
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang lagi makan tela-tela sambil duduk dikursi kerjanya dan sambil memainkan sebuah catur dan seketika tatapan avi menjadi tajam sekali dan avi mengerakan caturnya tersebut dan avi berkata.
"Bans."
Seketika bans muncul dihadapan avi dengan keadaan berlutut dihadapan avi dan bans berkata.
"Baik."
"Ada apa my lord?."
"Anda memanggil saya?."
Avi berkata.
"Bantulah pada sebuah kerajaan dorfu."
Bans berkata.
"Baik,my lord."
"Saya akan mengerjakan hal tersebut."
Seketika bans menghilang begitu saja dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Hari aku malas bercanda lagi."
"Lebih baik membantu semestinya saja."
"Tanpa adanya diriku."
Seketika avi tersenyum jahat dan serena yang ada disamping avi kebingungan karena avi tersenyum dua kali dan berbicara sendirinya dan tampaklah bans dan kelompoknya membantu kerajaan dorfu dari penyerangan dikerajaan tersebut karena kerajaan itu sedang adanya penyerangan dari pasukan kekaiti dan tampaklah bans dan kelompoknya sudah menghabisi pasukan kekaiti tersebut dari kerajaan dorfu,bans dan kelompoknya menghilang dari kerajaan dorfu secara tiba-tiba karena bans dan kelompoknya ingin melaporkan dengan selesainya tugas mereka lakukan tersebut.
Tampaklah seketika bans dan kelompoknya muncul dihadapan avi dengan keadaan berlutut dihadapan avi yang lagi duduk dikursi kerjanya dan bans berkata.
"My lord."
"Kami telah menyelesaikan tugas kami yang anda berikan kepada kami."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Terima banyak bans."
Seketika avi tersenyum dan bans berkata.
"Baik,my lord."
"Kami pamit pergi dulu ya,my lord."
Avi berkata.
"Iya."
Seketika bans dan kelompoknya menghilang dihadapan avi dan tampaklah setelahnya tampaklah avi yang lagi makan jagung meletus sambil duduk dikursi kerjanya dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kalau tidak salah pedang waktu itu tidak ada yang tau ya."
"Dengan pedang itu ya."
"Tapi siapa yang membuat pedang itu ya?."
"Dan siapa yang mempunyainya?."
"Hmmmmm?."
"Tapi."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Tapi gimana ya,caranya buat tank raksasa ya?."
"Mungkin enak karena bisa menghancur lemburkan satu kota menjadi abu sekali tembakan saja."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Sungguh menarik ya."
"Kalau ada."
Seketika serena terkejut karena serena merasa avi sedang ingin menghancurkan seluruh kota kerajaan dengan tank raksasa dan serena berkata didalam dirinya.
"Gawat!."
"Sifat jahat my lord avi sudah muncul!."
Avi berkata.
"Tapi."
"Tidak enak juga sih."
"Karena cepat kali hancur dan susah pindahi atau digeraki ketempat lainnya."
"Karena aku sudah pernah membaca sebuah buku sejarah tentang tank raksasa yang dibuat oleh seseorang dari suatu negara."
"Tapi kalau tidak salah orang itu mendapatkan kerugian cukup besar sekali ya."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Kayaknya aku buat tank-tankngan sajalah."
"Dari pada membuat sesuatu yang susah sekali."
"Akupun tidak tau gimana cara buat tank yang berukuran raksasa."
"Tapi kalau ada maka mengerikan sekali ya."
"Kalau tank itu masuk kemedan perang."
"Tapi dua kapal bisa terbang saja sudah mengerikan."
"Apalagi tank berukuran raksasa bisa terbang."
"Maka makin mengerikan sajalah."
Tampaklah serena menghela napas dan serena berkata didalam dirinya.
"Haaaaaaaaaaa."
"Kayaknya my lord mempunyai pemikiran begitu jahat sekali ya."
"Tapi."
Seketika serena tersenyum dan serena berkata didalam dirinya.
"Dia selalu memikirkan apa yang dia lakukan sebelum melakukan hal sesuatu."
"Karena my lord selalu tidak mau melakukan suatu tindakan sebelum memikirkan tindakan yang dia lakukan."
"Karena my lord takut dengan kesalahan yang dia lakukannya."
__ADS_1
Tampaklah avi sedang berjalan dan avi seketika berhenti berjalan dan duduk dibawah pohon dekat tepi jurang dan tampak avi meliha pemandangan kotanya yang dia tinggal dari jarak jauh dan avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum dan avi berkata.
"Kayaknya hari ini tidak ada masalah tentang istriku lagi ya."
"Karena setiap saat mereka buat kebisingan didepanku."
"Memang wanita memang terlalu bising ya kalau urusan rumah tangga."
"Tapi aku sudah tau pastih gimana seorang wanita kalau sudah puluhan tahun sudah menikah."
"Pastih selalu menungguh suaminya didepan pintu sambil memegang sapu karena suaminya pulang terlambat."
"Apalagi perkataan kematiannya dan apalagi tatapannya yang begitu mengerikan sekali kalau sudah marah."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Sebenarnya masih banyak lagi hal kalau istri sudah marah atau ribut dengan suaminya."
"Haaaaaaaaaaa."
"Karena itulah aku tidak suka menikah karena aku takut hal tersebut."
"Tapi."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Aku tetap bahagia sekali dengan pernikahanku dengan mereka."
"Walaupun aku dan mereka bagaikan seorang budak dan tuannya saja."
"Karena mereka bersifat bagaikan kayak budak saja."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Tapi."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Kayaknya aku harus memanggil merekalah."
"Dery."
Seketika dery muncul begitu juga para jenderal avi lainnya yang muncul dihadapan avi dengan keadaan berlutut dihadapan avi dan dery berkata.
"Ada apa my lord?."
"Kenapa anda memanggil saya?."
Avi berkata.
"Bantulah kerajaan dusmus."
Para jenderal avi berkata.
"Baik,my lord."
"Kami akan mengerjakan yang anda perintah tersebut."
Seketika para jenderal avi menghilang didepan avi,tampaklah para jenderal avi membantu kerajaan dusmus yang mana kerajaan itu sedang ada penyerangan yang dilakukan oleh pasukan kekaiti,tampaklah para jenderal avi membantai habis pasukan kekaiti tersebut tanpa tersisah apapun dan tampaklah ada empat ancient build yang sedang meliha para jenderal avi yang membantu kota kerajaan tersebut dari jarak jatuh.
Tampaklah mereka berempat begitu senang sekali dengan adanya orang kuat seperti para jenderal avi dan sebenarnya empat ancient build adalah empat bawahan terbaik dari seseorang yang paling ditakuti didunia tersebut dan sebenarnya seseorang itu bukanlah raja kegelapan maupun orang kuat dan terkejam seperti raja kegelapan null,seseorang itu benar-benar tersembunyik sekali dan dia muncul pada empat ratus raja kegelapan null menghilang dari dunia tersebut.
Tampaklah empat ancient build begitu senang sekali karena mereka menemuka orang kuat setara dengan mereka berempat dan mereka berempat sangat begitu menginginkannya dan salah satu ancient berkata.
"Waw,sungguh mereka kuat sekali ya."
Salah satu ancient berkata.
"Ha,mungkin begitulah kayaknya."
"Kita harus melaporkannya."
"Kalau ada orang kuat setara dengan kita."
"Memang sungguh mereka sangat begitu kuat sekali ya."
Salah satu ancient berkata.
"Iya,kamu benar sekali."
Seketika avi tersenyum karena avi bisa mengetahui kalau empat ancient itu sedang melihat para jenderalnya dari jarak jauh dan avi berkata.
"Waw sekali ya."
"Kalian sudah melihatnya ya,ancient build."
Tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi yang lagi duduk dikursi kerjanya akan tetapi ada empat bawahannya diruangan avi berada yang mana empat bawahan avi itu adalah raja kegelapan yang dibuat mati suri oleh avi,wanita yang pernah menembakan laser perpindahan dunia dan wanita yang pernah avi buat mata suri disebuah kerajaan,tampaklah mereka berdiri dihadapan avi dengan begitu ketakutan sekali dan raja kegelapan itu berkata.
"A-ada apa anda memanggil kami berempat datang kemari?."
Avi berkata.
"Bawahlah dua puluh orang dari kerajaan resing."
Raja kegelapan itu berkata.
"Dua puluh orang?."
"Dari kerajaan resing?."
Avi berkata.
"Iya."
"Kalian harus membawak dua puluh orang dari kerajaan resing."
"Yang mana dua puluh orang itu adalah bawahannya dari kekaiti yang menyamar jadi petinggih negara resing tersebut."
Raja kegelapan itu berkata.
"Ta-tapi my lord."
"Ka-kami tidak bisa melakukannya."
"Karena kekuatan asli kami menghilang."
"Kami tidak seperti dulu lagi."
"Kami tidak melakukannya tugas itu tersebut,wahai my lord."
Avi seketika tersenyum jahat dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Seketika avi mencengkram kepalah raja kegelapan tersebut dengan tatapan begitu tajam sekali dan avi berkata.
"Apakah tidak bisakah kalian melakukan hal begituan?."
"Aku tidak peduli dengan hal tersebut."
__ADS_1
"Sebaiknya kalian lakukan yang apa aku perintah tersebut."
Seketika mereka bertiga ketakutan sekali dengan hal tersebut dan mereka bertiga berkata.
"Ba-baik,my lord!."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Lakukan sekarang juga."
Mereka bertiga berkata.
"Baik,my lord!."
Avi seketika melepaskan cengkraman tangannya dari kepalah raja kegelapan tersebut dan seketika pergi keluar dari ruangan avi tersebut dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Sebenarnya tadi sedang bercanda sih."
"Haaaaaaaaaaa."
"Candaanku begitu menyeramkan sekali ya."
"Haaaaaaaaaaaa."
Tampaklah tiga bawahan avi itu sudah memasuki kota yang avi maksud tersebut dan merek bertiga sudah ada didalam kota tersebut dengan mengenakan jubah cokelat,tampaklah tiga bawahan avi sudah menyusup masuk ketempat yang menjadi bawahan kekaiti yang lagi menyamar menjadi petinggih kota tersebut,tampaklah tiga bawahan avi tersebut sudah memulai aksi mereka secara sembunyik-sembunyik dan tampaklah satu persatu bawahan kekaiti sudah ditangkap dan sudah diamankan oleh tiga bawahan avi tersebut.
Tampaklah bawahan kekaiti itu ditaruh oleh tiga bawahan avi kedalam suatu lubang begitu dalam sekali dan bawahan kekaiti kembalik sadar kembalik karena mereka dibuat pingsan dan bawahan kekaiti itu melihat keatas mereka yang mana diatas mereka ada tiga bawahan avi yang lagi melihat mereka dari atas dan salah satu bawahan kekaiti berkata.
"Woi,kurang ajar kalian!."
"Berani-beraninya kalian menaruh petinggih negara resing kedalam lubang ini!."
Seketika raja kegelapan tersenyum dan raja kegelapan itu berkata.
"Woi,kamu terlalu ribut sekali."
"Apakah kalian sadar dirikah?."
"Kan kalian bawahannya kekaiti dan bukan petinggih negara resing."
Seketika terkejut bawahan kekaiti itu semua dan salah satu bawahan kekaiti berkata.
"A-apa maksudmu!."
"Ka-kamu memang kurang ajar sekali kepada kami semua!."
Raja kegelapan itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Tapi tenang saja kalian semua."
"Karena kalian semua akan tewas ditempat itu tersebut."
Seketika bawahan kekaiti itu ketakutan semuanya dan raja kegelapan itu berkata.
"Karena tuanku menyuruh kami menewaskan kalian semua kelubang yang kalian tempati tersebut."
"Semoga kalian menikmatinya ya."
"Sungguh manis sekali ya."
"Melihat ketakutan dari kalian semuanya."
Seketika tiga bawahan avi tersenyum jahat dan bawahan kekaiti itu semua seketika makin ketakutan sekali karena mereka melihat bawahan avi yang begitu menyeramkan sekali kalau dilihat mereka semua dan tampaklah kekaiti marah sekali dengan adanya laporan dari bawahannya yang melaporkan tentang bawahannya yang dikirimkan kekota resing tersebut dan kekaiti berkata.
"Kurang ajar!."
"Siapa berani-beraninya merusak rencanaku yang selama ini aku buat!."
"Kurang ajar dengan orang tersebut!."
"Awas saja dirimu ya!."
"Wahai yang mengagalkan rencanaku."
Seketika kekaiti tersenyum jahat akan tetapi seketika ada yang melempar sebuah biji buah kearah kepalahnya dan seketika kekaiti makin marah karena ada yang melempar sebuah biji buah dan kekaiti berkata.
"Kurang ajar!."
"Woi!siapa yang melempar biji buah ini tersebut!."
Tampaklah bawahan kekaiti yang ada diruangan kekaiti berada hanya terdiam saja dan bawahannya berkata semuanya.
"Kami tidak ada melempar sesuatu kepada anda,wahai tuan kami."
Kekaiti berkata.
"Jadi siapa yang melempar biji buah ini tersebut?."
"Oh,sungguh menarik ya."
Seketika kekaiti tersenyum jahat dan sebenarnya avilah yang melempar biji buah tersebut kearah kepalah kekaiti dari jarak begitu sangat jauh sekali karena avi ingin menyadarkannya tapi malahan sebaliknya malahan kekaiti makin marah sekali dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Candaan pakai ini juga berhasil ya."
"Gimana menyadarkannya ya?."
"Apakah aku harus melemparkan sebuah planet kearah kepalahnya biar sadarkah?."
"Tapi itu tidak mungkin sih."
"Haaaaaaaaaaaa.".
Tampaklah avi yang ingin main kembang api tapi avi mengunakan rudal nuklir dan avi berkata.
"Waktunya main kembang api!."
"Hore!!!!!!!."
"Waktunya aku akan menghidupkan kembang apiku tersebut!!!."
Tampaklah avi menghidupkan rudal-rudal nuklir yang avi kira sebuah kembang api dan tampaklah rudal-rudal nuklir itu sudah aktif dan tampak ruda-rudal nuklir tersebut sudah terbang atas langit akan tetapi seketika rudal-rudal nuklir itu terbang kearah kekaiti berada dan tampaklah tempat kekaiti berada diserang habis-habisan oleh rudal-rudal nuklir milik avi dan kekaiti makin marah sekali karena tempat tinggalnya berada diserang habis-habisan oleh rudal-rudal nuklir milik avi dan kekaiti berkata.
"Kurang ajar dirimu!!!!!."
"Kamu sekarang sudah menyerang tempat tinggalku berada!."
"Awas saja dirimu!!!!!!."
Tampaklah asap-asap yang berbentuk jamur terbentuk begitu besar sekali dan tampak avi terlihat terkagum-kagum dengan asap-asap yang berbentuk jamur tersebut dan avi berkata.
"Hore!."
"Kembang api!."
"Memang benar kembang api memang terlihat cantik dilihat dari jauh ya."
__ADS_1
"Memang sungguh cantik sekali ya,kembang apiku tersebut ya."
"Memang cantik sekali."