
"Tapi sekelompok dari dunia lain itu,menyebarkan kesesatan kepada dunia yang sama menganut agama kita ini tersebut."
"Apalagi mereka ingin membuat perpecah belah orang-orang dari dunia itu,untuk biar mudah menyesatkan orang-orang dari dunia itu tersebut."
"Apalagi masih banyak lagi beberapa dunia lain yang jajah secara besar-besaran oleh orang-orang dari dunia lain yang ingin menyesatkan orang-orang yang sama menganut seperti agama kita ini tersebut."
"Tapi kenapa kalian mau ikut denganku?."
"Padahal ini hanya sebentar,akupergi dari sini?."
"Kenapa kalian mau ikut denganku?."
Para bawahan avi berkata.
"Kami tidak mau anda terluka oleh orang-orang dari sana."
"Kami tidak mau anda terbunuh oleh orang-orang dari sana dan kami takut kalau anda tidak akan kembalik lagi kesini."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Aku bukanlah kalian takuti kalau aku dibunuh."
"Karena aku hanyalah orang biasa-biasa saja dan bukan orang yang penting bagi kalian semua."
"Ataupun aku tidak kembalik kesini,karena itu mungkin sudah ketentuan dari tuhan."
Para bawahan avi berkata.
"Anda adalah orang yang mengubah sikap dan perilaku kami."
"Walaupun kami tidak bisa mengatakan dengan jelas,tapi kami memganggap anda sebagai orang yang sangat penting bagi kami semua."
"Kami mohon,biar kami melindungi anda untuk menjaga anda dari bahaya apapun itu dari anda."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Avi seketika berdiri dari duduknya dan avi berkata.
"Kalau begitu kita pergi sekarang juga."
Para bawahan avi berkata.
"Baik,my lord!."
Tampaklah avi dan para bawahan avi sudah ada didalam kapal induk terbang yang mana kapal induk terbang itu sedang berjalan melewati beberapa dunia lain bagaikan seperti melewati planet-planet diluar angkasa,tampaklah avi yang sedang duduk dikursi didalam kapal induk terbang tersebut dan avi seketika menutup matanya,tampaklah pada dalam pikiran avi ada sosok hitam pekat yang sedang duduk disebuah kursi dan apalagi avi juga duduk disebuah kursi pada dalam pikirannya tersebut apalagi sosok itu sedang bermain catur yang ada diatas meja pada didepan avi pada dalam pikiran avi dan sosok itu berkata.
"Apakah kamu yakin melakukan hal tersebut?."
"Kan tuhanmu tidaklah memaksamu untuk melakukan tersebut?."
"Apalagi itu cukup bahaya bagimu."
"Didaerah sana itu,banyak sekali hal-hal yang kamu tidak ketahui."
"Apalagi kamu tidak akan bisa mengalahkan orang-orang itu tersebut."
"Kamu tidak akan bisa melakukannya itu sendirian untuk memerangi mereka semua tersebut."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Iya,kamu benar."
"Tapi aku dapat melakukan tersebut sendirian kalau tuhan menghendakiku."
"Aku melakukan tersebut karena aku tidak mau melihat orang-orang yang sama menganut seperti agama kita ini,menjadi sesat oleh orang-orang bodoh."
"Aku juga sudah mengatakan kepada tuhanku kalau aku akan melakukan tersebut dengan bersungguh-sungguh."
"Apalagi kamu itu,bagaikan sebuah nafsuku yang menggodaku untuk membuatku tidak melakukan tersebut."
Sebenarnya sosok hitam pekat didepan avi itu adalah raja kegelapan null dan null berkata.
"Oh,begitu ya."
"Kamu menganggapku begitu ya."
"Walaupun aku terlihat seperti itu tapi aku terus-menerus beribadah kepada tuhan pada didalam dirimu."
"Walaupun terkadang aku suka bermain permainan ini tersebut,tapi aku memainkan permainan ini tersebut tidak setiap harinya tetapi karena aku ingin tau saja apa itu kesenangan yang kamu rasakan ketika bermain ini tersebut."
"Tapi,kamu memiliki alasan tertentu kamu melakukan itu untuk memerangi mereka-kan?."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Iya,kamu benar."
"Aku memang memiliki alasan tertentu aku melakukan itu tersebut."
"Tapi aku tidak bisa mengatakan itu kepadamu."
"Karena aku ingin kamu melihat itu tersebut sendirinya."
Null berkata.
"Oh,begitu ya."
Tampaklah avi membuka matanya lagi dan tampaklah kapal induk terbang milik avi sudah dibatas dari beberap dunia lain yang mana batas tersebut adalah bumi dan gamad berkata.
"Bukalah dunia gerbang kebumi,atas izini nama tuhanmu sesungguhnya."
Seketika sebuah gerbang muncul disitu dan kapal induk terbang milik avi pun masuk kedalam gerbang tersebut dan tampaklah kapal induk terbang milik avi seketika sudah memasuki bumi,tampaklah orang-orang dibumi terkejut dan kebingungan yang apa mereka lihat tersebut dilangit yang mana ada kapal induk bisa terbang dilangit yang mana itu kapal induk terbang milik avi,tampaklah gamad mengatakan itu lagi dengan berkata.
"Bukalah gerbang kedunia sebelah atas izin nama tuhanmu sesungguhnya."
Sebuah gerbang seketika muncul didepan kapal induk terbang milik avi dan kapal induk terbang milik avi pun masuk kedalam gerbang tersebut,tampaklah kapal induk terbang milik avi sudah masuk kedunia lain bagian sebelah dari bumi dan tampaklah gamad berjalan kearah avi yang lagi duduk dikursi dan seketika gamad berlutut dihadapan avi dan avi berkata.
"Ha,gamad."
Gamad berkata.
"Ada apa,wahai my lord?."
Avi berkata.
"Kenapa kamu mengatakan itu pada saat melewati bumi dan memasuki daerah ini?."
Gamad berkata.
"Saya tidak tau kenapa,saya mengatakan tersebut?."
"Pada saat sudah dibatas antara bumi dan dunia lain."
"Tapi seharusnya tidak bisa menurut saya memasuki bumi tanpa izin kepada tuhan sesungguhnya."
"Tapi saya mengatakan itupun tanpa saya sadari?."
"Apalagi melewati dunia lain bagian sebelah?."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
Gamad berkata.
"Wahai my lord,kita akan pergi kemana dulu wahai my lord?."
"Apakah kita langsung menyerang tempatnya orang itukah?."
Avi berkata.
"Kita selamati dulu orang-orang yang dijajah oleh mereka tersebut."
Gamad berkata.
"Baik,my lord."
Tampaklah avi dan para bawahannya membantu orang-orang dari beberapa dunia dari penjajah,tampaklah avi seketika tersenyum sambil duduk disebuah kursi dan tampaklah seketika kapal induk terbang avi,telah memasuki sebuah dunia lain yang begitu maju sekali akan teknologinya dan avi berkata.
"Seranglah pusat tempat kota,pada tempat pemimpin negara dari dunia ini tersebut."
Para bawahan avi berkata.
"Baik,my lord."
Tampaklah para bawahan avi menyerang pusat kota dan tampaklah kerusahan-kerusahan yang dilakukan oleh para bawahan avi,tampaklah kerusakan-kerusakan dimana-mana seluruh kota tersebut yang dilakukan oleh para bawahan avi dan tampaklah pasukan-pasukan khusus dari negara itu telah bergerak untuk mengatasi masalah kerusakan-kerusakan yang dilakukan oleh para bawahan avi,tampaklah pasukan-pasukan khusus itu sudah tiba ditempat avi dan para bawahannya berada yang mana ada dibangunan pemimpin negara dari dunia itu tersebut,tampaklah senjata-senjata berlaras panjang telah membidik tempat avi dan para bawahannya berada dan tampaklah pasukan-pasukan khusus itu sedang bersiap-siap menyerang masuk kedalam bangunan tersebut dengan berapa langkah-langkah yang dituju,tampaklah avi seketika tersenyum sambil duduk disebuah kursi dengan para bawahannya yang ada disampingnya dan tampaklah pasukan-pasukan khusus itu telah memasuki bangunan tersebut secara paksa dan memasuki bangunan tersebut dengan keseluruhan didalam bangunan tersebut,tampaklah pasukan-pasukan itu tidak menemukan siapa-siapa dibangunan tersebut dan mereka juga membuat rencana dengan pemimpin pasukan khusus tersebut yang berupa seorang wanita berwajah cantik,tampaklah pasukan khusus tersebut membuat rencana untuk menemukan tempat orang-orang dari dibangunan tersebut berada dan tampaklah orang-orang pasukan khusus tersebut kebingungan semua karena tidak menemukan tempat orang-orang dari bangunan tersebut berada.
Tampaklah pemimpin pasukan khusus itu mengatakan kalau memakai sebuah drone pelacak yang mana bisa melihat tembus dinding-dinding dan orang-orang pasukan khusus tersebut setuju dengan hal tersebut,tampaklah drone itu ditelah diterbangkan dan mereka telah menemukan tempat orang-orang dari bangunan tersebut berada,pasukan-pasukan khusus itu bergerak ketempat tersebut berada dan tampaklah pasukan-pasukan khusus itu terkejut ketika mereka telah masuki tempat tersebut yang mana orang-orang dari bangunan tersebut telah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh begitu mengerikan sekali apalagi mereka begitu terkejut sekali dengan orang-orang didepan mereka yang sedang berdiri disamping orang yang lagi duduk disebuah kursi kerja,tampaklah mereka begitu marah sekali dengan orang-orang yang berdiri dan yang sedang duduk dikursi kerja tersebut dan sebenarnya orang-orang yang sedang berdiri dan orang sedang duduk dikursi kerja adalah avi dan para bawahannya,tampaklah pasukan khusus itu menyerang secara tiba-tiba kepada avi dan para bawahannya,tampaklah kerusahan-kerusahanpun terjadi yang begitu besar sekali dan tampaklah pemimpin pasukan khusus itu memberi perintah dengan suatu alat komunikasi terhadap pasukan khusus yang diluar yang lagi sedang membidik bangunan tersebut dengan senjata larang panjang untuk menembakan ketempat dia berada dan menembakan pada avi yang duduk dikursi kerja,tampaklah tembakan-tembakan sudah dilakukan oleh pasukan khusus bagian luar tapi tidak berguna karena peluru-peluru dari tembakan-tembakan itu ditebas satu persatu oleh bans dan tampaklah pemimpin pasukan khusus itu terkejut dan tidak percaya dengan hal tersebut yang dia lihat tadi,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu begitu marah sekali dengan hal tersebut dan menyerang avi secara tiba-tiba tapi itu ditahan oleh gamad dengan sebuah pedang besi tua,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu mundur kebelakang karena serangannya ditahan oleh gamad dengan sebuah pedang besi tua dan pemimpin pasukan khusus itu berkata didalam dirinya.
"Kurang ajar!."
"Seranganku ditahan!."
"Siapa mereka sebenarnya?!."
Tampaklah dia terkejut sekali dengan dilihat dari sebuah alat seperti kaca mata tapi hanya satu gagang saja yang mana alat tersebut dapat melihat kekuatan dari seseorang pada dalam dirinya dan pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Semua."
"Semua mundurlah sekarang juga!."
"Mereka melebih sebuah monster!."
Tampaklah orang-orang dari pasukan khusus itu terkejut dengan yang dikatakan oleh pemimpin mereka tersebut dan orang-orang dari pasukan khusus bagian dalam mundur kebelakang dekat dengan pemimpin pasukan khusus itu berdiri dan salah satu pasukan khusus itu berkata.
"Jenderal,kenapa anda bilang begituan?."
"Apakah itu benar?."
"Apakah mereka melebih sebuah monster?."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Iya,itu benar."
"Kalau mereka semua,melebih sebuah monster tingkat tinggih."
"Apalagi itu aku dapat melihatnya dari penembak jitu gogel ini tersebut."
Tampaklah orang- dari pasukan khusus itu kebingungan semuanya dan sebenarnya nama dari alat seperti kaca mata itu adalah penembak jitu gogel,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu mencari cara untuk mengalahkan avi dan pemimpin pasukan khusus sudah tau caranya untuk membunuh avi,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu mengarahkan pasukan-pasukan khusus disitu untuk menyerang avi dengan sandi-sandiri dari tangan dan pasukan-pasukan khusus disitu mengerti dengan sandi-sandi yang diberikan oleh pemimpin mereka tersebut,tampaklah pasukan-pasukan khusus itu bergerak menyerang kearah avi dengan sandi-sandi yang dimaksud oleh pemimpin mereka dan tampaklah serangan-serangan mereka ditahan oleh para bawahan avi,tampaklah pertarungan itu begitu kacau sekali antar pertarungan antara para bawahan avi dan pasukan khusus,tampaklah setalahnya pasukan khusus itu sudah tidak berdaya dan pingsan dilantai karena sudah tidak bisa lagi bertarung dengan para bawahan avi dan tampaklah pemimpin pasukan khusus itu masih bertahan walaupun dia masih berdaya dilantai,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu begitu marah sekali dengan avi dan tampaklah avi duduk dengan bergaya yang mana dua jari telunjuk tangannya ditaruh dekat telinganya dan sambil penutup kaca mata bergagang satu yang mana itu adalah sebuah alat canggih seperti miliknya pemimpin pasukan khusus tersebut apalagi avi sambil menghisap sebuah cokelat batang dimulutnya walaupun bergaya seperti karena terpaksa karena para bawahannya menyuruhnya melakukan seperti itu walaupun avi tidak tau apa guna melakukan tersebut,pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Kurang ajar kamu!."
"Berani-beraninya kamu menjajah negara ini!."
"Kamu juga membuat kehancuran dimana-mana!."
"Apalagi kamu sudah membunuh orang-orang penting dari negara ini!."
"Kamu memang kurang ajar sekali!."
Avi berkata.
"Apakah tidak tau siapa orang-orang penting dari negara ini?."
Tampaklah pemimpin pasukan khusus itu menggelengkan kepalahnya dan berkata.
"Tidak,saya tidak tau?."
Avi berkata.
"Kamu benar begitu?."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"I-iya,mungkin."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Orang-orang yang dibunuh disini merupakan salah satu dari bawahan orang yang kami incar."
"Aku tidak mengatakan siapa orangnya tapi orang itu benar sudah berlebihan sekali dalam melakukan sesuatu hal."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Apa yang orang itu lakukan tersebut?."
Avi berkata.
"Apakah mau tau?."
"Orang itu melakukan sesuatu buruk sekali."
"Sebagaimana yang terjadi padamu dan teman-temanmu itu tersebut."
"Yang mana kamu dijadikan manusia setengah robot secara paksakan?."
Terkejutlah pemimpin pasukan khusus itu terkejut dengan hal tersebut karena avi mengetahui kalau dia dan teman-temannya suatu yang dijadikan manusia setengah robot secara paksa dan sebenarnya walaupun kota atau negara didunia itu begitu maju akan teknologinya dan alat canggihnya akan tetapi banyak kejahatan-kejahan tersembunyi dinegara tersebut yang mana banyak orang-orang dijadikan manusia setengah robot ataupun perbudakan yang dilakukan oleh orang-orang salah satu bawahan orang itu,apalagi terkadang ada saja namanya perkosaan atau pelecehan dengan wanita yang sudah dijadikan manusia setengah robot dan kalau wanita-wanita yang dijadikan robot itu tidak mau menuruti perintah mereka maka wanita-wanita yang dijadikan robot itu diancam dengan beberapa hal yang mana seperti tubuh mereka akan diledakan secara paksa ataupun keluarganya dibantai habis oleh pihak pemerintah,tampaklah pemimpin pasukan khusus itu hanya terdiam tertunduk saja dan avi berkata.
"Aku sebenarnya sedang mengincar orang itu tapi dia begitu banyak sekali menjajah beberapa dunia lain."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Kenapa kamu melakukan ini tersebut dengan cara kekerasan!."
"Kalau kamu mencari atau mengincar orang itu!."
__ADS_1
"Kenapa kamu menghancuri kota-kota dan membuat teman-temanku tidak berdaya begitu dilantai!."
"Kalau kamu memang mengincar atau mencari orang itu."
"Kenapa kamu menghancuri kota-kota dan membuat teman-temanku tidak berdaya dilantai!."
Avi seketika tersenyum dan avi melihat para bawahannya semua,tampaklah para bawahannya banyak memalingkan wajah mereka dari avi karena mereka melakukan tersebut ingin bersenang-senang saja dan avi hanya tersenyum karena avi mengetahui kalau para bawahannya melakukan hal sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan oleh mereka dan avi berkata.
"Aku melakukan tersebut karena terpaksa saja."
"Aku tidak bermaksud melakukan tersebut dengan serius."
"Kamu percaya atau tidak,itu hanya pada dirimu saja."
"Aku melakukan tersebut karena terpaksa saja,walaupun banyak kota-kota dihancuri oleh para bawahanku."
"Tapi itu memang terpaksa dilakukan karena kami ingin mencari tempat persembunyian mereka berada yang berupa bawahan orang itu dan menghancuri tempat-tempat tersebut."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Jadi siapa kamu sebenarnya?."
"Dan kenapa kamu memiliki kekuatan diatas dari orang-orang disebelah-sebelahmu tersebut?."
Avi berkata.
"Aku hanya orang biasa-biasa saja,bukan siapa-siapa."
"Aku tidak tau maksudmu apa tentang kekuatan yang aku miliki?."
"Aku merasa diriku hanya memiliki kekuatan biasa-biasa saja."
Pemimimpin pasukan khusus itu berkata.
"Kenapa kamu mengatakan kalau kamu orang biasa-biasa saja?."
"Dan kenapa kamu mengatakan kalau kekuatanmu miliki biasa-biasa saja?."
"Padahal dirimu bagaikan raja iblis."
"Apakah kamu memang benar seorang raja iblis?."
Avi berkata.
"Mungkin begitu kayaknya?."
"Aku tidak tau apa maksudmu tersebut?."
"Tapi aku merasa tetap seperti orang biasa-biasa saja menurutku."
Pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Oh,begitu ya."
"Kamu sungguh menarik sekali ya."
"Kamu merendahkan dirimu sendiri."
"Walaupun kamu memiliki kekuatan melebihi dari tidak terbatas secara lima kali lipat."
"Tapi kamu merendah dirimu sendiri kepada orang lain."
"Padahal kamu seorang raja iblis loh."
"Kenapa kamu merendah dirimu sendiri kapada orang lain?."
Avi berkata.
"Aku menjalankan apa yang seharusnya ada pada ajaran agamaku."
"Yaitu tidak boleh merasa lebih hebat dari orang lain ataupun merasa lebih hebat dari tuhan."
"Kalau itu terjadi maka aku pastih,aku langsung direndahkan oleh tuhan atas yang aku miliki tersebut."
"Aku menjalankan apa yang tuhan perintahkan kapadaku."
Tampaklah pemimpin pasukan khusus itu hanya terdiam terbengong saja dan avi seketika berdiri dari duduknya dan avi berkata.
"Waktunya kita harus pergi lagi."
Para bawahan avi berkata.
"Baik,my lord."
Tampaklah pemimpin pasukan khusus itu terkejut kalau avi akan pergi dan pemimpin pasukan khusus itu berkata.
"Tu-tungguh sebentar."
Tampaklah suara pemimpin pasukan khusus itu tidak didengar oleh avi karena avi sudah menghilang begitu saja dari situ dan tampaklah pemimpin pasukan khusus itu hanya terdiam tertunduk saja karena merasa bersedih atas kebenaran yang dikatakan oleh avi,tampaklah avi dan para bawahannya ada didalam sebuah kereta api yang mana kereta api tersebut berjalan dengan sebuah hologram yang berbentuk rel kereta api dan hologram tersebut ada pada depan kereta api tersebut,tampaklah kecepatan kereta api itu begitu cepat sekali yang mana kecepatannya adalah satu triliun cahaya dan walaupun kecepatannya begitu cepat sekali akan tetapi bagian dalam kereta api itu tidak ada namanya tekanan sebuah gravitasi atas kecepatan tinggih tersebut,sebenarnya jarak tempat orang itu berada begitu jauh sekali yang mana jaraknya adalah satu miliar meter lebih dan tampaklah avi dan para bawahannya sedang beribadah didalam kereta api tersebut.
Tampaklah orang yang avi incar itu sedang duduk dikursi singgasananya dan yang mana orang yang avi incar itu adalah korps,tampaklah seketika tempat si korps berada diserang dan tampaklah korps itu begitu panik sekali kalau tempatnya diserang,tampaklah korps seketika berdiri dari duduknya dan tampaklah langit-langit atap yang ada diruangan korps itu berada seketika runtuh,tampaklah si korps begitu terkejut sekali kalau ada seseorang berdiri dibekas-bekas runtuhan langit-langit atap ruangan tersebut dan sebenarnya orang yang berdiri dibekas-bekas dari langit-langit atap ruangan tersebut adalah gamad dan gamad berkata.
"Halo,kaden."
"Lama tidak berjumpah ya."
Tampaklah korps itu ketakutan sekali dengan kedatangan gamad diruangannya dan sebenarnya nama korps itu adalah kaden dan kaden berkata.
"Gi-gimana bisa kamu ada disini!?."
Gamad berkata.
"Ha,soal itu ya."
"Yah,akan panjang sekali kalau diceritakan."
"Walaupun hanya dua puluh halaman saja kalau diceritai."
"Tapi."
"Kamu sudah seenak hati ya?."
"Melakukan hal-hal yang berguna bagimu sendiri."
"Jadi untuk apa kamu melakukan tersebut,kaden?."
Kaden berkata.
"Berisik kamu tau!!!!."
"Kurang ajar kepadamu!!!."
"Selama ini,aku sudah menahan rasa marahku terhadapmu!!!!."
"Sekarang aku akan membunuh kali ini!!!."
"Kurang ajar kamu!!!."
"Kamu itu hanya rendahan tau!!!!!."
"Kamu berani-beraninya melakukan tersebut kepadaku!!!."
Tampaklah gamad tetap biasa-biasa saja dengan hal begituan dan gamad berkata.
"Woi,kaden."
"Apa yang membuatmu marag kepadaku?."
"Padahal kamu sendirikan yang selalu melakukan hal sesuatu membuatmu marah sendiri?."
"Padahal aku tidak melakukan apa-apa kepadamu,apalagi membuatmu marah?."
"Kenapa kamu marah terhadapku?."
Kaden berkata.
"Diam,berisik tau!."
"Kamu tidak tau,gimana rasa marahku terhadapmu!."
"Kamu dulu membuatku,makan kotoran ayam dan sapi!."
Tampaklah gamad hanya terdiam dan kaden berkata.
"Karena dirimu,kamu membuatku selalu teringat rasa kotaran ayam dan sapi!."
Gamad berkata.
"Ha,bukannya itu salahmu sendirikan?."
"Kamu sendirikan tergelincir kenak air dan termakan kotoran ayam dan sapi secara utuh?."
"Apalagi kotaran ayam dan sapi itu,kamu sendiri yang menaruhnya biar aku tergelincir karena kotoran tersebut?."
Kaden berkata.
"Berisik!."
"Ka-kamu kurang ajar sekali!!!!."
"Itu salahmu,bukan aku tau!."
"Seharusnya aku tidak termakan kotoran ayam dan sapi secara utuh!."
Gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Jadi kenapa kamu melakukan sesuatu tidak berguna bagi sendiri itu?."
"Kenapa kamu melakukan hal tersebut secara seenak hati,padahal tidak berguna bagimu sendiri."
"Apakah kamu marah karena hal begituan?."
"Dan berujung melakukan hal tersebut?."
"Padahal hal begituan kenapa harus sampai melakukan hal tersebut?."
"Kamu termakan kotoran ayam dan sapi dan berujung melakukan begituan?."
"Padahal tidak masuk akal sekali kalau marah sebegitu kali?."
Kaden berkata.
"Berisi kali kamu!."
"Bisa diam tidak!."
"Aku melakukan hal tersebut karena hal sesuatu yang aku inginkan."
"Apalagi dia akan memberi hal sesuatu yang luar biasa kepadaku kalau aku dapat menaklukan dunia-dunia lain dan menyesatkan orang-orang dari dunia-dunia lain tersebut."
"Apalagi dia sangat begitu luar biasa sekali kalau kamu melihatnya denganmu matamu sendiri!."
"Dia sungguh bisa mengabulkan permintaanku apa saja kalau aku menaklukan dunia-dunia lain dan menyesatkan orang-orang dari dalam dunia-dunia lain tersebut!."
"Hahahahahahaha!."
"Kalau kamu melihatnya sungguh luar biasa sekali loh!."
"Kamu tidak tau seberapa luar biasa dia tersebutkan!."
"Jadi."
"Menjauhlah dirimu dariku!."
"Jangan ganggu urusanku tau!."
"Menjauhlah dariku!."
"Menjauhlah!."
Gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Kamu sudah dihipnotis oleh seseorang ya."
"Dengan hal-hal yang kamu inginkan ya."
Kaden berkata.
"Iya,kenapa!."
"Kamu tidak tau banyak tentang dia tau!."
Gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
Kaden berkata.
"Serang dia,wahai bawahan-bawahanku!!!."
Tampaklah seketika muncullah bawahan-bawahan kaden begitu banyak sekali dan langsung menodongkan pedang-pedang mereka semua kearah leher gamad akan tetapi gamad seketika tersenyum jahat dan gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Kamu pakai cara itu ya."
__ADS_1
Tampaklah gamad menjilat gigi atasnya dengan lidahnya dan seketika bawahan-bawahan terbunuh karena yang membunuh para bawahan kaden adalah bawahan gamad yang berupa drakula dan kaden berkata.
"Gi-gimana bisa!."
"Gimana bisa,vampir-vampir tingkat atasku terbunuh begitu saja!?."
"Gimana bisa itu terjadi?!."
Gamad berkata.
"Ha,drakula dan vampir ada perbedaannya."
"Tapi aku tidak bisa mengatakan perbedaan mereka apa."
"Mau itu dari kekuatan ataupun tenaga."
"Tapi ada perbedaannya loh,kaden."
Kaden berkata.
"Gimana bisa!."
"Gimana bisa itu terjadi?!."
"Drakula?."
"Drakula apa yang kamu sebutkan?!."
"Mana ada namanya drakula!."
"Aku tidak pernah mendengar namanya drakula dari beberapa dunia lain?!."
"Mana ada namanya drakula?!."
"Yang ada namanya vampir tau!."
Gamad berkata.
"Ada,tapi kamu sendiri tidak tau mereka berada."
"Jadi sekarang kamu sudah terkepung,kaden."
Kaden berkata.
"Itu tidak akan mungkin!!!."
"Kurang ajar dirimu!!!."
Tampaklah kaden bergerak begitu benar-benar cepat sekali kearah pintu keluar ruangan dan kadenpun kabur dari situ dan gamad berkata.
"Kejar si kaden tersebut!."
Para bawahan gamad berkata.
"Baik,tuan!."
Tampaklah para bawahan gamad bergerak begitu cepat sekali untuk menangkap kaden yang kabur tersebut dan tampaklah kaden dikejar-kejar oleh bawahan gamad yang mana kaden dikejar-kejar tanpa ampun oleh bawahan gamad yang mana bagaikan dikejar-kejar oleh psikopat,tampaklah kaden terjatuh karena tersandung batu dan kaden begitu ketakutan sekali karena bawahan gamad sudah didepannya dengan pedang-pedang mereka yang sudah ada ditangan yang sudah ingin menebas kaden,tampaklah kaden menyerang bawahan gamad tapi dia dikalahkan begitu mudah sekali dan kaden memanggil bawahannya,tampaklah seketika muncullah bawahannya kaden yang mana sudah ada disamping kaden dan kaden berkata.
"Ahoy,bantulah aku dari orang-orang ini tersebut!."
Bawahan kaden bernama ahoy berkata.
"Baik,tuanku."
Tampaklah seketika bawahan kaden itu membuat bawahan gamad dipukul mundur akan tetapi gamad sudah ada didepan kaden yang mana gamad sedang berjalan kearahnya dengan memegang pedang andalannya yang berupa pedang melengkung dan memiliki dua mata pedang didepan pedang tersebut,gamad seketika berhenti berjalan dan gamad berkata.
"Yo,jadi bagaimana rasanya dikejar-kejar oleh mereka?."
Kaden berkata.
"Kurang ajar kamu mengatakan begituan!."
Gamad berkata.
"Ha,kaden."
"Kenapa kamu berubah karena dia?."
"Siapa dia yang kamu maksud?."
"Kamu tidak pernah melakukan ini,kaden."
"Kenapa kamu berubah karena orang yang kamu maksud bisa mengabulkan keinginan yang kamu inginkan?."
"Aku tanyak siapa dia yang kamu maksud,kaden?."
"Aku tidak tau keinginanmu apa,tapi siapa orang yang kamu maksud tersebut kaden?."
Kaden seketika tertawak jahat dan kaden berkata.
"Woi,kamu diam saja."
"Kamu tidak tau apa tentang dia."
"Dia berupakan sosok yang begitu agung sekali dan begitu indah sekali."
"Dia berupakan sosok yang menjaminkan kami untuk bisa memiliki apa saja yang kami inginkan."
"Jadi,kamu diam saja."
"Kamu itu tidak tau apa-apa tentang dia."
"Jadi kamu diam saja."
Gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Woi,kaden."
"Sadarlah dengan apa yang hal-hal seperti itu."
"Itu tidak mungkin bisa itu terjadi."
"Walaupun aku tidak tau orang yang kamu maksud dan keinginan apa yang kamu inginkan."
"Tapi janganlah terlalu percaya dengan seseorang."
"Karena seseorang akan menghianatimu suatu saat dan apalagi perkataan seseorang yang mengatakan kalau akan menjaminkanmu apa saja."
"Tapi itu semua hanya kebohongan saja,kaden."
"Sadarlah kaden dari hal seperti itu."
Kaden berkata.
"Berisik."
"Kamu terlalu berisik tau!!!."
"Jadi diamlah!."
"Kamu itu hanya banyak bicara saja tau!!!."
Gamad berkata.
"Bertaubatlah kepada tuhan sesungguhnya."
"Pastih tuhan akan memberitaumu tentang kebohongan tersebut."
"Jadi,sadarlah kaden."
"Sadarlah dari hal seperti itu."
"Hal seperti itu tidak ada tau."
Kaden berkata.
"Hahahahahahahaha!."
"Begitu ya!."
"Sungguh menarik sekali ya!."
"Tapi itu tidak akan mungkin loh."
"Dia mungkin lebih hebat dari tuhan sesungguhnya."
"Dia juga mengatakan begituan loh."
"Kalau dia akan mengaku sebagai tuhan sesungguhnya."
"Apalagi apakah kamu taukah kamu."
"Kalau ramalan yang aku buat dengan bawahanku yang bernama ahoy itu."
"Aku dan dia membuat suatu ramalan yang akan pastih berhasil."
"Karena banyak ramalan yang berhasil sama dengan yang aku ramalkan dan bawahanku tersebut."
"Tapi ada satu ramalan tidak sama yang aku kira."
"Ramalan tersebut adalah,ramalan tentang tuanmu tersebut."
"Aku melihat kalau dia akan menjadi sosok yang paling ditakuti dan disegani beberapa makhluk yang ada pada beberapa dunia lain."
"Apalagi tuanmu tersebut,sampai bisa menjadi sosok paling mengerikan dari beberapa raja iblis yang ada didunia lain."
"Tapi aku dan bawahanku mencoba mengagalkan hal seperti ada pada tuanmu."
"Tapi itu gagal."
"Aku dan bawahanku mencoba agar tidak ada namanya hewan monster mendatanginya dan beberapa hal."
"Seperti dia tidak menemukan sebuah teknologi didalam sebuah gua ataupun tidak membuka rantai pengurung tiga naga paling ditakuti beberapa dunia lain."
"Ataupun tidak akan menemukan dua pedang legendaris."
"Tapi aku berpikir kalau tuanmu tersebut tidak akan jadi seperti itu."
"Tapi aku dan bawahanku melihat kalau ramalan tersebut makin mengerikan saja dan makin menakutkan saja."
"Yang man tuanmu tersebut menjadi sosok yang benar-benar ditakuti diseluruh dunia lain dan dia menunduki semua dunia lain."
"Apalagi tuanmu menjadi orang yang benar-benar jahat sekali akan tetapi dia tetap memiliki keimanan kepada tuhan yang dia anut pada dalam hatinya."
"Akupun bingung dengan hal tersebut dan ramalan tersebut menjadi ramalan yang benar-benar gagal sekali kalau dipikiri."
Gamad seketika tersenyum dan gamad berkata.
"Oh,begitu ya."
"Tapi,kaden."
"Aku katakan lagi kepadamu."
"Bertaubatlah kepada tuhan,sebelum kamu terlambat bertaubat kepada tuhan sesungguhnya."
"Kamu sebegitu kali,kamu sampai mematuhi orang yang kamu maksud tersebut."
"Apalagi aku tau kalau kamu pastih berlutut kepada orang yang kamu maksud tersebut."
"Sadarlah kaden."
"Kalau itu tidaklah benar."
Kaden berkata.
"Oh,apa iya?."
"Kenapa tuanmu juga,berlutut kepada raja-raja yang dia jumpai?."
"Aku melihatnya dari sihir penglihat jarak jauh yang aku miliki."
Gamad berkata.
"Oh,masalah itu ya."
"Tuanku sebenarnya hanya bercanda saja dengan hal seperti itu."
"Dia sebenarnya tidak mau berlutut sama siapa saja,maupun orang itu seorang raja besar."
"Tuanku berlutut karena dia bercanda saja karena dia hanya ingin tau tentang ekspresi orang-orang saja."
"Dia tidak pernah berlutut siapa saja maupun orang itu raja besar sekalipun."
"Dia tidak mau tunduk dengan orang tapi dia tunduk terhadap tuhannya."
Kaden berkata.
"Oh,sungguh menarik sekali ya."
"Aku ingin bertanyak kepadamu,kenapa kamu dan orang sikembar yang dijuluki dark marshal itu,tunduk terhadap orang itu?."
Gamad berkata.
"Kami tidak tunduk akan kekuatan yang dia miliki,tapi."
"Kami tunduk karena akan pengetahuannya tentang tuhan sesungguhnya yang tau banyak."
"Kami tunduk karena itu."
__ADS_1