
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi sedang makan jagung meletus sambil duduk untuk melihat sebuah pertandingan para bawahan avi akan tetapi para istri avi ada disamping avi sambil duduk disamping avi dan tampaklah avi tidak memperdulikan hal itu tersebut dan tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi sedang berjalan-jalan dikota.
Tampaklah avi berjalan-jalan dan sambil melihat seluruh bawahannya yang sedang gapain saja dan tampaklah avi berhenti berjalan untuk melihat dua kapal besar yaitu kapal induk dan kapal selam yang mana bisa terbang dan tampaklah kapal induk terbang dari landasan armadanya dan tampaklah kapal induk dan kapal selam terbang itu sedang latihan.
Tampaklah avi melihat dan menyaksikan latihan mereka dengan perasaan takjub sekali dan setelahnya dua kapal besar itu kembalik kelandasannya yaitu armadanya dan tampaklah avi berjalan-jalan lagi dan tampaklah avi ada diatas dahan pohon sambil duduk makan jagung meletus didahan pohon dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Hari ini sangat begitu bagus sekali ya?."
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
Seketika avi teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kalau tidak salah nanggala itu mulai bersaing dengan zers ya?."
"Kayaknya seperti itu kayaknya?."
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Tapi aku juga merasakan itu tidak berguna sekali."
"Karena kota ini menurutku hanya sementara saja."
"Untuk apa menjadi terbaik untuk dan menjadi prajurit terbaik bagiku?."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Karena negara ini akan tetap sama seperti negara kerajaan umumnya."
"Yaitu akan hancur."
"Karena perluasan negara lain,kalah peperangan,jatuh bangkrut,runtuh,bubar dan lain sebagainya."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Mungkin begitulah setahuku."
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
"Kayaknya jangan begitu berharap sekali deh."
"Dengan apa yang ditawarkan dunia ini."
"Karena itu akan sementara saja,tidak selamanya ada."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Mungkin sebagian orang menganggap yang ditawar dunia begitu abadi sekali."
"Padahal tidak seperti itu,karena dunia hanya kecil sekali untuk mendapatkan yang namanya suatu hal abadi."
"Karena dunia banyak memperbudak manusia dengan yang ditawar oleh dunia untuk melupakan tuhannya sendiri."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
Avi seketika teringat sesuatu dan avi berkata.
"Oh iya."
"Kalau salah nama wanita yang waktu itu yang pernah ikut denganku."
"Dan menikah denganku."
"Kalau tidak salah namanya Quality ya?."
"Hmmmm?."
"Namanya cukup bagus juga sih."
"Tapi?."
"Kayaknya persaingan para istri mangkin memanas saja ya."
"Haaaaaaaaaaaaaaaa."
"Memang para wanita apakah begitukah,bersaing untuk terbaik bagi suaminya?."
"Hmmmmm?."
"Mungkin begitulah kayaknya?."
"Karena seingatku banyak istri-istri dan suami-suami bertengkar dan bercerai karena suatu masalah kecil saja dibesar-besarkan."
"Haaaaaaaaaaaaaa."
"Tapi kayaknya aku tidak usah berbicara lagi soal itulah."
"Karena aku tidak tau masalah apa para suami dan para istri bercerai karena suatu masalah kecil saja."
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
Tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi sedang bersantai diruang kerjanya akan tetapi avi seketika terkejut dong karena avi merasakan suatu masalah besar yang akan terjadi dikota avi itu tersebut dan avi berkata.
"Itu tidak mungkinkan?!."
Seketika ledakkan besar terjadi dikota avi tinggali itu tersebut dan tampaklah kapal induk dan kapal selam bergerak dari armadanya dan terbang kearah.
musuh dan tampaklah peperangan peperangan itu tersebut begitu sengit sekali dan tampaklah para musuh itu terus-menerus menyerang kapal-kapal perang berukuran kecil dan tampaklah zers dan nanggala terus-menerus menyerang membabi buta kepada musuh-musuh itu tersebut dan tampaklah ledakkan terus ada dimana-mana karena peperangan itu tersebut.
Tampaklah seketika avi tersenyum jahat dong yang ada diruang kerjanya karena avi sudah mengetahui kalau itu mereka yang akan menyerang daerah avi tinggali dan tampaklah warga yang terluka sangat sedikit sekali hanya satu saja karena ada penghalang yang melindungi mereka ketika terjadi suatu serangan.
Tampaklah avi sudah pasrah saja dong dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaaaa."
"Kenapa terjadi perang lagi sih?."
"Haaaaaaaaaaaaaaaa."
"Rasanya bosan deh,kalau perang lagi."
"Haaaaaaaaaaaaaaaa."
Tampaklah para pelayan avi kebingungan dong yang ada disamping avi dan serena berkata.
"Anda kenapa my lord?."
"Apa yang terjadi sebenarnya?."
Avi berkata.
"Tidak,tidak apa-apa kok."
"Hanya saja?."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi berkata.
"Akan menjadi suatu hal menarik sekali dan juga."
"Lucu sekali."
Terkejut dong para pelayan avi karena perkataan avi itu tersebut dan tampaklah zers dan nanggala dapat memukul mundur para musuh dan tampaklah zers dan nanggala berhasil mengalahkan para musuh itu tersebut akan tetapi ada suatu lambang batu.
berbentuk bulat disuatu dinding retak seketika dan tampaklah kebesokan harinya tampaklah avi sedang bersantai diruang kerjanya dan avi seketika teringat sesuatu dan avi seketika berdiri dari kursinya dan avi seketika berjalan menujuk keluar rungan kerjanya itu tersebut.
Tampaklah avi berjalan-jalan dikotanya dan melihat kondisi kotanya dan avi melihat satu persatu bangunan dikotanya itu tersebut dan tampaklah avi berjalan kearah lokasi peperangan kemarin itu tersebut dan tampaklah avi berhenti berjalan ditempat suatu lubang besar bekas peperangan kemarin itu tersebut dan avi seketika jongkok dan avi menatap tajam lubang besar itu tersebut.
Tampaklah avi mau memasuki sebuah gua begitu besar sekali dan tampaklah avi sudah masuk gua besar itu tersebut dan tampaklah avi berjalan-jalan kegua itu terus-menerus sampai dalam dan tampaklah seketika avi berhenti berjalan dan tampaklah didepan avi ada dua.
patung seseorang wanita yang sedang berjabat tangannya dan tampaklah ditengan patung itu ada suatu lambang ukiran yang sudah retak entah kenapa dan seketika dua patung itu bersinar dong dan avi terkejut dong soal itu tersebut dan tampaklah seketika dua patung itu mulai retak sedikit demi sedikit dan tampaklah sebuah sinar cahaya itu terus-menerus benderang sekali sampai putih bersamaan retaknya dua patung itu tersebut dan tampaklah seketika patung itu sudah hancur akan tetapi itu hanya serpihan batu patung itu tersebut.
Tampaklah dua orang wanita ada dilokasi tempat dua patung itu tersebut hancur dan tampaklah mereka sedang berjabat tangan dan tampaklah seketika dua orang itu tersadar dong dan kebingungan dong yang apa terjadi dan tampaklah mereka berdua melihat sekitar mereka itu tersebut dan tampaklah avi kebingungan sekali dong yang apa terjadi hal itu tersebut dan avi berkata.
"Ha,mereka siapa ya?."
Seketika mereka berdua terkejut dong karena suara avi itu tersebut dan tampaklah mereka berdua kayak bersiap menyerang avi dan tampaklah mereka menatap tajam avi dong dan orang sisi kiri berkata.
"Siapa dirimu sebenarnya?."
"Dan mau apa kamu kesini?."
"Hah?."
Tampaklah mereka tetap menatap tajam kearah avi dan avi mangkin bingung dong yang terjadi tentang itu tersebut dan avi berkata.
"Ha,aku hanya orang biasa."
"Bukan orang siapa-siapa kok."
"Aku hanya tidak sengaja kesini."
Orang disisi kiri berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah avi masih kebingungan dong hal itu tersebut dan avi berkata didalam dirinya.
"Ehg?!."
"Se-sebenarnya siapa ya,mereka berdua ini tersebut?."
"Aku tidak sengaja kesini karena aku pikir ada suatu mineral atau material didalamnya."
"Akan tetapi kenapa ada dua sebuah patung apalagi mereka berdua merupakan seseorang berubah menjadi batu!!!!."
"Tidak masuk akan apalagi ini sebenarnya!!!!!!!."
Tampaklah mereka berdua kebingungan dong karena avi diam saja dari tadi dan orang disisi berkata.
"Kenapa kamu diam saja?."
"Hah?."
"Siapa kamu sebenarnya?."
Seketika avi tersenyum dong dan seketika mereka berdua terkejut ketika mereka melihat kearah avi karena pengelihatan mereka berdua seketika menjadi sosok hitam yang mana sosok itu adalah raja kegelapan null dan tampaklah avi kebingungan dong karena mereka begitu ketakutan sekali dong dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Kenapa kalian berdua ketakutan sekali?."
Orang disisi kanan berkata.
"I-i-itu tidak mungkinkan?!."
Mereka berdua berkata.
"Ra-ra-raja kegelapan null!."
Tampaklah avi mangkin kebingungan dong karena mereka berdua begitu mangkin ketakutan saja dan avi berkata.
"Raja kegelapan?."
"Mana?."
Tampaklah avi melihat sekitarnya untuk memeriksa siapa raja kegelapan mereka maksud itu tersebut dan mereka berdua terkejut dong dan orang disisi kiri berkata.
"Ehg!."
"Tu-tungguh!."
"A-anda pastih bercandakan?."
"Ma-mana ada mungkin seolah dirimu tidak mengetahui dirimu sendirikan?."
"Pa-pastih a-anda sedang bercandakan?."
Seketika avi tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Ha,baiklah aku tidak akan bercanda lagilah."
"Soal diriku karena diriku sudah diketahui ya?."
Mereka berdua mangkin ketakutan sekali dong dan orang disisi kanan berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan null!."
"Ke-kenapa anda bangkit kembalik?!."
"Ka-kan anda sudah menghilang begitu lama sekali?."
Tampaklah avi seketika tersenyum dong dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Yah,aku juga begitu malas memberitau kalian tentang hal itu tersebut."
Orang disisi kanan berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan null."
Tampaklah avi menatap tajam kearah mereka berdua dan avi berkata.
"Jadi kenapa kalian bisa menjadi batu?."
"Dan kenapa kalian ada berada ada disini?."
Mereka berdua bingung dong dan tampaklah mereka berdua saling melihat satu sama lain dan orang disisi kiri berkata.
__ADS_1
"Soal itu."
"Ehem."
"Pada zaman dulu kami adalah sebuah pahlawan besar."
"Akan tetapi meletusnya peperangan dimana-mana."
"Karena para pahlawan ada yang ingin terus melawan para bawahan anda waktu itu."
"Dan ada juga tidak mau tapi ada juga yang membelot."
"Peperangan itu terus-menerus ada mau hari,bulan,tahun dan lain sebagainya."
"Tetap ada karena peperangan ini memperebut kekuasaan dunia dan tidak ada hentinya sama sekali."
"Mereka ingin menguasai dunia bagaikan raja kegelapan seperti anda."
"Aku dan dia ada lah sekelompok yang berbedah."
"Akan tetapi."
"Kami berperang satu dengan kelompoknya."
"Kami waktu dulu disebut tujuh pahlawan perkasa."
"Peperangan itu kami melawan tujuh pahlawan perkasa."
"Kami berperang satu sama lain."
"Kami berperang dengan tujuh pahlawan perkasa yang lain."
"Karena merekalah penyebab kerusuhan itu semua."
"Dan itulah peperangan itu waktu itu sebagai peperangan tujuh pahlawan perkasa melawan tujuh pahlawan perkasa lainnya."
"Akan tetapi aku dan dia kami kalah telak."
"Tapi aku dan dia masih dapat bisa bertahan sampai-sampai teman-teman kami tewas ditempat karena peperangan itu tersebut."
"Kami terus-menerus bertarung tapi kami tetap belum bisa bertarung."
"Karena kami tidak berdaya lagi."
"Akan tetapi kami membuat sepakatan kalau kami harus membuat sebuah janji terhadap penghapusan ingatan semua orang terhadap dirimu wahai raja kegelapan null."
"Dan kami bersepakatan sambil berjabat tangan dan menjadi batu sampai ini juga."
"Dan kami akhirnya juga terbebas juga."
"Akan tetapi kayaknya pembebasakan kami sepertinya akan menjadi suatu masalah baru lagi ya,terhadap diri anda."
"Karena kamilah menahan semua pemikiran terhadap diri anda."
"Kayaknya masalah baru akan muncul ya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Berarti kalian melakukan perjanjian penghapusan ingatan ya?."
"Tapi itu sangat begitu sesat sekali dan bodoh sekali kalian melakukannya."
"Karena pemilikan semua ingatan sebuah makhluk ada pada tuhan sendiri."
"Dan penghapusan ingatan juga ada pada diri tuhan sendiri."
"Jadi kalian sudah melakukan sebuah kesesatan sekali ya."
"Karena kalian melakukan suatu hal dilarang oleh tuhan."
"Apalagi penghapusan ingatan karena penghapusan ingatan hanya bisa dilakukan oleh tuhan."
"Kalau kalian melakukan begitu pastih kalian sudah begitu sesat sekali ya."
"Karena kalian sudah melakukan hal paling dilarang oleh tuhan sekalipun."
"Walaupun bisa tapi itu tidak selamanya terhapuskan?."
"Akan kembalik lagi ingatannya."
"Dan hanya tuhan yang bisa apalagi tuhan menghapus ingatan seseorang maka seratus persen tetap akan menghilang dari ingatan dari seseorang yang dihapus oleh tuhan."
"Kalau tuhan berhendak."
Tampaklah seketika mereka berdua terdiam dong dan orang disisi kiri berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Kami sudah mengerti sekarang kalau yang kami lakukan salah sebuah kesalahan besar sekali ya."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kalau begitu,dah sampai jumpah lagi ya."
Tampaklah avi berjalan menujuk keluar gua dan mereka berdua terkejut dong karena avi seketika pergi begitu saja dan tampaklah mereka berdua mengejar avi yang mulai menjauh dan orang disisi kiri berkata sambil mengejar avi.
"Tu-tungguh sebentar wahai raja kegelapan null!."
Seketika avi berhenti berjalan dan avi membalikkan badannya dan avi berkata.
"Iya,ada apa?."
Tampaklah mereka berdua terengah-engah karena sangat kelelahan sekali untuk mengejar avi dan orang disisi kanan berkata.
"A-anda mau pergi kemana?."
Tampaklah avi kebingungan dong yang apa mereka katakan itu tersebut dan avi berkata.
"Apanya?."
"Kan kalian tidak suka akukan?."
Orang disisi kanan berkata.
"So-soal itu?."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Ada masalah apalagi?."
Orang disisi kiri berkata.
Tampaklah avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg?tanyak apa?."
Orang disisi kiri berkata.
"Kenapa anda menghilang dan kembalik lagi?."
"Apakah selama ini anda hanya berdiam diri disuatu tempatkah?."
Seketika avi tersenyum dong dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Aku tidak tau soal itu tersebut."
"Yang mana seingatku,aku hanya seseorang orang biasa saja."
"Tapi."
"Dari perkataan kalian cukup manis sekali akan tetapi diri kalian sendirilah tidak menunjukkan dari perkataan kalian keluarkan itu tersebut."
Tampaklah terkejut dong mereka berdua dan tampaklah avi membalikkan badannya dan avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Apakah kalian tau kalau suatu perkataan dari mulut kalian begitu manis sekali."
"Sampai-sampai orang-orang terkagum-kagum kepada kalian."
"Tapi."
"Kalian sendirilah tidak menerapkan diri kalian kepada dari perkataan kalian itu tersebut."
"Apakah kalian tau kalau itu sama saja berbohong saja."
Tampaklah mereka berdua terdiam dong dan orang disisi kiri berkata.
"Ja-jadi begitu wahai raja kegelapan null."
"Ke-kenapa a-anda berbicara begitu?."
"A-apa maksud kalian sebenarnya dari perkataan anda itu tersebut?."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaaa."
"Apakah kalian lupakah dengan kalian katakan dari mulut kalian waktu dulu?."
Mereka menggelengkan kepalah mereka berdua dan avi berkata.
"Apakah kalian tau kalau hati kalian dan pikiran kalian itulah yang berbohong dari perkataan manis kalian itu tersebut."
"Aku dapat mengetahui kalau hati kalian berbohong dengan perkataanmu sendiri."
"Apalagi aku dapat mengetahui siapa yang berbohong dengan perkataan manisnya itu tersebut."
"Dulu pastih pernah berkata beginikan."
"Aku akan melindungi kalian semua dan aku akan menjadi orang paling kuat dan terbaik bagi kehidupan."
"Itukan kalian pernah kalian katakan dari mulut kaliankan?."
"Apakah kalian tau kalau kalian tidak menerapkan hati dan pikiran dari perkataanmu itu tersebut."
"Maka sama saja kamu menipu dari perkataan manismu itu tersebut."
"Apalagi seperti perkataan seorang laki-laki yang menikah atau berpacaran pastih dia berkata."
"Aku tidak akan meninggalimu selamanya."
"Tapi malahan dia meninggali wanita itu apalagi selingkuh dengan pasangan lainnya apalagi sebaliknya."
"Tapi itu semua bohong karena perkataan laki-laki begitu pastih tidak menerapkan perkataan manisnya itu tersebut."
"Kedalam dirinya sendiri."
"Jadi janganlah kalian berkata-kata manis tapi kalian tidak menerapkannya sekalipun."
Orang disisi kanan berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan null."
Avi berkata.
"Apakah kalian taukah kalian."
"Aku juga tidak menyukai apa yang tidak masuk akal sama sekalipun."
"Apalagi perbuatan kalian lakukan waktu dulu."
"Yang mana kalian melakukan penghilangan ingata seluruh orang didunia ini."
"Maka itu sama saja kalian seolah diri kalian tuhan."
"Didunia untuk apa menjadi terbaik?."
"Akan juga runtuh juga kalau tuhan berhendak."
Orang disisi kiri berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Perkataanmu memang benar sekali apa adanya kepada kami berdua."
Tampaklah mereka berdua tampak sedih dong dan avi menyadari soal itu tersebut dan avi berkata.
"Kenapa kalian begitu terlihat sedih sekali?."
"Apa yang membuat kalian berdua begitu antusias begitu dari perkataanku itu tersebut?."
"Apakah aku ini begitu penting sekalikah bagi kalian?."
"Padahal kalian seorang pahlawankan?."
"Kan biasanya kalian bermusuhan dengan para bawahankukan?apalagi diriku sendiri?."
"Untuk apa kalian mengejarku dan antusias kepadaku?."
"Ada apa kalian berdua?."
"Bicaralah biar aku dapat mengerti apa yang kalian lakukan itu tersebut."
Seketika mereka berdua tersenyum dong dan mereka berdua berkata.
__ADS_1
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
Orang disisi kanan berkata.
"Se-sebenarnya kami tidak tau kemana."
"Ka-kami juga tidak tau akan pergi kemana?."
Seketika avi tersenyum dong dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Apa susahnya pergi kekota lainkan?."
Orang disisi kanan berkata.
"So-soal itu?."
Tampaklah mereka berdua begitu malu-malu sekali dan tampaklah avi kebingungan dong yang apa terjadi hal itu tersebut dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Kenapa kalian begitu malu sekali ya?."
"Apa yang membuat kalian malu begitu sekali?."
Orang disisi kanan berkata.
"Ti-tidak apa-apa kok,wahai raja kegelapan null."
"Tapi hanya saja?."
Tampaklah mereka berdua mangkin malu sekali dong dan tampaklah avi masih kebingungan dong yang apa terjadi itu tersebut dan avi berkata.
"Ada apa?."
"Kenapa kalian mangkin malu saja?."
"Katakan saja,aku akan memberitau yang kalian tutupi itu tersebut."
Orang disisi kanan berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Se-sebenarnya ka-kami menyukaimu."
Terkejut dong dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Apa maksudmu?."
Orang disisi kanan berkata.
"Ka-karena perkataanmu sangat begitu terlihat keren sekali."
Tampaklah avi kebingungan dong yang apa dikatakan orang disisi kanan itu tersebut dan avi berkata.
"Ehg?keren?."
"Haaaaaaaaaaaa."
"Woi,apakah kamu taukah aku tidak suka dibilang begitu loh."
"Walaupun perkataanku sangat begitu manis sekali bagi kalian."
"Aku tetap belum bisa menerapkan perkataanku itu tersebut."
"Karena aku tetap berusaha menerapkannya."
Orang disisi kanan berkata.
"Be-begitu ya,wahai raja kegelapan."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaa."
"Kalau begitu sampai jumpah lagi ya-."
Orang disisi kiri berkata.
"Tungguh sebentar!."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Seketika mereka berdua tersenyum dan mereka berdua berkata.
"Kami menyukaimu wahai raja kegelapan null!."
Terkejut dong avi dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Apa maksud kalian menyukaiku?."
Mereka berdua berkata.
"Ka-karena kami menyukaimu oleh ketampananmu!."
Terkejut dong avi dan seketika avi tersenyum jahat dong dan avi berkata.
"Woi,apakah kalian taukah kalau seseorang laki-laki mempunyai wajah tampan itu tidak seharusnya disukai."
"Karena wajahnya saja tampan tapi hatinya tidak baik sama sekali apalagi tidak beriman kepada tuhankan?."
"Karena ada sebagian orang-orang laki-laki mempunyai wajah tampan begitu biasanya tidak beribadah kepada tuhan."
"Dan juga sebagian ada juga yang beribadah kepada tuhan."
"Seharusnya yang kalian sukai itu seseorang yang selalu beribadah kepada tuhan."
"Walaupun wajahnya jelek,hitam,kurus dan lain sebagainya."
"Tapi dia tetap berharga oleh tuhan karena dia terus-menerus beribadah dan menundukkan pandangannya dari seseorang wanita."
"Apalagi seseorang yang selalu beribadah tuhan biasanya tidak suka menjadi terbaik bagi dunia."
"Tapi dia mau menjadi terbaik bagi tuhannya."
"Itulah seseorang yang harus disukai tapi jangan mengganggunya sedang dalam ketaatan kepada tuhan loh."
"Itulah laki-laki sejati menurutku dari pada mempunyai wajah tampan tapi tidak beriman kepada tuhan."
"Sama saja menipukan?."
Tampaklah mereka berdua terdiam dong dan orang disisi kiri berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Kayaknya kami sudah mengetahuinya soal itu tersebut sekarang."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Dah,kalau sampai jumpah keberi-."
Orang disisi kanan berkata.
"Tungguh sebentar wahai raja kegelapan null."
Avi berkata.
"Ada apa?."
Orang disisi kanan berkata.
"Kami sudah memutuskannya!."
Tampaklah avi kebingungan sekali dong yang mereka katakan itu tersebut dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Memutuskan apa?."
Seketika mereka berdua tersenyum dong dan avi menyadarinya dong hal itu tersebut dan mereka berdua berkata.
"Kami ingin menikah denganmu!."
"Wahai raja kegelapan null sayangku!."
Kaget dong avi dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Tu-tungguh sebentar?."
"Menikah?denganku?."
"Hah?."
"Apakah adakah seorang pahlawan menikah dengan raja para iblis?."
"Pastih tidak adakan?."
"Pastih banyak orang-orang tidak ada mensepakatinya tentang pernikahan itu tersebut."
"Karena aku raja kegelapan dan kalian berdua adalah seorang pahlawan."
"Mana ada begituan."
"Mana ada seorang pahlawan menikah dengan raja kegelapan?."
"Yah,mana adalah."
"Karena kita saling bermusuhankan?."
"Antara pahlawan dan raja kegelapan."
Tampaklah seketika mereka tersenyum dong dan orang disisi kiri berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Kami sekarang mengerti apa yang anda maksud itu tersebut."
"Walaupun kita sedang bermusuhan karena sebuah julukan saja."
"Tapi."
"Kita tetap bisa menikahkan?."
"Walaupun kita yang berbedah dan tidak sepakati karena sebuah julukan antara kami berdua dan dirimu wahai raja kegelapan null."
Seketika avi tersenyum jahat dong dan avi ketawak jahat kecil dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Menikah ya?."
"Ha,baiklah aku terima perkataanmu itu tersebut."
Tampaklah seketika mereka berdua senang dong dan avi berkata.
"Apakah kalian benar-benar menikah denganku?."
"Ataukah kalian berpura-pura sajakah untuk mendapat sesuatu yang kalian inginkan sesuatu benda dari aku."
Tampaklah avi menatap tajam mereka berdua dengan melirik kearah mereka berdua dan tampaklah mereka menyadarinya dong dan tampaklah seketika terdiam dong dan orang disisi kanan berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan."
"Walaupun perkataan kami seperti seorang penipu."
"Tapi?."
Seketika mereka berdua tersenyum dan mereka berdua berkata.
"Kami benar-benar sangat menyukaimu wahai raja kegelapan null!."
"Kami benar-benar mau menikah denganmu wahai raja kegelapan null!."
Tampaklah avi terkejut dong dan avi terdiam seketika dan avi berkata.
"Begitu ya."
Seketika avi tersenyum dong dan avi berkata.
"Ha,baiklah kalau begitu."
"Aku terima perkataan kalian berdua itu tersebut."
Tampaklah mereka berdua senang sekali dong dan mereka berdua berkata.
"Hore!."
"Akhirnya!!!."
"Terima kasih banyak wahai raja kegelapan null!."
Avi berkata.
__ADS_1
"Iya,sama-sama."
Tampaklah mereka berdua begitu senang sekali dengan perkataan avi itu tersebut.