
Tampaklah avi yang lagi bersantai diruangannya tampak serena ada berdiri disamping avi dan serena tampak mau mengatakan sesuatu dan serena berkata.
"My lord."
Avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Kenapa anda waktu itu hanya pergi jalan-jalan saja bisa menaklukan negara lain?."
Tampaklah avi panik dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Ha,soal itu."
"Ehem."
"Haaaa."
"Aku bukanlah yang menaklukan kerajaan lain."
"Melainkan sitrio yang gak jelas itu."
Tampak serena kebingungan dong dan serena berkata.
"Ehg!trio?."
Avi berkata.
"Haaaa."
"Orang konyol itu."
"Yang mana aku maksud adalah bans,haks,dan gersy."
"Mereka paling suka."
Tampak avi memalingkan wajahnya dan avi berkata.
"Mereka suka main masak-masakan."
"Dan juga tidur mereka yang bergelentungan."
Tampaklah serena masih kebingungan dan avi berkata.
"Walaupun kamu tidak tau tidak apa-apa."
"Tapi yang menaklukan negara kerajaan itu."
"Haaaa."
"Aku hanya bisa diam saja mereka melakukan yang membuat tidak paham sama sekali."
Serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Tapi?."
Seketika serena tersenyum jahat dan serena berkata.
"Lebih baik aku menghukum mereka bertiga."
Avi pun sadar apa yang serena maksud dan avi berkata.
"Lebih baik tidak usah dilakukan."
Kaget dong serena dan serena berkata.
"Ehg!."
"Ta-tapi my lord?!."
Avi berkata.
"Tidak usah dilakukan."
"Karena mereka salah arti perkataanku."
Serena pun paham yang avi maksud dan serena berkata.
"Baik,my lord."
"Tapi banyak negara-negara yang sangat terkejut sekali."
"Karena anda menaklukan negara yang banyak perdagangan."
Avi berkata.
"Oh,begitu ya."
"Tapi siapa yang memberitaumu serena?."
Serena berkata.
"Saya mendapatkan surat dari dalam surat yang harus diurus."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Haaaa."
"Banyak aku tidak tau ya."
Tampaklah raja negara jomblo masih memikirkan hal tersebut tampak raja negara jomblo sangat panik dan gerogi sekali dan raja berkata didalam dirinya.
"Gimana mungkin dia menyerang kerajaan lain."
"Dia sudah berjanji tidak menyerang kerajaan lain."
"Tapi."
Seketika avi berkata didalam kepalahnya.
"Ha,soal itu aku tidak melakukannya raja negara jomblo."
Kaget dong raja tersebut dan raja itu berkata.
"Gi-gimana mungkin kamu bisa berbicara didalam kepalahku?!."
Avi berkata.
"Tenang saja."
"Karena aku tidak tau tentang skills ini?."
Terkejut dong sang raja dan avi berkata.
"Aku hanya mencoba-cobanya saja sih?."
"Hehehehehe."
"Tapi itu bukan perintahku."
Kaget dong raja itu dan kebingung yang apa avi katakan dan raja berkata.
"Jadi siapa yang menyerang kerajaan itu dan atas nama kerajaanmu tersebut?."
Avi berkata.
"Ha,soal itu."
"Aku minta maaf soal aku melanggar janjimu kita buat."
"Karena yang menyerang adalah yang salah paham dengan perkataanku."
Raja berkata.
"Oh,begitu ya."
"Tapi kenapa salah mereka salah mengartikan."
Avi berkata.
"Aku pun tidak tau hal tersebut."
"Tapi sepertinya."
"Wailayah itu milik kami ya."
Raja berkata.
"Begitulah."
Avi berkata.
"Begitu ya raja."
"Baik,kalau begitu saya pamit."
Raja berkata.
"Iya."
Dan tampaklah avi masih kebingungan karena masalah itu tapi seketika avi paham hal tersebut dan avi berkata.
"Lebih baik aku tidak memikirkannya kayaknya."
"Itu akan menyusahkanku kayaknya."
Tampak serena kebingungan karena avi berbicara dengan sendiri dan avi berkata.
"Untuk apa menjadi orang hebat."
"Kalau kita tidak bisa mengatasih ujian tuhan."
"Aku bukanlah tokoh utama."
"Karena tokoh utama akan ada tapi bukanlah aku."
"Karena tokoh utama setahuku hanya melihat sisi hebatnya."
"Seperti terlihat jahat dan gagah perkasa."
"Tapi itu hanya hal bodoh kalau menjadi tokoh utama."
"Karena tokoh utama kalau salah berperan."
"Maka akan menjadi rusak ceritanya."
"Setiap tahun,hati,bulan,jam,dan menit."
"Mempunyai tokoh utama."
"Tapi bagi kita,kita adalah tokoh utamanya."
"Aku banyak melihat tokoh utama yang selalu memperlihatkan dirinya keren didepan semua orang."
"Tapi kalau bukan tokoh utamanya hanya panjangan saja."
"Tidak banyak diperhatikan dan hanya terfokus kepada tokoh utama saja."
"Untuk apa mempunyai kekuatan dan kekuasaan."
"Kalau semua akan dikembalikkan semua."
"Itu bukan milik kita."
"Itu hanya titipan saja bagi kita."
"Gak selamanya abadi untuk kita."
"Seperti badan,kekayaan,kekuatan,dan lain sebagainya."
"Haaaaa."
"Dan untuk apa bermesra-mesraan kepada seorang wanita yang belum kita ketahui."
"Itu biasanya ada pada tokoh utama dongeng saja."
"Tapi itu bagai seorang kesatria jatuh cinta kepada seorang putri kerajaan."
"Tapi."
"Itu tidak berguna sama sekali kayaknya."
"Dan aku juga akan hilangkan."
"Dan apa yang aku lakukan hanya hal bodoh saja."
"Kalau orang-orang yang tidak paham dengan apa dunia lakukan."
"Mereka semua hanya terjebak saja dalam kesesatan saja."
"Haaa."
Tampaklah avi sadar kalau serena kebingungan dan avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Tidak apa-apa."
"Tapi."
"Kenapa anda berkata begitu my lord?."
Tampaklah avi terkejut dong dan kebingungan dan serena berkata.
"Akan tetapi perkataan anda tidak baik mengatakan begitu bagi anda."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Tapi?."
Tampaklah avi masih kebingungan dan serena tampak kebingungan dan serena berkata.
"Ada apa my lord?."
Avi berkata.
"Tapi apakah dari tadi aku berkata begitukah?."
Kaget dong serena dan serena berkata.
"Ehg!."
"A-apakah anda tidak taukah tadi mengatakan itukah?."
Avi menggelengkan kepalahnya dan berkata.
"Tidak."
"Tadi aku merasa hanya tidur saja."
Tampaklah serena kebingungan dan avi berkata.
"Apakah tadi aku mangatakan sesuatukah?."
Serena berkata.
"Iya."
"Anda tadi bekata-kata yang sangat panjang."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah serena masih kebingungan dan serena berkata.
"Apakah anda benar-benar tidak ingatkah?."
Avi berkata.
"Tidak."
"Aku hanya merasakan tidur saja."
Serena berkata.
"Apakah anda berpura-purakah?."
Avi berkata.
"Tidak,aku tidak berpura-pura."
Serena berkata.
__ADS_1
"Begitu ya."
"Jadi anda dikendalikan seseorang ya."
Kaget dong avi dan avi berkata.
"Ehg!."
"Aku dikendalikan?!."
Serena berkata.
"Sepertinya begitu my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Dan tampak serena melihat avi terus karena serena memikirkan perkataan avi yang panjang tadi dan avi berkata.
"Hmmmm?."
"Memang aneh ya?."
"Hmmm?."
Dan avi pun sadar kalau serena melihanya terus dan avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"Ti-tidak apa-apa my lord."
"Tapi?."
Seketika serena malu dan tampak pipihnya memerah dan avi kebingungan dan avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
"A-apakah anda akan hilangkah?!."
Tampaklah kaget dong dan kebingungan dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa maksudmu?."
Serena berkata dengan malu.
"Ti-tidak apa-apa my lord."
Dan avi seketika paham yang serena katakan dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Aku tidak akan hilang kok."
"Tapi kecuali kematian saja."
Tampaklah avi tersenyum begitu juga serena tersenyum senang dan serena berkata.
"Baik,my lord!."
Dan sebenarnya tubuh avi diambil kendali oleh siraja kegelapan terkejam,
Tampaklah avi ada dipinggir jurang lagi duduk dibawah sebuah pohon sambil melihat langit dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh iya."
"Sebenarnya banyak aku lakukan adalah yang sudah aku rencanakan."
"Tapi sebagian tidak ada direncana tersebut."
"Seperti kenapa aku bisa bertemu dengan dery."
"Aku yang dikendalikan oleh seseorang pada kesadaranku ada."
"Tapi aku juga sedikit aneh tentang apa yang terjadi."
"Banyak yang aku rencanakan aku masukkan kekaca tipis tersebut."
"Tapi kayaknya tidak halnya dengan apa terjadi dengan diriku sebenarnya."
"Oh iya."
"Aku sudah beberapa bulan ya dsini."
"Tapi dulu aku kesusahan untuk hal lain."
"Seperti mengerjakan sebuah negara."
"Tapi aku sadar kalau aku hanya orang biasa."
"Tidak berhak hal tersebut."
"Tapi aku selalu beribadah untuk mencari tau tentang tempat apa ini."
"Belum sepenuhnya aku bisa percaya tentang yang ada aku cari."
"Tapi aku sangat yakin kalau tuhan akan membantuku."
"Tapi aku harus sabar tentang ini sepertinya."
"Karena kakek pernah berkata kalau tuhan tidak akan mencewakan hambanya."
"Mungkin ini adalah ujian bagiku."
"Tapi harus mempercayai tuhan berhendak."
"Karena tuhan mana yang terbaik bagi hambanya."
Tampaklah avi tersenyum dan akan seketika pemimpin rica menyadari kalau raja kegelapan sudah sepenuhnya bangkit dan tampak dia ketakutan dan panik dan pemimpin rica berkata.
"Se-sepertinya orang itu telah bangkit ya."
"Sampai-sampai pintu gerbang telah terbuka karena dia telah bangkit."
Dan sebenarnya rica orang-orang dunia itu menyebutnya roh agung dan tampak avi melihat langit dan avi berkata didalam dirinya.
"Oh iya."
"Aku tidak tau tentang apa itu hal-hal tentang renkarnasih kesini apa lagi tentang terpanggilnya seseorang kesini."
"Aku tidak pernah tau kayaknya."
"Hmmm."
"Biasanya banyak orang-orang diwaktu aku dibumi menceritakan tentang renkarnasi."
"Aku banyak mengetahui dari mendengar orang-orang diuniversitasku."
"Mereka banya menceritakan komik dan novel."
"Tapi?."
"Aku tidak begitu percaya tentang aku lihat sekarang."
"Bagaikan aku masuk ujian saja."
"Tapi mempunyai waktu yang lama."
"Haaaa."
Dan seketika avi berdiri dan avi berkata dengan mulutnya.
"Baiklah!."
"Lebih baik ketempat lainlah untuk."
"Hmmm?."
"Untuk apa ya?."
Dan avi seketika kaget karena dia melihat isi ruang hitam dan ada barang diskills ruang hitam seperti ritsleting dan avi tampak tidak percaya dan avi berkata.
"Gimana mungkin inikan?!."
"Gimana mungkin ada ritsleting ada diruang hitamku."
"Sejak awal tidak adalah."
Seketika avi terkejut dong karena itu adalah sebuah barang peninggalan raja kegelapan null dan avi berkata.
"Ini tidak mungkin?!."
"A-apakah ini peninggalan si-sipemilik tubuh inikah?!."
"A-akan tetapi itu tidak mungkin?."
"Tapi gimana mungkinlah?."
"Hmmm."
"Baiklah,aku akan mencaritau tentang ritsleting ini."
Seketika avi berpindah tempat dan sebenarnya avi bisa melihat isi ruang hitam dari kepalahnya dan avi sudah muncul dihutan dan avi berkata.
"Baiklah,aku akan caritau kegunaan ritsleting ini apa ya?."
Avi mengambil barang itu dari skills ruang hitam dan tampak avi masih tidak percaya sama sekali dan avi berkata.
"Oh iya."
"Pada saat awal aku mempunyai skills ruang hitam."
"Aku tidak melihat ini ada lah?."
"Sejak kapan ya ada diruang hitam?."
"Baiklah,aku akan mencaritau tentang ritsleting ini tersebut."
"Apakah hanya digunakan pada pakaian dan lain sebagainya atau tidak ada gunanya sama sekali."
"Yah,lebih tempatnya ini hanya ritsleting biasa sih."
"Biasanya begitu sih."
"Tapi baiklah begitu."
Dan avi mencoba membuka ritsleting itu tapi hanya biasa saja dan avi kebingungan dong karena kegunaannya harus disemua tempat.
Dan itulah membuat avi kebingungan dan avi mencobanya tampak avi hanya bercanda saja menaruh didepannya dan kaget dong avi karena ritsleting itu berdiri seperti ada dinding didepan avi dan seketika ritsleting itu membesar dan avi kaget dong dan avi berkata.
"Ehg!."
"Sejak kapan jadi begini?."
"Kenapa menjadi besar?."
Avi mencoba melihat sekeliling ritsleting itu untuk mencaritau tapi avi tidak menemukan apa-apa dan avi kebingungan dong dan avi berkata.
"Hmmm?."
"Tidak ada hal apa-apa ya?."
"Hmmm?."
Tampak avi melihat kearah ritsleting dan avi berkata.
"Lebih baik membukanya saja ya?."
"Yah,hanya biasa saja kayaknya."
Avi mendekati ritsleting itu dan mencoba membuka ritsleting itu dan setelah dibuka.
Tampak avi memasuki ritsleting itu dan tampak didalamnya ada semua multiverse dan avi tampak polos pada saat avi melihat didalamnya dan menutupnya dan seketika avi kaget dong dan avi berkata.
"Sejak kapan didalam ritsleting ada multiverse?!."
"Itu tidak mungkin!."
Dan avi melihat kearah ritsleting dan avi berkata.
"Lebih baik melihatnya lagi."
Avi membuka ritsleting itu dan masuk kedalamnya dan tampak terkejut dong dan avi berkata.
"Sejak kapan ada multiverse disini?!!!."
Avi keluar dan menutupnya lagi dan avi berkata.
"Haaaa."
"Masuk akal didunia ini tidak ada ya?!."
"Haaaaa."
"Semua tidak masuk akal sama sekali?!."
Dan avi melihat kearah ritsleting dan avi berkata.
"Lebih baik aku harus melepasih ritsleting itu terbang didepanku."
"Karena sangat bahaya sekali."
Dan avi melepasihnya dengan memetik jarinya dan jatuh ketangannya dan avi berkata.
"Haaaaa."
"Lebih baik aku menyimpannya kayaknya."
Avi memasuki barang itu kedalam skills ruang hitam dan avi berkata.
"Haaaa."
"Kayaknya sudah selesai kayaknya."
"Lebih baik aku pulang saja kayaknya."
Tampak seketika avi berpindah tempat dan tampak avi sudah ada dikotanya dan tampak avi kebingungan karena tidak ada satupun orang disitu dan avi tidak memperdulikannya dan berjalan menujuk ruang kerjanya.
Tampak yang lain sedang berkumpul ditengah kota dan avi berhenti berjalan dan tampak avi kebingungan melihat orang-orang sedang berkumpul dan lefa menyadari kalau avi ada dibelakangnya dan lefa mendekati avi dan lefa berkata.
"My lord."
"Gimana kita kesana segera!."
Tampak avi kebingungan dan avi berkata.
"Ehg!."
"Apa yang terjadi lefa?."
Lefa berkata.
"Ayolah my lord!."
Tampak lefa menarik tangan avi dan tampaklah avi dibawak keorang-orang berkumpul dan yang mana mereka sedang mencoba meminum-minuman keras yang dibikin tyga dan yang lain dan avi didekati tyga dan tyga mengasihkan sebuah cangkir berisi minuman keras dan avi berkata.
"Ehg!."
"Ini apa tyga?."
Tyga berkata.
"Minumlah my lord!."
Avi berkata.
"Tidak-tidak."
"Ini apa tyga?."
Tampak tyga langsung mengambil cangkir avi dan langsung meminumkan kepada avi dan avi langsung sadar kalau itu minuman keras dan tyga berkata.
"Gimana my lord?."
"Enakkan?."
Dan avi langsung memuntahkannya dan langsung membuang isi cangkir avi pegang dan langsung kaget mereka semua dong dan avi berkata.
"Maaf."
"Aku tidak bisa minum beginian."
Dan avi langsung pergi dan serena menyadarinya dan zio juga menyadarinya dan zio tersenyum karena zio sudah mengetahui tentang larangan minum keras dan tampaklah avi yang bersantai dan avi minum sesuatu.
Dan seketika masuk keruangan avi kerja dan setelahnya serena langsung berlutut didepan avi dan avi menyadarinya dan avi berkata.
"Ada apa serena?."
Serena berkata.
__ADS_1
"Saya minta maaf kalau saya mau menanyak sesuatu."
Avi berkata.
"Tidak apa-apa kok."
"Mau tanyak apa serena?."
Serena berkata.
"Terima kasih banyak my lord mengasih saya bertanyak."
Avi berkata.
"Iya,sama-sama."
"Jadi tanyak apa serena?."
Serena berkata.
"My lord."
"Kenapa anda tidak minum yang dikasih tyga,my lord."
"Dan anda membuangnya?."
Avi berkata.
"Aku dilarang minum begituan."
"Karena minuman itu sangat tidak boleh diminum."
"Yang mana itu adalah minuman alkohol."
Serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Itu memang benar tentang minuman itu memang minuman alkohol."
"Tapi."
"Kenapa anda suka minum itu."
"Selain teh."
Avi berkata.
"Oh ini."
"Ini adalah jamu."
"Yang mana ini adalah minuman obat."
"Dan gampang dibuat."
"Dan juga enak."
Serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Tapi apa itu jamu my lord?."
"Karena saya tidak pernah dengar minuman itu dari berbagai negara."
Avi berkata.
"Jamu adalah minuman obat yang terbuat dari berbagai bahan."
"Seperti kunyit,jahe dan lain sebagainya."
"Minuman ini berasal dari negaraku."
Serena tampak kebingungan dan serena berkata.
"Negara anda?!."
Avi berkata.
"Iya."
"Negaraku adalah indonesia."
Tampaklah serena kebingungan dan serena berkata.
"Indonesia?!."
Avi berkata.
"Iya,itu nama negaraku."
Serena berkata.
"Indonesia ada dimana my lord?!."
"Sebenarnya aku tidak tau dimana tempatnya?."
Avi berkata.
"Oh,soal itu."
"Sebenarnya aku bukan berasal dari sini."
Kaget dong serena dan kebingungan dan serena berkata.
"Ehg!."
"Bukan berasal dari dunia ini?!."
Avi berkata.
"Iya,itu memang benar."
Tampak serena tidak percaya yang avi katakan dan tampak kebingungan dan serena berkata.
"Ehg!."
"Apa yang anda maksud?!."
"Pastih anda bercandakan?!."
Avi menggelengkan kepalahnya dan avi berkata.
"Tidak,aku tidak sedang bercanda."
"Tapi memang benar sih aku suka bercada."
"Tapi aku tidak bercanda akan hal ini."
Seketika serena terdiam dan kebingungan dan serena berkata.
"Begitu ya."
Seketika serena paham avi maksud dan serena tersenyum melihat avi dan avi berkata.
"Jadi itulah kamu lihat sekarang adalah semua dari duniaku."
"Yah,walaupun itu bukan dari negara aku dulu sih."
Serena tersenyum dan serena berkata.
"Begitu ya,my lord."
"Aku percaya dengan perkataanmu wahai my lord."
Tampak avi kebingungan dan serena langsung paham dan serena berkata.
"Apakah anda tidak pahamkah?."
Avi menggelangkan kepalahnya dan avi berkata.
"Tidak."
Serena tersenyum dan serena berkata.
"Begitu ya."
"Saya maksud adalah."
"Aku percaya anda katakan tadi."
Avi seketika tersenyum dan avi berkata.
"Begitu ya serena."
Tampaklah avi yang berjalan menujuk avi datangi dan avi berhenti disebuah pemandian air panas yang pernah avi buat dan avi berkata sambil melihat sekeliling.
"Tidak ada siapa-siapakan?!."
Tampaklah serena,vema,mila berhenti berjalan karena melihat avi yang lagi melihat sekaliling dan mila berkata.
"My lord kenapa melihat begitu panik?."
Vema berkata.
"Entahlah?."
Seketika avi memasuki pemandian tersebut dan mereka bertiga kaget dong dan vema berkata.
"Ehg!."
"Ini adalah kesempatan kita melihat seluruh badan avi."
"Karena avi jarang buka baju."
"Apalagi jarang mandi dipemandian air panas."
"Gimana ada yang setujukah?."
"Ini adalah kesempatan kita."
Mereka berdua menganggukan kepalahnya dan berkata.
"Iya,setuju."
Tampaklah avi membuka bajunya dan yang lainnya dan memasuk keruangan air panas itu dan setelahnya avi masuk kekolam air panas dan tampak avi keenakan dan avi berkata.
"Haaaa."
"Ini memang hebat."
"Tapi."
"Ini belum apa-apanya sih."
"Dengan ada disurga."
Avi tampak tersenyum dan avi berkata.
"Oh iya."
"Pemandian ini memakai bahan bakar."
"Yang berupa nuklir."
"Aku memakai nuklir sebagai bahan bakar."
"Untuk menjadi pemanas air disini."
"Yah,aku tidak sengaja membuat nuklir pada saat aku terjatuh."
"Yah,tapi begitulah."
Seketika suara mereka bertiga terdengar dan avi kaget dong dan avi berkata dengan nada suara kecil.
"Lebih baik aku sembunyi tidak ketahuan."
"Yaitu dengan cara menyelam kedalam kolam air panas ini."
Seketika avi menyelam dan mereka kaget dong karena avi tidak ada dan melihat sekitar area kolam air panas itu dan pergi keluar dan avi muncul keluar dan avi berkata.
"Haaaa."
"Untunglah mereka pergi."
Seketika ada yang berkata.
"Apakah benarkah my lord."
Seketika avi kaget dong dan tampak itu adalah serena dan avi berkata.
"Ehg!."
"Se-se-serena?!."
"Se-sejak kapan disitu?!."
Serena tersenyum dan serena berkata.
"Dari sejak tadi my lord."
Kaget dong avi dan avi berkata.
"Ehg!begitu ya."
"Kalau begitu."
Seketika berdiri dan avi berkata.
"Lebih baik aku pergi dulu ya."
Avi pun berjalan menujuk keluar,
Serena tersenyum dan serena berkata.
"Tidak akan aku biarkan itu terjadi."
Seketika vema dan mila ada muncul dan memeluk avi dan avi kaget dong dan avi jatuh.
Dan tampak avi pasrah karena avi sudah tau hal tersebut dan hanya bisa terdiam karena avi tidak bisa pergi apalagi berpindah tempak karena berpindah tempat tidak bisa adanya penghalang berpindah tempat yang dipasang serena dan vema berkata sambil memegang badan avi.
"Badan anda gagah ya."
Mila berkata.
"Iya,anda memang terlihat gagah dan berotot sekali."
Serena berkata.
"Kalian berkata apa sih."
"My lord milikku."
Mila berkata.
"Tidak,my lord milikku."
Vema berkata.
"Tidak,my lord milikku seutuhnya."
Mereka bertiga ketawak dan tampak sudah pasrah dan mereka bertiga berkata.
"My lord milik kita bertiga!."
Avi berkata didalam dirinya.
"Haaaaa."
"Kenapa jadi seperti ini sih."
"Haaaaaa."
"Aku juga malas berhadapan dengan urusan wanita beginian."
"Haaaaa."
"Tapi?."
"Aku tidak akan lagi mandi ketempat pemandian!!!!!!!!."
"Tapi aku harus bersiap dengan orang itu karena dia telah melakukan peperangan."
"Dan aku sudah banyak mengamati beberapa yang aku harus lakukan kepada mereka."
"Musuh ada tiga orang."
"Tapi aku harus membuat mereka tidak melakukannya lagi."
"Karena akan gawat mereka melakukan hal bodoh."
"Karena semua multiverse akan satu persatu jatuh."
"Itulah aku harus membuat mereka sadar kembalik."
__ADS_1
"Karena itu adalah yang harus aku lakukan."