
Tampaklah disuatu hari tampaklah avi yang ada ditempat kerjanya dan avi berkata.
"Apa?."
"Raja dari beberapa negara kerajaan akan datang kesini?."
Bans berkata.
"Iya,my lord."
"Mereka akan kesini."
"Karena ada sebuah surat yang dikirim kesini dan kami memberitau anda tentang isi surat tersebut."
Avi berkata.
"Kenapa mereka secara tiba-tiba akan datang kesini ya?."
Bans berkata.
"Saya pun tidak tau my lord."
Avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah beberapa harinya tampaklah para tamu dari beberapa kerajaan lain telah datang ktempat avi tinggali tersebut dan tampaklah para tamu tersebut keluar dari kereta kuda mereka masing-masing.
Tampaklah lefa mengantar para tamu kesuatu tempat khusus para tamu dan tampaklah para tamu mulai duduk ditempat tersebut itu dan tampaklah avi sudah telah datang kesitu dan tampaklah avi duduk ditempat tersebut dan tampaklah para tamu dijamu dengan beberapa makanan dan minumana apalagi makanan ringan dan tampaklah para tamu mulai mencoba memakan dan minum dan avi berkata.
"Ehem."
"Jadi kenapa raja beberapa kerajaan datang kesini ya?."
Tampaklah para tamu terdiam dan tampaklah raja negara jomblo mengangkat tangannya dan raja negara jomblo berkata.
"Ha,soal itu."
"Kami begitu kelelahan sekali dengan pekerjaan kami."
"Jadi kami disini hanya berlibur saja."
"Karena negaramu banyak hal yang bisa menjadi kami tenang,avi."
Avi berkata.
"Ehg?begitu ya."
Salah satu para tamu berkata.
"Iya,itu benar."
"Kami begitu kelelahan sekali dengan pekerjaan kami yang mengatur kerajaan terus-menerus."
"Jadi kami memutuskan berlibur kesini."
"Karena raja negara jomblo berkata kalau negaramu ini bisa menjadi tempat menenangkan kami."
"Dan itu benar sekali."
"Kami bisa tenang sekali disini dengan beberapa makanan enak dan mewah."
"Apalagi hal lainnya sebagainya avi."
Tampaklah para tamu menganggu dengan perkataan salah satu tamu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
Tampaklah para tamu mulai bersenang-senang dengan jamuan tersebut dan seketika ada yang menggangkat tangannya dari salah satu tamu tersebut dan orang itu berkata.
"Kenapa nagara ini harga makanan begitu enak begini apalagi porsinya sangat begitu murah sekali hanya beberapa keping uang saja?."
Avi berkata.
"Ehg?Begitu ya,raja negara frozy."
"Sebenarnya kami tidak membuat rakyat atau seseorang menderita karena sebuah harga begitu mahal sekali."
"Untuk kami kalau sebuah makanan kalau mahal tapi hanya sedikit tapi tidak mengenyangkan."
"Kalau harga murah maka banyak orang-orang membelinya."
"Walaupun terlihat tidak enak sekali."
"Tapi sebuah makanan itu tidaklah butuh kemewahan apalagi harga begitu tinggih sekali."
"Karena sebuah makanan itu harus bisa membuat seseorang itu kenyang,enak,murah apalagi tidak merepotkan bagi seseorang."
Orang itu berkata.
"Begitu ya,avi."
"Berarti intinya kamu tidak membuatmu menderita karena seolah harga begitu mahal sekali ya."
Avi berkata.
"Iya,itu benar sekali raja negara frozy."
Orang itu berkata.
"Baik,aku mengerti sekarang."
"Kalau makanan itu tidak butuh mahal apalagi mewah ya."
"Sebuah makanan itu yang bisa membuat seseorang itu puas dan kenyang baginya."
Avi berkata.
"Iya,raja negara frozy."
"Tapi itu tidak sepenuhnya benar sih."
"Karena pastih setiap seseorang berpendapat yang lain dari perkataanku itu tersebut."
Orang itu berkata.
"Begitu ya,avi."
Tampaklah para tamu mulai bersenang-senang dan tampaklah para tamu mulai berbicara satu sama lain dan tampaklah avi tersenyum dan tampaklah sang ratu rice sedang tampak gelisah begitu diruangannya dan sang ratu itu berkata.
"Kayaknya aku harus pergia segera karena masalah baru yang aku tidak bisa henti kecuali mencarinya."
"Yaitu raja kegelapan null."
Tampaklah ratu itu berdiri dari kursinya dan seketika dia membaca mantra dan seketika terbuka sebuah pola aneh hijau diatas kepalahnya yang begitu besar sekali dan tampaklah pola itu mulai mau menghilang karena ratu itu tidak tahan lagi menahannya karena selama itu terkunci maka kekuatannya terkunci juga dan wanita itu berkata.
"Ayolah!!!!."
Tampaklah pola aneh itu terbuka lebar dia melompat keatas dan masuk kedalam pola aneh tersebut tapi begitu hilang pola aneh tersebut bersamaan masuknya sang ratu kedalam pola aneh tersebut itu.
Tampaklah avi yang sedang berjalan-jalan disebuah kota akan tetapi avi menyamar menjadi seseorang lain tapi avi juga ditemani nanggala dibelakangnya sambil menyamar juga dan tampaklah avi yang sudah pasrah saja karena bawahannya ikut dengannya dan seketika ratu rice itu muncul ditengah kota manusia dan tampaklah ratu itu terkejut dong dan kebingungan sekali sambil melihat sekitar karena dia tidak tau tempat tersebut dimana dan ratu itu berkata.
"Aku ada dimana ya?."
"Aku tau kota para manusia."
"Tapi?."
"Ini ada dimana ya?."
Tampaklah seketika ratu itu ketakutan dong karena sebuah suara yang dia kenali tersebut dan tampaklah dia melihat kearah seseorang laki-laki didepannya dan seketika laki-laki tersebut menunjukkan tangannya dan laki-laki itu berkata.
"Kan aku bilang jangan kesinikan!."
Tampaklah ratu rice itu seketika takut dong dan dia berkata sambil menundukkan badannya.
"Saya minta maaf kalau saya kesini!."
Tampaklah laki-laki itu berjalan tapi bukan keratu itu tapi kearah seorang laki-laki dibelakangnya dan laki-laki itu berkata.
"Kan sudah aku bilang disitu sajakan?."
Seseorang itu berkata.
"Kan my lord saya harus menemani anda?."
"Saya tidak bisa meninggali anda sendirian disini saja."
"Saya takut akan terjadi sesuatu kepada anda."
Laki-laki itu berkata.
"Haaaaaaaa."
"Begitu ya."
"Tapikan aku tidak menyuruhmu ikutkan?."
Seseorang itu berkata.
"Walaupun saya tidak ditugasi anda untuk menemani anda."
"Tapi saya tetap akan menemani anda dengan selamat."
"Karena trio konyol itu tidak mau menemani anda."
"Mereka setiap saat makan bergelantungan didahan pohon."
"Apalagi tidur."
"Haaaaaaaaaa."
"Mereka sama seperti kelelawar saja."
"Saya juga memberi mereka hukuman karena mereka tidak menemani anda setiap pergi mana pun itu."
Laki-laki itu berkata.
"Ehg?!."
"Be-begitu ya."
Tampaklah ratu rice itu kebingungan sekali dong dan ratu itu berkata didalam dirinya.
"Apakah dia benar-benar dia?."
"Si raja kegelapan null?."
"Tapi dari aura memang benar dia raja kegelapan null."
"Walaupun sangat begitu tipis sekali."
"Apakah dia menyamar menjadi manusia menutup sebagian auranyakah?."
"Kayaknya aku menjumpainya sajalah."
Tampaklah ratu rice tersebut berjalan mendekati laki-laki tersebut itu dan sebenarnya dua laki-laki itu adalah avi dan nanggala yang lagi menyamar menjadi orang lain dan tampaklah ratu itu berhenti dibelakang avi dan ratu itu berkata.
"Anu?."
Tampaklah avi membalikkan badannya dan avi berkata.
"Iya,ada apa?."
Ratu itu seketika berlutut dihadapan avi dan avi terkejut dong dan ratu itu berkata.
"Lama tidak berjumpah raja kegelapan null."
Tampaklah avi kebingungan dong yang apa terjadi itu tersebut dan avi berkata.
"Ehg?."
__ADS_1
"Kenapa kamu berlutut begitu ya?."
"Kenapa kamu menyebutku raja kegelapan null?."
Ratu itu berkata.
"Baik,saya adalah ratu rice."
Avi berkata.
"Ratu rice?."
Ratu itu berkata.
"Saya minta maaf kalau saya berlutut didepan anda dibanyak orang-orang disini."
"Tapi saya mempunyai permintaan."
Avi berkata.
"Permintaan?."
Ratu itu berkata.
"Saya mohon tolonglah saya!."
"Saya tidak bisa mengatasih masalah saya terima ini tersebut."
"Jadi aku mohon!."
"Raja kegelapan!."
"Aku mohon kepadamu wahai raja kege-."
Seketika avi menutup mulut ratu itu tersebut dan avi berkata.
"Be-begitu ya."
"Saya sekarang mengerti kok."
"Jadi jangan berkata aneh-aneh disini ya."
Ratu itu berkata tapi mulutnya masih ditutup oleh tanga avi.
"Baik,raja kegelapan null."
Avi berkata didalam dirinya.
"Haaaaaaaaa."
"Sebenarnya apa yang terjadi sih?."
"Kenapa wanita ini menyebutku raja kegelapan null!!!!!!."
"Aku terpaksa melakukan ini karena aku tidak mau dituduh seorang raja kegelapan null olehnya."
"Haaaaaaaaaaaa."
Tampaklah seketika sifat mesumnya ratu rice keluar dan tampaklah dia menjilat tangan avi dari dalam mulutnya dan tampaklah avi menyadarinya dong dan langsung menghindar menjauh dan tampaklah avi ada disamping nanggala dan avi berkata dengan nada suara kecil.
"Woi,nanggala."
"Kamu tau siapa dia sebenarnya?."
Nanggala berkata.
"Tdak my lord."
"Saya tidak mengetahui siapa wanita itu tersebut."
Avi berkata.
"Be-begitu ya."
Tampaklah ratu rice itu menunjukkan wajah imutnya kepada avi karena sifat mesumnya belum hilang sepenuhnya dan avi menyadarinya hal tersebut dan avi langsung muntah seketika dan tampaklah setelahnya tampaklah avi yang tidak sedang menyamar ada disebuah ruangan dengan ratu rice tersebut tapi disitu ada para bawahan avi diruangan itu tersebut begitu para.
pelayannya seperti serena,tina,azura,dan mila dan tampaklah para bawahan avi duduk dikursi meja tersebut begitu juga avi dan ratu rice tersebut itu tapi para pelayannya tidak duduk sama sekali tapi berdiri disamping avi dan avi berkata.
"Jadi siapakah dirimu sebenarnya?."
"Kenapa dirimu meminta bantuan kepadaku?."
Ratu rice menjawab.
"Apakah kamu benar-benar tidak ingat akukah?wahai raja kegelapan null?."
Terkejut dong semua orang diruang itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Kenapa kamu kenal aku?."
"Akukan tidak pernah menjumpaimu sama sekalipun?."
Ratu rice menjawab.
"Apakah dirimu benar-benar tidak ingat akukah?."
"Padahal dirimulah yang mengunci kami semua selama-lamanya."
"Akan tetapi kami bisa bebas tetapi waktu itu dirimu mengunci kami lagi semulakan?."
"Jadi aku datang kesini karena suatu masalah yang tidak bisa melakukannya."
"Jadi aku datang kemari secara terpaksa."
"Jadi aku mohon wahai raja kegelapan null!."
"Tolong bantu kami!."
"Aku mohon wahai raja kegelapan null!."
"Aku mohon wahai raja kegelapan null!."
"Aku mohon."
"Aku mohon."
"Aku mohon wahai raja kegelapan null!."
Seketika avi tersenyum jahat dan avi seketika tertawak jahat kecil dan semua orang terkejut dong diruangan itu tersebut begitu juga ratu rice dan para pelayan avi juga dan avi berkata.
"Begitu ya."
"Begitu ya."
"Tapi apakah dirimu benar-benar tidak bisa melakukannya ya?."
Ratu rice berkata.
"Iya,wahai raja kegelapan null."
Avi berkata.
"Apakah dirimu benar-benar bodoh ya?."
Terkejut dong ratu rice begitu juga orang-orang diruangan itu juga dan avi berkata.
"Apakah kamu taukah."
"Sebenarnya kamu bisa melakukan sendiri."
Terkejut dong ratu rice itu tersebut dan ratu rice berkata.
"Ehg!."
"A-apa yang kamu maksud wahai raja kegelapan null?."
Avi berkata.
"Apakah kamu taukah."
"Kalau kamu berharap dengan sebuah makhluk akan sia-sia saja loh?."
"Untuk apa berharap denganku?."
"Kan kamu bisa sendiri melakukannyakan?."
Ratu rice itu berkata.
"Begitu ya."
"Wahai raja kegelapan."
"Begitu ya."
Tampaklah ratu rice tampak sedih sekali karena perkataan avi tersebut dan avi seketika tersenyum karena menyadarinya hal tersebut itu dan avi berkata.
"Ha,baiklah kalau kamu mau meminta kepadaku."
Tampaklah ratu rice terdiam dan avi berkata.
"Aku akan membantumu dengan masalahmu itu tersebut."
"Walaupun hanya beberapa doang saja."
Tampaklah seketika senang dong ratu rice tersebut dan ratu rice berkata.
"Baik,wahai raja kegelapan null!."
Tampaklah seketika avi muncul disuatu tempat bersama ratu rice itu tersebut dan avi berkata.
"Begitu ya,banyak para rasmu yang terluka ya."
Ratu rice berkata.
"Iya,wahai raja kegelapan null."
Tampaklah itu adalah tempat ratu rice tinggal sebelum ratu rice pergi kekota para manusia dan avi berkata.
"Jadi begitu ya,banyak kali tanaman-tanaman dan lain sebagainya banyak telah hancur semua ya."
Ratu rice berkata.
"Iya,itu benar sekali wahai raja kegelapan null."
"Semua disini telah hancur semua karena ulah sekelompok orang-orang misterius yang mana wajah ditutupi oleh kain berwarna ungu."
"Mereka menyerang kami secara membabi buta."
"Dan kami tidak mampu melawan mereka semua."
"Mereka mengambil harga kami yang berupa senjata yang cukup kuat dan khusus untuk para pahlawan manusia."
"Tapi itulah diambil oleh orang-orang itu tersebut."
"Haaaaaaaaaa."
"Kami juga tidak mengetahui dari mana mereka bisa masuk?."
"Padahal andalah yang mengunci ini kembalik kesemulakan?."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Kayaknya itu pastih karena alat itu ya?."
Terkejut dong ratu rice karena avi berkata soal alat dan ratu rice berkata.
"Ehg?!."
__ADS_1
"Sebuah alat?."
Avi berkata.
"Iya,sebuah alat."
"Alat itu aku buat dari tidak ada kerjaanku pada saat waktu dulu."
"Tapi kayaknya sudah diambil dari salah satu seseorang iblis ya."
"Karena alat itu dapat membuka dan mematikan sebuah pelindung dengan kekuatan yang begitu besar sekali."
"Karena alat itulah banyak para manusia mengincar alat aku buat tersebut."
"Kayaknya seseorang yang memegang alat tersebut sudah membuat sesuatu kesalah besar sekali ya."
"Apalagi bodoh."
Seketika avi tersenyum jahat dan ratu rice berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
Tampaklah ratu rice melihat keatas langit dan tampaklah avi membantu ras rice dan tampaklah avi membantu menyempurnakan pelindung mereka dan membersihkan semua yang telah hancur disitu dan tampaklah avi mengasih sesuatu kepada ratu rice sambil berkata.
"Ini ambillah."
Ratu rice bingung dong dan ratu rice mengambilnya dan ratu rice berkata.
"Ini apa wahai raja kegelapan null?."
Avi berkata.
"Oh,itu."
"Sebuah alat yang kamu bisa pergi dari sini kalau ada suatu masalah terjadi."
"Kalau tidak ada suatu masalah maka alat itu tersebut tidak bekerja sama sekali."
Ratu rice berkata.
"Begitu ya,wahai raja kegelapan null."
"Terima kasih banyak dengan hadiah anda berikan ini tersebut."
Avi berkata.
"Iya,sama-sama."
Tampaklah ratu rice tampak senang dong dan tersenyum senang karena alat pemberian avi tersebut dan avi berkata.
"Dah,sampai jumpah lagi ya."
Seketika avi berpindah tempat dan ratu rice berkata.
"Tu-tungguh."
"Begitu ya."
"Hmmm."
Tampaklah ratu rice tersenyum bahagia dan tampaklah avi ada diruang kerjanya tapi didepan avi ada ratu rice disitu dan avi berkata.
"Haaaaaaaaaaaa."
"Jadi ada apa kamu kesini?."
"Apakah ada masalah lain lagikah?."
Ratu rice mengangguk dan ratu rice berkata.
"Iya,ada wahai raja kegelapan null."
Tampaklah avi terdiam dan avi berkata.
"Apa masalah tersebut?."
Ratu rice berkata.
"Menikah!."
Avi berkata.
"Ooo,menikah."
"Ehg?menikah?."
Ratu rice berkata.
"Iya,menikah."
"Karena setiap ratu dari rice harus menikah dan mempunyai seorang pendampingnya."
"Jadi begitulah."
Avi berkata.
"Begitu ya."
"Jadi siapa yang akan menjadi pendampingmu tersebut?."
Tampaklah ratu rice menujuk jari telunjuk tangan kanannya dan berkata.
"Dirimu wahai raja kegelapan null."
Terkejut dong avi dan avi berkata.
"Ehg?!."
"Tu-tungguh sebentar?."
"Menikah denganku?."
"Apakah kamu sedang bercandakah?."
Ratu rice berkata.
"Tidak,aku akan menikah denganmu wahai raja kegelapan null."
Avi berkata.
"Haaaaaaaaaa."
"Candaan yang begitu menarik sekali ya."
Ratu rice berkata.
"Aku tidak sedang bercanda."
"Karena."
Tampaklah avi kebingungan dong karena ratu rice menundukkan kepalahnya kebawah dan ratu rice mengangkat kepalahnya dan ratu rice berkata dengan malu-malu.
"Ka-karena a-aku menyukaimu dari dulu."
Avi mangkin bingung dong dan avi berkata.
"Ha,menyukai dari dulu?."
"Padahal kamu itukan selalu keras kepalahkan?."
"Ha,pastih dirimu berpura-purakan?."
"Karena tadi dirimu menundukkan kepalahmu?."
Avi berkata didalam dirinya.
"Kayaknya aku sudah tau kalau dia akan berkata begitu."
"Karena dia menundukkan kepalahnya karena dia sedang malu sekali didepanku."
"Karena dia seolah mampu didepanku."
"Akan tetapi dia sendiri tidak bisa menahan hal-hal penyukaannya tersebut."
"Haaaaaaaaaa."
Ratu rice berkata dengan malu-malu.
"A-aku tidaklah sedang be-bercanda seolah me-menikah dengan dirimu wahai raja kegelapan null."
"Aku memang benar-benar menyukaimu."
"Aku tidak sedang be-berpura-pura tentang me-menikah denganmu wahai raja kegelapan null."
"Jadi saya minta maaf waktu dulu aku keras kepalah sekali."
"Tapi sadar kalau memang benar dirimulah yang cocok denganku."
"Entah kenapa aku tiba-tiba menyukaimu."
"Dan apalagi berkata beginian."
"Apakah aku boleh menjadi istrimu yang lainkah."
Tampaklah seketika avi tersenyum dong dan avi berkata.
"Boleh kok."
"Kamu boleh menjadi istriku."
"Aku akan menikahmu juga."
Tampaklah ratu rice seketika senang dong dan ratu rice berkata.
"Hore!."
"Terima kasih banyak raja kegelapan null!."
Avi berkata.
"Iya,sama-sama."
Tampaklah avi menikah dengan ratu rice tersebut dan tampaklah disuatu hari tampaklah avi duduk diruang kerjanya akan tetapi ratu rice dan laura tidur dibadan avi sambil duduk dipangku dikaki avi dan tampaklah seketika avi tersenyum dan taampaklah avi melihat kearah lamgit-langit atap bangunan dan seketika avi terbangun kayak seperti tertidur dan avi meliha sekitarnya dan avi terkejut dong karena badan avi ada laura dan ratu rice tersebut dibadan avi yang duduk dikursi dan sebenarnya pada tadi itu avi dikendalikan oleh raja kegelapan null sebenarnya dan dialah mengambil keputusan tersebut itu dan avi berkata didalam dirinya.
"Ehg!."
"Ke-kenapa ada laura disini ya?."
"Ehg?!tungguh sebentar?!."
"Kenapa wanita waktu tadi ada dibadanku?!."
"Dan dia sedang tidur ya?."
"Begitu ya."
"Haaaaaaaaa."
Tampaklah seketika avi tersenyum karena avi mengetahuinya terjadi karena ingatannya yang seketika muncul dan avi berkata didalam dirinya.
"Haaaaaaaaaaa."
"Kenapa setiap kali aku kebingungan."
"Kenapa tubuh bergerak dan aku seolah tertidur!!!!!!."
"Siapa sebenarnya mengendalikanku setiap kali aku kebingungan!!!!!!!."
"Kenapa harus tubuh melakukan hal begituan!!!!!!!."
"Tanpa aku sadari sedikitpun!!!!!!!!."
__ADS_1