Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Merusuh kedaerah kekaiti.chapter 46


__ADS_3

Tampaklah disuatu hari tampak avi yang lagi makan rujak diruangan kerjanya dan tampak fahar masuk keruangan avi kerja dan tampak setelahnya fahar berlutut dihadapan avi dan avi berkata.


"Ada apa fahar?."


Fahar berkata.


"Lapor,my lord!."


Avi berkata.


"Ada apa?."


Fahar berkata.


"Sebuah surat untuk anda."


Avi berkata.


"Untukku?."


Fahar berkata.


"Iya,my lord."


Tampaklah fahar berdiri dan mengasih surat itu dan tampak avi membaca surat itu dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,begitu."


Tampaklah seketika avi berdiri dari kursinya dan avi berkata.


"Baik,kita akan kesana segera."


Fahar berkata.


"Baik,my lord!."


Tampaklah avi dan bawahannya pergi kekota yang ada ditulis surat itu tersebut dan tampaklah avi dan bawahannya telah sampai tujuan mereka.


Tampaklah kota yang mereka datangi sudah hancur berantakan karena ada penyerangan dikota itu dan avi berkata.


"Waw,mengerikan sekali ya."


Tampaklah avi berjalan-jalan sekitar dan melihat sekitar kota itu dan seketika avi berhenti berjalan karena ada sebuah surat yang ada didepannya dan avi membacanya dan tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Dan sebenarnya tulisan didalam surat itu adalah.


"Siapa saja yang bekerja sama dengan negara ex tizio dianggap penghianat bagi kami semua,dan karena itulah kalau kamu tidak bekerja sama lagi dengan negara ex tizio maka kamu dianggap kawan bukan musuh kami semua tapi kalau kamu masih bekerja sama maka kamu akan mengetahui balasan ini dengan kami semua."


"Salam dari kekaiti."


Tampaklah seketika avi tersenyum jahat karena avi sudah tau maksud isi surat itu tersebut dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Kamu ingin memprovokasi negara ya."


"Kekaiti."


Tampaklah avi tersenyum jahat dan fahar berjalan menujuk avi dan setelahnya fahar berkata.


"My lord!."


Avi berkata.


"Ada apa fahar?."


Fahar berkata.


"Ada seseorang selamat dari kehancuran kota ini,my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Ada orang yang masih ada yang selamat dari kehancuran kota ini ya."


Fahar berkata.


"Tapi my lord."


"Orang itu sedang dalam keadaan pingsan tidak sadarkan dirinya."


"Dia penuh luka sekali."


"Dia juga seseorang wanita dan dia satu-satunya yang selamat my lord."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah avi dan yang lain balik kenegara avi tinggal dengan kendaraan mobil truk dan tampak setelahnya tampak orang yang selamat itu ada dirumah sakit tempat avi tinggali dan tampak avi dengan lainnya sedang mencaritau orang itu pada dirumah sakit itu dan tampak avi dan bawahannya sedang mencoba memikirkan hal tersebut dirumah sakit itu.


Tampaklah avi dan bawahannya masih kebingungan dong dan avi berkata.


"Siapa ya orang ini ya?."


"Kayaknya aku pernah lihat."


"Tapi dimana ya?."


Fahar berkata.


"Begitu ya,my lord."


"Berarti anda mengenalnya,my lord?."


Avi berkata.


"Tidak."


"Aku tidak mengenalnya sama sekali."


"Karena aku hanya pernah melihatnya."


"Tapi aku tidak tau dimana atau kapan aku bertemunya?."


Fery berkata.


"Begitu ya,my lord."


"Berarti anda pernah ingan bertemu dengannya."


"Tapi anda tidak mengenalnya iya,my lord."


Avi berkata.


"Begitulah."


Fery berkata.


"Begitu ya."


"Tapi luka-lukanya tidak berbahaya sama sekali,my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya,fery."


Seketika orang itu telah sadar dan orang itu terbangun dan berdiri melihat sekitar dan orang kaget dong karena ada ditempat dia tidak ketahui dan kebingungan dan avi menyadarinya dan avi berkata.


"Yo,apakah kamu sudah telah sadarkah?."


Orang itu tampak masih kebingungan dong dan avi berkata.


"Apakah ditubuhmu tidak ada yang sakit lagikah?."


Orang itu berkata.


"Tidak ada sama sekali."


"Tapi."


"Ini ada dimana sebenarnya diriku?."


Avi berkata.


"Kamu ada dirumah sakit."


Orang itu berkata.


"Rumah sakit?."


Avi berkata.


"Iya,begitulah."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Tapi anda siapa?."


"Dan siapa orang-orang disamping anda?."


"Dan aku ada ada dimana ini sebenarnya?."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Mereka adalah teman-temanku."


"Dan kamu ada dinegara ex tizio."


Terkejut dong orang itu dan terdiam dan orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Aku ada dinegara ex tizio ya."


Avi berkata.


"Iya,itu benar sekali."


Orang itu berkata.


"Gimana dengan orang-orang dikotaku itu?!."


"Apakah mereka selamatkah?!."


Avi menggelengkan kepalahnya dan berkata.


"Tidak selamat."


"Kami tidak menemukan orang-orang dikotamu itu kecuali dirimu saja."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Memang benar orang yang waktu dulu itu ya."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata didalam dirinya.


"Orang ini adalah orang waktu itu ya."


"Yang mana aku diserang dinegara pernah aku singgahi ya."


"Wanita yang memiliki pedang terkuat itu ya."


Tampaklah avi tersenyum dan tampak orang itu kebingungan dong karena avi bolak-balik tersenyum dan orang itu berkata.


"Kenapa kamu tersenyum?."


Avi berkata.


"Tidak,tidak apa-apa kok."


"Baiklah."


"Kalau begitu aku pamit dulu ya."


Orang itu berkata.


"Iya."


Avi berkata.


"Kamu jangan keluar dulu sebelum kamu sembuh sepenuhnya."


Orang itu berkata.


"Iya."


Tampaklah avi tersenyum dan tampak avi dan bawahannya pergi meinggali orang itu dan tampak kebesokan harinya tampak avi yang lagi bersantai diruangan kerjanya dan seketika orang itu masuk kedalam ruangan avi dan seketika serena menatap tajam orang itu dan tampak serena tampak kesal sekali.


Tampaklah avi menyadarinya dan avi berkata.


"Ada apa?."


"Kenapa kamu kesini?."


Tampak seketika orang itu berjalan menujuk keavi dan seketika orang itu berlutut dihadapan avi dan seketika avi tetkejut dong dan avi berkata.


"Kenapa kamu berlutut didepanku?."


Orang itu berkata.


"Saya minta maaf kalau anda adalah raja negara ex tizio."


"Saya baru tau pada saya keluar dari rumah sakit itu tersebut."


"Saya menanyak orang-orang tentang anda dan mencari anda."


"Tapi saya kaget dan terkejut kalau anda seorang raja negara ini tersebut."


"Saya benar-benar minta maaf perkataanku yang datar begitu pada waktu kemarin itu."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Jadi ada apa kamu datang kemari?."


Orang itu berkata.


"Soal itu."


"Saya-."


Serena berkata.


"Yo,merie."


Kaget dong orang itu dan serena berkata.


"Apakah sebutan bagimu meriekan?."


Tampaklah serena tersenyum jahat dan orang itu berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Aku tidak menyadari kalau ada seseorang disamping raja negara ini."


"Ka-kalau tidak salah!."


"Se-serena!!!!!."


"Si-sipahlawan yang paling ditakuti beberapa pahlawan lainnya!."


"Ke-kenapa dia ada disini!."


"Apa jangan-jangan!."


Tampaklah serena tersenyum jahat lagi karena serena sudah mengetahui suara pikiran orang itu dan serena berkata.


"Yo,ada apa merie?."


"Kenapa kamu diam saja?!."


Tampaklah serena tersenyum jahat dan sambil menatap tajam orang itu dan tampak orang itu seketika ketakutan sekali dan orang itu berkata.


"Y-yo,serena."


"Lama tidak berjumpah ya."


"Apakah kamu sehat sajakah?."


Serena berkata.


"Oh,begitu ya."


"Sekarang bicaramu seolah berteman kita ya."


Tampaklah orang itu mangkin ketakutan dong dan serena berkata.


"Ada apa merie?."


"Kenapa diam saja?."


Tampaklah serena terus menatap tajam orang itu dan begitu juga orang itu ketakutan dan tampak avi kebingungan dong dan avi berkata didalam dirinya.


"Oh,begitu ya."


"Berarti orang waktu itu ya."


"Tapi?."


"Kayaknya mereka sedang lagi tidak beteman baik ya."


Tampaklah serena kebingungan dong karena avi terus melihat mereka berdua terus dan serena berkata.


"Ada apa my lord?."


Avi berkata.


"Ehg!tidak apa-apa kok."


"Jadi kalian pernah bertemu ya,serena."


Serena berkata.


"Iya,my lord."


"Tapi."


"Akan bedah samanya itu."


"Karena orang ini sangkin keras kepalah terus-menerus menantangku setiap hari,pada zaman dulu."


"Tapi kayaknya dia memang masih keras kepalah juga."


Tampaklah avi yang belum paham sama sekali dengan masalah mereka dan avi berkata.


"Be-begitu ya,serena."


Tampaklah avi bersantai dibawah pohon dan tampak fahar,refor,rifer,zers,bans tampak berjalan menujuk avi yang lagi bersantai dibawah pohon dan tampak avi menyadari mereka dan setelahnya avi berkata.


"Ada apa?."

__ADS_1


"Kenapa kalian kemari?."


"Apakah hal masalahkah?."


Seketika mereka berlutut dihadapan avi dan refor berkata.


"My lord."


Avi berkata.


"Ada apa refor?."


Refor berkata.


"My lord apakah kami boleh masuk kekastil anda pada waktu dulu itu,my lord."


Tampaklah avi kebingungan dong dan refor berkata.


"Bolehkah my lord?."


Avi berkata.


"Untuk apa kalian ingin masuk kasti itu?."


Refor berkata.


"Soal itu."


"Sebenarnya kami hanya ingin tau lagi tentang kastil itu tersebut."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah seketika avi berdiri dari duduknya dan avi berkata.


"Baiklah."


"Kalau begitu kita kesana."


Tampaklah mereka senang dan mereka berkata.


"Terima kasih banyak,my lord!."


Tampaklah mereka berdiri dan tampaklah seketika avi dan yang lain berpindah tempat dan tampak avi dan yang lain ada didalam skills dunia akhir dan tampak mereka sudah berada didepan kasti avi dan tampak mereka senang sekali dan avi berkata.


"Baik,gimana kedalam."


Mereka berkata.


"Baik,my lord!."


Tampaklah mereka sudah masuk kedalam dan tampak kastil avi itu sangat luas sekali dan avi berkata sambil berjalan.


"Jadi ada apa kalian mau kesini?."


Tampaklah mereka seketika tersenyum jahat dan avi menyadarinya dong dan avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu sepertinya!."


Refor berkata.


"Tenang saja my lord."


"Anda akan mengetahui niatan kami semua."


Tampaklah avi masih kebingungan dan avi berkata.


"Ehg!be-begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Memang benar kalau mereka sedang merencanakan sesuatu."


Tampaklah setelahnya tampak avi duduk singgasana dikasti avi itu tersebut dan avi berkata.


"Duduk beginikan?."


Mereka berkata.


"Bukan my lord."


Rifer berkata.


"Anda seperti orang normal pada umunya."


"Kami ingin duduk yang begitu keren sekali menurut kami."


Avi berkata.


"Keren?."


Tampaklah avi kebingungan dong dan tampak setelahnya tampak rifer membuat avi duduk begitu keren sekali bagi mereka dan tampak setelahnya tampak avi yang sudah tau hal tersebut dan avi berkata.


"Be-begitu ya."


"Duduk ini ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!."


"Memang benar sekali!."


"Duduk gaya ini ya."


"Haaaaaaa."


Avi berkata dengan mulutnya.


"Ha,kenapa kalian i-."


Seketika ada muncul seseorang didepan avi dan tampak orang itu adalah salah satu raja kegelapan dan tampak bawahan avi kaget dong dan avi berkata.


"Ha,ada apa kamu datang kemari?."


Orang itu berkata.


"Yah,karena saya ada yang saya ingin tanyak kepada anda."


Avi berkata.


"Bertanyak?."


Seketika orang itu terdiam dan avi berkata.


"Ha,gimana caramu masuk kesini?."


"Padahal hanya aku yang bisa masuk kesini?."


Orang itu berkata.


"Ha,saya pun tidak tau."


Tampaklah orang itu terdiam lagi dan tampak avi kebingungan dong dan tampaklah orang itu seketika melihat masa depan pada saat dia melihat avi yang duduk disinggasana dan orang itu berkata didalam dirinya.


"Gimana mungkin itu terjadi?!."


"Mana mungkin itukan?!."


"A-aku bisa melihat masa depan raja kegelapan null pada masa depan."


"Dan tampak dia duduk dengan gaya duduk yang sama."


"Tapi."


"Dia duduk bersama tiga puluh tujuh pelayannya."


"Dan juga banyak orang-orang yang berlutut dihadapannya."


"Yang aku tidak ketahui siapa orang-orang itu tersebut."


Tampaklah avi yang ada pada pandangan orang itu tersebut seketika tersenyum jahat dan seketika orang itu ketakutan dan seketika orang itu berlutut dihadapan avi dan tampaklah avi kebingungan dong karena orang itu seketika berlutut dihadapannya dan avi berkata.


"Kenapa kamu berlutut didepanku?."


Orang itu menjawab dengan ketakutan.


"Karena aku tidak bisa melawan anda sebagai raja kegelapan."


Seketika avi tersenyum jahat dan tampaklah orang mangkin ketakutan dong karena avi dan avi ada pada pandangan orang itu sama-sama tersenyum jahat dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Takut dengan aku ya?."


Tampaklah avi tersenyum dan tampaklah orang itu mangkin ketakutan dong dan avi berkata.


"Kenapa kamu takut denganku?."


"Dan apalagi aku bukanlah raja kegelapan?."


Orang itu berkata.


"Apa maksud anda!."


"Anda seorang raja kegelapan!."


Seketika avi terdiam dan avi berkata.


"H-ha,begitu ya?."


Tampaklah avi berdiri sambil melihat pemandangan kota avi dari kejauhan bersama orang yang avi selamati itu tersebut dan orang itu berkata.


"Indahnya!."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Seketika avi duduk ditanah dan avi berkata.


"Memang benar indah sekali dari sini."


Orang itu berkata.


"Begitu ya."


Seketika avi mengantuk dan tidur ditanah dan tampak orang itu kebingungan dong dan orang itu berkata.


"Ehg!."


"Dia tidur!."


"Ta-tapikan?!."


Seketika orang itu paham dan tampak orang itu tersenyum dan tampak orang itu duduk ketanah dan menaruh kepalah avi kepahanya dan tampak orang itu tampak senang dan tersenyum dan tampak orang itu terus melihat avi yang lagi tidur dan tampak orang itu tidak tahan lagi akan mau mencium avi karena orang itu sebenarnya jatuh cinta kepada avi dan sebenarnya orang itu jatuh cinta pada avi mengasihnya hadiah kepadanya pada saat dia bertengkar dengan serena.


Tampaklah orang itu terus menahannya dan orang itu berkata.


"Anda memang terlihat manis ya."


Tampaklah orang itu tersenyum sambil memperhatikan avi yang sedang tidur dan seketika avi bangun dan avi terkejut dong dan avi berkata.


"Ehg!."


"Kenapa aku tidur dipangkuan kakimu?."


"Lebih baik aku berdiri sajalah."


Tampaklah avi yang mau berdiri tapi orang itu menidurkan avi kekakinya lagi dan orang itu berkata.


"Tidak akan aku biarkan anda berdiri dari pangkuanku."


Tampaklah orang itu tersenyum dan tampak avi kebingungan dong dan seketika avi paham maksud orang itu dan tampak avi yang sudah pasrah saja karena avi tidak suka dekat dengan wanita apalagi bersentuhan begituan dan tampaklah avi membuat dirinya tenang dan tampak wanita itu tersenyum sambil memperhatikan avi dan orang itu berkata.


"Kota anda bangun itu cukup damai ya."


"Banyak para ras peri yang hidup tenang dikota anda itu."


"Apalagi ras dari,kalau tidak salah namanya adalah."


"NSA(null soul animals)."


"Saya tidak begitu tau ras apa itu tapi."


"Tampak mereka sangat senang dikota anda dan cukup bahagian mereka semua."


"Banyak orang-orang yang selalu berbagi makanan,baranga dan maupun apapun itu."


"Banyak orang-orang selalu saling tolong-menolong kalau ada kesusahan sesama ras apalagi ras berbedah."


"Dan juga para petinggi dari bawahan anda sangat baik-baik sama orang-orang warga dikota anda."


"Memang kota yang damai dan tenteram sekali ya."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata didalam dirinya.


"Oh iya."


"Kota orang ini sudah menjadi milik kekuasaanku."


"Karena waktu kemarin aku diundang salah satu rapat antar kerajaan yang diberbagai raja kerajaan betkumpul."


"Dan aku dituju sebagai milik wilayah kerajaan orang ini tersebut."


"Akupun tidak tau alasan mereka memiliki aku."


"Haaaaaaa."


"Tapi begitulah."


Tampaklah orang itu kebingungan dong karena avi tampak memikirkan sesuatu dan orang itu berkata.


"Ada apa?."


"Kenapa anda tampak memikirkan sesuatu?."


Avi berkata.


"Tidak,tidak apa-apa kok."


Tampaklah orang itu tersenyum dan orang itu berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah kebesokan harinya tampak avi sedang melihat kaca tipis yang dipegangnya diruangan kerjanya dan seketika tersenyum jahat dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Sebaiknya aku kesana sepertinya."


Tampaklah serena dan mila kebingungan dong yang ada disamping avi dan tampaklah avi sedang memperhatikan sebuah negara dari jarak kejauhan dari atas dahan pohon,avi yang memakai jubah hitam dan memakai masker hitam dan tampak ada seseorang laki-laki tampan berambut kuning yang berpakaian baju zirah biru muda sangat mewah sekali.


Tampaklah orang itu berhenti berjalan disebelah pohon dekat rumah dikota itu tersebut dan orang itu berkata.


"Haaaaaaa."


"Kayakanya kekaiti sedang marah besar ya."


"Dan tampak kekaiti sedang bermain-main dengan negara luar ya."


"Haaaaa."


Seketika ada seseorang yang berkata.


"Benarkah begituankah?."


Kaget dan terkejut dong orang itu karena disampingnya ada seseorang berjubah hitam yang lagi bergelantungan dipohon itu yang memakai kaki dan seseorang itu berkata.


"Begitu ya."


"Berarti dia telah melakukannya ya."


"Sudah aku ketahui ya."


Tampaklah seseorang itu tersenyum jahat dibalik maskernya dan seseorang itu berkata.


"Wahai kesatri muda."


"Apakah kekaiti sedang bermain-main dengan negara luarkah?."


Tampaklah orang itu kesal dong dan sebenarnya seseorang yang memakai jubah hitam dan masker hitam adalah avi dan orang itu berkata.


"Apa maksudmu?!."


"Eheh,apakah kamu seorang penyusupkah?."


Tampaklah orang itu tersenyum jahat dan avi menyadarinya hal tersebut dan avi berkata.


"Entahlah?."


"Aku juga tidak tau hal tersebut."


"Apakah aku penyusup atau bukan?."


Tampaklah orang itu mangkin kesal dan orang itu berkata.


"Eheh,kamu hanya orang bodoh saja ya."


"Kamu tidak akan bisa kabur dari sini karena kota ini bagaikan kamu yang."


"sudah masuk perangkap ikan yang penuh kegampangan masuk."


"Tapi sulit keluar dari disini?!."


Tampaklah orang itu tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Apakah kamu meremehkanku."


"Hah!."


"Kamu hanya lema-."


Seketika avi bergerak sangat cepat dan langsung muncul dibelakang orang itu dan langsung memasukkan kertas kemulut orang itu dan avi berkata.


"Ingat baik-baik."


"Tadi aku tidak meremehkanmu."


"Tapi aku hanya terus memperhatika baju zirahmu yang rusak saja."


Seketika avi menghilang dan tampak orang itu kebingungan dong dan orang itu berkata.


"Cih!."


"Awas saja dirimu kalau aku berjumpah denganmu."


"Apalagi aku harus pergi segera kayaknya."


"Karena hari ini adalah hari pernikahanku."


Tampaklah orang itu tersenyum jahat dan tampak avi mulai mengrusuh dikota kekaiti dengan seperti melempar bom,menghidupkan kembang api,membakar beberapa dokumen kekaiti,dan lain sebagainya.


Tampaklah avi juga melempar bom dari menara yang sangat tinggi yang dibuat kekaiti yang begitu mewah.

__ADS_1


Tampaklah bom itu meledak dan menghancurkan pernikahan itu dan tampak pernikahan itu berantakan karena ledakkan bom itu dan tampak para orang-orang yang lagi melakukan persiapan nikah itu tampak banyak yang kesakitan karena tertimpah reruntuhan pernikahan itu dan tampak orang-orang itu kebingungan dong yang apa terjadi.


Tampaklah pada ruangan persiapan pengantin wanita yang ada dibangunan tinggi dan mewah dan tampak ada seseorang pengantin wanita cantik berambut putih yang memakai baju pernikahan berwarna merah cantik yang lagi didandani dan setelahnya penganti itu telah selesai didandani dan pengantin itu berkata.


"Haaaaaa."


"Apakah aku bisa menerima pernikahan inikah?."


"Haaaaaaa."


Seketika ada yang berkata.


"Begitu ya,kamu dipaksa menikah ya."


Terkejut dong pengantin itu dan langsung pengantin itu siapa berkata begitu dan kaget dong pengantin itu karena ada seseorang berjubah hitam yang lagi memegang bunga yang ada dimeja dan seketika pengantin itu menatap tajam orang itu dan pengantin itu berkata.


"Kamu siapa sebenarnya?!."


Orang itu berkata.


"Bukan siapa-siapa sih."


"Tapi kayaknya kamu dipaksa menikah sama laki-laki itu ya."


Terkejut dong pengantin itu karena orang itu mengetahui tentang paksaan menikahnya itu tersebut dan sebenarnya orang yang berjubah hitam itulah adalah avi yang memakai jubah hitam dan pengantin itu berkata.


"Gi-gimana bisa kamu tau kalau aku dipaksa?!."


Avi berkata.


"Aku hanya bisa mengetahuinya."


"Karena bukan apa-apa soal itu yang bisa aku ketahui."


Seketika avi menyadari kalau ada seseorang yang berjalan menujuk kesitu dan avi berkata didalam dirinya.


"Gawat!ada seseorang kesini."


Tampaklah seketika avi berlari kearah jendelah dan avi lompat kejendelah itu dan tampak pengantin itu menyadarinya dan berlari melihat avi yang tadi melompat dan pengantin itu kaget dong karena avi sudah menghilang dan pengantin itu berkata.


"A-apa yang barusan terjadi."


"Kenapa dia seketika menghilang begitu saja?!."


"Dan siapa orang itu tersebut."


"Dan kenapa dia bisa tau tentang penikahanku yang dipaksa dengan laki-laki itu tersebut."


"Dan kenapa dia bisa masuk kesini dengan begitu mudah sekali."


"Siapa orang itu sebenarnya?!."


Tampaklah avi yang lagi menyamar jadi pelayan pengantar kekaiti.


Tampaklah avi yang masuk kedalam ruangan kekaiti bekerja dan tampak avi mengasih makanan yang dibawaknya dan sebenarnya makanan avi bawak berisik bom kecil kalau dimakan akan meledak dan kekaiti berkata.


"Wah."


"Ini terlihat enak sekali ya."


"Apalagi begitu mewah sekali ya."


Tampaklah avi tersenyum jahat dan avi berkata.


"Begitu ya,tuan."


"Baik,saya pamit keluar ya tuan."


Kekaiti berkata.


"Iya."


Tampaklah avi menujuk keluar ruangan dan tampak setelahnya avi tersenyum jahat dan tampak ada seseorang sedang berlari menujuk ruangan kekaiti dan setelahnya seseorang itu masuk dan setelahnya berlutut dihadapan kekaiti dan seseorang itu berkata.


"Lapor tuan!."


Kekaiti berkata.


"Ada apa?."


Seseorang itu berkata.


"Lapor tuan!."


"Telah terjadi banyak kerusuhan dari seseorang yang menyusup kesini,tuan!."


Kekaiti berkata.


"Apa!."


"Penyusup?!."


Seseorang itu berkata.


"Iya,tuan."


"Telah terjadi kerusuhan dimana-mana pada beberapa bangunan kota kita."


"Kayaknya penyusup itu lebih dari sepuluh orang tuan!."


Kekaiti berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,cari orang-orang itu tersebut!."


Seseorang itu berkata.


"Baik,tuan!."


Kekaiti berkata.


"Gimana kayaknya aku makan kue ini sajalah."


"Karena dari tadi aku ingin memakannya."


Tampaklah kekaiti mengambil kue itu dan memakannya akan tetapi kue itu meledak dan tampak wajah kekaiti hitam karena ledakkan bom yang ada dikue itu dan tampak kekaiti kesal dong dan kekaiti berkata.


"Sialan orang itu tersebut!!!!!!!!."


Tampaklah dari kejauhan avi tersenyum jahat diatas menara kekaiti dan avi berkata.


"Aku akan memain-mainkan mereka semua."


"Karena seorang penjahat akan begitu juga."


"Akan memain-mainkan yang menjadi mangsanya tersebut."


Tampaklah avi tersenyum jahat dan avi berkata.


"Karena aku seorang penjahat juga."


Tampaklah kebesokan harinya tampak avi ada diruangan kerjanya tampak orang yang avi selamatkan waktu itu ada didepannya dan tampak serena menatap tajam orang itu begitu juga mila dan avi berkata.


"Jadi ada apa kamu kesini?."


Orang itu berkata.


"A-anu,soal itu."


"Jadikan aku istrimu juga!."


Tampaklah serena dan mila kaget dong dan tampaklah avi yang sudah pasrah saja dan orang itu berkata.


"Jadikan aku istrimu juga!."


"Aku mohon!."


"Nikahilah aku juga!."


"Aku mohon!."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah serena sangat kesal dong dan serena berkata.


"Woi-woi-woi."


"Kamu sudah berani ya,wanita yang suka ngincar harta."


Kaget dong orang itu dan serena berkata.


"Apakah kamu ingin menikah dengan my lord avi hanya mengincar harta sajakan?!."


"Aku sudah lama aku sudah mengetahui sifatmu itu."


"Yang mana kamu memanfaati laki-laki untuk mendapatkan uang atau hartanya tersebut."


Tampaklah orang itu kesal dong dan tampak orang itu tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Eheh,kamu juga begitukan."


"Serena."


Kaget dong serena dan serena berkata.


"Apa maksudmu,wanita suka harta?!."


Orang itu berkata.


"Eheh."


"Kamu menikah dengan avi hanya ingin memanfaati avi jugakan?."


"Kan kamu yang lebih suka uang dari akukan?."


"Kamu juga ingin mendapatkan kekuatan dari avi karena avi sangat kuat sekali dan menikah dengan avikan?."


Tampaklah serena mangkin kesal dong dan serena berkata.


"Apa maksudmu wanita incar harta!!!."


Orang itu berkata.


"Apa maksudmu wanita hanya mengincar kekuatan saja!!!!."


Tampaklah avi yang sudah pasrah dan tampaklah avi menutup telinganya dan avi berkata didalam dirinya.


"Haaaaaaa."


"Derama lagi ya?."


"Haaaaaaaaa."


"Seharusnya aku menyiapkan makanan ringan kayaknya."


"Karena ada derama lagi."


"Haaaaaaa."


"Tapi aku malah tidak menyiapkan makanan ringan ya."


"Haaaaaaa."


"Memang sayang sekali ya disia-siakan begini saja."


"Haaaaaaaa."


Avi berkata didalam dirinya.


"Jadi kenapa kamu ingin menikah denganku?."


Seketika mereka terdiam dan orang itu berkata.


"Ehem,soal itu."


"Ka-karena aku menyukaimu,my lord avi."


Tampaklah avi yang sudah tau dari kata-kata orang itu dan wajah orang itu tersebut dan avi berkata didalam dirinya.


"Ha!!!!!!."


"Kenapa harus wajah imut segala sih!!!!."


"Rasanya aku ingin mual sajalah."


"Haaaaaaaa."


Avi berkata dengan mulutnya.


"Ehg!be-begitu ya."


"Tapikan kamu me-."


Orang itu berkata.


"Tidak ada sama sekali."


Kaget dong avi dan avi berkata.


"Ehg!."


"Tidak ada sama sekali?."


Orang itu berkata.


"Iya,benar sekali my lord avi."


"Saya tidak ada saya sukai selain anda."


"Dan sebenarnya saya tidak begitu suka dengan laki-laki."


"Tapi."


Seketika orang itu tersenyum dan orang itu berkata.


"Hanya andalah yang saya sukai."


"Karena saya tidak tau apa sebabnya saya menyukai anda."


"Tapi."


"Saya seketika jatuh cinta terhadap anda."


"Saya tidak jatuh cinta terhadap harta anda."


"Tapi saya memang menyukai anda."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Apakah kamu memaksakan jatuh cinta terhadapku ataukah."


Tampaklah avi tersenyum lagi dan avi berkata.


"Apakah memang kamu tidak suka terhadapku."


"Karena aku sangat kuat dan ingin mendapatkan kekuatan darikukah?."


Tampaklah avi tersenyum dan tampaklah orang itu bingung karena perkataan avi tidak ada kaitannya hal tersebut dan orang itu menjawab dengan malu.


"Sa-saya memang benar-benar menyukai anda,my lord avi."


"Sa-saya tidak ada kaitannya hal tersebut."


"Walaupun demikian."


"Saya memang benar-benar mencintai anda."


"Kalau saya berbohong!."


"A-anda boleh membunuh saya atau menghukum saya dengan hukum gantung tali."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,kalau begitu."


"Baik,aku akan menikahimu."


Tampaklah orang itu sekatika senang sekali dan orang itu berkata.


"Benarkah my lord?!."


Avi berkata.


"Iya,itu memang benar."


Orang itu berkata.


"Hore!!!."


"Aku akan menjadi istri!."


Tampaklah serena yang sudah tau dan tampak dia tersenyum seketika karena itu ada mauan avi dan tampaklah avi yang sudah pasrah dan avi berkata didalam dirinya.


"Ha!!!!."


"Aku mohon jangan lagi aku menikah lagi!!!!!!!."


Tampaklah kebesokannya avi menikah dengan orang itu dan tampak beberapa hari kemudian tampak avi dan orang itu ada diruangan avi kerja dan tampak orang itu memeluk avi sambil duduk dipakuan avi dan orang itu berkata.


"Nyamannya dekat anda."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah avi tersenyum dan avi teringat sesuatu dan avi berkata.


"Oh iya."


"Kalau tidak salah namamu freci kan?."


Orang itu berkata.


"Iya,nama saya freci my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tampaklah freci kebingungan dong karena avi tampak sedang memikirkan sesuatu dan freci berkata.


"Ada apa avi?."


"Kenapa kamu tampak memikirkan sesuatu?."


Avi berkata.


"Bukan apa-apa kok."


Freci berkata.


"Begitu ya,avi."


"Nyamannya dekat kamu."


Tampaklah avi tersenyum dan avi berkata didalam dirinya.

__ADS_1


"Haaaaaaaa."


"Aku mohon jangan ada lagi pernikahan!!!!!!."


__ADS_2