Throwing Soul Youth Becomes NULL

Throwing Soul Youth Becomes NULL
Terpanggillah masalah baru dan berjalan-jalan kekastil raja kegelapan.chapter 19


__ADS_3

Tanpaklah avi yang lagi duduk sambil memakan sebuah hamburger dan setelahnya avi telah selesai makan dan avi berkata.


"Sepertinya hari ini aku akan mencari sesuatu lagilah?."


Dan seketika ada suara dan tulisan yang muncul.


"Kriting!."


"Anda mendapatkan bansos!."


Dan avi kaget dong karena ada suara dikepalahnya dan tulisan dikepalahnya dan avi sedikit ragu dengan tulisan tersebut dan avi berkata.


"Ehg,sebenarnya ini sedikit mencurigakan?."


"Kenapa ada tulisan bansos?."


"Dan juga harus kalau mendapatkan bansos harus ditukar dengan benda yang syaratkan oleh pesan ini tersebut."


"Tapi kenapa ya?."


"Hmm,baiklah aku akan cari tau sepertinya."


Dan tanpaklah avi memikirkannya akan tetapi langsung tertarik dong dan seketika barang-barang yang harus ditukar ada dua yaitu sapu emak dan botak kinclong dan dua benda tersebut ada dua kolom kota yang berbedah yang mana ada dikanam dan dikiri.


Dan setelahnya avi menekan iya dan seketika didepan avi ada sebuah lingkaran dan juga cahaya biru yang tingginya 162m yang mana ketika cahaya itu pergi begitu juga lingkaran aneh tersebut menghilang bersamaan.


Dan akan tetapi muncullah sesuatu orang yang berlutut dihadapan avi dan seketika orang itu sadar dan berdiri dan melihat sekitarnya dan orang itu langsung tertuju keavi dan avi berkata.


"Apakah kamu bansos?."


Orang itu langsung marah dong dan orang itu berkata.


"Aku bukan bansos tau?!."


Terlihatlah avi tanpak kebingungan dan avi berkata.


"Ehg,bukan bansos apa dong?."


Orang itu berkata.


"Terserah dirimu memanggilku apa?."


"Aku bukanlah bansos tau?!."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Orang itu berkata sambil melihat-lihat sekitar.


"Omong-omong aku ada dimana?."


Avi berkata.


"Kamu nanyak?!."


Orang itu langsung tidak terima dong dan orang itu berkata.


"Ha,baiklah."


"Kamu orangnya sedikit aneh ya?."


Avi berkata.


"Begitu ya,bansos?."


Orang itu seketika tidak terima lagi karena orang didepannya menyebutnya bansos dan orang itu berkata.


"Woi!aku bukan bansos tau!."


Avi berkata.


"Baikla,aku tidak akan memanggilmu bansos."


Orang itu berkata.


"Jadi kamu yang memanggilku ya?."


Avi berkata.


"Kamu nanyak?."


"Baiklah."


"Aku bukan memanggilmu?."


"Ha,untuk apa lah aku menekannya?kalau tidak ada bansos?."


Orang itu pun paham dan orang itu berkata.


"Begitu ya."


Akan tetapi seketika mata buram seketika dan setelahnya tidak lagi dan orang itu berkata.


"Kalau mana kita bertarung gimana?."


Tanpaklah avi bingung dong tidak mengerti sama sekali karena orang tersebut langsung bertanding dan yang menantangnya belum mengatakan apa pun itu tentang tanding dan avi menjawab.


"Ayo,gaskan."


Orang itu berkata.


"Iya."


Tanpakla terlihat avi berdiri dari duduknya dan orang itu berkata.


"Ayo,kita mulai."


Tanpaklah orang tersebut mau bersiap-siap mau menyerang akan tetapi seketika matanya buram seketika akan tetapi dia melihat kearah avi sebelah tubuh avi terlihat menjadi sosok yang dia kenal yaitu raja kegelapan null.


Tanpaklah setelahnya matanya balik lagi akan tetapi buram lagi dan sekarang orang itu melihat kearah avi,sosok avi menghilang dan seketika berubah menjadi raja kegelapan null dan seketika berubah lagi dan orang itu berkata didalam dirinya.


"Ahg,a-apa yang aku barusan lihat?!."


"I-itu tidak mungkin!."


"A-apakah ta-tadi ada sosok raja kegelapan null pada saat aku melihatnya?!."


"I-ini tidak mungkin!?."


"A-apakah dia sosok raja kegelapan nullkah?."


"Pa-pada saat aku melihatnya aku bisa melihat sosok agung tersebut dari dia?!."


Avi berkata.


"Ada apa?apakah kamu baik-baik sajakah?."


Orang itu berkata.


"Iya,aku baik-baik saja."


"Kalau begitu kita mulai!!."


Dan seketika orang tersebut langsung menyerang secara tiba-tiba akan tetapi serangannya ditahan begitu mudah bagi avi dan tanpaklah serangan orang tersebut tidak ada yang mengenai avi dan tanpaklah avi menahan serangan orang tersebut menggunakan sandalnya saja.


Tanpaklah orang tersebut mulai kelelahan dan setelahnya orang itu menyerang lagi tapi avi mampu menahan serangan tersebut dengan begitu mudah dan tanpaklah orang tersebut mulai kelelahan lagi dan avi pun mendekatinya yang sudah kelelahan habis itu mengarahkan senjata avi kepada orang tersebut,avi berkata.


"Kamu sudah kalah."


Orang itu tanpak pasrah dan berkata.


"Ehg,baik."


"Aku mengaku kalah."


Tanpaklah avi tersenyum melihatnya dan avi memakai sandalnya lagi dan berbalikkan badannya dan berjalan menujuk kota akan tetapi orang itu berkata.


"Aku mohon berhenti sebentar!."


Avi pun berhenti berjalan dan avi berkata.


"Ada apa?apakah ada masalahkah?."


Orang itu berkata.


"Tidak ada apa pun itu?!."


"Akan tetapi."


Tanpaklah orang itu tersenyum jahat dan orang itu berkata.


"Anda sudah kembalik ya my lord null!."


Tanpaklah orang itu tersenyum jahat lagi dan seketika dia berlutut dihadapan avi dan avi pun sadar dan avi berkata.


"Eheehg,kenapa kamu bilang begitu?."


Tanpaklah orang itu tersenyum jahat karena perkataan avi dan orang itu berkata.


"Kenapa anda berkata begitu wahai raja kegelapan null?!."


Avi berkata.


"Karena perkataanmu yang sedikit aku tidak mengerti sama sekali?."


"Tentang raja kegelapan null?."


Terlihatlah orang tersebut tersenyum jahat lagi dan orang itu berkata.


"Begitu ya!."


"Apakah pikiran anda dihapuskah?."


Avi berkata.


"Hmm,sepertinya tidaklah?."


Tanpaklah avi berpura-pura kebingungan akan tetapi avi sudah mengetahui tentang raja kegelapan null dan tanpaklah orang tersebut terkejut dong dan orang itu berkata.


"Ahg!."


"A-apakah anda sedang bercandakah?!."


Avi berkata.


"Sepertinya tidaklah?."


Orang itu berkata.


"A-akan tetapi apakah anda mengingat nama-nama bawahan andakah?!."


Avi berkata.


"Tidak ada sama sekali."


Tanpaklah orang itu terkejut yang dikatakan avi dan orang itu berkata.


"Be-begitu ya."


"A-akan tetapi ke-kenapa anda tidak mengingat satu pun?!."


Avi berkata


"Sepertinya begitulah."


Orang itu hanya pasrah doang dan orang itu berkata.


"Be-begitu ya."


"A-akan tetapi aku selalu ada disampingmu wahai my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Tapi kenapa kamu bilang begitu?."


Terkejut dong orang tersebut dan orang itu berkata.


"A-apa yang anda maksud?."


Avi berkata.


"Ah,soal itu aku maksud ialah kenapa kamu bilang akan disampingku?."


"Itulah yang membuatku menjadi bingung."


Tanpaklah orang itu tersenyum dan orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Sebenarnya."


"Tolong jangan anda membuang saya."


"Saya mohon sekali!."


"Tolong jadikan saya bawahan anda!."


"Walaupun saya sudah menjadi bawahan anda pada zaman dulu."


"Walaupun anda tidak mengingat saya."


"Saya selalu ada disamping anda mana pun itu."


"Jadi aku mohon jadikan saya bawahan anda."


"Dan buang saya aku mohon!."


Tanpaklah orang itu menangis dan tanpaklah avi terlihat kebingungan dan avi berkata didalam dirinya.


"Ehg,dia menangis?!."


"Sepertinya aku salah kata sepertinya?."


"Haaa."


Avi berkata.


"Baik,kamu akan menjadi bawahanku sekarang."


"Dan jangan menangis lagi ya."


Tanpak terlihat orang itu sudah tidak menangis lagi dan tanpak senang orang itu dan orang itu berkata.


"Baik,my lord!."


Avi menjawab.


"Mohon kerja sama ya?!."


Orang itu berkata.


"Baik,my lord!."


Tanpak terlihat avi tersenyum melihat orang itu tersebut dan avi seketika teringat sesuatu yaitu avi belum mengetahui namanya dan avi berkata.


"Eh,siapa namamu?."


Orang itu menjawab.


"Sa-saya belum mempunyai nama my lord."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,namamu kerena apa ya untukmu?."


"Hmmm."


Tanpaklah avi memikirkan namanya orang tersebut dan seketika avi teringat sesuatu dan tanpaklah avi tersenyum jahat dan avi berkata.


"Baiklah,namamu adalah."


"Hmm,adalah."


"Bans-."


Tanpaklah sebelum avi berkata sepenuhnya tanpaklah orang itu teringat sesuatu yang sama diwaktu dia dikastil raja kegelapan zaman dahulu dan avi berkata lagi.

__ADS_1


"Os."


"Kalau mana namamu adalah bansos?."


Tanpaklah orang itu terkejut dan orang itu berkata.


"Wo-woi!nama tersebut sidikit aneh untukku!."


Avi berkata.


"Yah,gimana lagikan?."


"Namamu itu hanya sementara karena untuk mengenal dirimu saja walaupun namamu sedikit aneh."


"Hehehe."


Tanpaklah orang itu tersenyum melihat avi dan orang itu berkata.


"Begitu ya."


"Tapi?."


"Tapi aku menolaknya!!."


Tanpaklah avi kaget dong dan avi berkata.


"Baiklah."


"Kalau begitu namamu adalah bans."


"Gimana sukakan?."


Orang itu terlihat senang dan orang itu berkata.


"Iya,aku menyukainya."


"Sekarang namaku adalah bans."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tanpak terlihat avi tersenyum melihat orang tersebut dan avi berkata.


"Oh iya,omong-omong gimana kita pergi kekota gimana?."


Bens berkata.


"Iya,saya akan ikut kekota bersama anda."


Avi berkata.


"Begitu ya."


Tanpaklah avi tersenyum lagi terhadap bens dan avi membalikkan badannya dan avi berkata.


"Oh iya,kalau tidak salah ada satu orang yang mengenalmu sepertinya?."


"Kalau tidak salah dia bilang pelayan raja kegelapan null sepertinya?."


Langsung terkejut dong yang apa dikatakan avi kepadanya dan bens menjawab.


"A-ahg,gi-gimana mungkin!?."


Avi tanpaklah kebingungan dan avi berkata.


"Eh,kamu kenapa begitu ketakutan?."


Bens menjawab dengan nada suara ketakutan.


"A-ah,ka-kalau i-itu!."


"Se-sebenarnya dia adalah salah satu ajudan raja kegelapan yang banyak dijuluki."


"Dia biasanya kami menyebutnya pelayan pembunuh."


"Dia orang yang paling kejam dari yang lainnya."


"Dia lebih suka akan perperangan."


"Dan itulah banyak orang-orang banyak menjulukinya pembantai,pembunuh dan lain sebagainya."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Akan tetapi."


"Dia suka main boneka-bonekaan."


"Dan juga bilangnya kalau ada orang dikenal kalau disuka bermain masak-maskan."


Terkejut dong bens karena aibnya terbongkar karena perkataan hild menyampaikan keavi dan avi berkata.


"Tapi aku juga tidak tau siapa kenalannya tersebut itu?."


Tanpaklah avi melihat bens yang begitu ketakutan karena aibnya terbongkar dan avi menyadarinya dan avi berkata.


"Kamu kenapa bens?."


Tanpaklah bens langsung kaget dong pada saat dia ditanyak oleh avi dan bens menjawab.


"E-ehg,a-aku tidak apa-apa kok!."


"Ehem."


"I-itu memang sedikit mencurigakan sih?!."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,kalau begitu kita pergi."


Bens menjawab.


"Iya."


Avi berkata.


"Kalau begitu kita pergi!!."


Dan seketika avi dan bens berpindah tempat dan setelahnya avi sampai dikotanya dan tanpaklah seketika avi mengumpulkan semua orang.


Yang mana disitu ada tyga,fery,verma,sety,refor,rifer,hild,serena,mila,vima,fahar,azre dan lain sebagainya.


Tanpaklah mereka dipanggil karena ada yang mau dikatakan avi dan avi berkata.


"Baiklah."


"Aku akan perkenalkan ada orang yang akan menjadi teman kita."


"Masuklah bans."


Tanpaklah bans masuk keruangan terlihatlah mereka terkejut semua dan langsung menatap tajam bans dan avi pun sadar dan avi berkata.


"Ehem,baiklah."


"Dia adalah bans orang yang akan menjadi teman kita sekarang."


Dan seketika hild menganggakat tangannya dan avi berkata.


"Ada apa hild?."


Hild pun berdiri dan berkata.


"Apakah dia dapat dipercayakah?."


Hild langsung menatap tajam bans dan begitu juga semua orang mengangguk dan avi pun sadar dan avi berkata.


"Iya,aku percaya."


"Karena ya,aku sudah tau dia sebenarnya."


Mereka terkejut dong kecuali hild dan hild berkata.


"Sebenarnya siapakah dia sebenarnya my lord avi?."


Avi menjawab dengan tersenyum.


"Ehem."


"Dia suka makan jangkrik secara mentah-mentah dari sebuah daun."


"Ehem."


"Suka kali terjatuh entah karena apa?."


Dan seketika hild langsung terkejut yang apa dikatakan avi dan hild berkata.


"Begitu ya,my lord."


"Tanpaknya orang yang bernama bans ini orangnya begitu aku ketahui."


Hild langsung melihat kearah bans dan hild berkata.


"Apakah dirimu sudah mendapatkan hobi baru yang dijuluki sang ganggur."


Seketika bans terkejut dong karena nama julukannya diketahui dan bans berkata.


"Ehg!."


"Kenapa kamu bisa tau?!.


Bans langsung tau tentang yang berkata itu dan bans berkata.


"Gi-gimana mungkin!."


"A-apakah kamu si-sipelayan pembunuh?!."


Hil berkata.


"Iya,aku sipelayan pembunuh."


Langsung kaget dong karena dia tidak percaya kalau pelayan yang mengerikan ada dihadapannya dan bans berkata.


"A-ahg,gi-gimana mungkin!."


Hild berkata.


"Kamu percaya atau tidak itu terserah dirimu saja."


Bans berkata.


"Be-begitu ya."


"A-apakah kamu telah bangkit karena terpanggil oleh my lord avi?."


Hild berkata.


"Iya,itu benar."


"Akan tetapi aku tidak dipanggil dengan cara ritual akan tetapi aku sendiri yang terpanggil sendiri."


Bans berkata.


"Be-begitu ya."


Hild berkata.


"My lord avi."


Avi menjawab.


"Ada apa hild?."


Hild berkata.


"Apa arti dari nama bans?."


Avi tanpak kebingungan yang dikatakan hild dan avi berkata.


"Oh,soal itu!."


"Nama bans tidak artinya."


"Akan tetapi namanya itu adalah singkatan yaitu bansos."


"Tapi dia menolaknya nama tersebut dan habis itu aku memotong 'o,s'nya saja."


Hild berkata.


"Begitu ya."


Avi berkata.


"Kalau begitu bertemanlah baik sama bans ya."


Mereka semua menjawab.


"Iya,baik my lord!."


Dan kebesokan harinya tanpaklah avi yang lagi berjalan bersama azre dan mereka menujuk keperbunan dan tanpaklah serena mau datang keruangan avi kerja sambil membawak sebuah kue dan teh.


Dan setelahnya serena masuk keruangan avi tapi seketika serena terkejut dong karena avi tidak ada diruangan tersebut dan tanpaklah diruangan itu ada vima yang lagi berdiri dan serena berkata.


"Ehg,my lord tidak ada?!."


Vima menjawab.


"My lord sedang keluar bersama azre pergi keperkebunan."


Serena kaget dong dan serena berkata.


"Ehg!."


"Pe-pergi ke-keperkebunan?!."


Vima menjawab.


"Iya,benar."


Serena seketika marah dan serena berkata.


"Apa yang kamu lakukan!."


Tanpaklah vima kaget dong karena serena seketika marah kepadanya dan vima menjawab.


"Ehg,tu-tungguh sebentar?!."


Serena berkata.


"Ada apa?!."


Vima menjawab.


"Kenapa kamu marah seketika serena?."


"Apakah aku salah katakah?."


Serena berkata.


"Eheh,apakah kamu tidak sadar kamu melakukan yang salah."


Terlihatlah vima terkejut dong yang apa dikatakan serena dan vima menjawab.


"Ehg,apa yang aku lakukan?."


Serena berkata.


"Kamu melakukan kesalahan ya lah."


"Kamu kenapa membiarkan my lord pergi begitu saja?."


Vima menjawab.


"Ah,soal itu."


"My lord avilah yang memintanya tidak usah dikawal."


Serena berkata.

__ADS_1


"Begitu ya."


Tanpaklah serena ketawak sambil tersenyum dan serena berkata.


"Eheh,sepertinya kamu tidak bisa menjadi istri my lord avi yang dicintai."


Seketika vima terpancing emosinya dan vima berkata.


"Ooh,begitu ya!."


"Kalau begitu kenapa kamu selalu dihindari my lord avi,serena?!."


Serena seketika marah dan serena berkata.


"Oh,begitu ya."


"Tapi apakah kamu bisa merebut hatinya my lord avikah?vima!."


Seketika vima emosi dong yang dikatakan serena dan vima menjawab.


"Oke,kalau begitu siapa yang duluan merebut hatinya my lord avi!."


Serena menjawab.


"Oke,aku terima!."


Dan tanpaklah mereka berjabat tangan dan tanpaklah mila melihatnya dari pintu dan mila sudah mendengarkan perkartaan serena dan vima,mila berkata didalam dirinya.


"Ehg!."


"Mereka merebutkan avi?!."


"Aku tidak akan biarkan mereka merebut hatinya avi begitu saja."


Tanpaklah avi yang lagi mencangkul dan tanpaklah juga fahar dan yang lain dikebun yang lagi membantu seperti zera yang menanam tumbuhan dan lain sebagainya.


Dan tanpaklah avi sangat kelelahan dan tanpaklah azre yang mendekati avi sambil membawak keranjang dan setelahnya azre berkata.


"Apakah anda kelelahankah?."


Avi menjawab.


"Tidak sama sekali kok."


Azre berkata.


"Tapi anda terlihat kelelahan my lord?."


Avi menjawab.


"Tidak kok."


"Aku hanya belum terbiasa melakukan hal beginian."


Azre berkata.


"Begitu ya,my lord."


Dan tanpaklah seketika serena dan vima yang lagi lari sangat kencang dan setelah mereka sudah dekat dengan avi dan serena berkata.


"Gimana kita tanding siapa yang lebih cepat menyelesaikan kebun ini gimana?."


Vima menjawab.


"Baiklah,ayo."


Dan seketika serena mengambil cangkul avi pegang dan setelahnya mereka mulai bertanding dan tanpaklah mereka saling bertaruh siapa yang menang.


Dan tanpaklah mila yang lagi melihat kejauhan pertandingan mereka dan avi pun hanya terdiam oleh mereka berdua begitu juga yang lain dan avi berkata didalam dirinya.


"Apa-apaan ini!."


"Kenapa mereka kayak memperebutkan sesuatu?!."


"Tapi tanpaknya mereka bertaruh untuk mendapatkan sesuatu sepertinya?!."


Avi berkata dengan mulutnya.


"Ah,serena-vima bisakah kalian jangan mengangguh yang lainkah?."


Mereka langsung berhenti dan berkata.


"Baik!."


Dan mereka langsung bertanding lagi dan avi berkata.


"Ahhaaaa."


"Sepertinya mereka membuat masalah ya?."


"Haaaa."


"Tapi sepertinya aku tidak usah memperdulikan mereka sepertinya?."


Azre berkata.


"Apakah kita harus berhentikan mereka berdua my lord?."


Avi menjawab.


"Sepertinya iya."


"Baiklah,kalau mereka membuat masalah."


Azre berkata.


"Begitu ya,my lord!."


Avi berkata.


"Woi,serena sepertinya kalian kerjakan yang sana ya?."


Mereka menjawab.


"Iya,my lord!."


Avi berkata.


"Baiklah,kalau begitu aku akan mengerjakan yang sana sepertinya?."


Dan seketika mereka berlari dengan cepat menujuk avi dan setelahnya mereka berkata.


"Tidak akan!."


Tanpaklah avi kebingungan yang mereka katakan dan avi berkata.


"Ehg!."


"Tu-tungguh sebentar!?."


"Tidak boleh mengerjakan yang sana?."


Mereka mengangguk dan mereka berkata.


"Iya,benar my lord!."


Avi berkata.


"Ehg,kan kalian mengerjakan yang sana."


"Tapi kenapa tidak boleh aku mengerjakan yang sana?."


"Kalau begitu kalian yang sana dan aku yang kesana mengerjakannya,gimana?."


Mereka berkata dengan nada keras.


"Tidak akan!!!."


Avi terkejut dong yang mereka katakan dan avi berkata.


"Ehg,begitu ya?!."


"Tapi kenapa tidak boleh?."


Mereka berkata.


"Biarkan kami yang akan mengerjakan perkerjaan anda."


"Tapi kami tidak akan mengerjakan perkerjaan mereka."


Avi berkata.


"Begitu ya."


"Baiklah,kalau begitu aku pergi dulu ya."


Mereka menjawab.


"Iya!."


Avi berkata.


"Kalau ada masalah panggillah aku ya?."


Mereka menjawab.


"Iya baik,my lord!."


Avi berkata.


"Jaga mereka ya azre."


Azre menjawab.


"Baik,my lord."


Tanpaklah seketika mereka berdua menatap tajam azre dan tanpaklah azre ketakutan dan seketika avi berpindah tempat.


Tanpaklah avi ada disuatu tempat dan tanpaklah avi kebingungan karena tempat tersebut empat musim yang mana empat musim ini berbedah-bedah dan dibatasi sejarak100ribu meter dan juga musim yang paling luas ialah musim dingin dan juga semua tanahnya adalah es.


Dan tanpaklah avi terkagum oleh kastil yang sangat besar dan tinggih dan juga disana ada monster-monster berjalan yang mana seperti manusia dan tanpaklah mereka memasuki kastil yang terbuat es tersebut.


Tanpaklah avi memasuki kastil tersebut tanpa ada sesuatu keributan dan kerana itulah avi tanpak kebingungan akan tetapi avi tidak memperdulikannya dan avi mencoba satu persatu makanan yang ada disitu yang mana makanan tersebut dipegang oleh seorang pelayan.


Tanpaklah avi mencoba merasakan makanan disana dan tanpaklah avi mulai mengetahui semua makanan disana yang mana makanan disana ada yang sangat pedas yang mana sampai-sampai avi tidak tahan lagi dan langsung meminum air dengan banyak.


Dan ada rasanya tidak enak dan langsung muntah seketika dan ada rasa begitu manis sekali sampai-sampai sakit perut dan avi sudah mencoba semua makanan disana yang mana makanan disana sangat beragam dan setelahnya mau keujung untuk satu makanan lagi dan avi pun berjalan kesana.


Tanpaklah ada satu laki-laki tampan berambut kuning dan mata berwarna biru dan terlihat lagi disingasananya yang terbuat dari es dan juga dia memegang secangkir alkohol dan tanpaklah avi langsung seketika kearah kanan dan langsung dia sadar kalau ada orang asing masuk dan orang itu berkata.


"Penjaga tangkap orang itu sekarang!!!."


Dan penjaga yang ada disampingnya langsung bergerak mau menangkap orang tersebut dan tanpaklah avi sadar kalau dia disadari avi langsung meloncat kesuatu jurang dikastil tersebut dan langsung berpindah tempat.


Tanpaklah orang itu tersebut telah sadar kalau dia tidak berhasil menangkapnya dan orang itu berkata.


"Kurang ajar!!!."


"Bisa-bisanya aku tidak sadar kalau ada yang menyusup masuk kastilku tersebut."


"Siapa dia sebenarnya?."


Tanpaklah avi satu demi satu datang kekastil raja kegelapan untuk mencobai makanan disana akan tetapi dia langsung ketahuan dan hampir ditangkap akan tetapi dia berhasil berpindah tempat.


Tanpaklah si Z dan si K yang lagi mencoba mengatur srategi untuk penyerangan dan si Z berkata.


"Disini lebih bagus sepertinya?."


Si K berkata.


"Tidak,disini lebih aman?."


Tanpaklah mereka bertengkar dan tanpak sadar avi telah memasuki kastil mereka tersebut dan mencobai makanan disana yang lagi dipegang seorang pelayan wanita dan mereka berdabatkan.


"Disini sangat bagus!."


"Tidak,sini lebih aman dan bagus!."


"Tidak sini!."


"Tidak,tapi disini!."


Avi berkata.


"Sepertinya masakan ini sedikit kurang garam ya?."


Tanpaklah mereka kaget dong kalau ada yang berbicara dibelakang mereka dan mereka berkata.


"Ehg!."


"I-itukan!."


Mereka langsung melihat kebelakang dan avi berkata.


"Sepertinya ini juga kurang kaldunya?."


Dan tanpaklah mereka langsung berlari habis itu berlutut sambil berkata.


"Tuanku null!!!!."


Tapi avi telah sadar dan seketika berpindah tempat sebelum meraka bergerak berlutut dan mereka langsung sadar dong karena avi telah hilang seketika dan mereka berkata.


"Ahg,tu-tuan te-telah hilang!!!."


"Kenapa anda hilang begitu saja!!!!."


Tanpaklah avi ada diruangan avi dan terlihat avi bersantai karena sudah mencobai makanan raja kegelapan dan avi berkata.


"Hee."


"Sepertinya hari ini sedikit aneh karena aku berpindah tempat langsung kekastil raja kegelapan?."


"Yang mana setiap aku berpindah tempat semuanya kastil raja kegepan."


"Tapi kali ini aku berhasil berpindah tempat kesini."


Tanpaklah ada yang mengetuk pintu dan yang ternyata serena dan serena berkata.


"My lord boleh saya masuk?."


Avi menjawab.


"Iya,boleh."


Tanpaklah serena masuk dan mendekati avi dan serena tanpak kebingungan karena avi terlihat tidak ada kekuatan dan serena berkata.


"Anda baik-baik sajakah?."


Avi menjawab.


"Apa maksudnya?."


Serena berkata.


"Anda terlihat lemah sekali tidak ada tenaga dan itulah apakah anda baik-baik sajakah?."


Avi menjawab.


"Iya,aku baik-baik saja."


Serena berkata.


"Begitu ya."


"Oh iya,my lord aku membawakkan kue dan teh apakah anda mau mencobanya?."


Tanpaklah avi terlihat ketakutan karena tidak sanggup lagi untuk makan dan avi berkata.


"Sepertinya tidak aku sudah kenyang?!."


"Hehehe."


Serena berkata.


"Kenapa anda kenyang?."


Avi menjawab.


"Soal itu."


"Ra,ha,siaku."

__ADS_1


Tanpaklah serena terkejut dong yang dikatakan avi dan serena berkata.


"Ta-tapi kenapa anda kenyang begitu saja!!!!!!."


__ADS_2