Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Sekelompok organisasi telah muncul dipermukaan.chapter 61


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampaklah serena,vema,mila,laura,vilsy,tina,azura,freci,mika ada disebuah ruangan dan tampaklah mereka sedang duduk bersama disuatu meja sambil menikmati sebuah kue dan teh dan tampaklah serena teringat sesuatu dan tampaklah mila sadar dong hal tersebut itu dan mila berkata.


"Ada apa serena?."


Serena berkata.


"Tidak,tidak apa-apa kok."


"Hanya saja aku pada hari ini masih belum bisa tau makanan apa my lord avi sukai."


"Haaaaaaaaaaaaa."


Mila berkata.


"Oh,begitu ya."


Tampaklah yang lain saling melihat satu sama lain dan freci berkata.


"Apakah itu harus memang pentingkah,serena?."


"Karena my lord avi terkadang banyak dimakan-makanan apa saja tanpa memilih-milih makanan."


"Kecuali makanan dia dilarang oleh agama kita anut ini."


Tina berkata.


"Iya,memang benar juga sih."


"Tapi aku jarang deh,my lord avi sangat menyukai satu makanan terus-menerus kecuali jagung meletus."


Mereka semua berkata.


"Itu memang makanan ringan!."


"Jadi my lord avi suka makan jagung meletus terus-menerus maupun setiap harinya."


Serena berkata.


"Haaaaaaaaaaaa."


"Kayaknya kita jarang sih menemukan my lord avi menyukai suatu makanan yang setiap kali makan atau dicobainya?."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


Laura berkata.


"Aku juga pernah dengar kalau my lord avi menyukai suatu makanan deh."


"Karena aku mendengar pada waktu itu yang mana avi berbicara dengan fahar tentang makanan paling disukai."


"Jadi tanyak aja sama my lord avi?."


"Apa susahnyakan bertanyak?."


Serena berkata.


"Iya,sih."


"Tapi tetap sama juga."


"Karena my lord avi terkadang tidak memperdulikan soal itu tersebut."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


Vilsy berkata.


"Tenang saja serena."


"Pastih avi menjawabnya."


"Karena avi tidak sejahat itu loh."


Serena berkata.


"Begitu ya,vilsy."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


"Tapi apakah itu bisa itu demikian bisa dijawab avi dengan begitu mudah sekalikah?."


"Karena my lord avi terkadang tidak menjawabnya dengan serius sekali."


"Haaaaaaaaaa."


Azura berkata.


"Tenang saja serena."


"Pastih avi bisa menjawab pertanyaanmu itu tersebut begitu mudah sekali."


Serena berkata.


"Begitu ya,azura."


"Haaaaaaaaaaaaa."


Mika berkata.


"Ha,kayaknya dari perkataanmu itu serena."


"Kayaknya yang kamu bilang itu tidak sepenuhnya begitulah."


"Karena terkadang my lord avi suka bercandaan saat menjawab pertanyaan itu tersebut."


Serena berkata.


"Begitu ya,mika."


Freci berkata.


"Kayaknya tanyak saja dulu serena."


"Baru kalau avi menjawabnya tidak serius maka beritau kami hal itu tersebut."


Serena berkata.


"Begitu ya,freci."


Freci berkata.


"Kayaknya my lord avi sedang ada disebuah ruangan deh."


"Kayaknya dia sedang makan jagung meletus sebanyak satu mangkuk besar penuh sambil duduk dikursi panjang."


Serena berkata.


"O-oh,be-begitu ya freci."


Mereka berkata didalam dirinya.


"Kayaknya itu salah satu kebiasaan my lord avi deh."


"Haaaaaaaaaaaa."


Tampaklah avi ada disebuah ruangan dan tampak avi duduk dikursi panjang sambil makan jagung meletus akan tetapi sembilan istrinya ada diruangan itu tersebut dan tampaklah mereka sedang berdiri didepan avi dan avi berkata.


"Ehg?!."


"Makanan kesukaanku?."


Mila berkata.


"Iya,my lord avi."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Kalau tidak salah makan kesukaanku adalah jangkrik goreng."


"Apalagi ditumis dengan sayur-sayuran mangkin tambah enak rasanya."


Terkejut mereka sembilan dan terdiam karena sudah mengetahui makanan kesukaan avi adalah sebuah jangkrik goreng atau jangkrik tumis sayur-sayuran dan avi menyadarinya dong hal itu tersebut dan avi berkata.


"Ada apa?."


"Kenapa kalian terdiam begitu?."


"Apa yang terjadi sebenarnya?."


Mila berkata.


"Ehg!."


"Ti-tidak apa-apa kok,my lord avi."


"Hanya saja?."


"Kenapa makanan kesukaan anda sebuah jangkrik goreng atau dimasak?."


"Apakah anda bercandakah,my lord avi?."


Seketika avi tersenyum dan avi berkata.


"Tidak,aku tidak sedang bercanda sekarang soal itu tersebut."


"Makanan kesukaanku memang jangkrik yang dimasak goreng atau ditumis sayur-sayuran."

__ADS_1


Mila berkata.


"Be-begitu ya,my lord avi."


Tampaklah avi kebingungan dong hal itu tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Haaaaaaaaaaaa."


"Sebenarnya apa yang terjadi kepada mereka itu tersebut?."


"Kan memang makanan kesukaanku itu memang sebuah jangkrik digoreng?."


"Haaaaaaaaaaaaaaaa."


"Biasanya aku memakannya pada waktu sekolah dasar karena ingin mengetahui gimana rasa jangkrik dimasak goreng."


"Dan hal hasil aku ketagihan dong."


"Haaaaaaaaaaaaa."


"Biasanya orang-orang dinegaraku suka memakan jangkrik kalau digoreng atau ditumis atau lain sebagainya."


"Tapi sebagian orang tidak suka sih."


"Karena sebagian orang saja yang suka apalagi itu bukanlah tradisi negaraku sih."


"Karena negara lain juga melakukan itu tersebut juga."


"Haaaaaaaaaaaaaa."


"Sebenarnya apa yang terjadi sebenarnya kepada mereka tersebut?."


Tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang makan jagung meletus sambil duduk dikursi kerjanya yang ada diruang kerjanya itu tersebut dan avi berkata.


"Ha,sebuah surat?."


Hild berkata.


"Iya,my lord."


"Surat itu tersebut dari negara jomblo."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah hild mengeluarkan surat itu tersebut saku celananya dan mengasihkannya kepada avi dan avi berkata sambil melihat itu tersebut.


"Hmmmm?."


"Begitu ya."


Tampaklah avi membaca seluruh isi surat itu tersebut dan avi seketika menaruh surat itu tersebut karena sudah selesai membacanya dan avi berkata.


"Kayaknya aku harus kesana ya?."


Hild berkata.


"Baik,saya mengerti my lord avi."


Tampaklah avi sudah ada diistana kerajaan negara jomblo dan tampaklah avi sedang duduk dikursi panjang dan tampaklah avi saling bertatapan dengan raja negara jomblo dan avi berkata.


"Jadi ada apa anda memanggil saya kesini ya?."


Raja negara jomblo berkata.


"Karena."


"Ehem."


"Aku memanggilmu kesini karena sebuah masalah yang aku susah lakukan dari tadi."


Tampaklah avi menatap tajam raja negara jomblo itu tersebut dan tampaklah raja negara jomblo ketakutan dong dan raja negara jomblo berkata.


"Ehg?!."


"Bu-bukan ada maksud apapun loh,avi!."


Avi berkata.


"Begitu ya,raja."


"Kenapa anda bilang tidak bisa anda lakukan dari tadi?."


Raja negara jomblo mangkin ketakutan dong dan raja negara jomblo berkata.


"Ehg!."


"Ehem."


"Karena masalah ini muncul beberapa waktu jam yang lalu."


"Ehem."


"Masalah ini muncul beberapa waktu yang telah lewat."


"Tapi ini hari yang lalu loh."


"Karena msalah ini muncul pada hari ini."


"Jadi sebenarnya aku tidak mengatasih masalah ini tersebut kecuali dirimu sendiri avi."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Raja negara jomblo berkata.


"Jadi apakah kamu bisa melakukannya,avi?."


Avi berkata.


"Iya,mungkin."


"Jadi masalah ini apa wahai raja negara jomblo?."


Raja negara jomblo berkata.


"Oh,soal itu."


"Masalah ini karena sebuah sekolah harus menghadiri orang penting dari beberapa negara."


"Seperti petualang terkuat,pahlawan terkuat,kesatria terkuat atau hal lainnya sebagainya."


"Sebenarnya aku sudah menolaknya akan tetapi para petinggi tidak terima hal itu tersebut."


"Apalagi para guru sekolah itu tersebut."


"Karena tidak terima soal aku tidak menerima masalah dari itu tersebut."


"Karena para guru sekolah itu tersebut mau para orang-orang kuat dan penting sekali untuk mengajari murid-murid yang berada disekolah itu tersebut."


"Aku juga memberi orang-orang penting dari beberapa negara."


"Akan tetapi masih ada satu orang yang belum ada karena aku belum menentukan orang penting itu."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Seketika avi tersenyum jahat dong dan avi berkata.


"Gimana aku sendiri yang datang kesana itu tersebut."


"Dan aku memakai wujud asliku ini."


Tampaklah raja negara jomblo terkejut dong dan raja negara jomblo berkata.


"Ehg?!."


"Tu-tungguh sebentar?!."


"I-itu terlalu berlebihan sekali,avi?!."


"Lebih baik aku samarkan identitas dirimu dan kamu menyamar jadi orang lain yang sesuatu biar tidak terlalu mencari perhatian sekali."


Avi berkata.


"Begitu ya,raja negara jomblo."


"Baik,aku terima apa yang kamu katakan itu tersebut."


Raja negara jomblo berkata.


"Iya,sama-sama."


Tampaklah disuatu hari avi tampak ada disebuah kelas disekolah negara jomblo akan tetapi avi menyamar menjadi orang lain dan tampaklah para murid-murid dikelas itu melihat kearah avi yang ada didepan mereka itu tersebut dan guru itu berkata.


"Baik,dengar semua."


"Dia adalah seseorang diutus oleh raja untuk mengajari kalian bertarung dan lain sebagainya."


Para murid berkata.


"Baik,pak guru."


Tampaklah avi ada dihutan sambil berjalan akan tetapi ada para murid didepannya dan tampaklah ada para murid ada yang tidak suka dengan avi karena wujud penyamaran avi seperti orang bodoh yang tampak seperti tidak kuat sama sekali dan tampaklah para murid saling berbisik satu sama lain tentang avi yang diremehkan karena tampak seperti orang lemah.

__ADS_1


Tampaklah para murid berhenti berjalan begitu juga avi karena ada sebuah monster didepan mereka semua dan tampaklah para murid senang dong karena monster cukup lemah bagi mereka tapi avi tampak tidak perdulikan hal itu tersebut.


Tampaklah mereka tersenyum jahat dan mereka menyerang monster itu secara bersamaan dan tampaklah mereka menyerang monster begitu sengit sekali dan mereka setelahnya berhasil mengalahkan monster itu tersebut dan tampaklah avi takjub yang mereka lakukan hal itu tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Hmmmmm?."


"Kayaknya mereka cukup kuat sekali ya?."


"Tapi?."


Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata didalam dirinya.


"Mereka tetap ssperti orang bodoh saja kalau mereka mempunyai rasa benci dan rasa tidak suka didalam hati mereka itu tersebut."


Tampaklah para murid menatap rendah avi dan tampaklah mereka tidak suka dengan avi tapi avi tidak memperdulikan hal itu tersebut dan tampaklah dari salah satu mereka berjalan menujuk avi dan tampaklah dia berhenti berjalan dan tampaklah orang itu berdiri didepan avi dan orang itu berkata.


"Woi,apa yang lucu?!."


"Hah!."


Avi berkata.


"Tidak,tidak apa-apa."


Orang itu menatap tajam avi dan orang itu berkata.


"Begitu ya,sampah."


"Eheh."


Tampaklah orang berjalan pergi menjauh dari avi dan tampaklah mereka seketika berhenti berjalan begitu juga avi karena ada sebuah monster begitu kuat sekali bagi mereka akan tetapi monster itu cukup lemah bagi avi dan bagaikan lalat dipukul saja bagi avi dan tampaklah para murid itu ketakutan sekali dong dan salah satu mereka berkata.


"Tenanglah kalian semua!!!!!."


"Kita cukup membunuhnya saja!."


"Kalau begitu waktunya."


"Serang!!!!!!!!."


Tampaklah para murid mulai bergerak menyerang monster itu tersebut akan tetapi tampaklah avi sedang duduk didahan pohon sambil makan pisang dan tampaklah pisang itu satu sisir yang ada disamping avi dan tampaklah para murid diserang habis-habisan oleh makhluk itu tersebut tanpa ampun sama sekali bagi mereka dan tampaklah mereka semua tidak berdaya lagi dan tidak sanggup menyerang monster itu tersebut.


Tampaklah para murid itu berdiri dari berbaring ditanah dan tampaklah mereka masih tidak berdaya sama sekali dan tampaklah mereka sudah begitu kelelahan sekali dan salah satu mereka berkata.


"Woi!."


"Bantulah kami!."


"Jangan senang dengan pisang itu tersebut!."


"Bantulah kami semua!."


"Kan kamu salah satu diutus raja!."


"Untuk apa kamu bersantai saja!."


"Hah!."


"Seharusnya kamu melatih kami karena kamu orang yang diutus oleh raja."


Tampaklah avi terdiam tidak memperdulikan hal itu tersebut dan avi berkata.


"Kan kalian sendirikan kalau kalian tidak perlu akukan?."


"Walaupun itu juga tidak begitu berbahaya sekali."


"Kan itu tugas kaliankan?."


"Jadi aku tidak peduli apa yang kalian katakan."


"Aku hanya ingin mendengar kalian menang saja dalam pertarungan ini saja."


"Semoga beruntung bagi kalian semua."


Tampaklah para murid terkejut yang avi katakan tadi itu tersebut dan mereka terdiam saja yang avi katakan itu tersebut dan tampaklah mereka bergerak mulai menyerang monster itu tersebut dan setelahnya mereka berhasil mengalahkannya walaupun babak belur sekali dan tampak seketika avi.


menyadari sesuatu yang akan muncul kesitu dengan kecepatan tinggih sekali kesitu dan tampaklah benar saja ada tujuh orang-orang misterius yang wajahnya ditutupi sebuah kain dan pakaian berwarna hitam tapi ada sedikit berwarna kuning disekitar bajunya.


Tampaklah para murid ketakutan sekali dong karena mereka merasakan ancaman begitu kuat dari tujuh orang itu tersebut dan salah satu para murid berkata.


"Si-siapa ka-kalian sebenarnya!."


Salah satu ketujuh orang misterius itu berkata.


"Kami adalah dari salah satu organisasi rahasia yang bertugas menghabisi kalian semu-."


Seketika salah satu mereka itu tewas ditempat karena sebuah mawar tertancap dileher salah satu mereka itu tersebut karena duri mawar menancap dileher orang itu tersebut dan tampaklah para murid dan orang-orang misterius itu terkejut dong yang apa terjadi barusan itu tersebut dan tampaklah yang melakukannya adalah avi dan avi berkata.


"Ha,baiklah kalau begitu."


"Aku sudah tau kalian akan muncul kesini wahai orang-orang organisasi misterius."


Seketika avi tersenyum dan avi seketika berdiri dari duduknya didahan dan tampaklah avi menatap tajam orang-orang misterius itu tersebut dan tampak juga orang-orang misterius itu tersebut ketakutan sekali karena ada avi dan tampaklah para murid kebingungan dong yang apa terjadi barusan itu tersebut dan avi berkata.


"Waktunya bermain sekarang."


"Dan waktu bermain dengan para murid telah selesai."


Seketika avi menghilang dan seketika orang-orang misterius itu seketika tewas satu persatu dan tampaklah sebagian orang-orang misterius itu ketakutan sekali dan mereka mencoba tapi mereka tetap terbunuh dan setelahnya orang-orang misterius itu tersebut tewas ditempat semua dan tampaklah seketika avi muncul didepan para murid itu tersebut dan sebenarnya yang membunuh orang-orang misterius itu tersebut adalah avi dengan kecepatan seratus persennya dan avi berkata.


"Ha,baiklah."


"Waktu bermain telah selesai juga."


Tampaklah para murid terbengong semua dong yang apa terjadi itu tersebut dan tampaklah setelahnya avi dan para murid ada dikelas dan juga bersama guru kelas para murid itu tersebut dan guru berkata.


"Baik."


"Kalian sudah mendapatkan pelajarankan dari orang yang disuruh raja ini tersebut?."


Para murid berkata.


"Iya."


Guru itu berkata.


"Jadi apakah kalian taukah dia siapakah?."


Para murid kebingungan dong karena para murid tidak mengetahui siapa avi sebenarnya dan para murid menggelengkan kepalahnya dan berkata.


"Tidak pak guru."


"Kami tidak tau siapa orang itu sebenarnya?."


Guru berkata.


"Begitu ya."


"Dia adalah salah satu pemimpin para jenderal negara ex tizio."


Terkejut dong para murid yang apa dikatakan guru itu tersebut dan guru berkata.


"Dia bukanlah jenderal melainkan pemimpin para jenderal."


"Dan juga bukan raja negera ex tizio karena para jenderal memiliki pemimpinya masing-masing dan pemimpin jenderal memiliki pemimpin yang berupa raja negera ex tizio sendiri."


Terdiam dong para murid dan salah satu para murid berkata.


"Ehg?!."


"Sa-salah satu pemimpin para jenderal?!."


"Se-selama tadi itu dia seorang pemimpin para jenderal!."


Avi berkata.


"Ha,kalian tidak percaya ya tidak apa-apa sih."


Seketika avi berubah bentuk dengan wujud manusia sebenarnya yang berambut putih dan berwarna merah akan tetapi avi memakai topeng yang pernah dibelinya waktu itu dan tampaklah avi menggunakan pakaian berwarna hitam dan terkejut dong para murid begitu juga guru itu tersebut dan avi berkata.


"Ha,kayaknya aku tidak butuh penyamaran lagi kayaknya."


"Karena aku sudah mengetahui seberapa hebat kalian sebenarnya."


"Jadi sepertinya kalian tidak butuh lagi orang-orang kuat sepertiku apalagi orang-orang kuat dari beberapa negara."


"Tapi?."


"Kayaknya perkataan kalian cukup begitu manis sekali pada pelajaran itu tersebut."


"Akan tetapi perkataan kalian sajalah yang begitu manis sekali akan tetapi perbuatan kalian sendirilah yang tidak menerapkan yang apa kalian ucapkan itu tersebut."


"Jadi sama saja berbohong dengan perbuatan kalian itu tersebut."


"Kayaknya untuk disini sajalah kali ini."


"Kalau begitu,dah sampai jumpa lagi."


Seketika avi menghilang dan tampaklah para murid terdiam dan guru itu juga terdiam juga dan para murid berkata.


"Begitu ya."


"Perbuatan kitalah yang tidak sama dengan yang kita ucapkan itu tersebut ya?."


"Haaaaaaaaaaa."


"Kayaknya kita sendirilah yang salah selama tadi itu tersebut."

__ADS_1


"Haaaaaaaaaaa."


__ADS_2