelapan atau para raja naga?."
Avi menjawab.
"Tidak,aku hanya melihat mereka berwujut kelinci dan tupai,aku juga melihat mereka berbicara satu sama lain akan tetapi aku tidak tau bahasa mereka?."
"Akan tetapi aku sudah tau mereka orang baik."
Orang kedua berkata.
"Begitu ya my lord."
"Akan tetapi aku tidak pernah ada ras kelinci apa lagi tupai?."
Avi menjawab.
"Tidak usah nanti kamu kerepotan jadi tidak usah."
Orang kedua berkata.
"Baik my lord."
Tampaklah avi tersenyum melihat mereka karena perkataan mereka dan terlihat mereka berlutut didepan avi,avi berkata.
"Oh iya,siapa nama kalian?."
"Yah,aku tidak tau nama kalian?."
Orang kedua berkata.
"Nama?begitu ya,kami tidak mempunyai nama."
Avi menjawab.
"Begitu ya."
"Hmm,baiklah aku memberikan nama kekalian untuk dapat aku kenal karena nama kalian."
"Hmm,nama kalian adalah refor dan sety."
"Itu nama kalian."
Orang kedua berkata.
"Baik,my lord."
"Sebenarnya aku bingung akan hal ini karena kenapa mereka mau menjadi bawahan dan orang asing yang mengundangku habis itu mengeluarkanku."
"Haaa,tapi ya sudah aku tidak mengerti sama sekali?."
"Haaa."
Sety berkata.
"Ada apa my lord?tampak anda mendapat masalah?."
Avi menjawab.
"Tidak,aku tidak ada masalah."
Sety berkata.
"Oh begitu ya,baik my lord."
Avi berkata.
"Baik,sepertinya kita harus keluar dari sini."
Tampak sety dan refor tampak kebingungan yang dikatakan avi dan sety berkata.
"A-anu apa yang anda katakan,keluar dari sini?."
Avi menjawab.
"Ya,aku sudah bilang ini adalah skills miliku berarti ini bukan dunia."
Sety berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Baik,kita akan keluar."
Avi pun berpindah tempat dan setelahnya avi sudah berpindah tempat,tampaklah avi sudah keluar dari skillsnya.
Tampaklah sety dan refor kebingungan karena dunia ini subur tapi yang dunia sebelumnya tidak sama sekali,tampaklah mereka kaget karena berarti perkataan avi benar karena skillsnya berada ada ditubuhnya dan sety berkata.
"A-anu apakah ini dunia sesungguhnyakan?."
Avi menjawab.
"Ya."
Sety menjawab.
"Begitu ya,baik my lord saya akan selalu percaya terhadap perkataanmu."
Avi menjawab.
"Ya,begitu ya."
Tampak avi melihat mereka berdua yang lagi berlutu dihadapan avi dan avi mendapatkan ide,tampaklah avi sedang berkumpul untuk berbicara tampak kedua orang tersebut disitu dan avi berkata.
"Hmm,baik aku kenal kalian teman baru kalian anggap mereka teman."
"Jangan bertikah sewenang-wenangnya pada mereka."
Yang lain mejawab.
"Baik!."
Tyga berkata.
"Apakah dia dapat dipercaya my lord?."
Avi menjawab.
"Ya,karena mereka adalah pedangku."
Tampaklah mereka kaget karena avi berkata mereka sebuah pedang dan fahar berkata.
"A-apakah anda berbohongkah?."
Avi menjawab.
"Tidak,kalau kalian tidak percaya tanyak mereka."
Tyga berkata.
"Akan tetapi my lord ini cukup aku bingung?karena apa maksudnya dan kejadiannya?."
Avi menjawab.
"Kamu bisa tanyak mereka berdua."
Mereka mulai bertanyak sama sety dan refor dan tampaklah sety menceritakan tentang mereka siapa dan makhluk apa mereka,refor pun menceritakan gimana mereka ada disisi avi.
Mereka terus bercerita secara detail dan jujur dan tampaklah sety dan refor telah selesai menceritakan semuanya,avi berkata.
"Apakah kalian sudah percaya?aku tidak memaksa kalian percaya atau tida?itu tergantung kalian karena setiap orang berbedah-bedah pendapat."
Fahar berkata.
"Ya,aku percaya my lord tentang cerita anda walaupun yang mencerita adalah orang itu.
Fahar berkata tadi sambil menunjuk jarinya kerefor,avi menjawab.
"Begitu ya,tapi aku tetap percaya mereka dan jangan salah sangkah tentang mereka oke."
Semua berkata kecuali sety dan refor.
"Baik,kami mengerti my lord!."
Tampaklah kesalah pahaman telah selesai dan beberapa harinya avi sedang rapat tapi telah selesai dan tampaklah disitu adalah fahar,refor,sety,dan bawahannya fahar dan tampaklah avi kelelahan sampai-sampai dia menganggakat kedua tangannya keatas.
Dan terlihat mereka semua terdiam seketika dan avi berkata.
"Ada apa?."
Fahar berkata.
"Apakah anda kelelahan?anda terlihat kelelahan?."
Avi menjawab.
"Tidak,aku baik-baik saja."
Refor berkata.
"Tidak,anda terlihat kelelahan?."
Avi menjawab.
"Begitu ya,baiklah sudah ketahuan maka iya aku lelah akan tetapi kenapa kalian bertanyak begituan padahal hanya kelelahan biasa?."
Fahar berkata.
"Kami sangat menghawatirkan anda karena banyak pekerjaan."
Avi menjawab.
"Begitu ya,baiklah sepertinya kalian sangat khawatir ya."
Avi pun berdiri dan berkata.
"Baik,sepertinya aku mau keluar sebentar karena aku mau mencari material yang aku cari."
Fahar menjawab.
"Tidak usah my lord karena anda harus istirahat,biar kami yang mengurusnya untuk mencari material tersebut."
Avi kaget dong dan avi berkata.
"Tidak,tungguh sebentar?."
"Kenapa kamu menyuruhku istirahat?."
Fahar menjawab.
"Karena terlihat lelah."
Avi berkata.
__ADS_1
"Untuk apa istirahat kalau pekerjaannya belum selesai."
"Kerja memang melelahkan tapi begitulah kerja memang mendapatkan lelah."
Fahar hanya diam saja dan avi berkata.
"Aku pergi sebentar,aku hanya keujung hutan karena ada sesuatu yang mencurigakan disana."
Mereka terkejut dong dan fahar berkata.
"My lord biar kami yang mengawal anda biar tidak diserang sesuatu yang berbahaya."
Avi menjawab.
"Tidak,itu tidak usah karena aku sendiri kesana."
"Walaupun demikian aku tidak mau merepotkan kalian,aku bukanlah seorang raja yang suka memerintahkan prajuritnya seenak hati."
"Aku hanya orang biasa saja,kalau aku seenak hatinya memerintah tapi aku bukan seorang raja."
"Sama saja aku orang gila yang menghayal dia dirinya seorang raja."
"Yah,intinya aku tidak suka hal yang menurutku tidak masuk akal sama sekali."
Fahar berkata.
"Begitu ya."
Tampak fahar kepalahnya menunduk dan berkata.
"Tapi my lord kami hanya ingin tau yang ada diujung hutan tersebut yang anda katakan."
"Jadi kami mohon biar kami mengawal anda!."
Avi menjawab.
"Hah,baiklah akan tetapi jangan terlalu antusias untuk hal tersebut."
Fahar berkata.
"Baik my lord."
Setibahnya avi ada dihutan,terlihat mereka sedang berjalan kesana keujung hutan.
Avi pada saat dia masih diruangan itu,avi berkata.
"Baiklah,aku akan memindah tempatkan kalian ketempat tersebut."
Fahar berkata.
"Tidak my lord,tidak usah memindah tempati secara cepat."
"Karena lebih baik berjalan saja lebih efektif."
Semua kaget dong dari perkataan fahar dan avi menjawab.
"Oh begitu ya,baiklah mari berjalan kaki saja."
Dan begitulah permintaan mereka dan avi pun menerimanya,terlihat disitu ada fahar,refor,sety,dan bawahannya fahar.
Terlihat mereka sedang berbincang satu sama lain dan fahar berkata.
"A-anu my lord aku mau bertanyak."
Avi menjawab.
"Ada apa fahar?."
Fahar berkata.
"Aku ingin tanyak,pada saat kami dibangkitkan."
"Dimana tempat kami tersebut dan anda bilang kalu itu adalah sebuah kastil."
Mereka terkejut dong yang apa dikatakan fahar,avi menjawab.
"Oh,tempat itu ya."
Terlihat avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Itu adalah sebuah dunia yang aku tidak tau tapi disitu aku memang membangun sebuah kastil yang cukup besar dan tinggih."
Mereka terkejut dong dan sampai-sampai mereka berhenti berjalan karena yang dikatakan avi,dan avi berkata.
"Oh,kenapa kamu menanyakkan tempat tersebut?."
Fahar menjawab.
"Ya,karena aku tidak asing dengan tempat tersebut."
"Dan karena itu aku mau bertanyak tersebut my lord."
Avi berkata.
"Oh begitu ya."
"Akan tetapi kamu kesanakah?."
Terlihat avi tersenyum jahat dan fahar menjawab.
"A-apa bolehka?."
Avi menjawab.
"Boleh-boleh aja akan tetapi kenapa kamu kesana?."
Terlihat sama sebelumnya avi tersenyum jahat dan fahar menjawab.
"A-ah,soal itu adalah aku hanya tidak asing my lord karena aku tidak mengetahui tempat tersebut?."
Avi berkata.
"Baik,kalau begitu kita semua kesana."
Mereka terkejut dong karena avi langsung bilang begitu dan seketika mereka semua berpindah tempat,tampaklah mereka sudah berpindah tempat.
Tampaklah mereka sudah sampai didunia akhir dan terkejut dong mereka dengan dunia itu karena dunia tersebut mempunyai menara-menara yang sangat banyak dan tinggih,menara tersebut berbaris diujung dunia itu tersebut.
Jumlah menara tersebut sebanyak dua belas menara yang berbaris mengelilinggih dunia tersebut dan tampaklah ada seekor naga terbang mendekati mereka,tampaklah mereka panik dong karena mereka berfikir kalau naga tersebut mau menyerang mereka.
Dan tampaklah naga tersebut turun dan mendekati avi,tampaklah tersebut mendekati kepalahnya keavi dan avi pun mengelusnya.
Tampaklah mereka kaget dan fahar berkata.
"Si-siapa naga tersebut my lord?."
Avi menjawab.
"Ah,dia."
"Dia adalah rifer."
Mereka terkejut dong karena avi sudah tau dengan naga tersebut dan avi berkata.
"Ada apa?kenapa kalian terkejut sekali?."
Fahar menjawab.
"A-ah,soal itu."
"Pada saat saya pertama kali bangkit,kenapa saya gak melihat dia?."
Avi menjawab.
"Oh,dia aku temukan dia pada saat masih berbentuk telur."
"Pada saat itu aku menemukannya disini,aku pun tidak tau siapa dan apa tujuannya menaruh telur tersebut."
"Karena aku tidak tau siapa,karena skills ini adalah skills punyaku."
Fahar berkata.
"Begitu ya my lord."
"Hemm,akan tetapi kalau dia dikirim kesini kecuali para dewa."
Avi menjawab.
"Yah,mungkin dan akan tetapi aku tidak mempercayain hal tersebut karena untuk apa hal tersebut dipikirin terus."
"Dan karena itu tidak usah dipikirin hal tersebut karena itu akan membuat kalian kerepotan."
Fahar berkata.
"Begitu ya."
"Akan tetapi my lord."
Avi menjawab.
"Ada apa fahar?."
Fahar berkata.
"Gimana anda menetaskannya?."
Avi menjawab sedikit jahil.
"Ah,soal itu."
"Pada saat aku menumukan telurnya rifer,aku memasaknya karena aku lapar dan karena tidak matang malah menetas deh."
"Itulah dia menetas."
Terlihat kaget dong mereka dan terlihat avi tersenyum karena tidak tahan akan candaannya,avi berkata didalam dirinya.
"Sebenarnya tidak begitu kejadiannya akan tetapi pada saat aku menemukannya,telur tersebut pecah seketika saja."
"Itulah kejadian aslinya."
Fahar berkata.
"Oooh,begitu ya my lord."
Avi menjawab.
"I-iya,heee."
Refor berkata.
"Akan tetapi my lord,pada saat kami ada dikastil ini kenapa kami tidak ketemu dia?."
Seketika mereka terkejut dan seketika diam,avi menjawab.
"Ah,soal itu mungkin kalian belum dikenalnya maka dia gak mau menumui kalian tersebut."
Sety berkata.
"Oh begitu ya,akan tetapi kalau tidak dikenal kenapa dia tidak menyerang kami?kan kami orang asing?."
Avi menjawab.
"Ya,karena rifer tidak mau menyerang kalian karena mungkin kalian adalah teman menurut rifer."
Sety berkata.
"Begitu ya."
Avi berkata.
"Gimana kita masuk kastil itu,kan kalian ingin memasukinya."
Mereka senang dong dan mereka berkata.
"Baik."
Avi dan yang lain memasuki kastil begitu juga rifer dan tampaklah kastil itu terlihat besar dan tinggih,tampaklah banyak sekali barang seperti benderah merah putih didinding tiang.
Tampaklah mereka tabjuk yang mereka lihat dan tampaklah avi mau mengatakan sesuatu ditengah ruangan,avi berkata.
"Kalau begitu gimana kalian berkeliling untuk melihat-lihat untuk mengetahui kastil ini."
Mereka menjawab.
"Baik my lord."
Tampaklah mereka senang sekali dan avi pun tersenyum saja,dan tampaklah mereka menyebar untuk melihat-lihat kastil tersebut.
Dan tampaklah fahar,refor melihat ujung karpet merah tersebut dan mereka mengikutinya dan sampailah mereka disebuah dinding yang ada diujung dinding.
Sebenarnya mereka mengikuti karpet yang ada dikastil tersebut untuk menaruh kursi diujung karpet itu berada dan tampaklah avi mendatangi sebuah ruangan dan dia memasukinya,tampaklah avi melihat-lihat ruangan tersebut dengan senang.
Setelah melihat-lihat setelahnya avi mengambil satu buku yang ada dirak buku tersebut dan avi membacanya dan akhirnya avi telah selesai membaca dan menaruhnya lagi dirak buku tersebut.
Setelah avi keluar ruangan tersebut dan avi mau keluar kastil itu untuk melihat menarah yang ada diujung dunia tersebut karena gak ada kerjaan,setelah dia keluar dari lorong untuk menujuk pintu keluar.
Akan tetapi mereka berkumpul ditengah ruangan karena mereka ingin menunjukkan sesuatu dan avi mendekati mereka dan avi berkata.
"Kenapa kalian berkumpul ditengah ruangan?."
Fahar menjawab.
"Kami menungguh anda."
Avi berkata.
"Menungguhku?apakah kalian sudah selesai berkeliling?."
Fahar menjawab.
"Ya,sudah selesai my lord."
Avi berkata.
"Oh begitu ya,akan tetapi kenapa kalian membawak kursi tersebut dan menaruhnya disitu?."
Fahar menjawab.
"Kami ingin anda mendudukinya."
Avi bingung dong dari perkataan fahar dan tampaklah avi tidak tau maksudnya,avi berkata.
"Untuk apa aku mendudukinya?akukan tidak lelah?."
Fahar menjawab.
"Tidak,kami hanya anda mendudukinya karena anda pemilik kastil ini."
"Jadi aku mohon."
Tampaklah fahar dan yang lain merencanakan sesuatu dan avi pun curiga akan tetapi avi tidak memikirkannya,tampaklah mereka masih berlutut dihadapan avi karena permintaan mereka dan avi berkata.
"Baik,aku terima."
Mereka terlihat senang dong dan avi berkata.
"Sebenarnya apa yang kalian rencanakan sebenarnya?."
Fahar berkata.
"Tidak ada my lord."
Avi pun bingung dong dan avi mendekati kursi tersebut dan mendudukinya aka tetapi fahar berkata.
"My lord apakah anda selalu duduk seperti itu?."
Avi menjawab.
"Iya,kan biasanya orang duduk itu ya seperti duduk biasa."
"Kaki dibawah dan tangan ada pegangan kursi,kan begitulah cara duduk orang biasanya."
"Apakah ada yang salah duduk begituan?sebenarnya apa yang kalian rencanakan sebenarnya?."
Fahar berkata.
"Tidak my lord,akan tetapi itu duduk gaya orang biasa dan kami ingin duduk gaya raja."
Avi pun bingung yang dikatakan fahar dan avi berkata.
"Kan duduk raja seperti umumnya?."
Fahar berkata.
"Tidak,itu bukan duduk gaya raja namun gaya orang biasa umumnya."
Avi menjawab.
"Jadi gaya raja gimana?."
Avi pun masih bingung dong dan fahar berkata.
"Duduk gaya raja adalah kaki kiri bersilang kekanan,badan dimiringkan sedikit kekanan dan tangan kanan ditaruh digagang kusi habis itu berdirikan digagang kursi."
"Dan kepalah dimiringkan kekanan dan kepalah harus ditaruh ditangan kanan seperti anda tidur dikursi seperti itulah."
Dan terlihat avi melakukannya dan avi berkata.
"Apakah seperti ini?."
Fahar menjawab.
__ADS_1
"Ya."
Tampaklah mereka bisa melihat masa depan dan mereka terkejut akan tersebut.karena mereka dimasa depan avi akan dilayanin semua raja kegelapa,iblis,dan pelayan berjumlah 37orang yang ada disamping avi.