
Tampaklah ada sekelompok orang-orang misterius yang memakai jubah disuatu ruangan dan mereka berjumlah tujuh orang dan mereka duduk didepan meja bulat besa dan salah satu mereka berkata.
"Baiklah,kita mulai sekarang juga."
"Apakah kalian tau kalau kekaiti dipukul mundur oleh seseorang."
"Yang mana para kesatria atau prajurit kekaiti tewas dimedan tempur."
"Mereka dipukul mundur yang mana mereka menjadi hal buruk bagi mereka itu."
"Kita juga tau kalau kekaiti adalah seseorang yang sangat ambisi sekali segalah apapun itu."
Salah satu mereka berkata.
"Apa-apa ini!."
"Kan kita seharusnya membahas raja ex tizio."
"Kenapa kamu membahas kekaiti sih."
Orang itu berkata.
"Dengarkanlah dulu sampai akhir."
"Aku akan membahas raja ex tizio kalau pembicaranku ini berakhir."
"Ehem."
"Tampaknya kekaiti dalam masa buruk bagi kekaiti."
"Berupa berkurang para kesatria atau hal lainnya sebagainya."
"Kita juga telah bersepakat bekerja sama dengan kekaiti untuk menguasai dunia."
"Walaupun kita bukanlah raja kegelapan sekalipun."
"Ehem."
"Kayaknya tata dunia ini sudah berubah banyak."
"Berupa negara yang mulai fokus terhadap yang terjadi."
"Dan mulai mempertahankan wilayah secara ketat."
"Ehem."
"Tampaknya ada seseorang yang begitu mudah mengubah tata dunia ini tersebut."
"Bagaikan menaruh ranting pohon disuatu kota garis dipasir saja."
"Dia mengubah seluruh negara dan pemahaman negara mulai berkembang begitu pesat sekali."
"Dia begitu mudah dan teliti titik lemah suatu negara atau dunia."
"Dengan seadanya saja."
"Seseorang ini sangat begitu licik sekali."
"Banyak kejadian-kejadian yang terjadi begitu saja karena hal-hal tidal masuk akal sama sekali."
"Seperti sebuah desa yang hangus terbakar karena sebuah lahar gunung berapi yang jatuh dari langit."
"Banyak orang-orang desa berkata begitu."
"Desa yang terbakar itu dulunya desa para penjahat."
"Akan tetapi setelah jatuhnya lahar gunung berapi tersebut."
"Semua sudah berubah seketika."
"Semua penjahat didesa tersebut ditangkap semua."
"Dan desa itu sudah berkembang menjadi lahan herbal milik suatu negara kerajaan yang buat."
"Tampaknya seseorang ini sudah menargetkannya dengan teleti dan harus tepat sasaran yang dituju."
"Dia adalah orang begitu misterius sekali."
"Sampai-sampai sekarang banyak orang-orang tidak mengetahui siapa seseorang tersebut itu sebenarnya?."
"Ehem."
"Masalah soal raja negara ex tizio adalah."
"Ehem."
"Seseorang yang begitu jenius sekali dan pintar sekali dengan negaranya kendalikan."
"Banyak raja-raja negara yang begitu kesal dengan negara ex tizio."
"Karena kepintarannya berdagang."
"Banyak negara-negara bangkrut karena rugi besar karena kalah telak dengan negara ex tizo yang begitu mudah berdagang dengan barang seadanya saja."
"Tapi sebagian negara yang berpendapat sangat menyukai negara ex tizo."
"Karena usaha berdagangnya yang begitu pintar sekali."
"Dan terpukau melihatnya."
"Tapi."
"Sayang seribu sayang."
"Aku tidak tau siapa orang sebenarnya raja ex tizio sebenarnya."
"Identitasnya yang begitu rahasia sekali."
"Dan banyak orang-orang tidak banyak yang tau siapa raja negara ex tizio sebenarnya."
"Ehem."
"Tapi raja negara ex tizio ini sebenarnya muncul dari mana sih?."
"Kenapa begitu mudah sekali mengendalikan pusat perdagangan begitu mudah sekali."
"Dan kenapa negara ex tizio ini muncul sudah diperingkat pertama saja?."
"Kenapa?."
"Dari mana sebenarnya raja negara ex tizio ini berasal?."
"Kenapa pertama kali muncul sudah ada diperingkat kesatu saja?."
"Apakah seseorang raja negara ex tizio ini ada hubungannya dengan kejadian masalah dunia ini yang sudah berubah?."
"Misalnya seperti raja negara ex tizio berdagang kekaisaran barat."
"Masalah terjadi ditimur."
"Masalah itu padam seketika dengan begitu cepat sekali."
"Hanya kurang lima detik saja."
"Kenapa?."
"Apa yang sebenarnya terjadi dengan masalah ini sebenarnya."
"Apakah ini ada kaitannya dengan negara ex tiziokah?."
"Ketika pertama kali muncul kemurkaan dunia ini tersebut?."
"Ini masih misterius sekali?."
Salah satu mereka berkata.
"Eheh?."
"Apakah kamu seorang peghiburkah?."
"Kenapa kamu berputar-putar saja?."
"Hah?."
"Kamu sendiri bingung apalagi kami semua?."
"Kenapa hah?."
"Apakah kamu bodoh sekalikah?."
Orang itu berkata.
"Bukan itu intinya yang aku maksud."
"Aku hanya belum begitu tau sekali."
Salah satu mereka berkata.
"Begitu ya."
"Tapi gimana kita bermain antara kerajaan kekaiti melawan kerajaan ex tizio saling menyerang?."
Terkejut dong semua orang yang ada diruangan tersebut itu dan orang itu berkata.
"Tu-tungguh apa?."
Salah satu tadi(sebuat si K) berkata.
"Iya,saling bertarung satu sama lain."
"Kan kita mempermainkan dua kerajaan ini saling bertarung karena permainan kita buat tersebut itu."
"Dengan begitu kita dengan mudah menguasai dunia."
"Karena menurutku ini adalah titi kunci mencapai kita menguasai dunia."
"Dan kita dianggap raja kegelapan yang paling terkejam dari raja kegelapan sebelumnya."
"Yaitu raja kegelapan null."
Terkejut dong semua orang diruangan tersebut itu salah satu mereka berkata.
"Raja kegelapan null!."
"Mana mungkin!."
"Mana mungkin kita bisa seperti raja kegelapan null?."
"Apalagi melewatinya karena kekejaman kita buat?."
Salah satu mereka berkata.
"Iya,itu benar."
"Mana mungkin kita bisa seperti raja kegelapan null?!."
"Jangan banyak bicara saja dong?."
Orang itu(si K)berkata.
"Jadi apakah kalian setuju tidak?."
"Kalau tidak setuju."
"Yah,tidak apa-apa sih."
Orang itu berkata.
"Ha,baiklah."
"Aku setuju."
Semua orang berkata.
"Iya,aku setuju juga."
Tampaklah disuatu hari avi sedang tidur ditempat tidurnya yang mana avi ada dikamar tidurnya akan tetapi avi tidur dengan tujuh istrinya dan avi seketika bangun dan duduk ditempat tidur dan avi berkata.
"Untunglah sudah pagi hari."
__ADS_1
Avi berkata didalam dirinya.
"Karena setiap kali aku bergerak dari tempat tidur selalu dipegang sangat begitu kuat sekali."
"Sampai-sampai aku terpaksa menggunakan tubuh palsu untuk menggantikanku dari tempat tidur ini tersebut."
"Karena aku bergerak saja susah apalagi bangun."
"Haaaaaaaaa."
"Tapi begitulah."
"Sebenarnya aku tidak bisa tidur."
"Dan berpura-pura tertidur sampai pagi hari."
"Sebenarnya aku menggantikan diriku dengan tubuh palsu untuk melakukan beribadah kepada tuhan."
"Tapi aku sangat begitu kesusahan sekali untuk bergerak dari sini."
"Apalagi membangunkan mereka yang langsung memegang sangat begitu kuat sekali."
"Haaaaaaaaaaa."
Tampaklah seketika avi tersenyum dan avi berkata didalam dirinya.
"Tapi kayaknya vilsy sudah menjadi istriku ya."
"Dan menjadi istri yang terbaik."
"Tapi."
"Haaaaaaaaaaa."
"Kayaknya mempunyai tujuh istri sudah membuatku sudah menyerah saja."
"Karena mempunyai istri sebanyak tujuh orang saja membuat pusing saja!!!!."
"Apalagi beberapa istri deh?."
"Mangkin pusing saja!!!!!!!."
"Aku kagum dengan raja zaman dulu pada dibumi yang selalu siap dengan istri-istrinya sebanyak seratus atau lebih."
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Jadi aku tidak mau lagi ada banyak istri."
"Karena aku sudah pusing dan kelelahan kalau istri sebanyak dari satu."
"Jadi aku tidak mempunyai istri lagi!!!!!!!."
"Memang benar kalau menikah dengan satu istri saja membuat kita pusing."
"Apalagi tujuh istri atau lebih."
"Yang akan selalu membuat kita stres dan pusing dengan apa yang diminta istri kita."
"Haaaaaaaaaaa."
Tampaklah kekaiti sangat begitu kesal sekali dong karena dimemegang sebuah surat ditangan kirinya dan kekaiti berkata.
"Kurang ajar dirinya!."
"Berani-beraninya diingin menantangku ya!."
"Kurang ajar dirimu itu!."
"Seandainya ada pasukan."
"Aku langsung menerima tantangan tersebut itu."
"Tapi kita sangat kekurangan pasukan."
"Haaaaaaaaa."
"Seandai saja ada satu alat canggih atau alat dengan kekuatan besar."
"Pastih aku langsung membom bardir semua dunia."
"Tapi."
"Kurang ajar sama orang tersebut itu!!!."
"Dia membuatku mendapatkan kerugian begitu besar sekali."
"Semua pasukanku semua tewas."
"Kecuali kalian sendiri saja."
"Sebenarnya siapa orang waktu itu tersebut ya?."
"Tapi."
"Kurang ajar!."
"Kurang ajar!."
"Kurang ajar!!!!!."
Tampaklah para bawahan kekaiti ketakutan dong yang dalam berlutut didepannya yang sedang duduk disinggasananya itu tersebut dan salah satu mengangkat tangannya dan tampaklah orang itu adalah seorang wanita yang pernah dipanggil kekaiti waktu itu dan wanita itu berkata.
"Anu,raja?."
Kekaiti berkata.
"Ada apa?."
Wanita itu berkata.
"Gimana kita buat sekarang gimana?."
"Aku sudah tau alat yang begitu canggih dan berkekuatan besar sekali."
Tampaklah seketika kekaiti tersenyum jahat dan kekaiti berkata.
"Begitu ya."
Wanita itu berkata.
"Iya,raja."
"Saya mengetahui alat yang sempurna dan berkekuatan begitu besar sekali."
Kekaiti berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah kekaiti tersenyum jahat dan wanita itu berkata didalam dirinya.
"Sebenarnya aku mengetahuinya alat tersebut itu apa."
"Yaitu aku mau membuat manusia yang setengah robot."
"Seperti yang ada difilm-film."
"Yang mana manusia setengah robot sangat begitu mematikan sekali dan mampu menguasai dunia dengan mesin robot tersebut itu."
Kekaiti berkata.
"Baiklah,aku mempercayaimu hal tersebut itu."
Wanita itu berkata.
"Baik,raja."
Kekaiti berkata.
"Berapa lama dibuat?."
Wanita itu berkata.
"Mungkin dua bulan atau mungkin lebih."
"Kalau mau diproduksi secara banyak,raja."
Kekaiti berkata.
"Begitu ya."
"Baiklah,aku izin kamu memproduksi alat canggih dengan kekuatan besar tersebut."
Wanita itu berkata.
"Baik,raja."
Tampaklah avi terkejut dong disuatu hari ditempat kerjanya yang lagi membaca sebuah surat dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kayaknya ini benar-benar sudah hancur sekali ya."
"Sudah benar-benar sudah rusak sekali ya."
Tampaklah para pelayan avi bingung dong yang ada disamping avi dan tina berkata.
"Apanya yang hancur sekali avi?."
Avi berkata.
"Kayaknya sudah benar-benar aneh sekali."
"Karena ada manusia setengah robot."
Terkejut dong vilsy dan vema dan yang lain kebingung dong dan avi berkata.
"Yah,kayaknya sudah benar-benar ada orang bodoh yang melakukan kesalahan."
"Karena kekuatan itu benar-benar sangat begitu gila kalau pakai otak kalian sendiri."
"Walaupun terlihat keren sekali bagi kalian tersebut itu."
Seketika tina mengangkat tangannya dan tina berkata.
"Anu,avi?."
Avi berkata.
"Iya,ada apa tina?."
Tina berkata.
"Apanya itu keren sekali bagi kami ya?."
"Dan apa itu manusia robot?."
Kaget dong vema dan vilsy dan tampak mereka berdua ketakutan sekali kalau mereka menjawabnya dan avi berkata.
"Oh,soal itu ya."
"Yang aku maksud adalah."
"Manusia robot."
"Manusia robot seperti fahar."
Mereka berkata kecuali vema dan vilsy.
"Fahar?."
Avi berkata.
"Iya,fahar."
"Kan kalian tau kalau fahar seorang robot."
"Tapi lebih bahaya kalau manusia setengah robot."
"Karena dapat mengendalikan beberapa kekuatan besar yang ada apa mesin ditubuhnya."
__ADS_1
"Manusia robot tidak gampang dikalahkan."
"Kecuali pembuatnya menaruh titik lemah kepadanya atau hal lain sebagainya."
"Begitulah manusia robot tersebut itu."
Tampaklah mereka semua kebingungan dong kecuali vema dan vilsy dan sadar dong kalau mereka kebingungan sekali yang apa dikatakan avi tadi tersebut itu dan avi berkata.
"Apakah kalian mengertikah?."
Mereka berkata kecuali vema dan vilsy.
"Belum,my lord?."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Ehem."
"Kalau begitu tanyak saja kepada vema dan vilsy saja."
"Karena mereka sangat begitu tau apa itu manusia robot."
Seketika mereka menatap tajam vema dan vilsy dan tampaklah mereka berdua ketakutan sekali dong karena mereka ditatap tajam oleh semua orang dan tampaklah setelahnya tampaklah para jenderal avi ada diruangan avi kerja dengan keadaan berlutut dihadapannya dan avi berkata.
"Bans."
Bans berkata.
"Iya,my lord avi?."
Seketika avi melempar sebuah surat dengan kedua jarinya dan ditangkap bans surat tersebut itu dan avi berkata.
"Kalian selesaikan segera yang apa yang aku tulis dikertas tersebut itu."
Mereka menjawab.
"Baik,my lord!."
Tampaklah sebuah kota yang penuh kesenangan dan kebahagian akan tetapi seketika kota itu hancur karena sebuah cahaya berwarna ungu yang jatuh kesitu dan tampaklah warga kota tersebut penuh luka-luka sekali yang begitu parah sekali karena ledakkan tersebut itu.
Tampaklah para warga kota tersebut melihat tujuh orang didepan mereka semua yang mana tujuh orang itu adalah tujuh jenderal avi yang sudah sampai disitu dan salah satu warga kota berkata.
"Ka-kalian siapa sebenarnya?."
"Ma-mau apa kalian kesini wahai o-orang kuat?."
Para warga kota juga bertanyak begitu juga dan seketika ada yang berkata.
"Matilah dirimu orang-orang bodoh!."
Seketika muncullah seseorang yang habis jatuh dari atas dan tampaklah seketika muncul empat orang yang berupa wanita yang mana mereka berlima seorang wanita dan orang itu berkata.
"Mau apa kalian orang-orang yang tidak tau diri?."
"Sangkin berani-beraninya membuat para warga kota terluka parah sekali!."
"Mau apa kalian disini orang-orang bodoh."
Dery berkata.
"Ha,sebenarnya kami ingin berjumpah dengan pemimpinmu yaitu kekaiti."
Orang itu menatap tajam dery dan orang itu berkata.
"Ho-ho-ho."
"Begitu ya."
"Mau menjumpai yang mulia kekaiti ya."
"Kenapa kalian menyerang para warga kota ini tersebut."
"Kalau mau menjumpai sang kekaiti."
Dery berkata.
"Ha,soal itu."
"Kami tidak sengaja mengarahkan sihir kami kearah kesini."
"Dan juga sebenarnya sihir itu untuk buka pintu gerbang kota ini."
"Karena tidak ada yang buka pintu gerbang tersebut."
"Dan apalagi tidak bisa terbuka pintunya secara paksa."
"Dan itulah cahaya sihir itu kesini karena terpantul keatas oleh pintu gerbang tersebut."
Orang itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Eheh,kamu hanya berbohongkan orang-orang bodoh!."
"Eheh,kamu hanya mengarang ceritamu saja kayaknya."
"Karena pastih seorang penjahat akan mengarang ceritanya untuk tidak dapat diketahui."
Tampaklah dery sangat begitu kesal sekali tapi dery masih dalam keadaan biasa saja dan dery berkata.
"Bunuh mereka semua segera."
Mereka(para jenderal avi)berkata.
"Baik."
Seketika para jenderal avi mulai bertarung dengan kesatri kekaiti akan tetapi tampaknya para jenderal avi sangat begitu kesusahan sekali mengalahkan berempat tersebut itu dan tampaklah para jenderal avi mulai kelelahan sekali dan zers berkata.
"Waw,gila sekali senjata dan baju zirah mereka tersebut itu."
Fahar berkata.
"Kayaknya my lord sudah mengetahui kalau manusia setengah robot sangat begitu menakutkan."
"Dibandingkan robot sendiri."
"Karena kekuatan bertarungnya dan pertahanannya tersebut."
"Dan dilarang ada didunia ini tersebut."
Bans berkata.
"Iya,kamu benar fahar."
"Memang mereka gila ya."
Refor berkata.
"Eheh,tapi kita tidak bisa begini terus."
"Kita harus menang untuk my lord avi."
Mereka menjawab.
"Iya."
Tampaklah orang-orang berempat tersebut menatap meremehkan para jenderal avi dan orang itu berkata.
"Eheh,kalian begitu saja sudah kelelahan."
"Dasar lemah."
"Apakah kalian begini sajakah kekuatan sepenuhnya kaliankah?."
Seketika ada suara seseorang yang berkata.
"Tidak,belum sepenuhnya kami keluari."
Tampaklah ada dua orang berjubah hitam dan memakai masker hitam dan yang mana mereka berdua adalah ferzy dan labo dan tampaklah mereka berdua berhenti berjalan dan tampaklah seketika germa,germy muncul disamping mereka berdua diatas sebuah batu disamping mereka tersebut itu dan germa berkata.
"Waduh-waduh?."
"Apakah kalian selemah inikah dery?."
"Kamu hanya bisa membuat my lord malu loh?."
Dery berkata.
"Bukan kami yang lemah."
"Tapi."
"Pertahanan mereka yang cukup kuat dan serangan mereka juga begitu."
Germa berkata.
"Begitu ya."
Dery berkata.
"Sebenarnya kami ingin menggunakan kekuatan kami sebenarnya."
"Akan tetapi my lord melarang kami memakainya karena cukup kuat sekali."
"Dan begitu bahaya sekali bagi kehidupan dunia."
Germa berkata.
"Begitu ya."
"Jadi begitu ya,kami disuruh datang kesini karena my lord melarang kalian menggunakan kekuatan kalian sepenuhnya ya."
Tampaklah seketika germa tersenyum dan germa berkata.
"Baiklah,kalau begitu."
"Waktu kita bersenang-senang dulu kayaknya bagi ya."
Seketika germa,germy,ferzy,labo bergerak sangat begitu cepat sekali lebih dari kecepatan cahaya sekali pun dan tampaklah mereka melesat dengan begitu cepat sekali dan mulai merobek-robek badan mereka berempat itu dengan pedang mereka tersebut itu.
Tampaklah empat orang tersebut tidak berdaya dengan hal tersebut itu dan tampaklah mereka terjatuh ketanah dan tidak tahan dengan luka mereka yang ada ditubuh mereka itu dan tampaklah germa,germy,ferzy,labo muncul disebelah dery begitu juga dibelakang para jenderal avi lainnya dan dery berkata.
"Begitu ya,kalian merobek-robek tubuh berempat ya."
"Kalian Menggunakan pedang kalian untuk merobek-robek tubuh berempat tersebut itu."
"Kalian menggunakan kecepatan tinggih untuk bergerak untuk tidak diketahui ya."
"Begitu ya,pemikiran yang bagus sekali germa,germy,ferzy,labo."
"Kalian mampu memotong dan merusak baju zirah kuat mereka sebenarnya ya."
Germa berkata.
"Begitulah."
"Aku juga tidak suka kalau my lord avi diejek dan dipermalukan."
"Mau itu kuat sekali pun dariku."
"Tetap akan ada disamping my lord."
"Dan membunuh siapa saja seseorang yang mengejek dan membully avi."
"Tapi kayaknya tugas kita telah selesai ya."
Dery berkata.
"Iya,kamu benar sekali."
"Kalau begitu kita kembaliklah karena kita telah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh my lord avi."
Labo berkata.
"Kayaknya kita kembalik sajalah."
Seketika para jenderal avi menghilang begitu juga germa,germy,ferzy,labo dan seketika baju zirah dan senjata robot mereka seketika hancur lembur sekali menjadi debu dan empat orang itu terkejut dong yang barusan yang terjadi kepada mereka berempat dan orang itu berkata.
__ADS_1
"Ehg!."
"Tidak!!!!!!!!."